Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Perbandingan Kinerja Ruas Jalan Lintas Balam KM 35 Akibat Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Alfayed, M. Noval; Setiani, Yulia; Jusi, Ulfa
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kinerja yang dialami pada ruas Jalan Lintas Balam KM 35 karena adanya pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). SPBU yang dibangun direncanakan memiliki 4 dispenser, dan tergolong bangkitan sedang berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 17 Tahun 2021. Penelitian ini juga menganalisis kinerja ruas jalan sebelum dan sesudah adanya SPBU. Analisis kinerja ruas jalan berpedoman pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023. Hasil analisis menunjukan bahwa kinerja ruas Jalan Lintas Balam KM 35 tahun dasar (2024) tanpa SPBU memiliki tingkat pelayanan (LoS) B, dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) 0,62. Kinerja ruas jalan pada tahun rencana (2025) dengan pembangunan masa konstruksi memiliki tingkat pelayanan (LoS) B, dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) 0,68. Kinerja ruas jalan pada tahun rencana (2025) dengan pembangunan masa operasional memiliki tingkat pelayanan (LoS) C, dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) 0,72. Kesimpulannya dengan adanya pembangunan SPBU, kinerja ruas Jalan Lintas Balam KM 35 mengalami penurunan tingkat pelayanan (LoS) satu tingkat dari B ke C
Analisis Penurunan Subgrade Tanah Lunak Menggunakan Perkuatan Mortar Foam dengan Metode Numerik Jusi, Ulfa; Pratikso, Pratikso; Maizir, Harnedi
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.279

Abstract

Tanah lunak subgrade pada konstruksi jalan akan menimbulkan permasalahan jika tidak dilakukan perbaikan terhadap daya dukungnya. Karena daya dukung yang baik subgrade akan dapat memikul beban yang terdapat diatasnya. Perilaku timbunan terhadap beban yang diterimanya akan mempunyai pengaruh terhadap penurunan. Kondisi penurunan pada subgrade juga dipengaruhi keadaan cuaca disekitarnya, yang kadang kala terjadi genangan air (banjir). Alternatif yang dilakukan antara lain dengan melakukan perkuatan terhadap tanah lunak subgrade. Salah satunya dengan menambahkan lapisan perkuatan mortar busa. Mortar busa adalah material ringan yang yang terdiri dari campuran semen, pasir dan foam dengan densitas 0,8 Mpa unuk lapisan bawah dan subgrade. Penelitian ini bertujuan mengetahui penurunan yang terjadi pada tanah lunak subgrade dengan perkuatan mortar busa tebal 20 cm berdasarkan analisa numerik Plaxis 2D versi 2023 dalam kondisi subgrade kering dan kondisi subgrade terendam air. Pembebanan terpusat dilakukan secara bertahap dengan variasi 0 kN, 5 kN. 10 kN, 15 kN dan 20 kN. Ketebalan tanah dasar subgrade 60 cm. Hasil analisa menunjukkan bahwa mortar busa dapat memperkecil penurunan yang terjadi akibat variasai beban yang diberikan. Penurunan yang terjadi pada kondisi subgrade tergenang air adalah sebesar 0,988 mm dan pada kondisi kering sebesar 0,961 mm. Artinya terjadi kenaikan angka penurunan sebesar 2,7 % disebabkan adanya genangan air pada permukaan subgrade. Penurunan yang terjadi < 20 mm masih memenuhi spesifikasi kriteria untuk kelas jalan I,.dalam Panduan Geoteknik 4 tahun 2002
Analisis Stabilitas dan Durabilitas Asphalt Concrete-Binder Course Terhadap Penambahan Limbah Kantong Plastik Rahmadi, Rahmadi; Haniza, Sjelly; Jusi, Ulfa; Rini, Silfia
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.225

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur dasar yang sangat penting untuk menggerakkan perekonomian daerah maupun nasional. Salah satu jenis lapis perkerasan yang umum digunakan adalah Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC). Kantong plastik banyak digunakan oleh masyarakat sebagai wadah, namun penggunaannya menyebabkan timbunan limbah yang sulit terurai. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak tumpukan limbah tersebut, dilakukan penelitian dengan mencampurkan kantong plastik ke dalam campuran aspal AC-BC. Tujuan penggunaan limbah kantong plastik ini adalah untuk meningkatkan daya lekat dan kekentalan campuran aspal. Penelitian ini menggunakan jenis aspal pen 60/70, dengan desain campuran AC-BC yang memvariasikan penambahan limbah kantong plastik sebesar 2,5%, 5%, dan 7,5%. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penambahan limbah kantong plastik terhadap nilai marshall menggunakan standar Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Hasil penelitian menunjukkan kadar aspal optimum campuran AC-BC yang diperoleh 5,3%. Uji Marshall untuk campuran AC-BC dengan penambahan limbah plastik menunjukkan peningkatan pada nilai Void Filled with Asphalt (VFA), Stabilitas, Marshall Quotient (MQ), serta durabilitas seiring dengan peningkatan kadar limbah plastic yang diberikan. Sebaliknya, nilai Flow, Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void in Mixture (VIM) mengalami penurunan. Berdasarkan hasil uji Marshall dari variasi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penambahan limbah plastik sebesar 2,5% dan 5% dapat dijadikan sebagai alternatif pada campuran AC-BC.