Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

ANALISIS HIDROLOGI UNTUK PERENCANAAN DAN PENANGGULANGAN BANJIR (STUDI KASUS SUNGAI CONDONG KABUPATEN CIREBON) Mulyono, Heri; Ramadhan, Bagas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.85 KB)

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Condong adalah salah satu daerah aliran sungaiyang terletak di Gunung Jati Kabupaten Cirebon Jawa barat, dan melintasi 5kecamatan yang ada di Cirebon. Sungai condong meluap dan menggenangi 5kecamatan yang ada di Cirebon, penyebabnya adalah karena sungai ini tidakdapat menampung debit banjir yang ada dan banyaknya sedimentasi baik dihulumaupun dipertengahan sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukansolusi dari bencana banjir yang terjadi pada Sungai Condong. Metode penelitianyang digunakan yaitu metode pengumpulan dan analisis data. Pengumpulan dataprimer dan sekunder adalah langkah awal dari penelitian ini. kemudian di analisisguna mendapatkan parameter untuk menentukan debit banjir dan metodepengendaliannya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh debit banjir puncak HSSNakayasu untuk periode ulang 25 tahun sebesar Q25 = 200,129 m3/det pada t =1,94 jam, sedangkan kapasitas tampungan sungai condong sebesar Q = 188,409m 3/det, sehingga. dapat disimpulkan bahwa sungai condong berpotensi banjir.maka perlu di cari solusi untuk pengendalian banjir Sungai Condong, yaitu berupanormalisasi sungai, pembuatan tanggul dan pembuatan kolam retensi.Kata Kunci : Hidrologi, banjir, Condong, Kolam retensi, Nakayasu.
Model Alat Ukur Debit Untuk Saluran Irigasi Winasis, Akbar; Mulyono, Heri; Nurdiyanto, Nurdiyanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.559 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i2.920

Abstract

Salah satu infrastruktur yang ada pada sistem jaringan irigasi adalah alat ukur debit. Alat ukur debit ini adalah bangunan air yang mengatur debit air ke saluran irigasi atau langsung ke petak sawah. Kebutuhan air di petak sawah tergantung pada pola tanam sehingga perlu pengaturan air yang optimal supaya tepat sasaran, adil untuk semua pengguna air di sawah dan tidak boros dalam penggunaan air. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengatur pemberian air irigasi di saluran irigasi dengan membuat model alat ukur debit. Dari hasil survey lapangan, maka dibuat model alat ukur debit. Tahapan metode penelitian terbagi dalam tiga tahapan, yaitu pengumpulan data, pengolahan data dan keluaran berupa tabel debit (Q) terhadap tinggi muka air (H). Data diambil dari hasil percobaan alat ukur dengan tiga model yaitu model pertama dengan kemiringan 1:0,25, model kedua dengan perbandingan 1:0,5 dan model ketiga 1:0,75. Air dialirkan melalui ketiga model tersebut dengan debit pengeluaran yang bervariasi. Hasil dari penelitian menunjukkan untuk debit variasi pengujian pertama bahwa pada model pertama besarnya H adalah 0,015 m dan Q adalah 0,000342 m3/s. Untuk model kedua besarnya H adalah 0,013 m dan Q adalah 0,000276 m3/s. Untuk model ketiga besarnya H adalah 0,015 m dan Q adalah 0,000342 m3/s. Kata kunci : Saluran Irigasi, Model Alat Ukur, Debit, Tinggi Muka Air