Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Metode Games Based Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pada Siswa Kelas IV SD Khaerunnisa Khaerunnisa; Latri Latri; Lestari Lestari; Hasan Hasan
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 6, No 3 (2022): September (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v6i3.37018

Abstract

This research is a Classroom Action Research with the aim of knowing the application of games based learning methods and to increase learning interest in fourth grade students of SD Telkom Makassar. The focus of this research is the application of games based learning method to increase students' interest in learning. The subjects of this study were the fourth grade students of SD Telkom Makassar, totaling 13 people in the even semester of the 2021/2022 academic year. Data collection techniques used in this study are questionnaires, observation sheets and documentation. The results showed that in the first cycle the teacher's teaching activities were in the good category and in the second cycle had increased to a very good category. In line with this, the fourth grade students' interest in learning also increased, in the first cycle it was in the good category and in the second cycle it increased to very good. From the results, it can be concluded that the application of games based learning methods to increase interest in learning in fourth grade students at SD Telkom Makassar has been successful.
Kepemimpinan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Manajemen Berbasis Sekolah Ansar Ansar; Ismail Tolla; Hasan Hasan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.52 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 2 Makassar. Adapun fokus masalah adalah: (1) Bagaimanakah peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan? (2) Bagaimanakah strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah? (3) Apakah faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis ekspalanatoris. informan kunci adalah kepala sekolah, sedangkan guru dan staf sebagai informan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kepala sekolah dalam melaksanakan peran utamanya sebagai leader, manajer, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi dengan baik, kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu   pendidikan   telah   dilakukan diantaranya: pembinaan dan kerjasama kepada seluruh warga sekolah,  meningkatkan partisipasi dan menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder, mengadakan bimbingan dan pelatihan, mengundang narasumber, bakti sosial, promosi, dan lainnya; (2) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam  meningkatkan  mutu pendidikan melalui manajemen berbasis sekolah, yaitu adanya kemandirian yang tinggi bersifat adaptif dan proaktif, jiwa kewirausahaan, kinerja sekolah baik, memiliki kontrol yang kuat dari internal dan eksternal. (3) Faktor pendukung adalah berbagai dukungan yang tersedia seperti sarana pembelajaran yang memadai, lingkungan sekolah yang kondusif serta pemberian reward dan teguran oleh kepala sekolah yang merasa efektif untuk melakukan peningkatan kinerja guru. Sedangkan faktor penghambat adalah kepala sekolah kesulitan dalam mengubah pola pikir guru yang telah melebihi usia produktif dalam mengikuti perkembangan teknologi untuk digunakan sebagai media pembelajaran.Kata Kunci: Kepemimpinan, Mutu Pendidikan, Manajemen Berbasis Sekolah
Pengembangan Media Pembelajaran Mata Kuliah Nirmana 2 Berbasis Adobe Flash dan Interaktif Animasi 3D Agussalim Djirong; Aswar Aswar; Hasan Hasan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian yang dilakukan adalah merupakan jenis penelitian kualitatif berbasis Research and Development dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Mata Kuliah Nirmana 2 Berbasis Adobe Flash Dan Interaktif Animasi 3 dimensi” bertujuan untuk merancang satu jenis media interaktif berbasis 3 dimensi dan berorientasi pada pengembangan metode mengajar. Perancangan media interaktif ini difokuskan pada mata kuliah nirmana 2 (3 dimensi) sebagai obyek penelitian. Dari hasil studi pendahuluan, ditemukan beberapa permasalahan dan peluang untuk merancang suatu media secara interaktif terkait dengan penggunaan media yaitu adanya rombongan belajar yang terdiri dari 33 mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran mata kuliah nirmana 2, adanya 1 dosen yang mengajarkan mata kuliah tersebut, serta adanya penggunaan media powerpoint dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan untuk menemukan makna pada permasalahan dan peluang tersebut yaitu: Research and Development dengan merujuk pada 10 model tahapan. Namun dalam penelitian ini dibatasi pada 9 model tahapan dengan alasan bahwa pengembangan media interaktif berbasis 3 dimensi ini hanya sebatas pada uji coba produk. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelian ini adalah adanya produk akhir berupa media interaktif berbasis 3 dimensi yang sudah divalidasi melalui tahapan uji materi dan uji media.Kata Kunci: Media, interaktif, animasi 3 dimensi
Pelatihan Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pengelolaan Kelas Rangkap Di Sekolah Dasar Wahira Siruwa; Andi Mappincara; Hasan Hasan
Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Pusat Riset Manajemen dan Publikasi Ilmiah Serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Sinergi Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55983/empjcs.v2i5.415

Abstract

The Community Partnership Program for elementary school teachers is carried out in the form of training activities to implement the independent learning curriculum for elementary school teachers. This activity aims to provide understanding for teachers, especially the independent learning curriculum in multigrade management. This training activity uses lecture, question and answer, and discussion methods. The trainees are elementary school teachers. The results of the training showed that elementary school teachers could understand and understand the material given in the activity with the average results of the excellent category before training and the superb type after training because the training material is equipped with exercises in understanding the implementation of the independent learning curriculum in multigrade management so that teacher obstacles in implementing the independent learning curriculum in schools can be overcome.
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Hasan Hasan; Wahira Wahira; Sayidiman Sayidiman
Jambura Journal of Educational Management Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v6i1.3801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif yang menggambarkan fenomena yang ada di lapangan, dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar memiliki empat kompetensi manajerial utama yang berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja guru, yaitu kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan. Dalam aspek perencanaan, kepala sekolah melibatkan seluruh guru dalam menyusun visi dan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Dalam aspek pengorganisasian, pembagian tugas yang jelas meningkatkan efisiensi kerja guru. Kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif dan pemberian dukungan motivasional juga berperan penting dalam meningkatkan semangat dan inovasi guru. Selain itu, pengendalian melalui pengawasan berkala terhadap proses pembelajaran memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Faktor pendukung yang memperkuat kompetensi manajerial kepala sekolah meliputi kepemimpinan inspiratif, tim yang solid, fasilitas yang memadai, serta kebijakan sekolah yang mendukung. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan waktu, ketergantungan pada sumber daya eksternal, dan perbedaan kompetensi antar guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah berperan sangat penting dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak Irfan Nur Iman; Hasan Hasan; Ansar Ansar
Jambura Journal of Educational Management Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v6i1.3818

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar Al-Qur’an Wahda Islamiyah 02 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak, dan faktor pendukung dan penghambat Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar Wahda Islamiyah 02 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar Al-Qur’an Wahda Islamiyah 02 Makassar diterapkan melalui tiga aspek utama : (1) pendidikan karakter pada pembelajaran seperti memberikan taujihat/ motivasi agama sebelum dan sesudah pembelajaran, mengaitkan nilai-nilai karakter dengan mata pelajaran, memberikan teladan dan memberikan reward. (2) pendidikan karakter dalam kegiatan ekstrakurikuler yaitu mengaitkan nilai-nilai akhlak dalam ekstrakurikuler seperti jujur, disiplin, sportivitas, saling menghargai dan tanggung jawab, juga melaksanakan refleksi dan evaluasi terhadap siswa. (3) pendidikan karakter dalam pembiasaan dan pembudayaan seperti senyum, salam, sapa, sopan, santun, sholat dhuha, murajaah hafalan dan sedekah setiap jum’at. Sedangkan faktor pendukung dalam implementasi Pendidikan karakter dalam pembentukan akhlak adalah adanya komitmen Guru, lingkungan yang kondusif, dan kemampuan guru. Sedangkan faktor penghambat adalah manajemen yang kurang baik dan pengaruh lingkungan negativ dari luar
Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di SDN 3 Lemba Kabupaten Soppeng Dika Safitri; Muhammad Ardiansyah; Hasan Hasan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The use of social media in education opens up new pedagogical spaces for content creator teachers in instilling character education values in students. This study uses a qualitative approach with a phenomenological design to understand the experiences of content creator teachers in utilizing social media at SD Negeri 3 Lemba, Soppeng Regency. Data were collected through in-depth interviews, observations, and analysis of school social media content documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, maintaining data validity through triangulation of sources and methods. The results show that social media is used consciously and deliberately as a medium for instilling character values through visual, participatory, and contextual content. Dominant character values include religiosity, discipline, cooperation, social care, national spirit and love of the homeland, good manners, and self-confidence, which are integrated into students' daily activities and the school's flagship programs. Despite facing internal and external challenges, content creator teachers demonstrate adaptive efforts in managing social media pedagogically. These findings confirm that the use of social media by content creator teachers plays a significant role in supporting the internalization of character education values and strengthening school culture in the digital era. Keywords: social media; content creator teacher; character education. Abstrak: Pemanfaatan media sosial dalam pendidikan membuka ruang pedagogis baru bagi guru konten kreator dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman guru konten kreator dalam memanfaatkan media sosial di SD Negeri 3 Lemba Kabupaten Soppeng. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi konten media sosial sekolah, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan secara sadar dan terencana sebagai media penanaman nilai karakter melalui konten visual, partisipatif, dan kontekstual. Nilai karakter yang dominan meliputi religius, disiplin, kerja sama, peduli sosial, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, adab sopan santun, serta percaya diri, yang diintegrasikan melalui aktivitas keseharian peserta didik dan program unggulan sekolah. Meskipun menghadapi tantangan internal dan eksternal, guru konten kreator menunjukkan upaya adaptif dalam mengelola media sosial secara pedagogis. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial oleh guru konten kreator berperan signifikan dalam mendukung internalisasi nilai pendidikan karakter dan penguatan budaya sekolah di era digital. Kata kunci: media sosial; guru konten kreator; pendidikan karakter.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Upaya Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di SDN 3 Lemba Kabupaten Soppeng Dika Safitri; Muhammad Ardiansyah; Hasan Hasan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The use of social media in education opens up new pedagogical spaces for content creator teachers in instilling character education values in students. This study uses a qualitative approach with a phenomenological design to understand the experiences of content creator teachers in utilizing social media at SD Negeri 3 Lemba, Soppeng Regency. Data were collected through in-depth interviews, observations, and analysis of school social media content documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, maintaining data validity through triangulation of sources and methods. The results show that social media is used consciously and deliberately as a medium for instilling character values through visual, participatory, and contextual content. Dominant character values include religiosity, discipline, cooperation, social care, national spirit and love of the homeland, good manners, and self-confidence, which are integrated into students' daily activities and the school's flagship programs. Despite facing internal and external challenges, content creator teachers demonstrate adaptive efforts in managing social media pedagogically. These findings confirm that the use of social media by content creator teachers plays a significant role in supporting the internalization of character education values and strengthening school culture in the digital era. Keywords: social media; content creator teacher; character education. Abstrak: Pemanfaatan media sosial dalam pendidikan membuka ruang pedagogis baru bagi guru konten kreator dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman guru konten kreator dalam memanfaatkan media sosial di SD Negeri 3 Lemba Kabupaten Soppeng. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi konten media sosial sekolah, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan secara sadar dan terencana sebagai media penanaman nilai karakter melalui konten visual, partisipatif, dan kontekstual. Nilai karakter yang dominan meliputi religius, disiplin, kerja sama, peduli sosial, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, adab sopan santun, serta percaya diri, yang diintegrasikan melalui aktivitas keseharian peserta didik dan program unggulan sekolah. Meskipun menghadapi tantangan internal dan eksternal, guru konten kreator menunjukkan upaya adaptif dalam mengelola media sosial secara pedagogis. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial oleh guru konten kreator berperan signifikan dalam mendukung internalisasi nilai pendidikan karakter dan penguatan budaya sekolah di era digital. Kata kunci: media sosial; guru konten kreator; pendidikan karakter.