Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EVALUASI USER EXPERIENCE MAHASISWA SISTEM INFORMASI TERHADAP HAMBATAN PENGGUNAAN LMS LENTERA DI UNIVERSITAS MULIA MENGGUNAKAN ANALISIS STATISTIK Sucinta Salsabila; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi Learning Management System (LMS) sebagai media utama pembelajaran digital. Universitas Mulia menggunakan LMS Lentera sebagai platform resmi, namun dalam praktiknya mahasiswa masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengalaman pengguna (user experience) mahasiswa Program Studi Sistem Informasi terhadap hambatan penggunaan LMS Lentera melalui pendekatan statistik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain non-eksperimental. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 39 mahasiswa Sistem Informasi yang aktif menggunakan LMS Lentera. Variabel penelitian meliputi user experience sebagai variabel independen dan hambatan penggunaan LMS sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, serta uji korelasi Pearson. Hasil pengujian menunjukkan seluruh item kuesioner valid dan reliabel. Analisis korelasi memperlihatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara user experience dengan hambatan penggunaan LMS Lentera, dengan nilai korelasi yang sangat lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa penilaian mahasiswa terhadap kemudahan penggunaan, kejelasan tampilan, dan kenyamanan sistem tidak selalu berkaitan langsung dengan munculnya hambatan teknis maupun non-teknis. Meskipun secara umum LMS Lentera dianggap cukup mudah digunakan dan dipahami, mahasiswa masih sering mengalami kendala seperti tidak munculnya notifikasi, tampilan antarmuka yang kurang menarik, keterlambatan akses, serta gangguan sistem lainnya. Hambatan tersebut cenderung muncul secara terpisah dari persepsi user experience secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan LMS Lentera tidak cukup hanya berfokus pada aspek pengalaman pengguna, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas fitur, keandalan sistem, serta kestabilan teknis. Dengan perbaikan menyeluruh, LMS Lentera diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran digital lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
PENGARUH PENGGUNAAN GOOGLE CHAT TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MAHASISWA AKTIF DI UNIVERSITAS MULIA BALIKPAPAN Andi Azzura Rahma; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam pola komunikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di kalangan mahasiswa. Pemanfaatan platform komunikasi berbasis daring menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas akademik, seperti diskusi perkuliahan, koordinasi tugas kelompok, serta penyampaian informasi akademik secara cepat dan efisien. Salah satu platform yang digunakan secara luas di Universitas Mulia Balikpapan adalah Google Chat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Google Chat terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa aktif di lingkungan Universitas Mulia Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Universitas Mulia Balikpapan yang menggunakan Google Chat dalam kegiatan akademik, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima tingkat yang disusun untuk mengukur variabel penggunaan Google Chat dan efektivitas komunikasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, serta uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 0,05 menggunakan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Google Chat oleh mahasiswa berada pada kategori tinggi, sedangkan efektivitas komunikasi mahasiswa berada pada kategori baik. Uji hipotesis membuktikan bahwa penggunaan Google Chat berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa aktif di Universitas Mulia Balikpapan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Google Chat secara optimal dapat meningkatkan kejelasan penyampaian pesan, mempercepat waktu respons, serta meningkatkan kualitas umpan balik dalam komunikasi akademik. Dengan demikian, Google Chat dapat dijadikan sebagai salah satu media komunikasi akademik yang efektif di lingkungan perguruan tinggi.
ANALISIS KUANTITATIF TINGKAT KEPUASAN PENJUAL TERHADAP PENGELOLAAN DATA UMKM OLEH LPM DI TAMAN 3 GENERASI Windy Aulia Wulandari; Revalina Salsabila; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermula dari kebutuhan akan akurasi serta efisiensi dalam pengelolaan data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), yang berperan penting dalam perkembangan ekonomi lokal di wilayah publik. Fokus utama dari studi ini ialah untuk menilai tingkat kepuasan para pedagang di Taman 3 Generasi terkait dengan performa pengelolaan data oleh LPM Sepinggan Raya. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian adalah kuantitatif, dengan cara pengumpulan data melalui distribusi kuesioner kepada pelaku UMKM. Analisis yang dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mendapatkan ukuran kepuasan pengguna secara keseluruhan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa indeks kepuasan pedagang berada di angka 82,35%, yang berada pada kategori Sangat Puas. Inovasi dari penelitian ini terletak pada penilaian empiris mengenai peran lembaga masyarakat dalam pengelolaan data pedagang di area publik perkotaan. Berdasarkan temuan yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan data UMKM oleh LPM Sepinggan Raya telah berlangsung dengan baik dan memberikan tingkat kepuasan yang sangat tinggi bagi para pelaku usaha. Tingginya kepuasan ini mencerminkan bahwa sistem pengelolaan data yang diterapkan telah sesuai dengan kebutuhan penjual dalam mendukung operasional bisnis mereka. Akan tetapi, LPM diharapkan untuk terus meningkatkan kecepatan dalam memperbarui dan memutakhirkan data agar kualitas layanan tetap terjaga dan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan, sehingga kontribusi LPM dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal dapat menjadi lebih maksimal.
PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN DAN KEANDALAN INFORMASI FITUR TEMAN BUS PADA APLIKASI MITRADARAT TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA BCT DI KOTA BALIKPAPAN Rafika Arina Fauziah; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of information technology in public transportation is an important strategy to improve service quality and user satisfaction. The Balikpapan City Government developed the Mitradarat application equipped with the Sahabat Bus feature as a medium for providing information on Balikpapan City Trans (BCT) services. However, the level of user satisfaction is greatly influenced by the ease of use of the application and the reliability of the information presented. This study aims to analyze the effect of ease of use and information reliability on BCT user satisfaction in Balikpapan City. The study used a quantitative approach with a survey method of BCT users who had used the Sahabat Bus feature. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results showed that ease of use and information reliability had a positive and significant effect, both partially and simultaneously, on user satisfaction. These findings emphasize the importance of developing public transportation applications that are easy to use and provide accurate and timely information to increase satisfaction and sustainability of service use.
STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN CONTENT CREATOR MENGGUNAKAN NVIDIA RTX SERIES UNTUK RENDERING REAL-TIME Favian August Maulana; Muhammad Zakhy Dipta Pratama; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk mendalami pengalaman subjektif content creator profesional dalam mengadopsi kartu grafis NVIDIA RTX Series untuk keperluan rendering real-time. Latar belakang penelitian berangkat dari tuntutan industri kreatif digital yang menekankan kecepatan dan kualitas visual, di mana real-time rendering dipandang sebagai solusi transformatif. Dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologis, penelitian melibatkan wawancara mendalam terhadap 30 partisipan dari beragam bidang kreatif, seperti animasi 3D, desain game, dan visualisasi arsitektur. Hasil penelitian mengungkap bahwa teknologi RTX secara signifikan mengubah alur kerja kreatif dengan menghilangkan waktu tunggu render tradisional, sehingga memungkinkan eksperimen visual yang lebih dinamis dan responsif. Namun, transformasi efisiensi ini diiringi oleh tantangan kompleks, seperti keterbatasan kapasitas Video RAM (VRAM), tekanan finansial akibat siklus upgrade perangkat keras yang cepat, serta meningkatnya tuntutan psikologis untuk memenuhi standar visual yang semakin tinggi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa NVIDIA RTX tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis, tetapi juga menjadi faktor pembentuk identitas profesional dan pengalaman emosional para kreator. Implikasi penelitian ini mencakup aspek pengelolaan sumber daya teknis, desain perangkat keras yang berorientasi pada pengguna kreatif, serta keberlanjutan kerja kreatif di era digital yang terus berkembang pesat.
ANALISIS KEPUASAN DAN EFEKTIVITAS TERHADAP PEMANFAATAN SISTEM ABSENSI BERBASIS WEBSITE KODE QR MAHASISWA UNIVERSITAS MULIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KUANTITATIF DESKRIPTIF O’neil Kerry Laurent; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengelola data akademik, sistem digital yang efektif, jelas, dan akurat diperlukan karena kemajuan teknologi informasi di institusi pendidikan tinggi. Sistem presensi berbasis web Universitas Mulia menggunakan teknologi Quick Response (QR) Kode. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan siswa dan efektivitas sistem absensi berbasis web tersebut. Metode survei berskala Likert digunakan untuk deskripsi kuantitatif. Responden penelitian adalah mahasiswa Universitas Mulia yang terus menjadi mahasiswa dan telah menggunakan sistem absensi QR Code selama minimal satu semester. Untuk mengetahui hubungan antara kepuasan pengguna (X1), efektivitas sistem (X2), dan pemanfaatan sistem absensi (Y), data diolah menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menyatakan kedua variabel (X) memiliki efek yang baik dan berpengaruh terhadap bagaimana sistem digunakan. Tingkat kepuasan siswa dipengaruhi oleh kemudahan penggunaan, kecepatan akses, dan keandalan sistem. Di sisi lain, akurasi pencatatan dan efisiensi administrasi memengaruhi efektivitas. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan sistem absensi berbasis web tidak hanya bergantung pada faktor teknis, tetapi bergantung juga oleh tingkat kepuasan pengguna dan seberapa efektif sistem membantu pendidikan.
PENGARUH KEPERCAYAAN TERHADAP AI DAN PERSEPSI KEGUNAAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI AI: STUDI KUANTITATIF MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MULIA Farhan Ardianur; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) telah berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah bidang pendidikan tinggi. Teknologi AI saat ini banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mendukung proses pembelajaran, penyelesaian tugas akademik, serta kegiatan penelitian, meskipun tingkat adopsinya dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti kepercayaan terhadap AI dan persepsi mengenai kegunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua faktor tersebut terhadap niat mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mulia dalam mengadopsi teknologi AI. dengan desain survei korelasional dan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 80 mahasiswa yang aktif menggunakan teknologi berbasis AI, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda menggunakan program SPSS, juga menguji heteroskedastisitas, normalitas, dan multikolinearitas. Analisis menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan berperan penting dalam meningkatkan niat mahasiswa menggunakan AI, sedangkan faktor kepercayaan belum terbukti berpengaruh kuat secara mandiri. Namun, secara simultan, kedua faktor tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap niat penggunaan AI. Temuan ini menegaskan bahwa niat mahasiswa terutama dipicu oleh manfaat yang dirasakan dari teknologi tersebut, sementara kepercayaan berfungsi sebagai faktor pendukung. Penelitian ini berkontribusi pada literatur penerimaan teknologi dengan menekankan peran dominan persepsi kegunaan dalam proses adopsi AI di lingkungan pendidikan tinggi.
PENGARUH USABILITY SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA MAHASISWA DAN PENYAJIAN INFORMASI UNIVERSITAS MULIA Gray Melvin Limantoro; Muhammad Rafiluth Putraku Danatmaja; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dibentuk sebagai hasil dari kemajuan teknologi informasi, yang mendorong peningkatan layanan akademik di perguruan tinggi. Mahasiswa menggunakan SIAKAD ini sebagai sarana utama untuk mengakses berbagai data penting, seperti nilai, KRS, jadwal kuliah, dan data administrasi lainnya. Namun, keberhasilan sistem informasi tidak hanya tergantung pada kemampuan fungsinya, tetapi juga seberapa mudah digunakan, yang berdampak pada pengalaman dan persepsi pengguna. Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengevaluasi tingkat kemudahan penggunaan sistem informasi akademik Universitas Mulia, serta bagaimana hal itu berdampak pada kepuasan pengguna mahasiswa dan kualitas penyampaian informasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode System Usability Scale, dengan Skala Likert sebagai acuan. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner online yang dibagikan kepada 81 mahasiswa aktif Universitas Mulia yang secara rutin sudah menggunakan SIAKAD. Untuk mengukur tingkat usability, metode Sistem Usability Scale (SUS) digunakan. Di sisi lain, kepuasan pengguna dan penyajian informasi diukur dengan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat usability sistem masih sedang dan belum optimal, dengan nilai SUS rata-rata 52,19 yang termasuk dalam kategori marginal. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa usability tidak memengaruhi kepuasan pengguna atau kualitas penyajian informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa cenderung lebih memprioritaskan fungsi sistem yang penting untuk memenuhi kebutuhan akademik daripada fitur antarmuka yang mudah digunakan. Namun, temuan penelitian ini dapat digunakan oleh pengelola sistem untuk menilai dan meningkatkan pengalaman pengguna di masa mendatang.
ANALISIS SISTEM INFORMASI KRS TERHADAP EFEKTIVITAS ADMINISTRASI AKADEMIK MAHASISWA DI UNIVERSITAS MULIA MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Ferdy Mahardika Christian Pasorong; Arifah Shafa Nabila; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Kartu Rencana Studi (KRS) berperan penting dalam mendukung administrasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem informasi KRS Universitas Mulia berdasarkan tingkat kemudahan penggunaan dan kepuasan pengguna menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner SUS kepada mahasiswa aktif pengguna sistem KRS. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem informasi KRS memperoleh skor SUS dalam kategori baik (acceptable), sehingga dinilai efektif dan dapat diterima dalam menunjang administrasi akademik mahasiswa.
PENGARUH LENTERA SEBAGAI LMS BERBASIS WEBSITE TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DAN FAMILIARITAS MAHASISWA UNIVERSITAS MULIA Bertenly Yonathan Rippo; Raihan Abdul Majid; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis pengaruh LENTERA sebagai Learning Management System (LMS) berbasis website terhadap efektivitas pembelajaran dan tingkat familiaritas mahasiswa Universitas Mulia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya adopsi LMS di perguruan tinggi sebagai upaya mendukung transformasi digital dalam proses pembelajaran. Metode kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dikumpulkan dari responden melalui kuesioner berbasis System Usability Scale (SUS) menggunakan instrumen skala Likert dari 80 mahasiswa aktif yang telah menggunakan LENTERA minimal satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata SUS sebesar 66,15 termasuk dalam kategori Marginal (cukup layak), menandakan bahwa sistem LENTERA sudah dapat digunakan namun masih perlu penyempurnaan dari sisi antarmuka dan navigasi. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa usability sistem LENTERA tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran (Sig. = 0,958) maupun terhadap tingkat familiaritas mahasiswa (Sig. = 0,873). Dengan demikian, efektivitas dan familiaritas mahasiswa dalam menggunakan LMS tidak hanya ditentukan oleh tingkat usability sistem, melainkan oleh faktor-faktor lainnya seperti desain antarmuka, pengalaman pengguna, serta pelatihan penggunaan sistem.