Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi dan opini publik atas tayangan sinetron bernuansa pedofilia di indosiar Henny Damaryanti; Klara Dawi Dawi; Yenny Aman Serah; Siswadi Siswadi; Temmy Hastian
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.469 KB)

Abstract

Zahra-related issues have received a lot of attention in early June 2021, with over 20,000 tweets. “Suara Hati Istri: Zahra” as one of Indonesia's leading soap operas that put Zahra as the main character has been criticized for promoting pedophilia. “Suara Hati Istri: Zahra” is also seen as a soap opera that encourages polygamy, pedophilia, and child marriage. Responding to the soap opera “Suara Hati Istri: Zahra” which aired on Indosiar, protests ensued. As a trigger, one of the actors Lea Chiarachel who is still 14 years old can play the third wife in the soap opera. They were punished not only because of their marital status, but also for showing scenes like husband and wife in soap operas. The purpose of this study is to find out how public opinion is on Indosiar pedophile soap operas. This study uses a quantitative approach with content analysis method in viewing tweets with the hashtag # Suarahatiistrizahra. The results of this study indicate that public opinion on the Indosiar pedophile soap opera with the hashtag # Suarahatiistrizahra is dominated by negative message content.
Coaching Clinic Penulisan Artikel Ilmiah dan Proposal Hibah untuk Peningkatan Produktivitas Akademik Muhammad Zalviwan; Aris Setiawan; Muchammad Ariffin; Siswadi; Ida Ayu Suci; Akbar Fadly Pratomo
Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54035/dianmas.v3i1.628

Abstract

This community service activity took the form of a Coaching Clinic on Scientific Article Writing and Higher Education Research Proposals, organized by the Research and Community Service Institute (LPPM) of Panca Bhakti University (UPB). The core issues addressed were the still-low rate of scientific publications by faculty members and the lack of competitiveness in grant proposals, which directly impact the institution’s Key Performance Indicators (KPIs). The activity aims to strengthen faculty members’ capacity to produce publication-ready scientific articles, select reputable journals, and draft competitive grant proposals. The method used was an interactive coaching clinic featuring two expert speakers from Wijaya Kusuma University in Surabaya and Tanjungpura University: Dr. Lusy Tunik Muharlisiani, M.Pd, and Prof. Dr. Ir. Yohana S.K. Dewi, MP. The participants were faculty members from UPB Pontianak. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ understanding of research proposal writing, structured articles, appropriate journal selection, and avoiding predatory journals. The activity also strengthened academic collaboration between institutions and received a highly positive response from participants.
Pencegahan Stunting melalui Penguatan Pemahaman Hukum Perangkat Desa Siswadi; Henny Damaryanti; Agustinus Astono; Welhelmus Meligun
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2: Desember (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v5i2.533

Abstract

Stunting merupakan persoalan struktural dalam pembangunan manusia yang mencerminkan kegagalan pemenuhan hak dasar anak dan menuntut peran aktif pemerintahan desa sebagai garda terdepan kebijakan publik. Namun, peran strategis tersebut kerap belum didukung oleh pemahaman hukum perangkat desa yang memadai, sehingga pencegahan stunting cenderung dijalankan secara administratif dan jangka pendek. Permasalahan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah bagaimana penguatan pemahaman hukum perangkat desa dapat berkontribusi secara efektif dalam pencegahan stunting di Desa Re’es. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman hukum perangkat desa guna meningkatkan peran dan tanggung jawab kelembagaan desa dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi awal, refleksi bersama, edukasi hukum dialogis, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan pemahaman hukum mendorong perubahan cara pandang perangkat desa, dari pendekatan teknis kesehatan menuju pemaknaan pencegahan stunting sebagai tanggung jawab hukum pemerintahan desa yang berkelanjutan.
Penyuluhan Hukum Bijak dalam Menggunakan Media Sosial di Kalangan Siswa/I SMK Bina Utama Tayan Hulu: Wise Legal Counseling in Using Social Media Among Students of SMK Bina Utama Tayan Hulu Weni Sentia Marsalena; Siswadi; Didi Haryono; Henny Damaryanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4597

Abstract

Perkemangan informasi semakin hari semakin membawa perubahan pada masyarakat dan membawa pengaruh kepada kehidupan masyarakat itu sendiri. Keberadaan media sosial membawa perubahan pada pola perilaku masyarakat seusai budaya, etika dan norma yang ada. Kekhawatiran juga timbul pada generasi muda yakni kekhawatiran akibat perkembangan era digital yang memudahkan segala akses informasi, semakin banyak informasi yang beredar yang memungkinkan inromasi itu belum tentu benar ada atau valid. Hal tersebut menjadi tujuan utama tim pengabdi melakukan penyuluhan hukum kepada generasi muda untuk lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial serta mampu memahami dampak hukum dalam penyalahugunaan media sosial yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Penelitian pengabdian pada masyarkat ini menggunakan metode penelitian sosiologi empiris dengan melakukan wawancara dan diskudi terhadap respoden dan pihak-pihak terkait. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 20 November 2023 dengan jumlah peserta siswa sebanyak 40 orang. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, mayosritas siswa-siswi SMK Bina Utama Tayan Hulu belum memahami penggunaan mendia sosial secara bijak dan cerdas serta belum memahami dampak hukum dari penyalanggunaan media sosial. Abstract: The development of information increasingly brings changes to society and affects the life of the community itself. The existence of social media brings changes to people's behavior patterns in accordance with existing cultures, ethics and norms. Concerns also arise in the younger generation, namely concerns due to the development of the digital era that facilitates all access to information, the more information circulating that allows the information is not necessarily true or valid. This is the main goal of the service team to conduct legal counseling to the younger generation to be wiser and smarter in using social media and be able to understand the legal impact of misuse of social media as regulated in Law Number 11 of 2008 concerning ITE. This community service research uses empirical sociological research methods by conducting interviews and discussions with respondents and related parties. This activity will be carried out on November 20, 2023 with 40 student participants. Based on the results of the activities carried out, the mayosritas of SMK Bina Utama Tayan Hulu students have not understood the use of social media wisely and intelligently and have not understood the legal impact of social media misuse.
Sosialisasi Peraturan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Parit Keladi Setyo Utomo; Siswadi Siswadi; Aleksander Sebayang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Oktober
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i3.9280

Abstract

Implementasi Koperasi Desa Merah Putih masih menghadapi berbagai kendala, terutama terbatasnya pemahaman pengurus, anggota, dan masyarakat mengenai regulasi yang menjadi landasan pembentukan, tata kelola, hak dan kewajiban anggota, serta mekanisme pengelolaan koperasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Koperasi Desa Merah Putih di Desa Parit Keladi sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, pengurus, dan calon anggota koperasi mengenai peraturan koperasi, khususnya terkait prinsip-prinsip perkoperasian, struktur organisasi, tata kelola kelembagaan, pengelolaan usaha, serta hak dan kewajiban anggota sesuai dengan regulasi yang berlaku. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai aspek hukum dan tata kelola Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi sebagai dasar pengelolaan koperasi yang sehat, akuntabel, dan berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Parit Keladi. Hasil kegiatan PKM menunjukan terajdi peningkatan pengetahuan peserta tentang peraturan yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih. Berdasarkan data diperoleh rata-rata skor pemahaman peserta meningkat dari 10,9 pada pre-test menjadi 26,4 pada post-test, dengan peningkatan rata-rata sebesar 15,5 poin.