Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perencanaan Koordinasi Sinyal di Ruas Jalan Yogyakarta - Solo (Studi Kasus: Simpang Stasiun Brambanan dan Simpang Taman Wisata Candi) Raafi Widyaputra Yulianyahya
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v15i1.3385

Abstract

Di sekitar Candi Prambanan (Indonesia) terdapat dua simpang bersinyal yang jaraknya berdekatan dalam jarak 436 meter. Jarak simpang yang berdekatan dan banyaknya volume kendaraan yang melewati ruas jalan Yogyakarta-Solo akan menimbulkan permasalahan lalu lintas karena kedua simpang bersinyal belum terkoordinasi yang akan mengakibatkan kemacetan pada saat jam sibuk. Untuk itu, diperlukan alternatif penyesuaian waktu siklus simpang untuk menciptakan kedua simpang menjadi terkoordinasi sehingga meminimalisir terjadinya kemacetan. Data primer volume dan waktu siklus simpang eksisting dikumpulkan dengan metode survei langsung di lapangan untuk melihat kinerja koordinasi sinyal eksisting. Metode pengolahan data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pemodelan software Vissim dan juga dilakukan analisis waktu hijau optimum dengan pendekatan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) pada perencanaan koordinasi sinyal. Kondisi eksisting yang didapatkan pada penelitian ini adalah bahwa kedua simpang tersebut belum terkoordinasi, terlihat dari tingkat pelayanan jalan masih masuk dengan kategori E dan perbedaan waktu siklus di kedua simpang tersebut. Alternatif waktu siklus terbaik untuk kedua simpang adalah 117 detik. Nilai waktu tempuh (dari arah Timur-Barat) sebesar 31,73 detik dengan kecepatan perjalanan rata-rata 49,47 km/jam, dan arah sebaliknya (Barat-Timur) nilai waktu tempuh sebesar 50,99 detik dengan kecepatan perjalanan rata-rata 30,78 km/jam.
Identifikasi Simpang Tak Bersinyal: (Studi Kasus : Simpang Puskesmas Gondokusuman Yogyakarta) Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Widjaya, Christian Dwi Putra; Syafriyandi, Debby
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 3 Nomor 4 November 2023
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v3i4.1724

Abstract

Simpang Puskesmas Gondokusuman, Yogyakarta merupakan jenis simpang 4 (empat) tak bersinyal. Lengan utara merupakan Jalan Pengok Kidul, lengan timur merupakan Jalan Tunjung, lengan selatan merupakan Gang Teratai, lengan barat merupakan Jalan Tunjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kinerja simpang tak bersinyal eksisting sehingga diketahui nilai derajat kejenuhan apabila melebihi standar teknis, sehingga dapat dilakukan normalisasi simpang tak bersinyal. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan pendekatan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) dengan 3 (tiga) periode waktu yaitu pagi, siang, dan sore. Hasil kinerja simpang tak bersinyal eksisting didapatkan bahwa peride sore hari dengan nilai derajat kejenuhan 0,73 yang dalam artian mendekati dari nilai standar teknis. Dari hasil kinerja eksisting tersebut sehingga perlu dilakukan antisipasi normalisasi simpang tak bersinyal.
Analisa Perhitungan Perkerasan Jalan Raya pada Lingkar Luar Km 13+512-Km 18+401 Kota Palangka Raya Menggunakan Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen (SKBI–2.3.26.1987) Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana; Yulianyahya, Raafi Widyaputra
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 4 Nomor 2 Mei 2024
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v4i2.2015

Abstract

Kontruksi perkerasan jalan salah satu unsur penting dalam rangka kelancaran transportasi darat sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya, sehingga kontruksi perkerasan jalan perlu direncanakan dengan baik berdasarkan standar dan kriteria perencanaan yang berlaku di Indonesia. Lapis perkerasan jalan mampu untuk mendukung dan menyebarkan beban lalu lintas baik beban vertikal maupun horizontal/gaya gesek, kedap air, menyediakan permukaan yang tetap rata, serta membentuk permukaan yang tetap licin. Jalan Lingkar Luar Km 13+512 - Km 18+401 Kota Palangka Raya merupakan ruas jalan dengan jalur tidak padat akan tetapi jalan ini salah satu jalan alternatif menuju Kabupaten Tangkiling. Jalan Lingkar Luar pada Km 13+512 - Km 18+401 Kota Palangka Raya pada awalnya struktur badan jalan belum dapat dilewati kendaraan lalu lintas, sehingga perlu peningkatan struktur. Berdasarkan perhitugan perkerasan lentur dari kedua metode yaitu : Metode Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen (SKBI–2.3.26.1987) adalah sebagai berikut : Lapis Permukaan 8 cm ; Lapis Pondasi Atas 19,75 cm ; Lapis Pondasi Bawah 10 cm.
Pembuatan Rekomendasi Teknis Dari Pembangunan Gedung Baru Di Sekolah Yulianyahya, Raafi Widyaputra
Pengmasku Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i2.234

Abstract

Pembangunan gedung baru di sebuah sekolah akan menimbulkan dampak terhadap kinerja lalu lintas di sekitarnya. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2015 tentang penyelenggara Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) untuk jenis rencana pembangunan fasilitas pendidikan yaitu sekolah dengan ukuran minimal 500 siswa, sementara jumlah siswa pada saat operasional akan berjumlah 756 siswa dari 21 kelas yang ada, maka pembangunan gedung baru termasuk kategori wajib Andalalin. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk membuat rekomendasi teknis dari Andalalin pembangunan gedung baru di sekolah. Metode pelaksanaan PKM ini meliputi pengumpulan data sekunder berupa data lay out / rancang bangun, resume rencana pembangunan gedung, data jaringan transportasi, dan data tata guna lahan daerah sekitar pembangunan. Kemudian pengumpulan data primer meliputi survei inventarisasi jaringan transportasi dan unjuk kerja lalu lintas. Kedua data tersebut, yaitu data sekunder dan data primer lalu dikumpulkan kemudian dilakukan analisis data untuk mendapatkan rekomendasi teknis. Dari hasil pelaksanaan kegiatan PKM ini dihasilkan rangkuman terkait dengan rekomendasi teknis untuk mengantisipasi dampak dari pembangunan gedung baru terhadap lalu lintas di sekitarnya.
Sosialisasi Penggunaan Drone Untuk Kegiatan Survei Pemetaan Wilayah Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Sari, Dayu Ariesta Kirana; Kurniawan, Surya; Nurhaidar, Wa Ode; Gaffara, Ghefra Rizkan; Widjaya, Christian Dwi Putra; Syafriyandi, Debby
Pengmasku Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v3i1.565

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan drone dalam kegiatan survei pemetaan wilayah kepada mahasiswa teknik Universitas Esa Unggul. Tujuan dari PKM ini agar mahasiswa dapat mengenal penggunaan drone untuk kegiatan survei pemetaan wilayah. Metode pelaksanaan PKM ini adalah pemberian materi terdiri dari pengenalan, cara penggunaan drone, dan proses pengambilan data. Hasil evaluasi dari PKM ini adalah dengan penyebaran kuesioner untuk mengetahui tanggapan peserta atas pemaparan materi. Data kuesioner menunjukkan peserta mahasiswa yang sudah mengenal terkait drone dengan porsentase sebesar 93%, proses atau cara pengambilan data drone sebesar 82%, dan jenis-jenis survei pemetaan wilayah 93%. Rata-rata porsentase dari ketiga pertanyaan sudah mencapai 89% jawaban benar dan 11% jawaban salah. Kemudian pertanyaan terakhir yaitu terkait manfaat yangmana peserta seluruhnya merasakan manfaat dari sosialisasi ini dan minat peserta tertarik untuk dapat mendalami lebih lanjut penggunaan drone menghasilkan seluruh peserta berminat untuk mendalami penggunaan drone. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi sebagai kewajiban Tri Dharma dosen dapat dikatakan sudah berjalan secara efektif.
Penggunaan Baja Ringan Sebagai Pengganti Kayu Untuk Konstruksi Atap Rumah Sederhana Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana
Pengmasku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v4i1.806

Abstract

Dalam membangun bangunan tempat tinggal seperti rumah sederhana, keberadaan atap menjadi syarat utama yang harus ada. Salah satu kriteria atap rumah yang baik adalah bahannya bagus sehingga tahan terhadap cuaca, tahan lapuk, dan tidak mudah mengalami penyusutan (memuai atau melengkung). Umumnya atap rumah terbuat dari kayu yang dinilai lebih kuat, di sisi lain situasi yang terjadi saat ini adalah kondisi hutan sebagai kawasan penghasil kayu terus memburuk karena tereksploitasi penggunaannya. Hal ini juga berdampak pada kualitas kayu yang kuat sehingga semakin sulit didapat dan harganya pun melambung tinggi. Perkembangan teknologi di bidang bahan bangunan telah memungkinkan untuk menggunakan material baja ringan untuk atap rumah. Baja ringan semakin banyak digunakan untuk atap perumahan karena tahan cuaca, stabil secara dimensi, dan tidak mudah lapuk dimakan rayap. Dari segi ekonomi, harga atap rumah baja ringan relatif lebih murah jika dibandingkan dengan harga atap rumah kayu dengan spesifikasi sebanding. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengenalkan penggunaan baja ringan sebagai pengganti kayu pada konstruksi atap rumah kepada mahasiswa. Metode pelaksanaan PKM ini adalah pemberian materi terdiri dari pengenalan terkait dengan industri baja ringan, manfaat penggunaan baja ringan, dan tipe-tipe baja ringan. Hasil evaluasi dari PKM ini adalah dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan pemateri untuk memberikan pengetahuan yang lebih luas diluar materi yang telah diberikan. Dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai alternatif atap rumah kayu dan memberikan pengetahuan lebih dalam mengenai manfaat atap baja ringan.
Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Pasar Windusari, Kabupaten Magelang : Traffic Impact Analysis of Windusari Market Development, Magelang District Yulianyahya, Raafi Widyaputra
Jurnal Engineering Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalengineering.v7i1.40281

Abstract

Pembangunan pusat kegiatan primer di wilayah perkotaan akan mengubah struktur ruang kota, mempengaruhi pola perjalanan, dan berdampak pada jaringan jalan di kawasan tersebut. Pembangunan pusat kegiatan di ruas jalan provinsi akan meningkatkan pergerakan lalu lintas, baik dari dalam maupun luar kota, sehingga membebani jaringan jalan nasional di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jaringan jalan sekitar lokasi pembangunan pasar melalui Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), yang menganalisis pengaruh pengembangan tata guna lahan terhadap sistem pergerakan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode observasi manual untuk mencatat volume kendaraan dan mengukur geometrik jalan. Analisis dilakukan dengan metode analisis tundaan dan derajat kejenuhan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Hasil menunjukkan derajat kejenuhan eksisting di Jalan Windusari – Siladu sebesar 0,21 dan di Jalan Windusari – Temanggung sebesar 0,14. Prediksi operasional tahun 2028 menunjukkan derajat kejenuhan Jalan Windusari – Siladu sebesar 0,35 dan Jalan Windusari – Temanggung sebesar 0,31. Kinerja Simpang Payaman – Genito – Temanggung mengalami tundaan 7,97 detik dengan derajat kejenuhan 0,37. Hasil tundaan di Simpang Bandongan – Payaman – Genito adalah 10,01 detik dengan derajat kejenuhan 0,56. Untuk prediksi tahun 2028, tundaan di Simpang Payaman – Genito – Temanggung diperkirakan menjadi 13,97 detik dengan derajat kejenuhan 0,83. Simpang Bandongan – Payaman – Genito menunjukan tundaan 16,92 detik dan derajat kejenuhan 0,95.
Kajian Keselamatan Lalu Lintas Pada Daerah Rawan Kecelakaan Di Ruas Jalan Palbapang - Samas: Traffic Safety Study In Accident Prone Areas On The Palbapang - Samas Road Section Raafi Widyaputra Yulianyahya
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13 No. 2 (2025): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines traffic safety in areas that are often hit by accidents on the Palbapang - Samas Road Section. This investigation began with the high rate of traffic accidents that endanger the safety of people crossing this road. The research methods used include analyzing the existing literature, conducting direct observations, and gathering key information through surveys and conversations with community members to accurately capture the true situation. Additional information was obtained from relevant organizations, such as the Department of Transportation and local law enforcement, to refine the findings. The results showed that the main reasons for accidents included road design that did not meet standards and the actions of drivers who were not in a traffic order, including excessive speed and ignoring road signs. Many locations known as high-risk zones demand immediate action from local government officials. The conclusion emphasizes the need to improve infrastructure by adding more traffic signs, improving road markings, ensuring adequate lighting, and promoting public awareness initiatives to foster a culture of responsible driving that can significantly lower accident rates.
Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah anorganik di TPST Widatama Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana; Trialita, Rosdiana
Pengmasku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i1.1550

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadi isu lingkungan yang semakin penting di Indonesia, khususnya di daerah padat penduduk seperti TPST Widatama yang terletak di Karawaci, Kota Tangerang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sampah anorganik di TPST Widatama, mencakup tantangan utama dalam pengelolaan, volume dan jenis sampah yang diterima, dampak positif dan negatif pengolahan sampah terhadap lingkungan dan masyarakat, serta teknologi yang digunakan dalam proses tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa TPST Widatama menerima rata-rata 25-30 ton sampah anorganik setiap bulan, dengan jenis sampah dominan seperti plastik, kaca, dan logam. Pengolahan sampah anorganik memberikan dampak positif, seperti pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA, menciptakan bahan baku daur ulang, dan membuka peluang lapangan pekerjaan. Namun, masih terdapat dampak negatif, seperti potensi pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Proses pemilahan dan pengolahan sampah di TPST Widatama masih dilakukan secara manual, dengan potensi untuk diterapkan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan untuk meningkatkan edukasi masyarakat, memperkuat infrastruktur, dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah anorganik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan dasar untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam pengelolaan sampah anorganik di masa depan.
Identifikasi Dampak Lalu Lintas Terminal Tipe C Borobudur dan Area Parkir Spesifik di Kabupaten Magelang Yulianyahya, Raafi Widyaputra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i2.19076

Abstract

The terminal function is still needed to help community mobility, improve the economy, and increase local tourism, especially in the Borobudur Tourism area. In order for the Magelang City transportation arrangement to be maintained effectively, it is necessary to have a Type C Passenger Transport Terminal in Magelang Regency. The construction of this terminal can generate traffic and increase the burden of traffic around it, resulting in traffic disruptions that reduce the level of road services. Therefore, this study aims to calculate and analyze the impact of development activities that are useful to minimize the impact of traffic by providing appropriate recommendations. The research method was used with the approach of the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI, 1997), with outputs used for delays and saturation degrees, where the delay values and saturation degrees were used to see existing conditions and predictions for the next 5 years. The results of the prediction analysis for 2028 show a significant increase in the degree of saturation on Jalan Syailendra Raya by 9-13% and also Jalan Pramudyawardhani by 11-15% judging from the existing conditions for both roads. Likewise, the increase in the degree of saturation in the performance of intersections around the development reaches 30-70%, as seen from existing conditions.