Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Evaluasi Kondisi Permukaan Jalan Dengan Metode IRI (Internasional Roughness Index) dan Metode SDI (Surface Distress Index) Pada Jalan Pesantren Kecamatan Tenayan Raya Musema, Virananda Oktaviana; Rahmat, Hendri; Putri, Lusi Dwi
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.262

Abstract

Jalan Pesantren Kecamatan Tenayan Raya memiliki beberapa kerusakan pada ruas jalan, sehingga pengguna jalan sering mengalami kecelakaan akibat kerusakan jalan, oleh karena itu, diperlukan evaluasi kondisi permukaan pada Jalan Pesantren Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru agar diketahui jenis kerusakan dan penanganan yang harus ditepat di jalan Pesantren Kecamatan Tenayan Raya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kondisi permukaan jalan dan jenis penanganan kerusakan di Jalan Pesantren Kecamatan Tenayan Raya. Metode penelitian berdasarkan pada metode IRI (Internasional Roughness Index) menggunakan aplikasi roadroid dan metode SDI (Surface Distress Index). Hasil penelitian dengan menggunakan metode IRI didapatkan nilai sebesar 4,14 dalam kondisi sedang dengan jenis penanganan pemeliharaan berkala dan metode SDI didapatkan nilai sebesar 62,11 dalam kondisi sedang dengan jenis penanganan pemeliharaan rutin. Kesimpulan pada metode IRI dalam kondisi baik sebesar 79%, dalam kondisi sedang sebesar 10%, kondisi rusak ringan sebesar 11%. Pada metode SDI hasil yang didapatkan yaitu pada kondisi baik sebesar 71%, kondisi sedang sebesar 3%, kondisi rusak ringan 26% dan jenis penanganan dari analisis tersebut yaitu dalam kondisi baik jenis penanganannya pemeliharaan rutin, dalam kondisi sedang jenis penanganannya pemeliharaan rutin dan kondisi rusak ringan jenis penanganan pemeliharaan berkala. Kata Kunci: Internasional roughness index, jalan pesantren, kondisi permukaan jalan, surface distress index
Perbandingan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI) Terhadap Kerusakan Jalan (Studi Kasus: Sp. Panam – Sp. Air Hitam Pekanbaru) Aldo, Aldo Dwi Jefril; Zainuri; Rahmat, Hendri
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.264

Abstract

Ruas jalan Sp. Panam - Sp. Air Hitam (Pekanbaru) merupakan jalan Arteri Primer dengan panjang ruas 3,50 km dan lebar 7 m yang merupakan jalan Nasional dengan jenis perkerasan lentur. Fenomena kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Sp. Panam - Sp. Air Hitam adalah kerusakan seperti retak, berlubang, dan bergelombang akibat dilalui oleh truk atau kendaraan berat yang melebihi kapasitas (overload) dimana kelebihan muatan dilarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan dan jenis penanganan kerusakan jalan dengan menggunakan metode International Roughness Index (IRI) dengan alat ROMDAS Laser Profilometer dan metode Surface Distress Index (SDI) dengan cara visual. Hasil kondisi jalan yang didapatkan berdasarkan metode IRI adalah kondisi baik sebesar 91%, kondisi sedang sebesar 6%, kondisi rusak ringan sebesar 3%, dan kondisi berat 0% sedangkan metode SDI adalah kondisi baik sebesar 86%, kondisi sedang sebesar 11%, kondisi rusak ringan sebesar 3% dan kondisi berat 0%. Penanganan yang didapatkan berdasarkan kombinasi kondisi dari metode IRI dan SDI adalah kondisi baik dengan jenis penanganan pemeliharaan rutin, kondisi sedang dengan pemeliharaan rutin, dan kondisi rusak ringan dengan jenis penanganan berkala. Peneliti menyarankan agar melakukan penelitian serupa dengan metode yang berbeda.
Peningkatan Kinerja Simpang Bersinyal pada Simpang Panam Pekanbaru S, Yohana; Rahmat, Hendri; Lubis, Fadrizal
SAINSTEK Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i1.301

Abstract

Menurut BPS Kota Pekanbaru 2023, populasi kota Pekanbaru mencapai 1,123 juta jiwa pada tahun 2023 dan laju pertumbuhan 2,99%, terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan, terutama di kawasan komersial seperti Simpang Panam. Simpang ini menghubungkan empat ruas jalan utama dengan karakteristik geometrik berbeda dan berfungsi sebagai simpang bersinyal dengan empat fase terlindung. Data survei awal menunjukkan waktu siklus sinyal sebesar 208 detik yang melebihi standar PKJI 2023 yaitu 80-130 detik untuk pengaturan 4 fase, mengakibatkan antrian kendaraan panjang, terutama di Jalan Garuda Sakti. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja simpang bersinyal Simpang Panam dan menganalisis dampak pelebaran Jalan Garuda Sakti terhadap peningkatan kinerja simpang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Hasilnya kondisi eksisting memiliki derajat kejenuhan rata-rata 0,92, panjang antrian adalah 399 m pada Jalan Garuda Sakti, tundaan rata-rata simpang sebesar 67,26 tingkat pelayanan kategori F, yang menunjukkan kinerja simpang sudah tidak layak. Solusi berupa pelebaran Jalan Garuda Sakti mampu menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,83, panjang antrian menjadi 64 m, tundaan menjadi 25,92 det/smp dan meningkatkan tingkat pelayanan menjadi kategori D. Dapat disimpulkan perubahan yang terjadi cukup signifikan namun belum stabil, sehingga bisa disarankan untuk mengkombinasikan dengan solusi peningkatan lainnya.