Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi calon jamaah umrah pada pelayanan vaksinasi meningitis meningococcus di kantor kesehatan pelabuhan kelas II panjang listina, febria; maritasari, dwi yulia; pratiwie, setri endah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.725 KB) | DOI: 10.35842/formil.v5i1.303

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. Berdasarkan laporan Surveilans Kasus penyakit Tidak Menular dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kejadian hipertensi di Provinsi Lampung telah mencapai 62,41%. Data yang tercatat selama periode bulan Januari – Maret 2019 di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang yakni sebanyak 398 calon jamaah umrah yang menderita hipertensi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan desain cross sectional study, populasi pada penelitian ini adalah 398 calon jamaah umrah.Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan menggunakan rumus slovin dan didapatkan 80 calon jamaah umrah. Pengumpulan data diperoleh menggunakan kuesioner dan analisis hubungan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mengalami hipertensi sebanyak 64 orang (80,00%) sedangkan yang tidak hipertensi sebanyak 16 orang (20,00%). Hasil uji statisticmenunjukkan bahwa umur (p=0,007), jenis kelamin (p=0.228), genetik (p=0,027), aktivitas fisik (p=0,000), stress (p=0.021) dan kepatuhan minum obat (p=0,009).Jadi disimpulkan bahwa ada hubungan umur, genetik, aktivitas fisik, stress dan kepatuhan minum obat dengan kejadian hipertensi calon jamaah umrah sedangkan yang tidak memiliki hubungan yaitu jenis kelamin dengan kejadian hipertensi calon jamaah umrah pada pelayanan vaksinasi meningitis meningococcus di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang. Dengan demikian calon jamaah umrah yang menderita hipertensi selama pelaksanaan vaksinasi meningitis meningococcus diharapkan untuk terus mengontrol tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, jenis kelamin, genetik, aktivitas fisik, stress dan kepatuhan minum obat terhadap kejadian hipertensi calon jamaah umrah pada pelayanan vaksinasi meningitis meningococcus di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang. 
The Contradiction of Obesity Incidence Based on Sleep Duration in Adolescents Maritasari, Dwi Yulia; Baharza, Satria Nandar; Listina, Febria
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.418 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.184

Abstract

Obesity is an abnormal state of excess body fat where obesity that occurs in adolescence increases the risk of obesity as an adult and causes several health problems. This study aims to differ the proportion of obesity incidence based on sleep duration in high school adolescents in the Tanah Abang District, Central Jakarta. The study design was cross sectional, sampling using the simple random sampling method, and a total sample of 100 students. Data analysis included univariate and bivariate analysis with chi-square tests. The results showed that respondents categorized as obese based on Body Mass Index (BMI) were 37 (37 percent) adolescents, and respondents categorized as obese was based on Body Fat Percent (PLT) of 32 (32 percent) adolescents. There is a difference in the proportion of obesity incidence based on sleep duration in adolescents (p value = 0.003, OR = 5.79). Adolescents should improve their sleep patterns according to the recommended duration to prevent obesity, which is at least 7 hours a day. ABSTRAKObesitas merupakan keadaan kelebihan lemak tubuh yang abnormal dimana obesitas yang terjadi pada masa remaja meningkatkan risiko obesitas saat dewasa dan menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan perbedaan proporsi kejadian obesitas berdasarkan durasi tidur pada remaja SMA di Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat. Desain penelitian adalah cross sectional, pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, dan total sampel sebanyak 100 siswa. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang dikategorikan obesitas berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebanyak 37 (37 persen) remaja, dan responden yang dikategorikan obesitas berdasarkan Persen Lemak Tubuh (PLT) sebanyak 32 (32 persen) remaja. Ada perbedaan proporsi kejadian obesitas berdasarkan durasi tidur pada remaja (pvalue = 0,003, OR = 5,79). Sebaiknya remaja memperbaiki pola tidur sesuai dengan durasi yang dianjurkan agar mencegah terjadinya obesitas yaitu minimal 7 jam sehari.
EVALUASI STRATEGI PEMENUHAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN SESUAI STANDAR DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DI PROVINSI LAMPUNG Yusepa, Reni; Noviansyah, Noviansyah; Maritasari, Dwi Yulia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i2.12419

Abstract

Abstrak: Evaluasi Strategi Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Sesuai Standar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Provinsi Lampung. Pada 317 Puskesmas di Provinsi Lampung ada 206 puskesmas yang belum lengkap jenis tenaga kesehatannya yaitu dibawah 60%. Dampak kurangnya jumlah SDMK akan mempengaruhi kualitas mutu pelayanan di puskesmas, capaian pemenuhan kebutuhan SDMK masih rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui secara mendalam evaluasi strategi pemenuhan kebutuhan SDMK sesuai standar di fasilitas kesehatan tingkat pertama Provinsi Lampung tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian secara purposive sampling berjumlah 9 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa latar belakang pemenuhan kebutuhan SDMK di fasilitas kesehatan tingkat pertama di Provinsi Lampung capaiannya masih rendah dikarenakan pendistribusian tenaga kesehatan tidak merata. SDM secara kualitas dan kuantitas belum tercukupi karena masih ada kekosongan terutama dokter gigi. Sarana dan prasarana belum terpenuhi, Metode usulan menggunakan aplikasi renbut, pendanaan bersumber dari dana APBD, APBN dan BLUD. Pelaksanaan program sudah sesuai dengan SOP, monitoring program sudah berjalan dengan baik, hambatan dalam program ini tidak ada pendidikan/pelatihan khusus untuk manajemen SDMK. Capaian pemenuhan kebutuhan SDMK di Puskesmas masih rendah karena ada kekosongan tenaga dokter gigi, farmasi, tenaga kesehatan masyarakat dan rekam medis.
H Hubungan Pengetahuan dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Balita Adi Ningsih, Septi; Pratiwi Putri, Dian Utama; Maritasari, Dwi Yulia
An Idea Health Journal Vol 4 No 02 (2024)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v4i02.219

Abstract

Diarrhea is an endemic disease that has the potential to cause Extraordinary Events and is still a contributor to the death rate in Indonesia, especially among children under five. This research aimed to determine the relationship between knowledge and personal hygiene with the incidence of diarrhea in toddlers in the working area of the Labuhan Ratu Health Center. This type of research is quantitative, using a cross-sectional research design. The sample in this study was 100 mothers with toddlers who were obtained from sample calculations using proportion estimation. Data was collected using a questionnaire, the data collection technique used purposive sampling, and the data was then analyzed using the chi-square test. The research showed that 50 toddlers had diarrhea in the last month. Most respondents' knowledge was not good 64 (64.0%), and most personal hygiene was not good 74 (74.0%). Based on the results of the chisquare test carried out on the knowledge variable, a p-value of 0.532 was obtained (< 0.05), then the results of the chi-square test carried out on the personal hygiene variable obtained a p-value of 0.043 (< 0.05). In conclusion, a significant relationship exists between personal hygiene and the incidence of diarrhea. Advice for mothers to actively attend or participate if there are outreach activities organized by health workers from the Community Health Center, especially education about preventing diarrhea.
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PASIEN DALAM PROGRAM INOVASI NGOPI MASEH DENGAN PENGOBATAN HIPERTENSI SESUAI STANDAR Aprilia B, Elvira; Nurdiansyah, Tubagus Erwin; Maritasari, Dwi Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34453

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular tertinggi di Puskesmas Way Halim. Dampak hipertensi jika tidak diatasi dengan cepat dapat mengakibatkan stroke, gagal ginjal, dan jantung koroner. Cakupan pelayanan hipertensi sesuai standar di Puskesmas Way Halim 3 tahun terakhir, pada tahun 2021 dengan 37,3%, pada tahun 2022 dengan 100% dan pada tahun 2023 dengan 64,63%. Upaya penurunan hipertensi dilakukan suatu program ngopi maseh untuk meningkatkan pengobatan pelayanan hipertensi sesuai standar. Tujuan penelitian untuk menentukan hubungan antara keikutsertaan pasien dalam program inovasi ngopi maseh dengan pengobatan hipertensi sesuai standar di Puskesmas Way Halim Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini pasien hipertensi di Puskesmas Way Halim sebanyak 82 pasien yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian pengobatan hipertensi sebagian besar sudah sesuai standar sebanyak 52 pasien (63,4%) dan tidak sesuai 30 pasien (36,6%). Keikutsertaan pasien program ngopi maseh sebagian besar sudah optimal yaitu 45 pasien (54,9%) dan tidak optimal 37 pasien (45,1%). Nilai p value 0,006 dan nilai OR 4,11 menunjukkan ada hubungan keikusertaan pasien dalam program ngopi maseh dengan pengobatan hipertensi sesuai standar di Puskesmas Way Halim. Sebaiknya puskesmas agar meningkatkan monitoring dan evaluasi serta bekerja sama dengan tokoh masyarakat untuk meningkatkan pasrtisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program ngopi maseh.
Participation in Posbindu PTM and Its Relationship to the Quality of Life of Hypertension Patien Sari, Nova Nurwinda; Listina, Febria; Maritasari, Dwi Yulia; Fitri, Lisa
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 2 (2024): July-December 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i2.5251

Abstract

One of the health problems that has become a serious problem recently is hypertension, which is often referred to as the silent killer because it often occurs without symptoms. Hypertension generally occurs in old age. However, several studies show that hypertension can appear in adolescence and its prevalence has increased in recent years. Many people do not realize this, that hypertension that occurs during adolescence will continue into adulthood and increase the risk of morbidity and mortality. The purpose of this research is to determine the relationship between participation in Posbindu PTM and the quality of life of hypertension sufferers at the Krui Health Center, Pesisir Barat Regency in 2024. A type of quantitative research with an analytical survey research design with a cross sectional approach. Sampling was conducted using purposive sampling with a sample of 95 respondents. The research instrument used was in the form of a questionnaire. This research has been carried out in July 2024 in West Coast Regency. The data analysis used was the spearman's rho test. The results of the study found that there was a relationship between the participation of the PTM posbindu and the quality of life of hypertension patients in the work area of the Krui Health Center with a p-value of 0.000 (p-value < 0.05). Elderly people with hypertension should regularly participate in PTM posbindu activities as an effort to control hypertension and help improve the quality of life of the elderly.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Ispa Pada Pasien Balita Yang Berobat Di Puskesmas Kedondong Aftika, Lilia; Rukmana, Nova Mega; Maritasari, Dwi Yulia
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i1.17954

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Pengetahuan ibu tentang ISPA dan pendidikan ibu berperan penting dalam pencegahan serta pengobatan ISPA pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Kedondong tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA (p-value = 0,027) dan pendidikan ibu dengan kejadian ISPA pada balita. Responden dengan pengetahuan yang kurang baik memiliki peluang lebih besar terkena ISPA. Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan bagi ibu sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian ISPA pada balita.
The Influence of AI (Artificial Intelligence) Animation Videos in Health Promotion on the Implementation of Personal Hygiene Among Elementary School Children at SD Kartika II-6, Bandar Lampung City in 2024 Parasetyawati, Dhea; Maritasari, Dwi Yulia; Noviansyah, Noviansyah
PROMOTOR Vol. 8 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i2.1075

Abstract

Personal hygiene refers to cleanliness practices undertaken to maintain both physical and mental health. Poor personal hygiene can increase the risk of diseases related to healthy behaviors and personal hygiene habits. A preliminary survey conducted on school-aged children at SD Kartika II-6 in Bandar Lampung City found that 60% of the students exhibited poor personal hygiene practices. The use of AI (Artificial Intelligence) animated video media in health promotion efforts can help deliver information in a more engaging and easily understandable way for school-aged children. This study aims to determine the impact of health promotion using AI-animated video media on the application of personal hygiene among elementary school students. The research employed a quasi-experimental design with a one-group pre-test post-test with control group. The research sample consisted of 18 students in the intervention group and 18 students in the control group, selected using the total sampling technique. The research instruments included a questionnaire and a checklist. The statistical tests used for data analysis were the Paired Sample T-test and Independent Sample T-test. The results indicated a difference in the mean score of personal hygiene practices, which increased from 11.22 ± 3.209  to 13.61 ± 3.460 after the intervention using AI-animated video media. This study demonstrates a significant effect of AI-animated video media on personal hygiene practices (p=0.001) among school-aged children. It is recommended that health promotion using AI-animated video media become a routine activity organized by schools in collaboration with local health centers and parents to improve personal hygiene practices and maintain cleanliness and health in school-aged children.
Risk Factors for the Incident of Gingivitis in Patients at Cera Dental Care Clinic Bogor City in 2024 Damaiyanti, Mamay; Maritasari, Dwi Yulia; Anita, Fitri
PROMOTOR Vol. 8 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i2.1126

Abstract

Gingivitis disease in Indonesia reached 829,573 cases based on the 2023 Indonesian Health Survey. Secondary causes include local factors such as carious cavities, failed restorations, food debris, poorly designed dentures, orthodontic devices and irregular tooth arrangement. at the Cera Dental Care Clinic in Bogor City, in mid-2024, out of a total of 105 patients, the number of gingivitis patients was 75 patients (28.57%). The purpose of this study was to determine the risk factors for gingivitis in patients at the Cera Dental Care Clinic in Bogor City in 2024. This type of research is quantitative, with a cross-sectional approach. The sample of this study was adult patients who visited Cera Dental Care Kota for treatment totaling 102 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Data collection used observation sheets, data analysis used the chi square test. The results of the study showed the frequency distribution of gingivitis in patients with the largest number experiencing gingivitis, totaling 58 respondents (56.9%). There was a relationship between piles of food scraps (P Value 0.019), use of orthodontic appliances (P Value 0.008, OR 4.2) and irregular tooth arrangement (P Value 0.029, OR 2.8) and the incidence of gingivitis in patients at the Cera Dental Care Clinic in Bogor City in 2024. It is recommended to carry out health promotion in dental health facilities in handling gingivitis problems, such as providing education on how to carry out oral dental care for users of orthodontic appliances.
Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan Listina, Febria; Maritasari, Dwi Yulia; Aziza, Nurul; Rukmana, Nova Mega; Agata, Annisa
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i1.736

Abstract

Background: Stunting is a condition in which toddlers have a length or height that is less when compared to age. The factor of bad parenting in the family is one of the causes of nutritional problems. A preliminary study conducted by researchers at the Sumber Arum village obtained data have a stunting toddler with a total of 41 children under five from the target number of 0-5 years as many as 267 and designated as 10 areas with locus stunting. Purpose: To relationship of parenting with the incidence of stunting in children aged 24-59 months. Method: Analytical research with a cross-sectional approach. The population in this study were toddlers aged 24-59 months totaling 108 people with a sampling technique using the Slovin formula. The sample in this study amounted to 85 respondents. Data analysis used univariate and bivariate chi square tests. Results: The relationship analysis using the chi square test, obtained a p-value of 0.000 (p<0.05), which means that there is a significant relationship between maternal parenting patterns and the incidence of stunting in Sumber Arum Village, Kotabumi I Health Center Working Area in 2023 and obtained OR amounting to 0.066 (95% CI 0.023-0.192) indicating that toddlers who receive parenting are 0.066 times the determining factor in the occurrence of stunting. Conclusion: There is a relationship between maternal parenting patterns and the incidence of stunting in children aged 24-59 months, indicated by the results of p-value = 0.000 and OR = 0.066. Suggestion: Further research can add to the experience and insight of science about stunting. In addition, it can use the same variables, but the respondent groups and characteristics are different.   Keywords: Parenting; Stunting; Toddlers.   Pendahuluan: Stunting adalah kondisi ketika balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan balita seumurannya. Faktor pola asuh yang tidak baik dalam keluarga merupakan salah satu penyebab timbulnya permasalahan gizi. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di Desa Sumber Arum diperoleh data memiliki balita stunting dengan jumlah 41 balita dari jumlah sasaran anak usia 0-5 tahun sebanyak 267 dan ditetapkan sebagai 10 daerah dengan locus stunting. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan. Metode: Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 108 balita berusia 24-59 bulan dengan teknik sampel menggunakan rumus slovin. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 responden. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat uji chi square. Hasil: Analisis menggunakan uji chi square diperoleh p-value sebesar 0.000 (p<0.05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu dengan kejadian stunting dan diperoleh OR sebesar 0.066 (95% CI 0.023-0.192) menunjukkan balita yang mendapat pengasuhan, 0.066 kali lipat dari faktor penentu terjadinya stunting. Simpulan: Ada hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan, ditunjukkan dengan hasil p-value =0.000 dan OR =0.066. Saran: Penelitian selanjutnya dapat menambah pengalaman dan wawasan ilmu pengetahuan tentang stunting. Selain itu, dapat menggunakan variabel yang sama, tetapi kelompok responden dan karakteristik yang berbeda.   Kata Kunci: Balita; Pola Asuh; Stunting.