Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SAXOPHONE DI LARGO MUSIC KECAMATAN KRAMATWATU KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN Anggoro, Triyo; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21955

Abstract

ABSTRAKLargo Music Serang merupakan sebuah tempat yang menyediakan jasa berupa entertaint, perbaikan instrument serta pembelajaran music. Peserta didik yang sudah menyelesaikan pembelajarannya di Largo banyak menjadi pekerja di dunia hiburan musik bahkan ada beberapa yang menyalurkan kembali materi yang telah didapatkan ketika dahulu melalui proses pembelajaran ditempat ini. Peneliti dalam melakukan penelitian seputar proses pembelajaran teknik dasar saxophone di Largo Music Serang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian ini diawali dengan mengetahui ada 6 tahapan yang dilakukan seperti pra kegiatan, kegiatan awal, kegiatan, inti, kegiatan akhir, evaluasi dan berlatih bersama instrument lain. Pendidik dalam memberi materi seputar teknik dasar saxophone lebih menekankan kepada pendalaman seputar breathing agar peserta didik dapat terbiasa menggunakan pernafasan yang baik supaya suatu saat diberikan materi lanjutan yang lebih sulit peserta didik dapat dengan mudah menerapkan dengan penguasaan teknik ini.Kata kunci: proses pembelajaran, teknik dasar saxophone, Largo Music 
Teknik Permainan Musik Tradisional Rudat di Sanggar Al-Fattah Desa Simangu Kecamatan Walantaka Kota Serang Banten Nugraha, Muhammad Akbar; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v2i2.19565

Abstract

Kesenian dapat dikatakan sebagai warisan leluhur yang harus tetap dilestarikan. Pada lingkup penelitian ini mengacu pada teknik permainan musik tradisional Rudat serta pola tabuhan dasar musik tradisional Rudat yang mana masih minimnya literasi tentang pola tabuhan serta teknik permianan musik Rudat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan teknik permainan musik tradisional Rudat di sanggar al-fattah serta mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan pola tabuhan Rudat di sanggar Al-Fattah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif secara deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) Teknik permainan Rudat yang mencangkup posisi badan ketika memainkan Rudat pada saat duduk dan berdiri, posisi tangan ketika meimankan Rudat serta teknik atau cara ketika saat memainkan Rudat (2) Mengetahui pola tabuhan dasar saat memainkan Rudat, dalam musik tradisional Rudat memiliki pola tabuhan yang sederhana dan tidak memiliki motif tabuhan yang bervariasi. Dengan begitu pembahasan pada penelitian ini mengacu pada teknik permainan Rudat serta pola tabuhan dasar Rudat.
PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK VOKAL DI YAMAHA TOPAZ MUSIC SCHOOL KOTA CILEGON Havazah, Dhini Khoirunnisa; Suhaya, Suhaya; Septiyan, Dadang Dwi; Rizal, Syamsul
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v1i2.13428

Abstract

Yamaha Topaz Music School Kota Cilegon merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bergerak dibidang pembelajaran musik khususnya vokal dan merupakan sekolah musik yang memiliki kredibilitas serta eksistensi yang baik di Kota Cilegon, karena telah meraih banyak prestasi. Berdasarkan fenomena tersebut penelititian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembelajaran teknik vokal di Yamaha Topaz Music School Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran teknik vokal terbagi menjadi 5 tahapan yaitu pra kegiatan, kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan akhir, dan evaluasi. Pembelajaran dapat dikatakan baik, hal ini terlihat dari hasil peserta didik yang mampu menerapkan materi teknik vokal. Selain itu, hasil pembelajaran yang diperoleh adalah pengajaran pelatih yang lebih menekankan penggunaan teknik vibrato, karena bagi pelatih penggunaan teknik vibrato dalam bernyanyi dapat membantu menghidupkan dan meningkatkan power suara penyanyi. Kata kunci : proses pembelajaran, teknik vokal, yamaha topaz
Struktur Gerak Dasar Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda Bojonegara Kabupaten Serang Banten Yusuf, Burhanudin; Suhaya, Suhaya
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v1i2.13500

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the difficulty of obtaining written references regarding the basic movement structure of Sila Bandrong t in Padepokan Tunas Muda. This study aims to determine the general description of Silat Bandrong Tunas Muda Padepokan and describe the basic movement structure of Silat Bandrong in Tunas Muda Padepokan. This research method is descriptive qualitative with an ethnographic approach, aiming to get a description of culture. The object of this research is Padepokan Silat Bandrong Tunas Muda Bojonegara, Serang Regency, Banten. The data used comes from the results of observations and interviews. Based on the results of the research, the Silat Bandrong Tunas Muda Padepokan continues to grow and is active in Silat Bandrong activities in Bojonegara. The people of Bojonegara really like the uniqueness of the Silat Bandrong movement at the Tunas Muda Padepokan. The basic movement of Silat Bandrong at Padepokan Tunas Muda is called Kick 1 (one). The basic movement structure of Silat Bandrong in Padepokan Tunas Muda has a repetition of moves in it with separate names according to the form of the move. Keywords: Basic Movement Structure, Silat Bandrong, Tunas Muda Padepokan.ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya mendapatkan refrensi tertulis mengenai struktur gerak dasar Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum Padepokan Silat Bandrong Tunas Muda dan mendeskripsikan struktur gerak dasar Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, untuk mendapatkan deskripsi tentang kebudayaan. Objek dalam penelitian yaitu Padepokan Silat Bandrong Tunas Muda Bojonegara, Kabupaten Serang Banten. Data yang digunakan berasal dari hasil observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian Padepokan Silat Bandrong Tunas Muda terus berkembang dan aktif dalam kegiatan Silat Bandrong di Bojonegara. Masyarakat Bojonegara sangat menggemari keunikan gerak (jurus) Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda. Gerak dasar Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda dinamakan Jurus 1(satu). Struktur gerak dasar Silat Bandrong di Padepokan Tunas Muda terdapat pengulangan jurus didalamnya dengan penamaan tersendiri sesuai dengan bentuk jurus. Kata Kunci: Struktur Gerak Dasar, Silat Bandrong, Padepokan Tunas Muda.
Proses Pembelajaran Rebana Qasidah di Sanggar Abi Aggi Kota Cilegon Indrawan, Indrawan; Suhaya, Suhaya; Hadiyatno, Hadiyatno
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v2i2.20128

Abstract

This study aims to describe how the learning process of tambourine qasidah in the Abi Aggi Studio, Cilegon City. The subjects of this study were the trainers and members of the Abi Aggi studio, Cilegon City. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The results of the study found that the learning process of rabana qasidah in the Abi Aggi studio, Cilegon City was marked by the existence of educational interactions that occurred. This interaction is rooted in the teaching staff and learning does not occur suddenly, but proceeds through certain stages. The stages of learning activities are arranged systematically through the stages of design, implementation and evaluation. The results of learning the percussion pattern of the tambourine qasidah at the Abi Aggi studio, Cilegon City, can be concluded that the trainers and members of the studio at the Abi Aggi Studio, Cilegon City agree with the learning process implemented in the studio which can improve the ability to play the rabana qasidah instrument and is able to increase self-confidence.  
PENGGUNAAN SOFTWARE CUBASE PRO 10.5 DALAM PROSES REKAMAN MUSIK DI 94 STUDIO KOTA SERANG Silvia, Lady; Suhaya, Suhaya; Septiyan, Dadang Dwi; Rizal, Syamsul
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v1i2.13343

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui detail penggunaan software dalam proses rekaman musik.. Penelitian dilakukan di salah satu studio rekaman yang bergerak secara professional di 94 Studio.Perkembangan era teknologi menyebabkan banyak kemunculan software musik secara digital. 94 Studio telah mengaplikasikan software musik yaitu Cubase Pro 10.5. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus.Tahap analisis data dilakukan dengan model alir mulai dari pengumpulan data, mereduksi, menyimpulkan dan menginterpretasikan semua informasi secara selektif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan data dokumentasi menggunakan kamera dan alat rekaman. Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan Cubase Pro 10.5 menunjukkan proses rekaman yang dilalui terdiri dari 1)tracking; 2) editing; 3) mixing dan mastering yang kemudian menghasilkan sebuah produk rekaman berupa karya musik  yang dapat diterima melalui distribusi lewat digital platform. Saran yang dapat disampaikan yaitu sebelum melakukan proses rekaman di studio rekaman professional, aransemen musik yang disiapkan harus matang. Kata kunci: proses rekaman, software musik, Cubase
KESENIAN BELUK PADA MASYARAKAT KAMPUNG KADU HEULANG DESA CISEREH KABUPATEN PANDEGLANG-BANTEN Wahyudin, Asep; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v2i2.20129

Abstract

This study aims to find out the general description and function of Beluk art in Kampung Kadu Heulang, Cisereh Village, Cisata sub-district, Pandeglang-Banten Regency, which is motivated by a lack of broad understanding of the function of Beluk in society. This study uses a qualitative research method with an ethnographic research design to describe and interpret culture, social groups or systems. The data analysis technique uses interactive models, data presentation, and conclusions drawing/verifying. The results of this study are that the form of presentation of the Beluk art in Kampung Kadu Heulang has its own uniqueness both before and after the performance. As for the initial function of Beluk art, namely as a means of communication by farmers, over time, Beluk art was used as a means of religion, entertainment, and social, so it can be concluded that Beluk Art in Kadu Heulang Village, Cisereh Village, Cisata District, Pandeglang Regency is still being preserved and maintained properly. both from the first generation to the fourth generation.
BENTUK PENYAJIAN “MARHABAN” DI KAMPUNG CIWARU KELURAHAN CIPOCOK JAYA KECEMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG-BANTEN Kharisma, Nur Hidayat; Suhaya, Suhaya; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i1.21685

Abstract

oThis research focuses on how to serve Marhaban which is located in Ciwaru Village, Cipocok Jaya Village, Cipock Jaya District, Serang City, Banten. This research focuses on shaving events for babies who are usually only 7 days or 40 days old. This study has two problem formulations, one of which is related to the general description of Marhaban and the form of presentation of Marhaban art which is located in Kampung Ciwaru. This study uses qualitative methods to find answers to the problem formulation above. The researcher found that the Marhaban art is a hereditary art that is still practiced today in Ciwaru Village and is one of the arts that is cultivated. The sholawat marhaban program lasts approximately 20-30 minutes and consists of 4 to 10 people or more. When the sholawat marhaban is recited and begins to recite the sholawat marhaban, it is started by an imam or leader in the sholawat marhaban group according to the structure, poetry and style. The meaning of sholawat marhaban in each of the verses and verses already has meanings according to what is contained in the contents of the Qur'an or the hadith, as for the types of genres, namely the lagum bayati song with the meaning of the house because it is usually chanted as a foothold or for the following songs, the song lagum shoba has the meaning of the word longing because in the chant it is like a deep longing, the song lagum hijaz which in its meaning and the chant is very soft but impressive and lastly the song lagum rosta in the chant gives a feeling of sincerity and peace of mind. 
ANALISIS KETAHANAN USAHA PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) KULINER DI KABUPATEN PANGANDARAN Maulana, Yogi Sugiarto; Suhaya, Suhaya
Adbispreneur Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/adbispreneur.v9i1.49795

Abstract

Due to limited resources, micro, small, and medium enterprises (MSMEs) are very vulnerable to macroeconomic crises. This study aims to analyze business resilience in culinary MSMEs based on the theoretical concept approach of Knowledge-Based View (KBV). This study was conducted using a survey method. Respondents in this study were 88 culinary business owners in Pangandaran Regency. The SmartPLS application was used to analyze the data obtained using the structural equation model (SEM). The results of the study indicate that digital financial literacy has a positive and significant effect on competitive advantage, and is in the medium category. Digital financial literacy has a positive and significant impact on business resilience and is in the high category. Competitive advantage has a positive and significant impact on business resilience and is in the high category. In addition, competitive advantage mediates the effect of digital financial literacy on business resilience positively and significantly and is in a low category. These results support the concept of the Knowledge-based view (KBV) theory, where this theory is proven to be relevant to the conditions of culinary MSMEs in Pangandaran Regency.Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat rentan terhadap krisis makroekonomi, karena keterbatasan sumber daya. Tujuan penelitian ini yaknti untuk menganalisis ketahanan bisnis pada UMKM kuliner berdasarkan pendekatan konsep teoritis Knowledge-Based View (KBV). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini berjumlah 88 responden yang merupakan pemilik usaha kuliner di Kabupaten Pangandaran. Aplikasi SmartPLS digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh menggunakan model equation struktural (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing, dan berada pada kategori sedang. Literasi keuangan digital berdampak positif dan signifikan terhadap ketahanan usaha, dan berada pada kategori tinggi. Keunggulan bersaing berdampak positif dan signifikan terhadap ketahanan usaha dan berada pada kategori tinggi. Selain itu, keunggulan kompetitif memediasi pengaruh literasi keuangan digital terhadap ketahanan usaha secara positif dan signifikan serta berada pada kategori rendah. Hasil tersebut mendukung konsep teori Knowledge-based view (KBV), di mana teori ini terbukti relevan dengan kondisi UMKM kuliner di Kabupaten Pangandaran. 
Penguatan Literasi Digital bagi Guru-Guru di Lingkungan Pesantren Kabupaten Tasikmalaya melalui Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Learning Management System (LMS) Ratnaningsih, Nani; Patmawati, Hetty; Sukirwan, Sukirwan; Nugraha, Depi Ardian; Suhaya, Suhaya; Nurfadillah, Zahra Awalia; Nashrulloh, Fahreza; Maheltra, Alma Nesya
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i2.1287

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi digital para guru di sekolah-sekolah lingkungan pesantren melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan LMS dalam pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan para guru dapat memanfaatkan LMS untuk memperkaya metode pengajaran mereka dan meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi serangkaian pelatihan dan pendampingan intensif bagi para guru. Pelatihan akan mencakup pengenalan konsep dasar LMS, cara penggunaannya, serta penerapan LMS dalam pembelajaran sehari-hari. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan para guru dapat mengaplikasikan LMS secara mandiri dan efektif. Penggunaan LMS juga memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di lingkungan pesantren. Literasi digital yang diperkuat ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kualitas pendidikan di pesantren, meningkatkan keterampilan teknologi para guru, dan membuka peluang pembelajaran yang lebih luas dan modern. Pelatihan dan Pendampingan ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu menguatkan literasi digital dan keterampilan penggunaan LMS bagi guru-guru di pesantren, sehingga berdampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Tasikmalaya. The primary objective of this activity is to enhance the digital literacy of teachers in schools within the pesantren environment through training and assistance in the use of LMS in learning. By doing so, it is expected that teachers will be able to utilize LMS to enrich their teaching methods and improve the quality of education in pesantren. The methods used in this program include a series of intensive training sessions and ongoing assistance for the teachers. The training covers the introduction of basic LMS concepts, its usage, and the application of LMS in daily learning. Continuous assistance is provided to ensure that teachers can independently and effectively implement LMS. The use of LMS also brings a positive impact on the learning process in the pesantren environment. This strengthened digital literacy is expected to support the development of education quality in pesantren, improve teachers' technological skills, and open up broader and more modern learning opportunities. The training and assistance successfully achieved its main goal, namely strengthening digital literacy and LMS skills for teachers in pesantren, thereby positively impacting the improvement of learning quality in Tasikmalaya Regency.