Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Kesehatan dan Cara Penggunaan Obat bagi Tenaga Kerja Migran di Malaysia Elza Sundhani; Irsalina Nurul Putri; Binar Asrining Dhiani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1031

Abstract

Malaysia merupakan negara tujuan terdekat dari tenaga kerja migran Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Tahun 2026 diproyeksikan tenaga kerja migran Indonesia di Malaysia mencapai 2,7 juta dan 50% merupakan pekerja ilegal yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan. Keterbatasan akses tersebut menjadikan kelompok tenaga kerja migran illegal dan anak-anaknya menjadi rentan menghadapi permasalahan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng mitra Sanggar Bimbingan (SB) Kampong Bharu Kuala Lumpur untuk melakukan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan cara penggunaan obat yang tepat (DAGUSIBU) kepada orangtua/wali siswa dan guru serta siswa SB untuk mengurangi resiko permasalahan kesehatan. Peserta kegiatan ini sebagian besar berjenis kelamin wanita, dengan pendidikan terakhir setingkat SMA, serta masuk dalam kategori keluaraga dengan pendapatan rendah. Edukasi dilakukan dengan penyampaian materi melalui ceramah interaktif menggunakan media poster dan video edukasi oleh dua narasumber secara berurutan tentang PHBS dan DAGUSIBU dengan diselingi kegiatan beryanyi bersama lagu “Bentuk-bentuk Obat”. Dari hasil evaluasi tingkat pengetahuan peserta dan penilaian kegiatan oleh peserta didapatkan bahwa kegiatan edukasi ini mampu sedikit meningkatkan pengetahuan peserta mengenai PHBS dan DAGUSIBU, dan sebagian peserta menilai bahwa secara keseluruhan kegiatan menarik dan bermanfaat.
Erratum to: In-use Stability of Hydrocortisone Injection Preparations at a Regional Referral Hospital in Central Java Genatrika, Erza; Sundhani, Elza; Adriana, Eka Fitri; Suena, Ni Made Dharma Shantini
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Medicamento (In progress)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v12i1.13794

Abstract

Erratum to: Jurnal Ilmiah Medicamento 2025; 11(2): 185-192 DOI original article: https://doi.org/10.36733/medicamento.v11i2.11538 After the publication of this article, errors were identified in the in-text citation, in Tables 2, 3, and 4, and in the reference list. The publisher wishes to apologize for any inconvenience this may have caused.
TANTANGAN DAN PELUANG PERBAIKAN TENTANG PRAKTIK PERESEPAN OBAT ANTITUBERKULOSIS DI INDONESIA : TINJAUAN NARATIF Kautsarul Aziz; Githa Fungie Galistiani; Elza Sundhani
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/txv19455

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu bagian dari permasalahan kesehatan terbesar didunia dan Indonesia menjadi salah satu negara yang memilki jumlah kasus TB tertinggi. Obat Anti Tuberkulosis (OAT) merupakan komponen utama dalam terapi TB, namun praktik peresepan di lapangan seringkali belum sesuai dengan pedoman nasional yang berlaku. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam praktik peresepan OAT serta mengeksplorasi peluang perbaikan yang dapat dilakukan di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah literatur ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir  melalui pencarian di Google Scholar. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi ketidaksesuaian resep dengan pedoman, keterbatasan pelatihan bagi tenaga kesehatan, rendahnya kepatuhan pasien, fragmentasi layanan antara sektor publik dan swasta, serta keterbatasan akses terhadap obat dan fasilitas. Meskipun demikian, terdapat sejumlah peluang perbaikan seperti penguatan implementasi pedoman terapi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan, integrasi layanan kesehatan, serta pemanfaatan teknologi digital seperti sistem resep elektronik dan Video Observed Treatment (VOT). Studi ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan sistematis untuk mewujudkan praktik peresepan OAT yang rasional, efektif, dan berkelanjutan dalam rangka mencapai target eliminasi TB di Indonesia.