Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA Sarinarulita Sarinarulita; Effendi Effendi; A Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v1i1.2388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa melalui model pembelajaran Index Card Match di kelas X SMA Negeri 14 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Rata-rata keaktifan siswa meningkat dari siklus I 53,27% menjadi 62,73% pada siklus II dan 68,36% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat dari 7,89% sebelum tindakan (T0) menjadi 54,55% pada siklus I kemudian 61,9% pada siklus II dan 92,86% pada siklus III. Hasil penelitian menunjukan terjadinya peningkatan pada keaktifan dan hasil belajar siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.Key words: index card match, class action research,improve the activity and student study result
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XII IPA 2 SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Nursaid Fitria; K. Anom W.; A. Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i1.8192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Think Talk Write (TTW) mata pelajaran kimia kelas XII IPA 2 SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus I, II, dan III terdiri atas masing-masing 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 54,07% siklus II sebesar 64,8% dan pada siklus III sebesar 80,06%. Rata-rata skor hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 68,05 dengan ketuntasan sebesar 54.28%. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I (T1) sebesar 70,93 dengan ketuntasan sebesar 61,76 % meningkat dikarenakan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Pada siklus II (T2)  sebesar 74,36 dengan ketuntasan sebesar 73,52% meningkat dikarenakan guru memotivasi siswa untuk memberikan pertanyaan serta tanggapan pada saat diskusi. Pada siklus III (T3) sebesar 85,04 dengan ketuntasan sebesar 85,71% dikarenakan siswa dibimbing menuliskan informasi atau pengetahuan yang diperolehnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, sehingga disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW)  agar keaktifan dan hasil belajar meningkat.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK REAKSI REDOKS BERBASIS MASALAH UNTUK KELAS X SMA NEGERI 15 PALEMBANG Berly Dwikaryani; S. Sanjaya; A. Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i1.8187

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Masalah untuk materi Reaksi Redoks telah diuji cobakan di kelas X SMA Negeri 15 Palembang. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE dan evaluasinya menggunakan evaluasi formatif Tessmer. Tahap evaluasi formatif Tessmer dalam penelitian ini adalah self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test eveluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning termasuk kategori valid dan layak digunakan. Tahap expert review didapatkan hasil validasi pedagogik sebesar 3,80 (valid), hasil validasi materi sebesar 4,28 (sangat valid), dan hasil validasi desain sebesar 4,00 (valid). Tahap one-to-one diperoleh skor kepraktisan sebesar 3.52 (praktis), dan pada tahap small group diperoleh skor 4,71 (sangat praktis). Field test evaluation menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis Problem Based Learning dinyatakan efektif dengan N-gain score tinggi sebesar 0,83. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik materi reaksi redoks pada pelajaran kimia dikelas X SMA Negeri 15 Palembang berbasis Problem Based Learning valid, praktis dan efektif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengembangan bahan ajar kimia dengan berbasis masalah pada materi lain.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA UNTUK KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 3 UNGGULAN PALEMBANG Nur Attin; A Rachman Ibrahim; M. Hadeli L.
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v6i1.8481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis multimedia interaktif pada pembelajaran kimia yang valid, praktis dan efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan modifikasi dari model pengembangan Rowntree dan evaluasi formatif Tessmer. Penelitian ini melalui tahap perencanaan, pengembangan dan evaluasi. Untuk menguji kevalidan bahan ajar berbasis multimedia interaktif akan divalidasi oleh ahli materi, ahli pedagogik dan ahli desain pembelajaran. Selain itu, untuk menguji kepraktikalitas bahan ajar berbasis multimedia interaktif akan diujicobakan secara one to one dan small group, sedangkan untuk menguji efektivitas terhadap hasil belajar peserta didik dilakukan field test. Pengumpulan data menggunakan walkthrough, wawancara, angket dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis terhadap tes hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar berbasis multimedia interaktif menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 58,8 dimana rerata hasil pretest yaitu 30,3 sedangkan rerata hasil posttest yaitu 89,1 serta diperoleh N-gain score sebesar 0,84 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan validitas ahli, uji one to one, smallgroup dan field test menyimpulkan bahwa bahan ajar berbasis multimedia interaktif sudah valid, praktis dan efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Disarankan bagi setiap guru mampu berinovasi menggunakan bahan ajar untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar kimia yang sebagian besar konsepnya bersifat abstrak sehingga mudah dipahami dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Sedangkan bagi peserta didik, hendaknya dapat mempelajari bahan ajar yang dikembangkan oleh guru untuk membantu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Sementara bagi sekolah, hendaknya pihak sekolah mendukung guru dengan menyediakan sarana dan prasarana agar guru mampu berinovasi dalam penggunaan bahan ajar didalam kelas.
PENGEMBANGAN PERLUASAN PRODUK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAVALA BAGI GURU KIMIA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN K. Anom W.; Jejem Mujamil S.; M. Hadeli L.; A. Rachman Ibrahim
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.242 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1409

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah tersusunnya contoh Rencana Program Pembelajaran kimia SMA dan/atau SMK bernuansa Kurikulum 2013 terintegrasi Model Pembelajaran GAVALA dan simulasi terbatas keterampilan penerapan Model GAVALA. Khalayak sasaran yang sangat strategis untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 10 guru kimia dari SMAN dan SMKN di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Model kegiatan adalah pengembang perluasan penerapan produk, metode pelaksanaan berupa presentasi, ipteks yang diintroduksi adalah Model Pembelajaran GAVALA. Peningkatan itu berupa tersusunnya contoh Rencana Program Pembelajaran Model GAVALA dan simulasi terbatas praktik Model Pembelajaran GAVALA di depan para peserta pengabdian. Simpulan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah Para guru sebagai khalayak sasaran dapat menerapkan Model Pembelajaran GAVALA. Peningkatan kemampuan menerapkan itu berupa tersusunnya contoh kegiatan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran bernuansa  Model Pembelajaran GAVALA. Peningkatan itu dibuktikan dengan gain skor sebesar 1,00 dengan kategori tinggi. Saran dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah agar guru khalayak sasaran dapat menerapkan Model Pembelajaran GAVALA pelaksanaan pembelajaran di kelas.       Abstract: The purpose of this service activity is to compile examples of the 2013 High School Chemistry and Vocational High School Chemistry Learning Program Plan integrated with the GAVALA Learning Model and limited simulation of the application skills of the GAVALA Model. A very strategic target audience for community service activities are 10 chemistry teachers from “SMAN” and “SMKN” in Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra. The activity model is the assistance/product expansion, the implementation method in the form of a presentation, the science and technology introduced is the GAVALA Learning Model. The increase was in the form of the preparation of examples of the GAVALA Model Learning Program Plan and the limited simulation of the GAVALA Learning Model Practice in front of the devoted participants. The conclusions of this community service activity are Teachers as the target audience can apply the GAVALA Learning Model. Improving the ability to apply is in the form of compiling examples of core activities in the Learning Implementation Plan nuanced GAVALA Learning Model. The increase was evidenced by a score gain of 1.00 with a high category. The suggestion from this community service activity is that the target audience teachers can apply the GAVALA Learning Model for the implementation of learning in the classroom.
PENGEMBANGAN E-MODUL KIMIA PANGAN 3 BERBASIS KONSTRUKTIVISME LIMA FASE NEEDHAM PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA Kintan Afifah Salsabila; A. Rachman Ibrahim; Andi Suharman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i1.17885

Abstract

This research is a development research that aims to produce a product in the form of e-module Food Chemistry 3 Based on Needham Five Phase Constructivism at the Chemistry Education Study Program, Sriwijaya University with food processing, food braising and food packaging. The researcher uses a 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate) modified by Tessmer. The results of the e-module validity test on the pedagogic, design and material aspects according to V Aiken are included in the valid category with each aspect sequentially, namely 0.97, 0.97 0.97. Practicality test on e-module development stage testing belongs to the very practical category with reliable values at the development testing stage 1 and development testing 2, respectively, namely 0.900 and 0.711. The effectiveness test on the e-module in the field test stage is classified as effective with an n-gain score of 0,91. Based on the results of the evaluation, it shows that the e-module developed is included in the valid, practical and effective criteria.
Development of E-module Food Chemistry Constructivism-Based 5-Phase Needham A. Rachman Ibrahim; Andi Suharman; Diah Kartika Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 3 (2022): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i3.1221

Abstract

This study aims to produce a valid and practical e-module of food chemistry constructivism based 5-phase Needham's. This research is development research with ADDIE development model combined with Tessmer formative evaluation. The stages of ADDIE development used in this study include the analysis stage, the design stage, and the development stage only, which then proceeds to the Tessmer formative evaluation stage which includes expert review, one to one, and small group. At the expert review stage, the e-module food chemistry was validated by experts from the fields of pedagogic experts, material experts and design experts. The results of the validation assessment scores obtained at the expert review stage in the pedagogic field are 0.848 (high), the material field is 0.895 (high), and the design field is 0.889 (high). This shows that the e-module constructivism based 5-phase Needham's that has been developed is valid. The practicality of the e-module constructivism based 5-phase Needham's is seen from the practicality questionnaire scores at the one-to-one stage and the small group stage. The one to one stage resulted in a score of 0.865 (high) and in the small group stage it was 0.865 (high), which means that the e-module based constructivism 5-phase Needham has been practically developed
KEBUTUHAN MODUL PENINGKATAN BOBOT KAMBING UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA DI ERA NEW NORMAL K Anom W; Widia Sari; Eka Ad'hiya; A. Rachman Ibrahim; Sofia Sofia
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v10i1.21344

Abstract

Kebutuhan modul sebagai bahan ajar kimia sangat penting pada mata kuliah kewirausahaan di Era New Normal. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa akan modul pembelajaran kimia terintegrasi Science, Technology, Engineering, and Mathematic mata kuliah Kewirausahaan di Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya, pakan untuk Peningkatan Bobot Kambing bercirikan kimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data penelitian ini dokumentasi, wawancara dan angket pada mahasiswa pendidikan kimia semester 5 angkatan 2021/2022. Hasil validisi instrumen angket penelitian sebesar 0,65 dan reliabilitas dengan hasil sebesar 0,76. Hasil angket pada responden mahasiswa, sangat setuju sebesar 46,67% untuk butir 1) Modul pembelajaran mata kuliah kewirausahaan sebagai kebutuhan dalam belajar. Sebesar 60,00% sangat setuju untuk butir 2) Dibutuhkan motivasi yang bersungguh-sungguh dalam memperlajari modul topik Peningkatan Bobot kambing mata kuliah kewirausahaan di era New Normal. Sebesar 33,33% sangat setuju untuk poin 3) Dalam modul kewirausahaan dibutuhkan metode bernuansa kimia topik peningkatan bobot kambing. Sebesar 46,67% sangat setuju  untuk butir 4) Dibutuhkan pembelajaran modul topik peningkatan bobot kambing dengan pelaporan  hasil uji coba bernuansa Science, Technology, Engineering, and Mathematics  mata kuliah kewirausahaan. Sebesar 53,33% sangat setuju untuk butir 5) Di era new normal pada pembelajaran membutuhkan modul kewirausahaan topik peningkatan bobot kambing  bermitra dengan pengusaha lokal untuk praktik sebagai lapangan kerja altaernatif. Kesimpulan penelitian bahwa kebutuhan modul pembelajaran dengan topik jenis pakan untuk Peningkatan Bobot Kambing ini dalam kategori sangat tinggi. Ada 7 modul pembelajaran kimia sehingga masih sangat dibutuhkan modul lagi. Hasil wawancara magang dan mengikuti pembelajaran wirausaha adalah meningkatkan motivasi untuk berwirausaha sebagai lapagan pekerjaan alternatif. Hasil penelitian ini bercirikan kimia berupa screenshoot identifikasi lemak, sudah sesuai dengan tujuan penelitian. Disarankan agar untuk dilakukan penelitian analisis kurikulum mata kuliah Kewirausahaan.
Modul Kimia Berbasis Project Based Learning untuk Sekolah dengan Kurikulum Merdeka Ibrahim, A Rachman; Siregar, Chyntia Meliana; Farwati, Ratna
Intelektualita Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v12i2.20246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul kimia berbasis Project Based Learning yang valid, praktis, dan efektif, yang dibutuhkan oleh sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Rowntree yang dimodifikasikan dengan evaluasi formatif Tessmer. Tahapan model pengembangan Rowntree yaitu perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Sedangkan tahap pengembangan evaluasi formatif Tessmer terdiri dari self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian pada tahap expert review menunjukkan bahwa kevalidan desain menurut koefisien Aiken sebesar 0,93 dengan kategori tinggi, kevalidan materi sebesar 0,97 dengan kategori tinggi, dan kevalidan pedagogik sebesar 0,92 dengan kategori tinggi. Pada tahap one-to-one diperoleh persentase praktikalitas modul sebesar 93,05% dengan kategori sangat praktis. Pada tahap small group diperoleh persentase praktikalitas modul sebesar 94,9% dengan kategori sangat praktis. Hasil efektivitas yang diperoleh dari field test dengan nilai N-Gain sebesar 0,73 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, Modul Jenis-Jenis Materi dan Perubahannya berbasis Project Based Learning telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR KIMIA UNSUR-UNSUR GOLONGAN UTAMA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING L., Muhammad Hadeli; Sanjaya, Sanjaya; Ibrahim, A. Rachman; Suharman, Andi; Ad'hiya, Eka; Sari, Diah Kartika
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v9i2.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar mata kuliah kimia unsur golongan utama berbasis problem based learning. Penelitian ini menggunakan model 4D, yaitu terdiri dari 1) Define, 2) Design, 3) Development, dan 4) Disseminate. Objek dalam penelitian ini yaitu Buku Ajar Kimia Unsur Golongan Utama Berbasis Problem Based Learning (PBL). Sedangkan subjek pada penelitian ini yaitu mahasiswa program studi pendidikan kimia FKIP Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa mahasiswa memerlukan pengembangan buku ajar mata kuliah kimia unsur golongan utama berbasis problem based learning. Pada buku ajar kimia unsur golongan utama terdiri dari 7 bagian dan 10 topik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa buku ajar kimia unsur golongan utama valid pada aspek materi, desain dan pedagogik, serta uji kepraktisan menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan praktis untuk digunakan.