Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Kesehatan Metode Simulation Game dan Audio Visual dalam Pencegahan Stunting Muharyani, Putri Widita; Adhisty, Karolin; Ningsih, Nurna; Herliawati, Herliawati; Fahni, Anjar Dwi
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.1961

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana balita memiliki tinggi badan dan panjang badan yang tidak sesuai jika dibandingkan dengan umur. Stunting pada balita dapat menimbulkan dampak jangka pendek maupun jangka panjang apabila tidak segera di atasi. Faktor yang menjadi penyebab utama balita mengalami stunting yakni kekurangan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Pemberian MP-ASI atau makanan pendamping ASI berguna untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi dan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan quasy experiment dengan rancangan two group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 30 ibu pada kelompok media EMPASI SEHATI dan 30 ibu pada kelompok media video. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi dan melewati tahap uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan paired t test dan independent t test. Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik responden penelitian pada kedua kelompok yakni mayoritas berusia 31-40 tahun dengan tingkat pendidikan tinggi. Hasil analisis menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari edukasi kesehatan menggunakan simulation games EMPASI SEHATI dan audio visual terhadap pengetahuan ibu sebelum dan sesudah intervensi, p value 0,000 ≤ α (0,05). Adapun pemberian pendidikan kesehatan dengan membandingkan kedua media didapatkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara media edukasi EMPASI SEHATI dan media video terhadap pengetahuan ibu mengenai stunting dan MPASI. Media edukasi EMPASI SEHATI dapat digunakan sebagai salah satu media untuk edukasi kesehatan.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE DAN SLOW DEEP BREATHING RELAXATION TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SUKAMENANG Herliawati, Herliawati; Puspita, Della; Yulia Fitri Y, Eka
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.258

Abstract

Tujuan: Hipertensi adalah kelainan sistem sirkulasi darah diatas nilai normal atau tekanan darah ≥140/90 mmHg. Terapi spiritual emotional freedom technique dan slow deep breathing relaxation merupakan terapi komplementer untuk tekanan darah tinggi. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan terapi spiritual emotional freedom technique dan slow deep breathing relaxation. Metode: Penelitian ini merupakan jenis pre-experimental design two group pretest-posttest design. Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang yang berusia 45-60 tahun dengan teknik purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 16 orang kelompok terapi spiritual emotional freedom technique dan 16 orang kelompok slow deep breathing relaxation. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan Paired T Test menunjukkan nilai p < 0,05. Hasil uji statistik menggunakan Independent T Test menunjukkan nilai p sistolik sebesar 0,153 dan nilai p diastolik sebesar 0,069 (p > α = 0,05). Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna antara terapi spiritual emotional freedom technique dan slow deep breathing relaxation dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Namun, Kedua terapi memiliki efek yang sama dalam menurunkan tekanan darah dan dapat dijadikan sebagai terapi komplementer.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS GUIDED IMAGERY DAN DIAFRAGMA BREATHING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Yesya, Akikah; Herliawati, Herliawati; Muharyani, Putri Widita
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2024
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Lanjut usia menjadi golongan yang rentan terkena berbagai masalah kesehatan seperti perubahan pada sistem kardiovaskular yang dapat menyebabkan hipertensi. Guided imagery dan diafragma breathing exercise merupakan terapi komplementer yang dapat digunakan untuk menangani tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas guided imagery dan diafragma breathing exercise terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang lansia penderita hipertensi yang dipilih menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan uji paired t-test dan independen t-test. Hasil: Hasil uji statistik independen t-test menunjukkan nilai p-value sistolik sebesar 0,335>0,05 dan p value diastolik sebesar 0,758>0,05 Simpulan: Tidak ada perbedaan efektivitas penurunan tekanan darah antara intervensi guided imagery dan intervensi diafragma breathing exercise, karena kedua terapi memiliki efek yang sama, yakni membantu menurunkan tekanan darah.Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi yang membantu menurunkan tekanan darah selain menggunakan obat pada lansia penderita hipertensi.Kata kunci: Lansia, Hipertensi, Tekanan Darah, Guided Imagery, Diafragma Breathing Exercise
Upaya Prevensi Stunting melalui Optimalisasi Pemanfaatan MP-ASI Berbahan Pangan Lokal Muharyani, Putri Widita; Adhisty, Karolin; Ningsih, Nurna; Herliawati, Herliawati; Jannah, Dwi Roudhotul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6290

Abstract

Stunting ditandai dengan tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya. Dampak stunting diantaranya ialah gangguan perkembangan fisik dan kognitif anak, risiko mengalami penyakit kronis saat dewasa. Pemberian MP-ASI yang tidak tepat meningkatkan risiko kejadian stunting. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait stunting dan optimalisasi pemanfaatan MP-ASI berbahan pangan lokal sebagai pencegahan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pendampingan masyarakat, penyuluhan/edukasi dan demonstrasi. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi dan balita di wilayah kerja Puskesmas Sako. Hasil yang didapatkan sebelum dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat 16 ibu (50%) yang memiliki pengetahuan cukup terkait pemenuhan nutrisi bagi anak, setelah dilakukan edukasi dan pendampingan lebih dari separuh ibu memiliki pengetahuan baik (65,6%). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan pemanfaatan MP-ASI berbahan pangan lokal. Rencana tindak lanjut yang diperlukan edukasi berkala dan screening stunting.
PENGARUH PSIKOEDUKASI DENGAN APLIKASI SDASI BERBASIS LAYANAN ANDROID TERHADAP TINGKAT DEPRESI, ANSIETAS DAN STRES PADA REMAJA Effendi, Zulian; Maryatun, Sri; Herliawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v9i1.142

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi melalui aplikasi SDASI terhadap tingkat depresi, ansietas dan stres pada remaja korban bullying. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan rancangan one grup pre-post test design. Jumlah responden sebanyak 30 remaja. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pemberian edukasi diberikan secara berkelompok menggunakan media aplikasi android SDASI sebanyak dua kali pertemuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pada pre test dan post test. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji dependent t-Test menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi melalui aplikasi SDASI dengan nilai p=0,001. Simpulan: Psikoedukasi melalui aplikasi SDASI secara signifikan dapat menurunkan tingkat depresi, ansietas dan stress pada remaja korban bullying.
GAMBARAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI COVID-19 JENIS SINOVAC Rahmawati, Fuji; Rizona, Firnaliza; Herliawati, Herliawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v9i1.165

Abstract

Tujuan: Vaksinasi corona virus disease (Covid-19) adalah salah satu cara yang dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Seperti vaksin lain pada umumnya, terdapat efek samping yang timbul akibat vaksinasi covid-19 jenis Sinovac atau disebut dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). laporan tentang KIPI Covid-19 masih sangat terbatas, hal ini dikarenakan proses vaksinasi yang masih dalam tahap awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian ikutan pasca imunisasi Covid- 19 jenis Sinovac dan faktor risiko yang mempengaruhinya. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan korelasi. Populasi penelitian ini adalah civitas akademika penerima vaksin covid-19 jenis sinovac di Universitas Sriwijaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang berjumlah 82 responden. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden sebagian besar berada pada rentang 46-55 tahun sebanyak 21 responden (26%), sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 responden (63%), dan sebagian besar responden mempunyai pekerjaan sebagai dosen sebanyak 41 (50%). Responden paling banyak mengalami reaksi lokal setelah diberikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac yaitu sebanyak 25 responden (30%). Reaksi lokal yang dialami responden lokal setelah diberikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac berupa nyeri di daerah suntikan setelah diberikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac yaitu sebanyak 45 responden (55%). Simpulan: Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan oleh tenaga kesehatan sebagai gambaran dalam menanggulangi dan melakukan penatalaksanaan kejadian ikutan pasca imunisasi Covid-19 pada resipien.
Development of Early Detection Assessment Questionnaire for Type 2 Diabetes Mellitus for Health Cadres Rahmawati, Fuji; Herliawati, Herliawati; Rizona, Firnaliza
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.4964

Abstract

In 2021 Diabetes Mellitus (DM) type 2 contributes to more than 90% of the total diabetes cases globally, which means more than 482.94 million individuals suffer from this disease. This figure is believed to be higher because there are still many residents who have not been detected. In Indonesia, early detection of type 2 DM is integrated with the Posbindu program, but it is still not running optimally because there is no instrument that can identify high-risk community groups. Objective: This study aims to design an early detection assessment questionnaire for type 2 DM that can be used by health cadres. Method: This study used research and development method. According of the 10 steps of the research and development method, researchers only used 9 steps due to environmental conditions, limited time and research costs. The product that will be produced in this research is an early detection assessment instrument in the form of a questionnaire consisting of questions related to signs and symptoms as well as risk factors for type 2 DM. The population consists of people in the working area of the Puskesmas Simpang Timbangan. The data analysis technique used during product testing is validity testing using Pearson product moment and reliability testing using Cronbach's alpha with validity value r count > r table (0.3008) and reliability value 0.746 (> 0.60). Results: From the development of the questionnaire, 15 closed questions were obtained that were valid and reliable for use. Conclusions: This early detection assessment questionnaire can be used by health cadres in early detection of risk factors for DM Type 2 in the community.
The Influence of Breastfeeding Support Group on the Attitudes And Behavior of Breastfeeding Mothers Muharyani, Putri Widita; Adhisty, Karolin; Ningsih, Nurna; Herliawati, Herliawati; Jannah, Dwi Roudhotul
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.6031

Abstract

Breast milk is the best nutrition for babies aged 0-6 months. Breast milk is beneficial for the growth and development of children. Lack of knowledge of breastfeeding mothers and minimal support from the environment have resulted in the coverage of exclusive breastfeeding not reaching the target. The purpose of this study was to determine the effect of breastfeeding support groups on the attitudes and behavior of breastfeeding mothers .This study used a pre-experimental design of one group pretest and posttest. The sample was selected using non-probability sampling of the purposive sampling type. The number of samples was 34 breastfeeding mothers in the working area of the Sako Palembang Health Center. Data collection used a questionnaire that had been tested for validity with an r table value of 0,361 and Cronbach Alpha reliability> 0.60. Data analysis used the Mc Nemar test for attitudes and behavior. The results showed that there were differences in the attitudes and behavior of mothers before and after the intervention, p value 0.000 (p < 0.05). Breastfeeding support groups can be used as one solution in educating breastfeeding mothers.