p-Index From 2021 - 2026
4.454
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Ismoyo Haryanto
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS BEBAN AERODINAMIKA PADA FLAPPING WINGS MENGGUNAKAN UNSTEADY VORTEX-LATTICE METHODS Raihan Rafii’ Herminasa; Ismoyo Haryanto; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sayap berkepak pada burung dan serangga menginspirasi penelitian dan pengembangan teknologi di bidang penerbangan seperti aerodinamika dan aeroelastisitas. Sayap berkepak menunjukkan kinerja superior pada bilangan Reynolds rendah, menghasilkan daya angkat dan dorong yang cukup untuk manuver cepat. Inspirasi ini diterapkan dalam pengembangan Micro Aerial Vehicle (MAV) yang berguna untuk sipil dan militer. Analisis beban aerodinamika pada sayap mengepak dilakukan dengan Unsteady Vortex-Lattice Methods (UVLM). UVLM dapat dimodelkan dan dikomputasikan dengan Python untuk menganalisis pola aliran tidak stabil. Vorteks dari interaksi fluida dengan benda padat memiliki vortex strength yang dapat menunjukkan beban aerodinamika pada sayap dengan teorema Kutta-Joukowski. Vortex strength yang kuat mengindikasikan kecepatan aliran udara tinggi yang menyebabkan perbedaan tekanan. Simulasi menggunakan Pterasoftware memodelkan berbagai aspek aerodinamis dan unsteady ring vortex lattice method. Penelitian ini mensimulasikan flapping wings dengan fase upstroke dan downstroke pada variasi parameter angle of attack. Pada fase downstroke, vortex strength meningkat, sementara pada upstroke menurun. Angle of attack memengaruhi nilai vortex strength dimana geometri yang mendefleksikan aliran udara lebih baik dapat meningkatkan vortex strength yang menghasilkan lift force besar yang juga memengaruhi nilai pitching moment dan induced drag.
ANALISIS PENGARUH SUSPENSI TERHADAP PERFORMA PENGEREMAN MOBIL SEDAN MENGGUNAKAN ALTAIR MOTIONVIEW Farrel Theodore Kusuma Negara; Ismoyo Haryanto; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem suspensi berperan penting untuk suatu kendaraan. Sistem suspensi berfungsi untuk meningkatkan kemampuan pengendalian dan stabilitas kendaraan. Kemampuan pengendalian, pengereman, dan kenyamanan berkendara untuk mobil penumpang harus diperhatikan. Suatu sistem suspensi diharapkan dapat memberikan kemampuan peredaman kejut yang baik namun tidak mengakibatkan performa pengendalian kendaraan yang buruk. Selain kenyamanan, keamanan suatu berkendara juga perlu diperhatikan. Agar dapat meningkatkan keamanan, maka suatu sistem yang bergerak harus memiliki sistem pengereman. sistem pengereman yang baik harus dapat mencegah terjadi kondisi locking pada roda agar dapat meminimalisir potensi kecelakaan yang diakibatkan oleh gaya pengereman yang terlalu besar. Artikel ilmiah ini menyajikan analisis pengaruh suspensi terhadap performa pengereman mobil sedan pada lintasan lurus dan selama cornering. Pemodelan kendaraan yang akan diuji dilakukan dengan menggunakan aplikasi Altair Motionview 2021. Mobil yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini adalah Mitsubishi Lancer tahun 2008. Penelitian ini dilakukan dengan dua kasus pengujian yaitu pengujian pengereman pada lintasan lurus dan brake in turn test. Pengereman dilakukan dari kecepatan 30 km/h dan 60km/h. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk penelitian mengenai sistem suspensi kedepannya.
ANALISIS STRUKTURAL IMPELLER POMPA BOOSTER PADA SISTEM PERPIPAAN DENGAN VARIASI JUMLAH SUDU MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Tsany Lesmana; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa booster memiliki peranan penting dalam sistem perpipaan untuk menjaga kestabilan tekanan fluida pada jalur distribusi jarak jauh. Salah satu komponen utama yang menentukan keandalan pompa sentrifugal adalah impeller, yang bekerja di bawah pengaruh gaya sentrifugal dan tekanan fluida. Perbedaan desain impeller, khususnya jumlah sudu, dapat memengaruhi respons struktural dan risiko kegagalan mekanik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah sudu impeller, yaitu 6 dan 8 sudu, terhadap distribusi tegangan Von Mises, deformasi total, regangan elastis ekuivalen, dan faktor keamanan pada pompa booster dalam sistem perpipaan. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM) dengan bantuan perangkat lunak ANSYS. Model geometri impeller dibuat menggunakan SolidWorks dengan kecepatan rotasi 5000 RPM dan tekanan operasi sesuai spesifikasi pompa booster. Material impeller yang digunakan adalah duplex stainless steel.Hasil simulasi menunjukkan bahwa impeller dengan 8 sudu menghasilkan deformasi total yang lebih rendah sebesar 9,10 × 10⁻⁵ mm dibandingkan impeller 6 sudu sebesar 9,33 × 10⁻⁵ mm. Namun, nilai tegangan Von Mises dan regangan elastis ekuivalen pada impeller 8 sudu sedikit lebih tinggi. Faktor keamanan minimum pada kedua konfigurasi mencapai nilai 15, yang menunjukkan bahwa kedua desain aman secara struktural. Berdasarkan hasil analisis, impeller dengan 8 sudu menunjukkan performa struktural yang sedikit lebih baik dan direkomendasikan untuk aplikasi pompa booster dalam sistem perpipaan. 
PEMODELAN DAN SIMULASI SISTEM ENERGI MENGGUNAKAN OPEN ENERGY MODELLING FRAMEWORK (OEMOF) Adriano Islamov Restupradhana Widjaya; Ismoyo Haryanto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi menuju sistem energi bersih dan berkelanjutan memerlukan framework yang mampu mengintegrasikan beragam sumber energi terbarukan sekaligus mengelola ketidakpastian fluktuasi cuaca dan beban permintaan. Dalam penelitian ini, OEMOF Solph sebuah framework open-source berbasis Python digunakan untuk memodelkan dan mengoptimasi sistem energi dengan pendekatan Mixed-Integer Linear Programming. Fokus penelitian adalah pemanfaatan sumber energi seperti PV, turbin angin, baterai, dan pembangkit gas untuk memenuhi kebutuhan energi harian secara optimal tanpa menciptakan kelebihan pasokan yang tidak terkelola, serta meminimalkan biaya operasional. Tujuan penelitian mencakup perancangan model sistem energi yang memasukkan parameter seperti kapasitas penyimpanan yang terpasang, efisiensi konversi, biaya variabel, dan profil permintaan atau penggunaan energi dengan resolusi waktu per jam, di samping evaluasi kontribusi masing-masing komponen dan efektivitas mekanisme penyimpanan serta pengaturan kelebihan pasokan (excess handling). Simulasi dimulai dengan impor data dari berkas CSV, penyusunan objek model pada OEMOF Solph, dan formulasi fungsi objektif untuk meminimalkan total biaya operasional, diiringi penerapan kendala keseimbangan energi, batas kapasitas, serta efisiensi konversi dan penyimpanan. Simulasi sepanjang satu tahun dijalankan menggunakan solver CBC dan GLPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sumber terbarukan mampu mendominasi penyediaan energi operasional, sedangkan peran pembangkit gas menjadi sumber energi cadangan saat variasi beban tinggi. Sistem penyimpanan baterai terbukti efektif untuk meredam fluktuasi beban dan menekan potensi overproduction, sehingga model yang dikembangkan berhasil merumuskan skenario operasi yang andal dan hemat biaya.
STUDI PENGGUNAAN FITUR DOMAIN WAKTU GUNA MEMANTAU TREN DEGRADASI ROLLING ELEMENT BEARING Achmad Rozan Mazaya; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan semakin meningkat, dengan tenaga angin menjadi salah satu sumber energi yang paling berkembang. Turbin angin terdiri dari berbagai komponen penting, salah satunya adalah bantalan pada poros kecepatan tinggi. Kegagalan bantalan dapat menyebabkan downtime signifikan dan biaya perawatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend degradasi bantalan turbin angin menggunakan data getaran dan ekstraksi fitur domain waktu. Setelah ekstraksi fitur kemudian dilakukan post proccecing pada data. Fitur-fitur tersebut kemudian diranking berdasarkan dua metrik utama yaitu monotonicity dan trendability. Monotonicity mengukur konsistensi perubahan fitur sepanjang waktu, sementara trendability mengukur frekuensi perubahan arah tren dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metrik monotonicity dan trendability efektif dalam mengidentifikasi fitur-fitur yang paling indikatif untuk menunjukkan trend degradasi bantalan. Analisis ini memberikan wawasan berharga tentang pola degradasi dan kondisi kesehatan bantalan pada turbin angin. Implementasi metode ini dalam pengelolaan kesehatan mesin dapat meningkatkan keandalan dan mengurangi biaya operasional dalam industri energi terbarukan.
ANALISIS STRUKTURAL CHASSIS BUS MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS Muhammad Alfan Hidayat; Ismoyo Haryanto; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis struktural Chassis bus menggunakan software SolidWorks dilakukan untuk mengidentifikasi material yang paling efisien dan kuat dalam pembuatan Chassis bus. Penelitian ini menekankan pada lima variasi material, yakni Aluminium 6061-T6 dan Aluminium 7075-T6. Melalui metode elemen hingga, dilakukan simulasi untuk mengevaluasi tegangan von Mises, deformasi maksimum, faktor keamanan, dan frekuensi natural pada berbagai kondisi beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aluminium 7075-T6 merupakan material yang paling efisien dan memiliki performa terbaik untuk digunakan sebagai bahan pembuatan Chassis bus, dengan keunggulan pada aspek kekuatan dan efisiensi berat dibandingkan material lainnya. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam desain dan pengembangan Chassis bus yang lebih aman dan efisien.
ANALISIS DYNAMIC FLAPPING WING MICRO AIR VEHICLE MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Boy Betman Sigalingging; Ismoyo Haryanto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya minat pada pesawat tak berawak telah memicu banyak penelitian di lingkungan micro air vehicle (MAV). MAV dirancang untuk melakukan berbagai tugas dan misi, terutama dalam konteks pengawasan, pengintaian, dan pemantauan, di lingkungan yang sulit dijangkau oleh kendaraan udara yang lebih besar.  Flapping wing micro air vehicle (FWMAV) adalah salah satu jenis MAV yang terinspirasi oleh gerakan sayap burung, kelelawar dan serangga. Gerakan sayap burung, kelelawar dan serangga tersebut memiliki efisiensi penerbangan, kemampuan manuver, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dimana hal tersebut sulit ditiru oleh pesawat buatan manusia. Jenis flapping wing yang akan dianalisa pada penelitian ini adalah membrane flapping wing. Dalam mendesain flapping wing MAV, ada berbagai permasalahan yang harus dianalisis salah satunya adalah analisis dinamis flapping wing. Modal analisis digunakan untuk menentukan karakteristik dinamis suatu sistem seperti frekuensi alami, rasio redaman, dan mode shape. Tujuan dari analisis dinamik atau modal analisis adalah untuk mendapatkan nilai frekuensi natural dan mode shape. Ukuran geometri dari flapping wing diambil dari jurnal internasional. Finite element method dipilih untuk melakukan modal analisis menggunakan bantuan software Ansys. Hasil simulasi dibandingkan dengan hasil yang ada di jurnal lalu dilakukan perbandingan dan hasil simulasi yang dihasilkan sudah mendekati. Lalu dilakukan simulasi dengan membandingkan ukuran cross section dari rod  yaitu ukuran awal 1.5 mm dibandingkan dengan ukuran cross section 1.3 mm dan 1 mm. Hasil simulasi menunjukkan nilai frekuensi natural yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan ukuran cross section awal yaitu 1.5 mm.
STUDI PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN DAN KETINGGIAN STEP TERHADAP MEDAN ALIRAN MELALUI BACKWARD FACING STEP Irwan Irawan; Khoiri Rozi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji performa aerodinamis yang terjadi pada BFS dengan menggunakan fluida gas butena jika diterapkan variasi sudut kemiringan, tinggi langkah, dan variasi kecepatan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan solusi numerik Computational Fluid Dynamics, dimana perangkat lunak yang digunakan adalah ANSYS 16. Model turbulensi yang digunakan dalam penelitian ini adalah k-ε realizable dengan perlakuan fungsi dinding non-equilibrium. Pengaruh perubahan tinggi dan sudut kemiringan step terhadap karakteristik aliran dipelajari dengan menggunakan kecepatan U∞ = 5; 10; dan 15 m/s. Hasil simulasi dari penelitian ini menemukan bahwa pengaruh perubahan tinggi step mempengaruhi intensitas turbulensi dan pembentukan resirkulasi. Semakin tinggi step membuat zona resirkulasi lebih besar dan jarak reattachment. Efek dari perubahan sudut kemiringan step menyebabkan pengurangan ukuran zona resirkulasi dan jarak reattachment yang lebih pendek di sisi hilir atau dekat dinding step. Peningkatan kecepatan tidak menyebabkan perubahan signifikan pada zona resirkulasi dan jarak reattachment. Namun, perubahan variasi ini menghasilkan energi kinetik turbulen yang meningkat dengan setiap peningkatan kecepatan dan koefisien gesekan dengan setiap peningkatan kecepatan.
EKSTRAKSI FITUR DOMAIN WAKTU SINYAL GETARAN PADA BEARING ZA-2115 Royana Destin Ramadona; Achmad Widodo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan proses manufaktur tentunya diperlukan peralatan kerja dengan kondisi baik agar kegiatan produksi tidak mengalami gangguan. Salah satu cara agar peralatan tersebut tetap bekerja dengan baik, diperlukan pemantauan kondisi kesehatan pada bantalan, seperti contoh pada bantalan ZA-2115. Pemantauan kondisi bantalan yang teratur dapat meminimalisir kegagalan operasi atau bahkan terjadi downtime  pada mesin, yang tentunya akan menimbulkan kerugian baik berupa waktu, biaya atau kerugian lainnya.  Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk memantau kondisi bantalan dengan menggunakan data sinyal getaran menggunakan metode ekstraksi domain waktu. Data sinyal getaran yang telah dihasilkan nantinya akan diekstraksi sehingga menghasilkan nilai seperti RMS, skewness, kurtosis dan lain-lain. Setelah itu, dilakuka proses post processing yang bertujuan untuk menghilangkan gangguan atau noise dalam data getaran, sehingga menghasilkan data yang halus dan lebih akurat. Nantinya semua fitur dilakukan perhitungan nilai monotonitas dan trendabilitasnya untuk mengetahui fitur terbaik, yaitu fitur yang sensitif terhadap kegagalan pada bantalan yang nantinya digunakan untuk penelitian lebih lanjut.
METODE RISK-BASED INSPECTION (RBI) PADA ANALISIS RISIKO KOMPONEN KRITIK HYDRAULIC AXIAL PUMP 2000 LPS Fadel Muhammad Diwonsyah; Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Inspeksi Berbasis Risiko (RBI) pada analisis komponen kritik pomp 2000 LPS, metode RBI digunakan untuk menentukan jadwal inspeksi berdasarkan tingkat risiko komponen dalam sistem, metode ini mengidentifikasi komponen yang memiliki potensi korosi lebih tinggi dan menentukan jadwal perawatan sesuai. Dalam analisis pomp 2000 LPS, metode RBI menunjukkan bahwa 3 komponen memiliki nilai risiko tinggi, 11 komponen memiliki nilai risiko sedang, dan 8 komponen memiliki nilai risiko rendah. Metode RBI digunakan untuk menentukan jadwal perawatan tangki TK-5203 dengan interval 10 tahun dari data terakhir inspeksi. Metode RBI menggunakan dokumen sumber daya API 581 sebagai dasar untuk menentukan tingkat risiko, metode, dan penjadwalan inspeksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pipa dengan diameter 0,75”, 2”, dan 3” memiliki tingkat risiko rendah dan tidak perlu dilakukan inspeksi selanjutnya, tetapi dilakukan reparasi. Pipa dengan diameter 4” memiliki tingkat risiko sedang dan harus segera dilakukan reparasi karena ketebalan dinding yang kurang.Ringkasan: Metode RBI digunakan untuk mengidentifikasi komponen yang memiliki potensi korosi lebih tinggi dan menentukan jadwal perawatan berdasarkan tingkat risiko komponen dalam sistem.