Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dasar Siswa Kelas 8A di SMPN 2 Jatilawang Putri Sabiq Shidiqia Rabany; Mufida Nofiana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v13i.903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains dasar siswa kelas 8A di SMPN 2 Jatilawang melalui model Predict-Observe- Explain (POE) dan mengetahui peningkatan aspek KPS setelah diterapkan model POE. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah kelas 8A tahun ajaran 2022/2023 berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, test, angket dan wawancara. Pengambilan data menggunakan triangulasi data. Kesimpulan rata-rata nilai KPS pra siklus 43,09% dengan kategori kurang sekali dan mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 50,36% kategori kurang sekali dan meningkat pada siklus II 63,65% dengan kategori cukup. Rata-rata respon siswa 77,35% dengan kategori positif. Aspek KPS yang meningkat yaitu mengamati, meramalkan, mengkomunikasikan. Hal ini menunjukkan bahwa model POE dapat meningkatkan keterampilan proses sains dasar siswa dengan peningkatan aspek yang optimal pada aspek mengamati, meramalkan dan mengkomunikasikan.
Profil Pembelajaran IPA Berbasis Socio-Saintific Issues dan Kesadaran Lingkungan Siswa di SMA Swasta Kabupaten Banyumas Isti Wardani; Mufida Nofiana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil pembelajaran IPA berbasis SSI dan kesadaran lingkungan siswa di SMA Swasta kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif kualitatif dengan Metode survey. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, wawancara, dan observasi, Data dianalisis dengan teknik presentase. Populasi pada penelitian ini adalah SMA swasta di kabupaten Banyumas, sample diambil dengan teknik Cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pembelajaran IPA berbasis SSI dengan persentase 85% termasuk kategori tinggi yang artinya guru di SMA swasta di kabupaten Banyumas sudah menerapkan pembelajaran SSI. Hasil Enviromental Awarness siswa di SMA swasta kabupaten Banyumas dengan persentase 70% termasuk kategori sedang yang artinya siswa SMA swasta di kabupaten Banyumas sudah cukup memiliki kesadaran lingkungan, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan terhadap kesadaran lingkungan siswa anatara lain menunjukan sikap peduli terhadap kerusakan dan kesehatan lingkungan, sikap rasa keingnitahuan terhadap upaya pelestarian linkgungan, dan kritis dalam menyelesaikan masalah lingkungan.
Profil Pembelajaran IPA Berbasis Socio-Saintific Issues dan Sikap Kesadaran Lingkungan Siswa di SMA Negeri Kabupaten Banyumas Nurul Hidayah; Mufida Nofiana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan profil pembelajaran IPA berbasis Socio-saintific Issues dan sikap kesadaran lingkungan siswa di SMA Negeri Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Populasi dari penelitian ini adalah SMA Negeri di Kabupaten Banyumas yang berjumlah 14. Sampel yang digunakan dalam penelitian diambil 20% dari populasi sehingga diperoleh 4 SMA Negeri yang ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Subyek penelitian adalah guru IPA (Biologi, Fisika, dan Kimia) dan siswa kelas X. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pengisian kuisioner/angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik persentase, hasil angket dikuatkan dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa profil pembelajaran IPA berbasis SSI di SMA Negeri Kabupaten Banyumas berada pada kategori tinggi (84%) dan sikap kesadaran lingkungan siswa berada pada kategori sedang (71%). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPA berbasis SSI sudah diterapkan di SMA Negeri Kabupaten Banyumas dan siswa di SMA Negeri Kabupaten Banyumas masih kurang sadar terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Enhancing Classroom Learning through Hybrid Teaching and Learning: Insights from a Four-Session Training Program Badarudin, Badarudin; Wiarsih, Cicih; Nofiana, Mufida; Risnani, Listika Yusi; Tek, Ong Eng
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 15 No. 1 (2023): Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/dinamika.v15i1.16923

Abstract

Hybrid learning, with a focus on facilitating students’ problem-solving skills, is a new and innovative approach which teachers can employ to inculcate higher-level thinking among their students. Accordingly, the purpose of this hybrid training program is to equip teachers with the skills to create hybrid learning instruments that facilitate problem-solving in their classrooms. The training methods include presentations, Q&A sessions, discussions and performances in the form of direct exercises guided by a facilitator (or resource person). Offline teachers from Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Kramat and online teachers from a primary school, or Sekolah Dasar (SD) MI Muhammadiyah Se-Banyumas attended the training. In general, training activities are structured into 4 stages, namely (1) training on creating instruments and implementing hybrid learning to support problem-solving; (2) assisting in the creation of hybrid learning instruments; 3) monitoring, testing, and implementing hybrid learning in the classroom; and 4) reflecting on the outcomes of implementing hybrid learning. Insights gained from the training program that aims to create hybrid learning instruments, are presented and discussed.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL Nofiana, Mufida; Julianto, Teguh
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 9 No 1 (2018): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosf.v9i1.2876

Abstract

Hasil penelitian terdahulu tentang profil literasi sains siswa SMP di kota purwokerto menunjukkan bahwa literasi sains siswa dalam aspek konten, konteks, maupun proses masih tergolong rendah. Rendahnya literasi sains menyebabkan siswa menjadi kurang tanggap terhadap perkembangan dan permasalahan yang ada di sekitar lingkungan terutama yang berkaitan dengan fenomena alam, keunggulan lokal daerah, maupun permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah strategi untuk meningkatkan literasi sains siswa menggunakan model pembelajaran berbasis keunggulan lokal. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana implementasi   pembelajaran   berbasis   keunggulan   lokal   yang terintegrasi pada materi pembelajaran biologi beserta peningkatan  literasi  sains  siswa  setelah  pelaksanaan  pembelajaran berbasis keunggulan lokal.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Sokaraja. Prosedur penelitian dilakukan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, pengolahan/ analisis data, dan pelaporan. Penelitian tentang penerapan pembelajaran berbasis keunggulan lokal mendapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan literasi sains pada aspek konten, konteks, maupun proses sains siswa. Sebelum diterapkan pembelajaran berbasis keunggulan lokal, kemampuan literasi sains siswa pada aspek konten dan konteks sains termasuk dalam kategori sangat rendah dengan persentase aspek konten 12, 78% dan aspek konteks 28,75%, sedangkan penguasaan aspek proses sains adalah 68,2%. Setelah dilakukan pembelajaran berbasis keunggulan lokal aspek konten sains meningkat menjadi 70,62% dan termasuk dalam kategori baik, konteks sains meningkat menjadi 43, 87% dan termasuk dalam kategori rendah, serta aspek proses sains meningkat menjadi 77, 18%  dan termasuk kategori baik. Meskipun peningkatan tersebut belum signifikan, namun dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis keunggulan lokal dapat meningkatkan kemampuan konten, konteks, dan proses sains siswa. 
IbM Pelatihan Pembelajaran E-Learning bagi Guru di SMP Muhammadiyah Sumbang Nofiana, Mufida; Hamka, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum yang ada saat ini harus disesuaikan dengan perkembangan tersebut. Pembelajaran berbasis teknologi informasi akhirnya menjadi hal yang penting. Salah satu bentuk model pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi adalah E-learning (electronic learning). Keunggulan e-learning antara lain: pembelajaranlebih realistis dan kontekstual karena guru dapat mengunggah video ke dalam sistem, menghemat biaya terutama untuk pengadaan media belajar dan sumber belajar, memudahkan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer, serta pembelajaran menjadi lebih meyenangkan dibandingkan pembelajaran konvensional. Pengabdian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Sumbang pada bulan Juli - Agustus 2018. Tujuan pengabdian adalah membantu guru mengenal program Moodle yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran e-learning, mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran e-learning di sekolah, serta membantu guru dalam membuat konten-konten pembelajaran e-learning. Kegiatan dilakukan dengan metode workshop/pelatihan pembelajaran e-learning berbasis moodle. Kesimpulan dari pengabdian yang telah dilakukan antara lain: guru mengenal aplikasi Moodle beserta fitur yang ada di dalamnya sebagai penunjang pembelajaran e-learning, guru mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran e-learning di sekolah termasuk membuat kelas virtual, guru mampu membuat konten-konten yang mendukung pembelajaran pembelajaran e-learning seperti materi ajar, media ajar, dan evaluasi pembelajaran e-learning berbasis moodle.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Flipped Classroom yang Diintegrasikan dengan Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kurniasih, Endah Dwi; Nofiana, Mufida
Jurnal Kiprah Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Flipped Classroom yang diintegrasikan dengan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa. Penelitian menggunakan jenis quasi experiment dengan desain penelitian berupa post test only control group design. Populasi subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 1 Banyumas. Pengambilan sampel penelitian dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh siswa kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi, lembar observasi keterlaksanaan sintaks pembelajaran, dan dokumentasi. Instrumen tes merupakan instrument utama dalam penelitian, dan dikembangkan dalam bentuk pilihan ganda berdasarkan kisi-kisi HOTS sesuai dengan teori Taxonomy Bloom’s, namun masih terbatas pada level menganalisis (C4) dan menyimpulkan (C5). Analisis data untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T-test, uji F, dan uji eta. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji T-test menunjukkan nilai sig. = 0,000, yang artinya terdapat perbedaan nilai rata-rata HOTS siswa antara kelas eksperimen dan kelas control. Hasil uji F menunjukan nilai sig. = 0,000, yang artinya terdapat pengaruh Flipped Classroom yang diintegrasikan dengan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Hasil uji korelasi eta menunjukan nilai koefisien korelasi = 0,507, artinya pengaruh Flipped Classroom yang diintegrasikan dengan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi pada kategori sedang. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Flipped Classroom yang diintegrasikan dengan model Discovery Learning berpengaruh sedang terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. This study aims to determine the effect of the Flipped Classroom learning strategy applied to the Discovery Learning model on students' higher-order thinking skills. This research is quantitative with quasi experiment method. The subject of research are students in senior high school at SMAN 1 Banyumas. Sampling was carried out using cluster random sampling technique. The research design used post-test only control group design. Tests and documentation were used to collecting data. The instrument used in this research is multiple choice test questions which are arranged with a HOTS grid with Blooms' Taxonomy criteria in analyze (C4) and evaluation (C5). There are two methods of data analysis, namely 1) prerequisite test consisting of normality test and homogeneity test, and 2) hypothesis testing using T-test, F test, and eta test. The results showed that: on the T-test, there was a difference in the students' average HOTS scores between the experimental class and the control class (sig. = 0.000), and the F test results showed that there was an effect of Flipped Classroom applied to the Discovery Learning model on students' HOTS ( sig value = 0.000) and the eta correlation test shows that there is a moderate effect (correlation coefficient = 0.507). Therefore, it can be concluded that Flipped Classroom learning strategy applied to the Discovery Learning model has a moderate effect on students' higher-order thinking skills.
Inovasi Pengembangan Konten Virtual Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Biologi pada Learning Management System Nofiana, Mufida
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2021: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.885 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis e-learning di Universitas Muhammadiyah Purwokerto berfokus pada perubahan paradigma strategi pembelajaran dari teacher-centered menjadi learner-centered memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penerapan e-learning bukan sekedar memindahkan materi ajar (slide, teks, atau video) ke dalam situs e-learning, namun perubahan proses belajar-mengajar reguler ke proses belajar-mengajar secara online. Perubahan proses tersebut mempertimbangkan cakupan bahan ajar yang sesuai, aktivitas interaktif, penilaian partisipasi, diskusi kelas, dan interaktivitas lain seoptimal mungkin. Portal E-Learning Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dikembangkan menggunakan platform Learning Management System (LMS) Moodle yang dapat diakses melalui alamat http://onclass.ump.ac.id. Pembelajaran berbasis e-learning yang diterapkan pada mata kuliah strategi pembelajaran biologi disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) di setiap topik pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi metode Case Study (CS), Project based learning, dan Small Group Discussion (SGD). Adapun desain konten virtual yang dikembangkan terdapat dalam Rancangan Konten Pembelajaran E-learning. Tujuan penelitan ini adalah mengembangan konten kelas virtual mata kuliah strategi pembelajaran biologi pada learning management system yang meliputi: metode pembelajaran, alur pembelajaran, serta bentuk konten virtual.
Pengembangan Two-Tier Multiple Choice Question disertai Teknik Cri (Certainty Of Response Index) sebagai Instrumen Diagnostik Miskonsepsi Materi Genetika Nofiana, Mufida; Julianto, Teguh; Adita, Arum
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.789 KB)

Abstract

Konsep adalah sebuah abstraksi dari ciri-ciri yang mempermudah komunikasi manusia dan memungkinkan manusia untuk berpikir. Pemahaman konsep oleh siswa (konsepsi) adalah hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran, oleh karena itu miskonsepsi hendaknya harus dihindari dalam proses pembelajaran. Pengembangan bentuk tes diagnostik miskonsepsi perlu dilakukan untuk membantu guru mendiagnosis miskonsepsi yang dialami siswa. Salah satu bentuk tes diagnostik miskonsepsi adalah bentuk tes two-tier multiple choice question yang diadaptasi dari Treagust (2006), dalam implementasinya bentuk tes diagnostik tersebut disertai dengan teknik CRI (certainty response index) untuk mengatasi kelemahan bentuk soal two-tier multiple choice question. Penelitian pengembangan instrumen evaluasi diagnostik miskonsepsi menggunakan model penelitian dan pengembangan ( Research & Development) yang mengacu pada tahapan dari Borg & Gall (1983), diawali dengan studi pendahuluan, pengembangan produk, validasi produk kepada ahli dan pengguna, uji coba skala terbatas, uji coba kelompok kecil, uji coba lapangan, dan desiminasi. Pada penelitian ini, penelitian yang dilakukan baru sampai pada tahap uji coba kelompok kecil. Hasil pengembangan produk instrumen diagnostik miskonsepsi dapat disimpulkan bahwa instrumen evaluasi dalam bentuk two-tier multiple choice question yang disertai teknik CRI dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi siswa yang ditunjukkan dengan terjaminnya validitas isi dan validitas konstruk butir soal berdasarkan penilaian oleh ahli materi dan ahli instrumen evaluasi dengan skor rata-rata keseluruhan indikator materi adalah 96, 75% dan skor rata-rata keseluruhan indikator konstruk butir soal adalah 89,23%, instrumen tersebut juga layak digunakan di sekolah berdasarkan penilaian oleh guru senior sekaligus guru pengguna dengan skor rata-rata keseluruhan indikator kelayakan soal adalah 100%, serta mendapatkan respon yang baik dari siswa meskipun siswa belum pernah menggunakan soal tersebut sebelumnya di sekolah dengan skor rata-rata keseluruhan indikator penilaian produk adalah 75, 00%.
Pengaruh model project based learning berbantuan Google Sites terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bioteknologi Nabilah, Ilma Nur; Nofiana, Mufida
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 14, No 2 (2025): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v14i2.107542

Abstract

ENThis study aimed to determine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model assisted by Google Sites on students critical thinking skills in biotechnology. This quantitative study employed a quasi-experimental approach. The research design utilized was a pretest-posttest control group design. The instruments used were test questions and a media validation sheet for Google Sites. Data analysis included normality test, homogeneity test, difference test, N-Gain test, F test, and Eta test. The results discovered that the Project-Based Learning model assisted by Google Sites affected students critical thinking skills in biotechnology material. This is evidenced by the Mann-Whitney test results with an Asymp. Sig value of 0.001, indicating a significant difference; the N-Gain test result of 0.74, showing an increase after the implementation of the model; the F test result with a significance value of 0.001, indicating a significant effect; and the Eta test result with a correlation coefficient of 0.544, which indicated a moderate effect. Thus, it can be drawn that the Project-Based Learning model assisted by Google Sites has a moderate positive effect on students critical thinking skills in biotechnology.IDPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbantuan Google Sites terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bioteknologi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Desain penelitian yang diterapkan adalah pretest-posttest control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal test dan lembar validasi media Google Sites. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa uji normalistas, homogenitas, uji beda, Uji N-Gain, uji F, dan uji Eta. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning berbantuan Google Sites terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bioteknologi, hal ini dapat dilihat dari hasil uji Mann-Whitney dengan nilai  Asymp.Sig 0,001 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan, hasil uji N-gain sebesar 0,74 yang artinya terdapat peningkatan setelah diterapkan model Project Based Learning berbantuan Google Sites, hasil uji F dengan nilai sig 0,001 yang berarti ada pengaruh yang signifikan dan, uji Eta dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,544 yang berarti cukup berpengaruh. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL berbantuan Google Sites berpengaruh signifikan dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kategori sedang.