Nevy Diana Hanafi
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS POTENSI HASIL SAMPING PANEN PERTANIAN TANAMAN PANGAN SEBAGAISUMBER PAKAN ALTERNATIF TERNAK KERBAU DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT: Potential Analysis of Agriculture by Product as Source Alternative Feed for Buffalo in Pakpak Bharat Riyena Talarosa Pohan; Iskandar Sembiring; Nevy Diana Hanafi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.173 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v3i3.2764

Abstract

Perubahan fungsi lahan dan iklim membatasi ketersediaan hijauan pakan yang merupakan pakan pokokternak ruminansia. Penelitian ini menganalisis potensi hasil samping panen pertanian tanaman pangan sebagaisumber pakan alternatif ternak kerbau di Kabupaten Pakpak Bharat. Metode yang digunakan adalah denganmetode survei. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari instansiterkait sedangkan data sekunder yaitu diperoleh dari pengamatan, yaitu dengan cara memilih 3 Kecamatansentara tanaman pangan di Kabupaten Pakpak Bharat sebagai lokasi pengambilan sampel hasil samping tanamanpangan. Sampel yang terkumpul dalam penelitian adalah 38 sampel.Untuk mengetahui kualitas hasil sampingpanen tanaman pangan maka dilakukan analisis proksimat di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak. Hasilpenelitian menunjukkan jumlah produksi hasil samping panen pertanian tanaman pangan berdasarkan bahansegar, bahan kering dan protein kasar masing-masing 84.453,87 ton/thn, 27.497,46 ton/thn dan 1.641,66 ton/thndengan daya dukung BK adalah 15.044ST/thn dengan kapasitas peningkatan populasi ternak adalah 13.729ST/thn.Kesimpulan dari penelitian ini adalah di Kabupaten Pakpak Bharat terdapat 4 jenis hasil samping panentanaman pangan yang potensial diigunakan sebagai sumber pakan alternatif ternak kerbau antara lain jeramipadi, jerami jagung, daun ubi kayu dan daun ubi jalar.
PENGGUNAAN PROBIOTIK LOKAL TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR TONGKOL JAGUNG INVITRO: Utilization of Local Probiotics on Crude Fiber and Crude Proteins Digestibility of Corn Cobs in Vitro Nevy Diana Hanafi; Ma’ruf Tafsin; Wulandari
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.346 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v3i3.2769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan probiotik lokal dalam meningkatkan kecernaanserat kasar dan kecernaan protein kasar tongkol jagung in vitro. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0=Tongkoljagung tanpa perlakuan (kontrol); R1=Tongkol jagung dengan penambahan Aspergillus niger danSaccharomyces cerevisiae; R2=R1 + isolat bakteri rumen kerbau; R3=R1 + isolat bakteri rumen domba adaptif.Hasil penelitian menunjukkan rataan kecernaan serat kasar (%) pada perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut =60.29; 68.56; 76.76; dan R3 76.38, sedangkan kecernaan protein kasar (%) 56.12; 62.60; 71.66; dan 73.26. Hasilanalisis ragam menunjukkan bahwa fermentasi dengan probiotik local nyata (P <0.05) meningkatkan kecernaanserat kasar dan kecernaan protein kasar in vitro. Penggunaan probiotik lokal (R1, R2, R3) menunjukkan hasilyang lebih tinggi dibanding R0, sedangkan R2 dan R3 menunjukkan hasil terbaik dibandingkan denganperlakuan lainnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan penggunaan probiotik lokal seperti Aspergillus nigerdan Saccharomicess cerevisiae ditambah isolat bakteri rumen kebau/domba menunjukan kecernaan yang palingtinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH MARKISA (Passiflora edulis var. edulis) FERMENTASI Phanerochaete chrysosporium DALAM RANSUM BENTUK PELET TERHADAP PERFORMANS KELINCI REX JANTAN LEPAS SAPIH: The Utilization of Passiflora Edulis Var.Edulis Fermented by Phanerochaete Chrysosporium in Pellet Diet on Performances of Weaning Male Rex Rabbits Maeika Putri Sitepu; Tri Hesti Wahyuni; Nevy Diana Hanafi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 2 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.046 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i2.2794

Abstract

Kulit buah markisa merupakan limbah dari buah markisa yang dapat dimanfaatkan sebagai pakanternak dalam ransum bentuk pelet. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari pemanfaatan tepungkulit buah markisa (KBM) fermentasi Phanerochaete chrysosporium dalam ransum bentuk pelet terhadapperformans kelinci rex jantan lepas sapih. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari berbagai level yaitu P0 (0%); P1(10%); P2 (20%) dan P3 (30%). Hasil penelitian menunjukan rataan konsumsi (g/ekor/hari)(71.07;69.34;71.18;71.28), pertambahan bobot badan (14.96; 17.00; 17.04;17.36), konversi ransum sebesar(4.78; 4.28; 4.28;4.03). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh berbedanyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Kesimpulannyaadalah penggunaan tepung kulit buah markisa fermentasi dan tanpa fermentasi dapat digunakan sebagai pakanalternatif sampai level 30% dalam ransum kelinci rex jantan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN USAHA SAPI POTONG DI KABUPATEN LANGKAT: The Income Analysis and Marketing Efficiency of Beef Cattle Business in Langkat District Achmad Syahdani; Hasnudi; Nevy Diana Hanafi
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No. 3 (2106): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.988 KB) | DOI: 10.32734/jpi.v4i3.2799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pendapatan dan efisiensi pemasaran usahasapi potong. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Langkat mulai bulan Juni sampai September2014. Penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling dan diperoleh 219responden, yaitu kecamatan Batang Serangan (111 responden), Besitang (69 responden) dan Sirapit(39 responden). Efisiensi pemasaran didapat melalui metode wawancara terhadap peternak,pengumpul, rumah potong hewan, pedagang pasar dan konsumen akhir mengenai harga jual sapipotong.Hasil penelitian menujukkan bahwa skala usaha berpengaruh nyata (P<0,05) terhadappendapatan peternak, sedangkan umur peternak, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, jumlahtanggungan keluarga dan biaya prduksi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pendapatanpeternak. Terdapat 3 pola saluran pemasaran sapi potong dimana pola I (peternak, pedagang pasar dankonsumen akhir) adalah saluran pemasaran yang paling efisien. Kesimpulan penelitian ini adalahskala usaha memberikan pengaruh positif terhadap pendapatan dan semakin pendek saluranpemasaran maka meningkatkan efisiensi pemasaran sapi potong.