Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Alat Bantu Pendeteksi Objek Untuk Tuna Netra Berbasis Ai Mobilenet Pada Raspberry Pi 3B Sofia Ariyani; Aji Brahma Nugroho; Ahmad Syarif Toyyib Mubarok
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 4, No 1 (2022): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v4i1.4951

Abstract

Abstract - Over time, technology for disability aids is also growing rapidly around the world. One of the technologies that has a function like the eye is the camera. While in other technologies, now has been created a small PC / computer that can be used as a microcontroller, called a Mini PC modeled Raspberry Pi, but if only using these two tools simple object detection system becomes less complete because the system can only detect objects without knowing the distance, therefore, in order for the distance from an object to be read by the system, the HC SR04 sensor is used which is compatible with raspberry pi, to make this system also needed a data image processing system so that the system can detect objects, in this final task using a pre-trained model of mobilenet, mobilnet is one of the convolutional neural network (CNN) architectures that can be used to overcome the need for excessive computing resources. In this final task the system can detect as many as 80 objects, but in the system test used 5 objects with 50 types of variants, namely bottle objects, glass objects, book objects, people objects, and mobile phone objects, testing was conducted as much as 3 times from each variant of the object with 3 different distances as a determining factor of accuracy, namely distance 100cm, distance 150cm, and distance 200cm, From the results of object detection tests that have been done obtained the average percentage of object detection by 67%, the most accurate objects that can be read by the system at all distances are people's objects, while for other objects only read accurately at a distance of 100cm only.
Analisa Pengaruh Tidak Langsung Sambaran Petir Terhadap Pesawat Piper Seneca V Menggunakan Metode Bola Bergulir Aji Brahma Nugroho; Fajar Haryanto
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 3, No 2 (2021): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v3i2.5493

Abstract

Abstrak - Pesawat Piper Seneca V adalah jenis pesawat latih yang dilengkapi dengan instrumen digital berupa Integrated Avionic System Garmin G1000. Pesawat ini mempunyai kemampuan ketinggian jelajah maksimal 25.000 kaki, dimana wilayah operasi terbangnya tersebut  berpotensi untuk terkena sambaran petir. Apabila pesawat tidak terproteksi dengan baik, efek tidak langsung dari sambaran petir akan mengakibatkan gagal fungsi dari instrumen dan kelistrikan pesawat yang mempengaruhi keandalan sistem dan keselamatan penerbangan. Untuk menentukan keandalan sistem perlindungan pesawat, dilakukan penelitian untuk mengetahui wilayah sambaran petir dengan menggunakan metode bola bergulir. Dari penelitian ini diperoleh 6 (enam) wilayah atraktif  di pesawat, yaitu wing kiri, wing kanan, fuselage, horizontal stabilizer kiri, horizontal stabilizer kanan, dan rudder. Pada  wilayah atraktif tersebut dilakukan pengukuran dan perhitungan resistansi dengan menggunakan bidang tes dan model resistor sehingga diketahui nilai tegangan  pada masing-masing wilayah tersebut dan tegangan total adalah masih dibawah tegangan sistem dari pesawat yang bernilai 24 volt. Radius bola bergulir pada masing masing zona atraktif bisa diketahui dengan cara menghitung arus dari tegangan total yang didapat dibagi dengan total resistansi pada masing-masing zona atraktif. Dari nilai arus tersebut diperoleh radius bola bergulir sebenarnya. Probabilitas sambaran petir pada level I sistem proteksi dapat diketahui dengan menhitung luas area sambaran dibandingkan dengan luas total bola bergulir pada wilayah atraktif, sehingga diketahui persentase level perlindungannya. Dengan nilai maksimum adalah 99%.
Rancang Bangun Prototype Solar Tracker untuk Optimalisasi Pengisian Battery pada Solar Home System Dewi Lusiana; Aji Brahma Nugroho; Bagus Setya Rintyarna
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v6i2.3396

Abstract

Solar home system sebagai alternatif penyediaan energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga sudah mulai banyak digunakan baik sebagai pemasok energi utama maupun pemasok energi pendukung. Sebagai pemasok energi pendukung, di kota-kota besar solar home system sudah banyak digunakan, misalnya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik sistem pemanas air. Solar home system sebenarnya adalah sistem pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas kecil. Komponen utamanya adalah panel surya yang merubah energi foton dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Efisiensi panel surya berbahan silikon yang biasa digunakan adalah 12 sampai dengan 14 persen untuk monokristalin dan 10 sampai 12 persen untuk polikristalin. Dengan efisiensi tersebut, pada penelitian ini diusulkan rancang bangun sebuah alat untuk meningkatkan tingkat penyerapan energi foton dari cahaya matahari pada panel surya. Tingkat penyerapan energi akan mencapai maksimum jika panel berada tegak lurus terhadap arah pancaran cahaya matahari. Alat yang dirancang terdiri dari sebuah detektor cahaya yang dirancang dengan menggunakan Light Dependent Resistor. Komponen pengendali utama yang bertugas melakukan komputasi untuk menentukan arah pancaran cahaya matahari adalah Mikrokontroller AT Mega 8535. Mikrokontroller selanjutnya juga berfungsi untuk menggerakkan Modul Menggerak Panel yang dirancang dengan motor dc sedemikian sehingga selalu bisa menyesuaikan arah panel agar terus tegak lurus terhadap arah pancaran cahaya matahari.
Perancangan Sistem Monitoring Pada Hidroponik Selada (Lactuca Sativa L.) Dengan Metode NFT Berbasis Internet of Things (IoT) Agung Prasetyo; Aji Brahma Nugroho; Herry Setyawan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 4, No 2 (2022): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v4i2.6102

Abstract

Hidroponik adalah teknik bercocok tanam dengan menggunkan media tanam air. NFT merupakan salah satu metode yang efektif untuk tanaman hidroponik, tetapi dalam metode ini sirkulasi nutrisi harus mengalir secara terus menerus. Pompa dalam metode ini menyala setiap saat dan pemilik harus selalu memantau nutrisi pada tandon. Pada umumnya masyarakat perkotaan mempunyai sedikit waktu untuk memantau hidroponik yang di milikinya karena faktor pekerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut munculah sebuah pemikiran, untuk merancang sistem monitoring Nutrisi, pH air, suhu hidroponik dengan Metode NFT (Nutrient Film Technique) pada tanaman selada (Lactuca Sativa L.) berbasis Internet of Things (IoT). Sehingga petani hidroponik dapat memantau hidroponiknya dari jarak jauh dengan menggunakan aplikasi Blynk android. Hasil dari pembuatan alat di dapatkan data rata-rata waktu respon pembacaan Blynk yaitu 125,7 ms sedangkan rata – rata waaktu respon pembacaan sensor yaitu 58,4 ms. Waktu respon konektifitas pada saat login dan logout memiliki selisih rata – rata yaitu 4,3 s. Dimana respon waktu login lebih lama di bandingkan dengan logout.
Penentuan Faktor Koreksi Panjang Loncatan Hidrolik pada Kolam Peredam Energi Tipe Bucket Nanang Saiful Rizal; Aditya Surya Manggala; Mokh Hairul Bahri; Nely Ana Mufarida; Hardian Oktavianto; Habibatul Azizah Al Faruq; Dewi Lusiana; Agung Nilogiri; Aji Brahma Nugroho; Sofia Ariyani
Jurnal Teknik Sipil Vol 30 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2023.30.1.8

Abstract

Abstrak Pada kolam olak tipe bucket, jari-jari (R) mempengaruhi loncatan hidrolik. Faktor koreksi panjang loncatan yang dipengaruhi oleh jari-jari kolam bucket. Nilai tersebut dapat digunakan menentukan panjang atau luas area pengamanan hilir sungai agar tidak terjadi tergerusan. Uji model fisik dilakukan dengan flum, panjangnya 4,1 m, lebar flume 0,15 m dan tinggi flume 0,24 m. Maka 3 variasi jari-jari kolam olak yaitu R1 = 6 cm, R2 = 7 cm dan R3 = 8 cm kemudian dialirkan air dengan 27 variasi percobaan. Diukur tinggi muka air diatas mercu bendung (Hd), saat meloncat (y1), setelah meloncat (y2) dan panjang loncatan hidrolik (Lj), didapatkan tinggi air saat meloncat (y1) dan bilangan Froude (Fr). Dengan memodifikasi persamaan Silvester (σ = 3,0 dan Ƞ = 1,17). panjang loncatan hidrolik mendekati hasil observasi dengan tingkat kesalahan relatif ΔE = 25,8%, NSE = 0,9, MAE = 6,0 dan RMSE = 3,1. Kata-kata Kunci: Kolam olak, tipe bucket, loncatan hidrolik, bilangan froude. Abstract In a bucket type still pond, radius (R) affects the hydraulic jump. The jump length correction factor is affected by the bucket pool radius. This value can be used to determine the length or area of the river downstream safeguard area so that erosion does not occur. The physical model test was carried out with a flume, the length of which was 4.1 m, the flume width was 0.15 m and the flume height was 0.24 m. Then 3 variations of the radius of the stilling pond, namely R1 = 6 cm, R2 = 7 cm and R3 = 8 cm then water was flowed with 27 experimental variations. Measured the water level above the crest of the weir (Hd), when jumping (y1), after jumping (y2) and the length of the hydraulic jump (Lj), obtained the water height when jumping (y1) and the Froude number (Fr). By modifying Silvester's equation (σ = 3.0 and Ƞ = 1.17). hydraulic jump length is close to the observed results with relative error rates ΔE = 25.8%, NSE = 0.9, MAE = 6.0 and RMSE = 3.1. Keywords: Stilling pond, bucket type, hydraulic jump, froude number. Abstract In a bucket type still pond, radius (R) affects the hydraulic jump. The jump length correction factor is affected by the bucket pool radius. This value can be used to determine the length or area of the river downstream safeguard area so that erosion does not occur. The physical model test was carried out with a flume, the length of which was 4.1 m, the flume width was 0.15 m and the flume height was 0.24 m. Then 3 variations of the radius of the stilling pond, namely R1 = 6 cm, R2 = 7 cm and R3 = 8 cm then water was flowed with 27 experimental variations. Measured the water level above the crest of the weir (Hd), when jumping (y1), after jumping (y2) and the length of the hydraulic jump (Lj), obtained the water height when jumping (y1) and the Froude number (Fr). By modifying Silvester's equation (σ = 3.0 and Ƞ = 1.17). hydraulic jump length is close to the observed results with relative error rates ΔE = 25.8%, NSE = 0.9, MAE = 6.0 and RMSE = 3.1. Keywords: Stilling pond, bucket type, hydraulic jump, froude number.    
Design of Hydroponic System Using NFT (Nutrient Film Technique) Method for Lettuce (Lactuca Sativa L.) Plant Irfan Huda; Fitriana Fitriana; Herry Setyawan; Aji Brahma Nugroho
Fidelity : Jurnal Teknik Elektro Vol 5 No 2 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/fidelity.v5i2.152

Abstract

In this study, the hydroponic system for lettuce using the Nutrient Film Technique (NFT) method has been designed. The NFT method is a nutrient delivery method that flows nutrient-containing water and circulates it continuously, so that the roots do not easily rot. The hydroponic system designed in this study uses a DHT11 sensor to detect temperature and a pH sensor to detect pH. In addition, this study also varied the color of the light in the hydroponic system to determine the effect of light color on the growth of lettuce plants. The results of the DHT11 sensor testing showed that the temperature readings were approximately the same as the reference instrument, and the average error in the sensor readings was 1.89%. The average error of the pH sensor was 1.65%, and the average pH sensor value was 1.3%. Based on the measurement of lettuce plant growth, the highest growth was found in plants without using any light, and the widest plant was the one using yellow light with a width of 8.5 cm on day 14. The number of leaves for plants using red and yellow lights was the same, with 8 leaves.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penerimaan dan Penggunaan Aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) dengan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Dewi Lusiana; Aji Brahma Nugroho
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.17137

Abstract

Aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) sangat bermanfaat bagi penggunanya, karena memudahkan penggunanya penggunanya untuk  pelaporan kecelakaan kerja juga peserta bisa mengajukan klaim Jaminan Hari Tua  (JHT) kapanpun dan dimanapun tanpa perlu mengunggah dokumen. Awalnya sebelum ada JMO peserta harus ke kantor Jamsostek, dengan adanya aplikasi JMO sangat memudahkan penggunanya, tidak perlu mengantri dan tidak keluar biaya transportasi, serta hemat waktu. Penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile Online (JMO) menimbulkan reaksi pada diri pengguna atau pemakainya, yaitu berupa penerimaan maupun penolakan. Dalam penelitian ini digunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk mengetahui tingkat penerimaan pengguna terhadap suatu sistem informasi. Tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi JMO berbasis android dengan menggunakan model UTAUT dijelaskan dengan deskripsi variabel penelitian antara lain Performance Expectancy (PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), Facilitating Conditions (FC) dan Use Behavior (UB). Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling pada 100 responden yang telah menggunakan JMO berbasis android. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa PE (Performance Expectancy) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,364 dan nilai C.R. 3,017. EE (Effort Expectancy) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,201 dan nilai C.R. 2,192. SI (Social Influence) berpengaruh signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,282 dan nilai C.R. 2,607. FC (Faciliating Conditions) signifikan terhadap BI (Behavioural Intentions) dengan nilai koefisien sebesar 0,246 dan nilai C.R. 2,729.
Inovasi Produk Limbah Cangkang Telur Menjadi Briket dan Pupuk untuk Meningkatkan Daya Saing Dewi Lusiana Pater; Aji Brahma Nugroho; Agung Nilogiri
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22711

Abstract

Setelah melakukan observasi lapangan, penulis menemukan permasalahan pada Kelompok Peternak Ayam  Darsono yaitu banyaknya cangkang telur yang tidak terolah. Hal ini disebabkan kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam menciptakan inovasi produk baru, kreasi kemasan yang kurang menarik serta terbatasnya manajemen pemasaran berbasis teknologi informasi untuk menjangkau pasar yang lebih luas dalam memasarkan produk. Untuk mengatasi permasalahan ini maka solusi yang ditawarkan adalah perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra.dalam bentuk Inovasi Produk Cangkang Telur Menjadi Produk Briket Dan Pupuk Cair Yang Berdaya Guna. Pembuatan kreasi kemasan yang menarik, serta pemasaran online berbasis teknologi informasi. Dasar pemilihan pelatihan pembuatan produk  briket yaitu dibutuhkannya bahan bakar yang semakin langka. Juga pupuk cair yang dibutuhkan petani. Metode     pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi menjadi lima bagian yaitu penyediaan dokumen standar operasional serta pendampingan pelaksanaannya, program pelatihan dan pendampingan cara mengolah cangkang telur menjadi briket dan pupuk cair. pengemasan dan pelabelan ke dua produk. Serta pelatihan pengetahuan dan ket,ampilan dalam menggunakan e-commerce. Dengan adanya pelatihan pengolahan cangkang telur menjadi briket dan pupuk cair diharapkan akan menambah pengetahuan dan keterampilan anggota mitra untuk berinovasi memproduksi produk baru yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing. serta meningkatkan kesejahteraan anggota mitra
Pemurnian Biogas dari Limbah Kotoran Sapi di PT. Biro Teknik Sinar Baru dengan Metode Absorbsi menggunakan Larutan Kapur Vidiasari, Nadya Rahma; Nugroho, Aji Brahma
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 6, No 1 (2024): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v6i1.16763

Abstract

Gas metana (CH4) yang terkandung pada biogas akan menentukan kualitas dari biogas. Semakin tinggi kadar gas metana (CH4), semakin baik kualitas dari biogas tersebut. PT Biro Teknik Sinar Baru merupakan perusahaan yang telah memiliki digester biogas sendiri dan memanfaatkan biogas yang dihasilkan sebagai bahan bakar memasak. Namun selama ini biogas yang dimanfaatkan oleh PT. Biro Teknik Sinar Baru masih langsung berasal dari tangki digester biogas tanpa melalui proses pemurnian biogas terlebih dahulu sehingga kadar gas metana yang dihasilkan masih kurang optimal. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pemurnian biogas di PT Biro Teknik Sinar Baru dengan meningkatkan kadar gas metana (CH4) dan menurunkan gas karbondioksida (CO2). Metode yang digunakan yaitu metode absorbsi dengan absorben berupa larutan kapur [Ca(OH)2]. Pada penelitian ini dilakukan variasi massa kapur (CaO) yang digunakan untuk proses pemurnian yaitu 80 gram, 100 gram, 150 gram, 200 gram, dan 250 gram. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar gas metana (CH4) mengalami peningkatan setelah proses pemurnian. Prosentase peningkatan kadar gas metana setelah dilakukan pemurnian adalah 184%-395% ketika massa kapur (CaO) 80 gram, 248%-441% ketika massa kapur (CaO) 100 gram, 281%-473% ketika massa kapur (CaO) 150 gram, 248%-441% ketika massa kapur (CaO) 100 gram, 317%-534% ketika massa kapur (CaO) 200 gram, dan 30%-146% ketika massa kapur (CaO) 250 gram
Rancang Bangun Sistem Pengujian Performa Magneto Pesawat Cessna 172SP Huda, Choirul; Setyawan, Herry; Nugroho, Aji Brahma; Iswahyudi, Iswahyudi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 6, No 2 (2024): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v6i2.21008

Abstract

Magneto is a component that plays an important role in the combustion performance of the Cessna 172SP aircraft engine. Component magneto maintenance is rarely carried out except when there is a failure in the combustion system, there is a 50 rpm drop difference from the two magneto which exceeds the limit magneto drop according to the reference book, a malfunction of the condenser, and a change in the timing angle on magneto which affects performance magneto cessna 172sp. The purpose of this research is to obtain the design of magneto cessna 172SP performance testing system. The research method used is to make prototype design designs that use voltage sensors, rpm sensors and temperature sensors. The faster the magnetic flux changes the greater the voltage induced in the coil. The greater the input electrical power that enters the DC motor, the greater the Rpm produced. Temperature tends to change in value due to the heat that arises in the coil due to changes in electrical energy into heat energy. It can be said that the temperature produces a constant relative value at 27°C with the value of the output voltage generated by delco. The input voltage can provide the desired rpm rotation variation, where the higher the input voltage is given, the greater the resulting output voltage will be. The relationship between the input voltage and the rpm motor rotation can provide a magnetic motor rotation torque.