Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SD Negeri 323 Tokombeng di Kabupaten Bulukumba Dwiyanti, Dwiyanti; Hasisa Haruna; Nurul Haeriyah Ridwan; Mildayanti, Mildayanti; Muh. Irshan Sachrir
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.512

Abstract

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SD Negeri 323 Tokombeng Kabupaten Bulukumbadiselenggarakan bagi guru sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keberanian untuk melakukan penelitian Tindakan kelas , mulai dari membuat proposal penelitian, melaksanakan penelitian dan membuat laporan penelitian secara benar sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian Tindakan kelas yang lazim digunakan di dunia Pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi guru pada dasarnya berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru dalam hal ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan memberikan kontribusi pada pengembangan kurikulum di sekolah. Metode yang digunakan untuk memberikan pelatihan ini, meliputi: ceramah, tanya-jawab, diskusi, pemberian tugas, bimbingan perorangan, dan latihan mandiri dalam bentuk proyek pelaksanaan kegiatan yang diikuti 20 peserta. Hasil dari pelatihan ini memperlihatkan adanya semangat para guru untuk memahami Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Transformasi Digital UMKM di Kota Makassar: Analisis Faktor Teknologi, Organisasi, dan Lingkungan Berdasarkan Kerangka TOE Sachrir, Muh. Irshan; Anas, Agung Muliaman; Eryanti K, Ade Vidya; Dwiyanti, Dwiyanti
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.816

Abstract

The development of digital technology has driven transformations in the operational and marketing strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including in Makassar City as one of the major trading centers in eastern Indonesia. This study aims to analyze the challenges and opportunities of MSME digitalization in Makassar through an integrative literature review approach using the Technology–Organization–Environment (TOE) framework. The research data were obtained from various national and international journal publications relevant to the topics of digital transformation and MSME development. The synthesis of the literature indicates that the success of MSME digitalization is influenced by the interaction between technological readiness, organizational capabilities, and supportive environmental policies. The findings highlight the importance of harmonizing internal and external factors to support the digital transformation of MSMEs in Makassar, while also providing strategic implications for local governments and stakeholders in designing more contextual and sustainable MSME digitalization policies. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi operasional dan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di Kota Makassar sebagai pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia. Transformasi digital membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan efisiensi usaha, namun juga menghadirkan tantangan struktural dan kultural bagi pelaku UMKM lokal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual tantangan dan peluang digitalisasi UMKM di Kota Makassar melalui pendekatan studi literatur dengan menggunakan kerangka Technology–Organization–Environment (TOE). Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional bereputasi serta publikasi relevan yang membahas digitalisasi, e-commerce, dan inklusi keuangan UMKM. Hasil sintesis menunjukkan bahwa peluang utama digitalisasi meliputi perluasan akses pasar berbasis platform bold, peningkatan efisiensi operasional melalui aplikasi bisnis digital, serta penguatan inklusi keuangan berbasis fintech. Di sisi lain, tantangan yang dominan mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan kapasitas manajerial dan investasi teknologi, hambatan regulasi dan pembiayaan, serta resistensi organisasi terhadap perubahan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi UMKM digital di Makassar bergantung pada kesiapan integrasi internal, dukungan kebijakan daerah, dan penguatan ekosistem digital yang kolaboratif. Artikel ini memberikan kesan strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan digitalisasi UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
Edukasi Mengenai Pengenalan Dasar-Dasar Startup dalam Memulai Bisnis Bagi Siswa SMA Negeri 8 Gowa Dwiyanti, Dwiyanti; Mildayanti, Mildayanti; Anas, Agung Muliaman; Scyahrir, Irshan; Amrullah, Asriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4188

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai startup kepada siswa SMA Negeri 8 Gowa sebagai upaya meningkatkan literasi kewirausahaan digital dan pemahaman siswa mengenai konsep inovasi dan cara menangkap peluang dari masalah di sekitar menjadi ide usaha rintisan. Minat berwirausaha di kalangan remaja saat ini mulai bergeser ke arah bisnis digital atau startup. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai ekosistem startup seringkali menjadi kendala bagi siswa SMA untuk memulai serta minimnya pengetahuan tentang bagaimana mengelola ide menjadi usaha nyata, kurangnya mentor, dan keterbatasan akses terhadap ekosistem startup menjadi kendala utama dalam mendorong kemandirian ekonomi mereka. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dasar-dasar startup, mulai dari identifikasi masalah, penentuan Value Proposition, hingga pengenalan Business Model Canvas (BMC). Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif dan workshop perumusan ide. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 85% terhadap langkah-langkah sistematis membangun startup dibandingkan sebelum edukasi diberikan. keberlanjutan kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem startup lokal yang kuat dan inklusif di kalangan siswa SMA Negeri 8 Gowa.