Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Fuzzy Inference System for Suitability of Corn Crop Land in Bogor Regency Ilham, Rozali; Zahrati, Wenty
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/knowbase.v3i1.6674

Abstract

Corn is one of the crucial food crop commodities in Indonesia. The Ministry of Agriculture has stated that the national corn production has shown a rapid increase in the last three years, with an average growth reaching 24,037,581 tons. This upward trend in corn production over the past three years indicates the government's commitment to making corn a primary food crop commodity that requires attention. One of the efforts to sustain corn production is by enhancing productivity, including evaluating land suitability based on corn planting characteristics. This research aims to develop a fuzzy inference system for corn land suitability. The fuzzy inference system comprises nine parameters to determine land suitability, consisting of seven numeric parameters: temperature, rainfall, slope, base saturation, cation exchange capacity (CEC), soil acidity, soil depth, and two categorical parameters: drainage and soil texture. In this research, land suitability evaluation was employed to classify land suitability into categories: Highly Suitable (S1), Moderately Suitable (S2), Marginally Suitable (S3), and Not Suitable (N). The research successfully developed a fuzzy inference system for corn land suitability assessment. Experimental results utilizing several corn growth condition data obtained from expert knowledge revealed that in Bogor Regency, the land classified as Highly Suitable (S1) covers an area of 151089.90 Ha, Moderately Suitable (S2) covers 59701.35 Ha, Marginally Suitable (S3) covers 53737.34 Ha, and Not Suitable (N) covers 23118.16 Ha.
SOSIALISASI PENERAPAN SMART CITY (SMART ECONOMY) UNTUK PENGUATAN EKONOMI LOKAL DALAM MENDUKUNG UPAYA STRATEGIS PEMERINTAH KOTA PADANG Marta, Fitri Yul Dewi; Sembiring, Yetty; Ilham, Rozali
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36898

Abstract

Smart City merupakan suatu konsep pengelolaan kota yang berbasis teknologi informasi yang saat ini telah banyak diterapkan di kota-kota besar di dunia ini, termasuk yang menerapkan konsep smart city adalah Negara Indonesia. Salah satu Kota yang ikut dalam program tersebut adalah Kota Padang. Terpilihnya Kota Padang sebagai salah satu Kota yang akan menerapkan konsep smart city menuntut Kota Padang agar mencapai semua indikator smart city yang telah ditetapkan oleh BSN (Badan Standarisasi Nasional). Selain itu juga Kota Padang sebagai salah satu Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat yang juga sudah menerapkan konsep Smart City dituangkan dalam Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas Smart City. Lebih lanjut dijelaskan dalam Peraturan Walikota terkait sasaran dan prioritas penyelenggaraan Smart City pada pasal 8 ayat (1) ada 6 dimensi yaitu : smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environtment. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini focus pada dimensi smart economy dengan tujuan sasarannya untuk mewujudkan ekosistem yang mendukung aktifitas ekonomi Masyarakat yang selaras dengan sektor ekonomi unggulan daerah yang adaptif terhadap perubahan di era informasi saat ini, , serta meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui aspek keuangan dengan berbagai program diantaranya mewujudkan masyarakat yang menggunakan instrument ekonomi non tunai dalam kegiatan ekonomi khususnya di Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi dengan penyampaian materi secara langsung kepada peserta UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Setelah pemberian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab terkait kendala dan hambatan yang ditemui oleh para peserta UMKM selama menjalankan usahanya. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para peserta UMKM dalam hal meningkatkan taraf ekonomi dalam pengembangan usaha untuk meningkatkan pendapatannya secara digital.Kuesioner yang disebar kepada peserta UMKM berisikan pertanyaan tentang pemahaman terkait penerapan smart economy dalam menjalankan usaha menjadi alat yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh pemahaman pengetahuan Masyarakat dalam mendukung Upaya strategis Pemerintah Kota Padang.
Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi BAKSO dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Lombok Timur Ahmad Al Gazali; Sabaruddin; Rozali Ilham; Ricky
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research Volume 6 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v6i1.8621

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan aplikasi BAKSO dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Timur. Aplikasi BAKSO dikembangkan sebagai inovasi pelayanan digital berbasis desa untuk memperluas akses, mempercepat proses layanan, dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pelayanan tatap muka. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan sarana pendukung, kendala teknis aplikasi, serta belum meratanya kesiapan operator desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemanfaatan aplikasi BAKSO, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan upaya optimalisasi yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BAKSO telah berkontribusi dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat melalui mekanisme pelayanan berbasis desa. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena indikator tujuan, alternatif keputusan, dan sumber daya yang dibatasi belum terpenuhi secara seimbang. Kendala utama terletak pada aspek sumber daya manusia, literasi digital, infrastruktur pendukung, jaringan, dan pemahaman masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi perlu dilakukan melalui peningkatan sosialisasi, penguatan kapasitas operator desa, perbaikan sarana pendukung, serta pengembangan aplikasi secara berkelanjutan.
Perancangan Sistem Informasi Pembayaran Pajak (SIPP) Berbasis Mobile di Kecamatan Karawang Timur: Perancangan Sistem Informasi Pembayaran Pajak (SIPP) Ezra Siregar; rotzami; rozali ilham; yetty sembiring
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2026): Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/positif.v12i1.15271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pembayaran pajak berbasis mobile di tingkat kecamatan, dengan studi kasus pada Kecamatan Karawang Timur. Keberadaan sistem informasi ini berperan penting dalam pengelolaan transaksi dan pelayanan publik, termasuk dalam administrasi perpajakan. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi dipandang sebagai solusi dalam meningkatkan efektivitas perolehan pajak daerah yang selama ini masih terkendala oleh metode konvensional. Pajak sebagai salah satu sumber pendapatan negara, memerlukan pengelolaan yang efektif dan akuntabel guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Penelitian terdahulu telah menunjukkan adanya pengaruh positif sistem pembayaran daring terhadap kepatuhan wajib pajak, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan negara. Dengan perancangan sistem yang komprehensif, penelitian ini tidak hanya menghasilkan model aplikasi mobile yang memudahkan dan mempercepat proses pembayaran pajak bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi dalam mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.