Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Anak Usia Dini: Pondasi Pembentukan Karakter Sejak Dini Kalbi Jafar; Maswati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3079

Abstract

This study discusses the internalization of Islamic education values in early childhood as the foundation for character development from an early age. Using a descriptive qualitative approach, the study explores habituation strategies and teacher role modeling, as well as the collaborative role of parents and the school environment in consistently instilling Islamic values. The results show that value habituation through daily routines and teacher role modeling are key factors in shaping the Islamic character of children. Additionally, collaboration between schools and parents strengthens the internalization process, enabling children to naturally and sustainably practice Islamic values. These findings highlight the importance of synergy between educators and families in supporting the moral development of early childhood. The study recommends that Islamic education for early childhood implement consistent habituation methods and enhance communication with parents to create a holistic and effective character education.
Pembelajaran Tema Binatang Dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Dan Sikap Peduli Lingkungan Anak Usia Dini Erni Angraeni; Sahriana Yusuf; Rahayu Rahayu; Sastri Sastri; Giska Aruni; Melisyah Melisyah; Sumarni Sumarni; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan pembelajaran tema binatang serta kontribusinya dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan sikap peduli lingkungan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di RA Inang Matutu, Kabupaten Soppeng, dengan informan utama guru kelas Kelompok B dan informan pendukung kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tema binatang yang dirancang secara tematik dan kontekstual mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, seperti memperkaya kosakata, meningkatkan keberanian berbicara, dan kemampuan berkomunikasi sederhana. Selain itu, pembelajaran tema binatang juga berkontribusi dalam menanamkan sikap peduli lingkungan dan kasih sayang terhadap makhluk hidup sejak usia dini. Dengan demikian, tema binatang dinilai relevan dan efektif digunakan dalam pembelajaran PAUD.
Analisis Pembelajaran Tema “Diri Sendiri” Pada TK. Halijah Rappang Kabupaten Sidrap Fatmah Fatmah; Nurmiati Nurmiati; Mayani Mayani; Wahyuni Wahyuni; Hardiana Hardiana; Ika Mustika Harun; Kurniati Idrus; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman diri pada anak usia dini sangat penting ditanamkan sejak dini, di mana pembelajaran dengan tema "diri sendiri" merupakan fondasi penting dalam kurikulum taman kanak- kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap dan menjadi titik awal anak mengenali identitas, potensi, dan relasi sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas implementasi pembelajaran tema "diri sendiri" terhadap pengembangan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal anak usia 4-6 tahun ;1) untuk mengetahui gambaran pembelajaran tema “diri sendiri”, 2) untuk mengetahui sistem evaluasi dari pembelajaran tema “diri sendiri”, dan 3) untuk mengetahui kendala yang ditemukan dalam pembelajaran tema “diri sendiri”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, catatan anekdot, portofolio karya dengan guru, kepala dan observasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak-kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap berjalan dengan baik dimana guru menjelaskan tentang nama, jenis kelamin, anggota tubuh, kesukaan, dan lainnya. Sistem evaluasi yang digunakan guru dari pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak-kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap melalui observasi, catatan anekdot, portofolio karya. Tidak ada kendala yang dihadapi guru dalam menstimulasi pembelajaran tema “diri sendiri” pada taman kanak- kanak (tk) halijah rappang kabupaten sidrap, dimana anak-anak ketika diberikan arahan sudah nyaman dengan kegiatan tersebut dan bersemangat melakukan kegiatan yang diberikan.
Eksplorasi Sensori Dan Kemandirian: Pengalaman Guru Dan Anak Dalam Pembelajaran Di Sentra Bahan Alam Dengan Tema “Sekolahku” Fitrah Saputri Syahrul; Musdalifah Musdalifah; Nurbaya Nurbaya; Rahmawati Rahmawati; Nurul Hikmah; Riri Jufita; Jovita Jovita; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pengalaman guru dan anak dalam proses pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku", serta bagaimana interaksi tersebut berkontribusi terhadap kemandirian dan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Subjek penelitian melibatkan guru kelas dan peserta didik kelompok B di satu sekolah PAUD. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan, dokumentasi aktivitas, dan analisis reflektif terhadap interaksi guru-anak selama kegiatan di sentra bahan alam. Temuan menunjukkan bahwa (1) Pengalaman Anak: Anak-anak menunjukkan peningkatan rasa ingin tahu dan kemampuan pemecahan masalah saat membangun replika sekolah menggunakan media pasir, air, dan ranting. Interaksi sensori dengan bahan alam membantu anak memvisualisasikan konsep abstrak lingkungan sekolah menjadi bentuk konkret. (2) Pengalaman Guru: Guru berperan sebagai fasilitator yang menyediakan "inviatasi" atau ajakan main yang memancing kreativitas. Tantangan utama guru adalah menjaga keseimbangan antara memberikan kebebasan eksplorasi dan melakukan manajemen kelas saat kondisi fisik lingkungan menjadi kotor/berantakan. (3) Melalui tema "Sekolahku", anak merasa lebih memiliki dan mengenali lingkungan belajarnya secara emosional. Pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku" efektif dalam membangun kemandirian anak. Sinergi antara kebebasan anak bereksplorasi dan bimbingan guru yang tidak otoriter menciptakan ekosistem belajar yang bermakna dan menyenangkan.
Pembelajaran Pertumbuhan Tanaman Sayuran Dan Buah di Lingkungan Sekolah Jumriani Jumriani; Nurinaya Suleman; Rohana Ibrahim; Nurdiana Nurdiana; Cenniawati Cenniawati; Rani Rani; Indar Indar; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi sayur dan buah yang rendah menjadi isu kesehatan global, berdampak pada status gizi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif korelasional dengan pendekatan (differentiation), menurut para ahli Gardner, yang melibatkan 16 anak di Kota Pinrang. Data pola konsumsi diperoleh melalui food recall 2x24 jam, sedangkan status gizi dinilai dengan indikator antropometri. Hasil analisis regresi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak. Anak dengan pola konsumsi tinggi cenderung memiliki status gizi normal. Disarankan adanya program edukasi gizi terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan konsumsi sayur buah pada anak usia dini.
Mengenalkan Alam Semesta Sebagai Bukti Kebesaran Allah Pada Anak Usia Dini Rezki Rezki; Sitti Hadijah; Lenni Kusmiran; Suarna Suarna; Hasma Hasma; Fitri Fitri; Nur Hasma Sage; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alam semesta merupakan ciptaan Allah SWT yang penuh dengan keindahan dan keteraturan. Pengenalan alam semesta kepada anak usia dini menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai keimanan, rasa syukur, serta kecintaan terhadap ciptaan Allah . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran tema alam semesta di TKIT Madinah School dengan judul “Mengenalkan Alam Semesta Pada Anak Usia Dini Sebagai Bukti Kebesaran Allah”. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskripsi dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara sederhana.subjek penelitian anak-anak kelas B di TKIT Madinah School Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tema alam semesta melalui kegiatan, bermain, bercerita, bernyanyi, dan pengalaman sederhana mampu meningkatkan rasa ingin tahu anak, menanamkan nilai keimanan, kemampuan berbahasa, serta mengembangkan aspek kognitif, sosial emosional anak melalui pengenalan ciptaan Allah seperti matahari, bulan, bintang dan benda-benda langit lainnya. Dengan pendekatan bermain sambil belajar, anak mampu memahami konsep sederhana alam semesta sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
Pola Asuh yang Diterapkan dalam Keluargaku dan Dampaknya pada Kemandirian Anak Suriani Suriani; Eka Eka; Sapira Sapira; Juwita Juwita; Asmita Asmita; Rosita Rosita; Siti Nur Hasanah; Ririn Anggraeni; Kalbi Jafar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The family plays a crucial role as the primary environment shaping a child's character development and independence, making parenting a key factor in this process. This study aims to describe the parenting styles applied in the researcher's family and analyze how these styles influence the development of children's independence. The study employed an autoethnographic method with a descriptive qualitative approach, in which the researcher reflected on five years of parenting experiences through participant observation, daily journals, and informal interviews. The results indicate that the parenting style applied is democratic, characterized by open communication, flexible rule implementation, gradual assignment of responsibilities, and consistent emotional support. This parenting style has a positive impact on the development of children's independence, as evidenced by the children's ability to complete tasks independently, make decisions, regulate emotions, and demonstrate initiative in daily activities. This study concludes that democratic parenting can be an effective approach to building children's independence, although adjustments need to be made based on the character and needs of each child.