Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SISTEM DETEKSI DAN ESTIMASI DIMENSI MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING DAN ADAPTIVE ROI Arfian Iqbal Fatkhulhuda; Sulfan Bagus Setyawan; Hanum Arrosida; Denny Hardiyanto; Aulia El Hakim; Nadia Ilmiya Maulinda; Deni Nur Fauzi
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 10 No. 1 (2025): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan jalan merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data Dit Lantas Polda Metro Jaya, tercatat 40 kasus kecelakaan, dengan rincian 12 kasus disebabkan oleh jalan rusak, 15 kasus akibat jalan berlubang, 11 kasus karena jalan licin, dan 2 kasus terkait tidak adanya rambu serta tikungan tajam. Selain menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat dan memperlambat akses transportasi, sehingga mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Untuk mengatasi permasalahan ini dan menekan angka kecelakaan akibat kerusakan jalan, diperlukan upaya inovatif. Salah satu solusinya adalah pemanfaatan Tensorflow untuk mendeteksi kerusakan jalan secara realtime, yang memungkinkan pengiriman data kerusakan beserta lokasinya. Namun, teknologi ini belum mampu memperkirakan dimensi kerusakan. Oleh karena itu, penulis mengusulkan “Sistem Deteksi dan Estimasi Dimensi Menggunakan Metode Deep Learning dan Adaptive Roi”. Sistem ini menggunakan kamera untuk menangkap gambar kerusakan jalan, yang kemudian diproses oleh Mini PC. Data diproses dengan Framework PyTorch Object Detection dengan YOLOv5s. Setelah mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, Area Estimation System akan digunakan untuk melakukan proses estimasi area pada kerusakan jalan. Selanjutnya, data akan dikirim ke cloud server. Dari hasil pengujian seluruh sistem yang telah dilakukan, sistem deteksi dapat melakukan pengujian seluruh sistem secara realtime dan mengidentifikasi jenis kerusakan seperti retak memanjang, retak melintang, retak kulit buaya, alur bekas roda, dan lubang presentasi dengan nilai Accuracy sebesar 83,07%, Precision sebesar 0,92, Recall sebesar 0,89, dan F1-Score sebesar 90,4%. Sistem juga dapat menghitung estimasi area dengan kesalahan 24,6 cm pada lebar, 27,6 cm pada Panjang dan 4,82 mm pada kedalaman.
ANALISIS PENGARUH VARIASI SPROCKET GEAR TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA LISTRIK Aditya Muhammad Saputra; Indah Puspitasari; Deni Nur Fauzi
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 9 No. 2 (2024): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak orang telah memikirkan cara untuk mencari energi alternatif yang ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian bahan bakar bensin yang mulai menipis. Sepeda listrik menjadi salah satu opsi teknologi alternatif yang dapat mengurangi pemakaian bahan bakar bensin. Sepeda listrik dilengkapi dengan sistem transmisi/pemindah tenaga sebagai pengantar output motor listrik ke roda belakang melalui rantai dan sprocket gear. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sprocket gear terhadap daya dan torsi sepeda listrik serta meningkatkan performa motor listrik agar lebih optimal dengan menggunakan tiga variasi sprocket gear yaitu 14-32 T, 14-36 T dan 14-40 T menggunakan metode pengambilan data melalui uji dynotest. Hasil pengujian sprocket gear 32 T, 36 T, dan 40 T menghasilkan peningkatan daya dan torsi yang paling optimal pada sprocket gear 36 T dengan daya maksimum sebesar 1.42 Hp dan torsi maksimum sebesar 40.01 N.m. Hal tersebut dikarenakan nilai gear raiso yang cukup besar yaitu 0.38 sehingga mampu menghasilkan daya dan torsi yang cukup besar dan stabil pada RPM rendah hingga RPM tinggi
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN CNC UKIR KAYU DENGAN SISTEM PENGATURAN TEKANAN OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRESISI PRODUKSI KERAJINAN KAYU DI DESA BANTUR, KABUPATEN MALANG Fauzi, Deni Nur; Yoga Ahdiat Fakhrudi; Eva Mirza Syafitri
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Mesin CNC Ukir Kayu dengan Sistem Pengaturan Tekanan Otomatis sebagai solusi peningkatan presisi dan efisiensi proses produksi kerajinan kayu di Desa Bantur, Kabupaten Malang. Desa Bantur dikenal sebagai sentra mebel, namun proses produksi kerajinan kayu masih dilakukan secara manual dengan presisi yang rendah. Inovasi mesin CNC ini dikembangkan untuk mengatur gaya tekan pahat terhadap kekerasan kayu secara otomatis menggunakan sensor tekanan dan sistem kontrol berbasis Mach3. Metode pelaksanaan meliputi perancangan mesin, pelatihan pengoperasian bagi anggota Karang Taruna Rajawali 56, dan uji performa alat. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu produksi hingga 40% dan peningkatan kualitas hasil ukiran sebesar 30%. Penerapan teknologi CNC adaptif ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang wirausaha berbasis teknologi di kalangan pemuda desa
Analysis of The Effect of Drive Pulley Diameter Variation on Electric Motorcycle Performance Eric Rico Ardiansyah; Puspitasari, Indah; Nanang Romandoni; Prayogo Arie Bowo; Novi Indah Riani; Deni Nur Fauzi
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 2 (2025): (In Press)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.2880

Abstract

The primary objective of this study is to investigate how different sizes of drive pulleys influence the performance of an electric motorcycle equipped with a BLDC motor. This was approached using an experimental technique that combined dynotesting and road testing where three drive pulley diameters of 42T, 44T, and 46T were used. While the road tests were intended to measure the top speed of the motorcycle, the dynotests were aimed at acquiring the necessary data to calculate the torque and power. Based on the results of this study, an increase in the drive pulley's diameter will increase the speed of the electric motorcycle, although it will lower the torque. It was found that the 42T drive pulley offers the greatest torque, which is 16.54 Nm at a power of 5.2 HP, and the 46T drive pulley allows for the greatest speed of 63.37 km/h. It is thus apparent that for performance to be properly tailored to the motorcycle, a balance should be struck in line with the intended purpose, which can either be acceleration or the cruising speed.
Modeling and Optimization of PET Filament Making Machine Control System Based on Response Surface Methodology Fauzi, Deni Nur; Kurniawan, Pradhana; Junaedi, Imam; Wicaksono, Rendi Pambudi; Mahardi, Nabila Bilqis
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 2 (2025): (In Press)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.3017

Abstract

This study aims to model and optimize the control system of a PET filament making machine using Response Surface Methodology (RSM). Two main variables, namely extrusion temperature and winding speed, were analyzed through the Central Composite Design experimental design with the help of Design-Expert 13 software. A quadratic model was developed to predict the filament diameter, and the results of the analysis of variance showed that the model was statistically significant and able to represent the nonlinear relationship between variables. Optimization based on the desirability function produced optimum operating conditions at a medium temperature and winding speed range. Experiments showed that the combination of a temperature of 240–245 °C and a speed of 9–12 rpm produced a consistent filament diameter of 1.7 mm with 70–80% flexibility and a smooth surface.