Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Digital Transformation Technology (Digitech)

Perancangan UI/UX Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pada Website Aplikasi Pemerintah Desa Menggunakan Metode Design Thinking Kurnia, Ibnu Adeng; Wahyudin , Asep; Putra, Rizky Rachman Judhie
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.5226

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakat, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Di Indonesia, penerapan SPBE bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu contoh implementasinya adalah website aplikasi Pemerintah Desa Tangsimekar, yang dirancang untuk mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan warganya. Namun, permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kepuasan pengguna terhadap User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada website aplikasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk memahami kebutuhan dan masalah pengguna dalam website aplikasi dan merancang solusi yang lebih berfokus pada pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang UI/UX website aplikasi Pemerintah Desa Tangsimekar dengan pendekatan design thinking, yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan kepuasan pengguna dalam pelayanan kepada masyarakat. Pengujian dilakukan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) yang mengukur enam skala: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty, serta System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima skala UEQ memperoleh nilai 10% terbaik dari Benchmark dengan kategori “Excellent”, sementara skala Stimulation mendapat kategori “Good”. Hasil pengujian SUS menunjukkan skor 86, yang masuk dalam kategori “Excellent” dengan grade “B” dan status “Acceptable”. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode design thinking efektif dalam memberikan pengalaman pengguna yang positif, memperbaiki pelayanan publik di tingkat desa, serta mendukung prinsip good governance.
Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan Terintegrasi Chatbot WhatsApp Izzulhaq, Muhammad Ridho; Putra, Rizky Rachman Judhie
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i1.5281

Abstract

Di era digital, kebutuhan akan sistem informasi yang efisien dan terintegrasi semakin meningkat, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi perpustakaan berbasis web yang terintegrasi dengan chatbot WhatsApp, guna meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan perpustakaan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah manajemen perpustakaan, sekaligus menyediakan chatbot yang memungkinkan pengguna mengakses informasi koleksi buku dan riwayat peminjaman melalui WhatsApp. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall, yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengkodean, dan pengujian. Pada tahap pengembangan, dilakukan perancangan basis data yang efisien, pembuatan dashboard admin menggunakan framework Laravel, serta integrasi API untuk menghubungkan sistem dengan chatbot WhatsApp. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox yaitu metode pengujian perangkat lunak yang berfokus pada pengujian fungsionalitas aplikasi tanpa mengetahui struktur internal atau kode program. untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi perpustakaan berbasis web yang terintegrasi dengan chatbot WhatsApp berhasil berjalan dalam pengujian berbasis blackbox. Dengan sistem ini, pengguna dapat dengan mudah melakukan pencarian buku, mengecek ketersediaan, dan melihat riwayat peminjaman melalui aplikasi WhatsApp
Perancangan UI/UX Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pada Website Aplikasi Pemerintah Desa Menggunakan Metode Design Thinking Kurnia, Ibnu Adeng; Wahyudin , Asep; Putra, Rizky Rachman Judhie
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.5226

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakat, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Di Indonesia, penerapan SPBE bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu contoh implementasinya adalah website aplikasi Pemerintah Desa Tangsimekar, yang dirancang untuk mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan warganya. Namun, permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kepuasan pengguna terhadap User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada website aplikasi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk memahami kebutuhan dan masalah pengguna dalam website aplikasi dan merancang solusi yang lebih berfokus pada pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang UI/UX website aplikasi Pemerintah Desa Tangsimekar dengan pendekatan design thinking, yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan kepuasan pengguna dalam pelayanan kepada masyarakat. Pengujian dilakukan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) yang mengukur enam skala: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty, serta System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima skala UEQ memperoleh nilai 10% terbaik dari Benchmark dengan kategori “Excellent”, sementara skala Stimulation mendapat kategori “Good”. Hasil pengujian SUS menunjukkan skor 86, yang masuk dalam kategori “Excellent” dengan grade “B” dan status “Acceptable”. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode design thinking efektif dalam memberikan pengalaman pengguna yang positif, memperbaiki pelayanan publik di tingkat desa, serta mendukung prinsip good governance.