Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Interaksi Pemberian Pupuk Kandang dan Trichoderma sp Terhadap Pertumbuhan Bibit Eucalyptus Pellita Sarina, Wike; Azwin, Azmin; Suhesti, Eni
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v4i1.17370

Abstract

Eucalyptus sp merupakan jenis tanaman yang dikembangkan dalam pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam memenuhi kebutuhan kayu serat untuk industri pulp dan kertas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan bibit di persemaian yaitu dengan memberikan pupuk kandang dan Trichoderma sp yang seimbang pada media tanam. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pupuk kandang dan mikroorganisme Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan bibit Eucalyptus pellita. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap, faktor pertama: K0= Kontrol; K1= Dosis pupuk kandang 50 gr/polibag; K2= Dosis pupuk kandang 100 gr/polibag; K3= Dosis pupuk kandang 150 gr/polibag. Faktor kedua: T0=Kontrol; T1=Dosis Trichoderma sp 15 gr/polibag; T2=Dosis Trichoderma sp 30 gr/polibag; T3= Dosis Trichoderma sp 45 gr/polibag. Hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk kandang dapat meningkatkan tinggi, diameter, jumlah daun, dan panjang akar bibit Eucalyptus pellita. Trichoderma sp. juga memiliki dampak positif pada pertumbuhan bibit, khususnya tinggi, diameter, dan panjang akar, serta jumlah daun dalam beberapa kasus. Kombinasi optimal adalah 100 gr pupuk kandang dan 15 gr Trichoderma sp. untuk pertumbuhan tinggi, dan 100 gr pupuk kandang dan 30 gr Trichoderma sp. untuk pertumbuhan diameter dan panjang akar terpanjang bibit Eucalyptus pellita.
Pengusahaan Lebah Madu Kelulut bagi Pengurus Masjid Ash-Shiddiq Pekanbaru Hadinoto, Hadinoto; Suhesti, Eni; R.A, Dodi Sukma; Suwarno, Eno; Prasetyaningsih, Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.1156

Abstract

Beternak lebah madu jenis kelulut (Trigona sp) dapat dilakukan dengan relatif mudah oleh masyarakat. Lebah kelulut yang diternakkan dapat menghasilkan madu dengan harga cukup tinggi.  Beternak lebah madu kelulut membutuhkan pengetahuan dan keterampilan.  Pengetahuan yang perlu dimiliki adalah biologi lebah dan sumber pakannya.  Sedangkan keterampilan yang harus dimiliki adalah teknik pemeliharaan dan pemanenan.  Tim IbM Fakultas Kehutanan dan Sains  Universitas Lancang Kuning  memberikan kegiatan pelatihan dan pendampingan.  Kemitraan antara tim pengabdian dengan pengurus masjid diharapkan akan meningkatkan penghasilan pengurus masjid Ash-Shiddiq.  Permasalahan mitra: masih terbatas pengetahuannya tentang budidaya lebah madu Trigona sp.; masih terbatas pengetahuannya tentang jenis tanaman yang ditanam sebagai sumber pakan lebah; belum memiliki bibit tanaman sebagai sumber pakan lebah.  Terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang konsep budidaya lebah madu; mitra memiliki keterampilan dalam melakukan budidaya lebah madu; itra memiliki kemampuan untuk memanen lebah madu; mitra memiliki kemampuan memilih dan menanam jenis tanaman yang sesuai sebagai sumber pakan lebah madu.   Tahapan kegiatan IbM antara lain : sosialisasi, praktek, pendampingan dan evaluasi kegiatan.  Terjadi peningkatan pengetahuan mitra sebesar rata-rata 58%.  Nilai peningkatan pengetahuan mitra termasuk cukup baik. 
Pengolahan Yoghurt dan Madu untuk Pemberdayaan Perempuan Suhesti, Eni; Ningsih, Ambar Triratna; Prastyaningsih, Sri Rahayu; Hadinoto, Hadinoto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.2000

Abstract

Mitra dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu yang bergabung dalam kelompok pengajian di Jalan Umban Sari RT.01 RW 10 Kelurahan Umban Sari Rumbai Pekanbaru Yoghurt merupkan makanan yang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, yaitu melawan mikroorganisme jahat di dalam usus dan memeperlancar pencernaan.  Pembuatan yoghurt dan pengolahannnya dengan menggunakan campuran madu dan bahan-bahan lain dapat dilakukan dengan mudah oleh perempuan yang menjadi mitra kegiatan. Permasalahan mitra adalah : 1) masih terbatas pengetahuannya tentang manfaat yoghurt dan madu, 2) pengetahuan mitra masih terbatas tentang cara pembuatan yoghurt, 3) belum memiliki keterampilan dalam pembuatan dan pengolahan yoghurt dengan menggunakan madu dan bahan-bahan lainnya. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah penyuluhan dan pelatihan. Pelatihan diterapkan dengan tujuan mitra mampu membuat dan mengolah yoghurt menjadi beragam olahan makanan atau minuman yang sehat dan lezat. Hasil yang dicapai dalam kegiatan penyuluhan adalah mitra meningkat pengetahuannya secara signifikan tentang yoghurt dan madu, serta manfaat dan kegunaannya. Mitra juga telah terampil dalm pembuatan dan peracikan yoghurt dan madu untuk konsumsi maupun untuk perawatan kulit.
Kualitas Dan Preferensi Konsumen Terhadap Madu Lebah Apis Mellifera L. Dan Apis Dorsata F. Suhesti, Eni; Roni, Yogi; Yanti, Rina Novia; Ningsih, Ambar Triatna; Hadinoto
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 41 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jphh.2023.766

Abstract

The availability of honey for the people of Indonesia is met by harvesting in nature from Apis dorsata (A. dorsata) bees and livestock bees. One of the bees that is often bred is Apis mellifera (A. mellifera). Consumer considerations in choosing honey are largely determined by the quality and their preferences for the honey. This paper evaluates: 1) the quality of honey from A. mellifera and A. dorsata bees according to the standard of SNI 8664-2018, 2) the comparison of consumer preferences for the two types of honey. Honey samples were taken from harvesters in Sungai Rawa Village, Sungai Apit District, Siak Regency, and packaged in sealed bottles. The honey quality testing method is guided by SNI 8664-2018. The comparison of consumer preferences was carried out using the hedonic method using 50 panelists. The comparison of the quality of each type of honey in accordance to the SNI was descriptively analyzed. Consumer preferences were compared using a two-sample t-test. The results showed that only ash content and water-insoluble solids in A. mellifera honey met the requirements of SNI 8664-2018. Meanwhile, acidity, ash content, and water-insoluble solids of A. dorsata honey met the quality requirements of the standard. Consumer preference was higher for A. mellifera honey for color and viscosity, but for aroma, A.dorsata honey had a higher preference. Meanwhile, the taste variable and the overall level of consumer preference did not differ between the two types of honey.
Konservasi Lingkungan bagi Siswa Madrasah Tsanawiyah di Kota Pekanbaru Hadinoto, Hadinoto; Suhesti, Eni; Sukma RA, Dodi; Akbar, M. Azhari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2666

Abstract

Konservasi lingkungan adalah upaya untuk melindungi, memelihara, dan mengelola sumber daya alam serta ekosistem agar tetap lestari yang dapat dinikmati oleh generasi saat ini dan masa depan.  Konservasi lingkungan hidup di masyarakat adalah serangkaian tindakan yang diambil oleh individu, kelompok, atau lembaga untuk melindungi, memelihara, dan mengelola lingkungan hidup agar tetap lestari dan sehat. Hal ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh anggota masyarakat termasuk di dalamnya para siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam upaya untuk mengurangi dampak negatif aktivitas manusia terhadap alam serta mempromosikan praktik-praktik yang berkelanjutan.  Mereka merupakan generasi masa depan yang akan mewarisi bumi ini, dan pemahaman mereka tentang pentingnya melestarikan lingkungan sangatlah vital.  Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendidikan lingkungan luar kelas bagi siswa sekolah dasar. Metode yang diberikan adalah penyuluhan dan pendampingan. Kegiatan konservasi lingkungan bagi siswa MTs dapat melibatkan beberapa aspek penting: kesadaran lingkungan; pengetahuan dan pemahaman; perilaku dan kebiasaan; kurikulum sekolah; sumber daya dan dukungan; partisipasi dan keterlibatan; kemitraan dan jaringan; evaluasi dampak dan efektivitas.  Berdasar hasil kegiatan, mitra meningkat pengetahuannya tentang konsep konservasi lingkungan sebesar 19,05%.  Nilai peningkatan pengetahuan mitra termasuk cukup baik.  Mitra memiliki keterampilan dalam melakukan kegiatan konservasi lingkungan.  Kesimpulan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra.
Pestisida Organik Berbahan Tanaman Rempah/Obat Sebagai Solusi Untuk Organisme Pengganggu Tanaman Eni Suhesti; Hadinoto; Sukma, Dodi
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/0rss0h19

Abstract

Abstrak Permasalahan yang paling sering terjadi pada kegiatan budidaya tanaman adalah serangan organisme pengganggu tanama. Penggunaan pestisida organik yang berbahan baku beberapa jenis bagian tanaman seperti Tanaman Rempah dan Obat dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Petani yang mengalami permasalahan termasuk petani yang berada di Jalan Sepakat Kelurahan Okura Kota Pekanbaru yang menjadi mitra dalam kegitan pengabdian ini. Permasalahan mitra adalah : 1)Mitra masih terbatas pengetahuannya tentang pestisida organik, dan 2) Mitra masih terbatas pengetahuannya tentang tata cara pembuatan dan penerapan pestisida organik. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut yaitu : 1) Sosialisasi tentang pestisida organik dan bahan-bahan yang akan dibuat serta kegunaannya, 2) Pelatihan pembuatan dan cara aplikasi pestisida organik. Hasil dari kegiatan adalah pemahaman mitra tentang materi yang diajarkan menunjukkan bahwa semua mitra meningkat pengetahuan dan pemahamannya dan mitra telah mampu membuat pestisida organik.
Planting as an Environmental Conservation in Pulau Semut Nature Tourism Object, Pekanbaru: Penanaman sebagai Upaya Konservasi Lingkungan di Objek Wisata Alam Pulau Semut, Pekanbaru Ikhsani, Hanifah; Eno Suwarno; Dodi Sukma RA; Eni Suhesti; Ambar Tri Ratnaningsih
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.21993

Abstract

As a coastal area, Pulau Semut Nature Tourism Object is susceptible to environmental degradation. Therefore, it is imperative to implement conservation strategies to preserve the surrounding ecosystem, guarantee the sustainability of ecotourism, and preserve the buffer zone. This activity aims to expand partner knowledge regarding coastal environmental conservation and the planting of fruit tree seeds. The activities carried out included socialization regarding planting and environmental conservation, the planting of fruit plant seeds, the provision of trash bins, and the evaluation of partners. Following the service, there was a 47% increase in partner knowledge of planting activities as an effort to conserve the coastal environment. Partners already demonstrated proficiency in planting trees, with a 100% survival rate for seedlings. The success of this planting can be attributed to the utilization of quality seeds, proper planting and maintenance techniques.