Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERBANDINGAN METODE KLASIFIKASI KEGAGALAN SIMULASI MODEL IKLIM Perbandingan Metode Klasifikasi Kegagalan Simulasi Model Iklim Caecilia Bintang Girik Allo; Nicea Roona Paranoan; Winda Ade Fitriya B; Sitti Rosnafi’an Sumardi
KOLONI Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i1.438

Abstract

Simulation of climate model is used to produce climate models used to estimate climate in the future using some software. Simulation of climate model has two probability, they are success or failure. The problem is when the simulation is fail. There are 18 variables that used to predict the simulation. Feature selection is used to reduce the dimension of variables using RFECV method. There are 11 variables that important to simulation of climate. There are 46 from 540 simulations that fail. Furthermore, SMOTE is used to handle imbalance cases. The classification method used in this paper are Logistic Regression, Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), and Random Forest. The AUC value were not significantly different for the four methods when using SMOTE. However, the highest AUC was obtained by SVM method, so the simulation of climate model can be predicted by SVM method. Keywords: AUC, SMOTE, RFECV, Logistic Regression, SVM, Random Forest, Naïve Bayes
ANALISIS MATEMATIKA PADA PENYEBARAN VIRUS NIPAH (NiV) DENGAN MENGGUNAKAN KENDALI OPTIMAL METODE Pontryagin Maximum Principle (PMP) Sitti Rosnafi’an Sumardi; Cecilia Bintang Girik Allo; Winda Ade Fitriya B; Nicea Roona Paranoan
KOLONI Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i1.440

Abstract

Nipah virus (NiV) is a virus that can be transmitted. This journal discusses the use of optimal control strategies to minimize populations or individuals infected with the NiV virus. We developed a mathematical model for the spread of Nipah vision (NiV) with two control strategies, namely community awareness and treatment. The aim of this study is to minimize the number of infected individuals and to reduce the costs required to create awareness and treatment at set time intervals. To achieve this goal the authors use the Pontryagin Maximum Principle (PMP) method. To see the effectiveness of using the optimal control strategy, the authors use the Runge Kutta Order 4 method (RK 4: Forward & Backward). The results of the simulation show that using two controls (public awareness and treatment) can optimally reduce the number of individuals infected with Nipah virus (NiV). Keywords: Optimal Control, Infectious Diseases, Nipah Virus, PMP, Runge Kutta Order 4
Peningkatan Literasi Sains Anak Melalui Pembuatan Filter Air Sederhana di Rumah Baca Ayapo Sitti Rosnafian Sumardi; Muhammad Hisyam; Mustika Endah Pratiwi; Tamara Louraine Jeanette Kainama; Claudius Hendraman B Tobi; Winda Ade Fitriya B; Febby Seru; Radian Januari Situmeang
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.727

Abstract

Permasalahan rendahnya literasi sains anak serta minimnya pemahaman mengenai pengolahan air bersih menjadi latar belakang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Baca Kampung Ayapo, kawasan pesisir Danau Sentani. Danau Sentani sebagai sumber utama air tawar utama bagi masyarakat setempat menghadapi permasalahan kualitas air akibat sedimentasi, limbah domestik, dan aktivitas permukiman, sehingga air danau sering kali digunakan dalam kondisi kurang layak konsumsi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi sains anak sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis melalui praktik pembuatan filter air sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan learning by doing dengan melibatkan 28 peserta usia sekolah dasar hingga remaja. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi urgensi air bersih, pengenalan alat dan bahan, serta eksperimen merakit media filtrasi menggunakan bahan lokal seperti botol bekas, sabut kelapa, pasir silika, dan resin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 25% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Peserta mampu mengamati perubahan fisik air dan menarik kesimpulan ilmiah sederhana. Disimpulkan bahwa pembelajaran eksperimen langsung efektif meningkatkan literasi sains, keterampilan proses, dan kepedulian lingkungan, serta berpotensi menjadi program edukasi berkelanjutan yang dapat direplikasi secara mandiri oleh anak dan komunitas lokal.
Metode Dual Simpleks untuk Mengoptimalkan Produktivitas Pabrik Tahu Winda Ade Fitriya B; Ceacilia Bintang Girik Allo; Nicea Roona Paranoan; Sitti Rosnafi’an Sumardi; Muhammad Hisyam
SAINTIFIK Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi tahu di Pabrik Tahu Ojo Lali (OLA) dengan memanfaatkan metode program linier, khususnya metode dual simpleks, untuk memaksimalkan keuntungan. Pabrik ini sering menghadapi masalah ketidaksesuaian antara jumlah produksi dan permintaan, yang menyebabkan kerugian akibat penumpukan stok atau kekurangan pasokan. Untuk itu, diperlukan perencanaan yang tepat agar produksi dapat memenuhi permintaan pasar secara efisien. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung di pabrik. Model program linier digunakan untuk menentukan jumlah produksi tahu putih dan tahu susu yang optimal dengan memperhitungkan keterbatasan sumber daya seperti kedelai, cuka, bahan bakar kayu, dan jam kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode dual simpleks dapat menghasilkan keuntungan maksimal sebesar Rp1.642.500 dengan produksi tahu putih sebanyak 3 kg dan tahu susu sebanyak 5,25 kg. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penerapan metode matematika untuk optimalisasi produksi di sektor industri kecil dan menengah.