Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI IPTEKS BAGI KEWIRAUSAHAAN (IbK) DI AKADEM TEKNOLOGI AUB SURAKARTA JAWA TENGAH Achmad Choerudin; Agus Purwanto; Septiana Novita Dewi
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.220

Abstract

Target dari Program IbK  ini adalah: (1) mengembangkan jiwa wirausaha di mahasiswa melalui (a) memberikan bekal pengetahuan konseptual dan kemampuan manajerial tentang wirausaha, (b) melatih mahasiswa tentang peluang usaha dan memilihnya sesuai dengan kemampuan SDM, dana, dan proyek pengembangan usahanya sesuai tuntutan pasar, (c) melatih keterampilan mahasiswa dalam menyusun Business Plan, (d) melakukan analisis SWOT untuk mengevaluasi dan memperbaiki Business Plan berdasarkan hasil survey kelayakan usaha dan informasi aktual yang relevan untuk mendukung perkembangan usaha, dan (e) Menciptakan wirausaha baru yang mandiri. (2) Meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi masyarakat industri, dan (3) Menciptakan metode pelatihan kewirausahaan yang cocok bagi mahasiswa.  Proses seleksi calon peserta program kewirausahaan (recruitment tenant) dilakukan: (1) melakukan sosialisasi kepada mahasiswa tentang program kewirausahaan, (2) penawaran program kewirausahaan kepada mahasiswa, (3) membuka pendaftaran bagi mahasiswa untuk memprogram kewirausahaan (entrepreneur). Mahasiswa dapat  mengikuti program entrepreneurship capacity building, yaitu (1) diklat kewirausahaan, (2) wirausaha, dan (3) inkubator kewirausahaan. Metode pendekatan IbK menggunakan metode PALS (Participatory Action Learning System).  Metode PALS menitikberatkan pada transformasi kegiatan yang telah  ada untuk diusahakan dibawa pada perubahan-perubahan ke arah perbaikan kondisi entrepreneurship melalui: fase penyadaran kewirausahaan (awareness), fase pengkapasitasan (capaciting) dan pendampingan (scaffolding) kewirausahaan (entrepreneurship capacity building), dan fase pelembagaan (institutionalization) usaha baru sebagai wirausana baru.Keywords: tenant,  PALS, wirausaha.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN INTERNET BAGI IBU-IBU PKK DI DESA NGASINAN ETAN, GEBANG, MASARAN, SRAGEN Septiana Novita Dewi; Aris Tri Haryanto
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.582

Abstract

AbstrakSebagai dampak dari perkembangan dunia teknologi informasi, internet menjadi primadona baru dalam komunikasi antar manusia. Tak dapat dipungkiri, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kehadiran internet menggantikan berbagai media komunikasi dan informasi yang ada. Hal ini terjadi karena internet dipandang lebih efisien dan efektif bagi dunia kerja khususnya berkaitan dengan komunikasi dan informasi. Namun tak dapat dipungkiri, walau banyak manfaat yang diberikan, sebagai produk teknologi, internet juga menghadirkan dampak negatif bagi penggunanya. Mulai penipuan melalui bisnis online, pembajakan situs atau account (hacking), penyalahgunaan situs jejaring sosial seperti facebook hingga “Jutaan” materi tidak pantas dalam bentuk film, foto dan tulisan menjadi dampak negatif bagi pengguna internet. Tak terkecuali ibu-ibu rumah tangga, dampak negatif yang berorientasi pada pornografi membawa kekuatiran tersendiri bagi mereka. Kekuatiran ini membuat mereka memiliki pandangan bahwa idealnya internet tidak digunakan oleh keluarga mereka. Pandangan ini menjadi begitu ekstrim hingga mereka memberikan paparan yang salah mengenai internet kepada putra-putri mereka.Sikap ini tentu merugikan, sebab dengan ketertutupan terhadap dunia internet, ibu rumah tangga dan keluarga terutama putra-putri mereka akan kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang disediakan oleh internet. Pengetahuan, relasi bahkan bisnis yang menghasilkan uang maupun pertumbuhan iman melalui berbagai situs religious tidak akan mereka dapatkan dengan adanya sikap ini.Namun sikap tersebut tak dapat disalahkan sepenuhnya, dengan adanya berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh “dunia maya” ini, sehingga peran ibu rumah tangga sangat penting dalam mengarahkan anak menjadi calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk mendampingi ibu-ibu PKK mengetahui fasilitas-fasilitas yang terdapat pada internet, serta mengetahui dampak negatif dan positif perkembangan internet bagi putra putrinya. Setelah dilakukan pendampingan Ibu-ibu PKK mampu menggunakan internet dan dapat mengontrol kegiatan putra putrinya.Kata Kunci : Internet, Ibu-Ibu PKK, Desa Ngasinan Etan
Pendampingan Manajemen Keuangan Bank Sampah “ALAM LESTARI” Dalam Menangani Permasalahan Sampah Di Kelurahan Gebang, Masaran, Sragen Septiana Novita Dewi; Aris Tri Haryanto; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.850

Abstract

Kelurahan Gebang baru saja membuka kegiatan bank sampah yang diberi nama “Bank Sampah Alam Lestari” yang didirikan pada tanggal 23 Februari 2020 yang diketuai oleh Ibu Sri Supadmi dan dibantu dengan penduduk lainnya yang tinggal di desa Ngasinan Etan. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar sampah-sampah penduduk dapat dikelola dengan baik dengan tujuan masyarakat selalu menjaga kebersihan. Selain itu dibentuknya bank sampah bertujuan untuk membantu masyarakat desa Gebang khususnya penduduk di desa Ngasinan Etan dapat menabung dari hasil sampah-sampah yang telah dikumpulkan, yang nantinya akan diambil oleh pengepul sampah. Karena bank sampah “Alam Lestari” di desa Ngasinan Etan baru saja dibentuk, maka diperlukannya pendampingan-pendampingan dalam mengelola manajemen bank sampah. Hal ini bisa dilihat dari cara pencatatan keuangan atau perhitungan sampah-sampah yang telah dikumpulkan, memberikan buku tabungan kepada masyarakat, serta bagaimana cara mencatat kas masuk dank as keluar. Selain itu dengan adanya panitia yang tergolong masih baru, sehingga masih banyak belajar dan pendampingan khususnya dari segi akademik, dalam hal ini peran perguruan tinggi. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bermaksud melakukan kegiatan pengabdian agar sedikit bisa membantu dalam pengelolaan manajemen bank sampah “Alam Lestari”. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu menghasilkan satu karya ilmiah berupa jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Inovasi Digital Marketing Strategies Bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar Septiana Novita Dewi; Siti Fatonah; Aris Tri Haryanto
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1245

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan agar memberikan wawasan bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar untuk dapat mengikuti perkembangan dunia usaha melalui pemanfaatan digital marketing. Upaya meningkatkan strategi penjualan perlu ditingkatkan kembali agar mampu mempertahankan usahanya bahkan meningkatkan penjualan bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar. Dapat diketahui bahwa wilayah UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar adalah sebuah wilayah dengan banyak sekali UMKM yang menyajikan produk-produk lokal dari daerahnya, sehingga potensi daerah menjadi suatu modal utama untuk dapat mengembangkan bisnisnya. Kabupaten Karangayar adalah kabupaten dengan banyak sekali tempat wisata dan merupakan Kabupaten yang berkembang, sehingga potensi dasar ini menjadi modal bagi UMKM dapat mengembangkan inovasi-inovasi produk serta dapat memasarkan produknya dengan lebih efektif dan efisien. Strategy Digital Marketing ini dapat dilakukan dengan melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media sosial seperti adanya pemasaran produk dengan menggunakan aplikasi market place, Instagram, facebook, story whatshap bahkan media iklan dengan memanfaatkan pihak ketiga yang memiliki pengikut dalam jumlah banyak dan nantinya semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang ditawarkan. Dengan dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan UMKM dapat mengikuti dan memanfaatkan technology digital dalam proses penjualannya dan dapat melakukan penjualan secara online. Hasil dari kegiatan PKM ini mampu memberikan pemahaman bagi UMKM Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar tentang promosi online, sehingga mereka sudah berhasil membuat akun di media sosial untuk memasarkan produknya
PELATIHAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA PADA PETANI JAHE MERAH DI BATURETNO Yenni Khristiana; Septiana Novita Dewi; Tri Widianto
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.585

Abstract

Abstrak Baturetno Wonogiri, di wilayah tersebut terdapat banyak petani yang fokus pada budidaya jahe merah. Dapat diketahui bahwa jahe merah merupakan tanaman obat yang memiliki banyak manfaat diantaranya digunakan untuk menghangatkan badan, menyembuhkan sakit kepala, mencegah radang usus, menguatkan kekebalan tubuh, mengobati batuk, mengatasi mual dan menambah nafsu makan, menurunkan berat badan serta menjaga kondisi jantung. Dengan banyaknya manfaat jahe merah di atas membuat petani di Baturetno Wonogiri untuk terus membudidayakannya, bahkan petani jahe merah di Baturetno Wonogiri sudah bekerja sama dengan PT. Sidomuncul dalam memelihara kualitas jahe merahnya. Dengan adanya hubungan kerja sama antara petani jahe merah diharapkan petani jahe merah di Baturetno Wonogiri mampu memahami cara penyusunan laporan keuangan secara sederhana. Hal ini bertujuan agar petani jahe merah di Baturetno Wonogiri mampu mengelola keuangan dengan baik. Fenomena yang terjadi pada petani jahe merah Baturetno Wonogiri masih banyak petani yang belum memahami laporan keuangan secara sederhana, sehingga hal ini yang menjadi landasan bagi tim Pengabdian Kepada Masyarakat STIE AUB Surakarta untuk memberikan kontribusi terhadap pemahaman laporan keuangan dengan baik.Kata Kunci : Jahe Merah, Baturetno Wonogiri, Laporan Keuangan Sederhana
Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Aneka Makanan “Jajanan Pasar” Bagi Ibu-Ibu Pkk Di Kelurahan Gebang, Masaran, Sragen Septiana Novita Dewi; Aris Tri Haryanto; Siti Fatonah
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1077

Abstract

Di masa pandemi covid ini, banyak sekali masyarakat yang kelihangan pekerjaan, bahkan tingkat pendapatan keluarga menjadi menurun. Oleh sebab itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi kembali ibu-ibu PKK khususnya di Kelurahan Gebang untuk kembali mencari kegiatan yang mampu menghasilkan pendapatan, sehingga tingkat ekonomi keluarga menjadi tertolong. Adanya wabah covid-19 ini yang sudah berjalan berbulan-bulan membuat sebagian banyak keluarga di Kelurahan Gebang merasa resah, tentang bagaimana upaya untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, pengabdi berharap dengan adanya pelatihan teknis dan pendampingan dalam membuat aneka jajanan pasar akan membuat ketrampilan baru, sehingga ibu-ibu dapat mempraktekkannya dirumah dan bahkan bisa dijual dipasar-pasar. Aneka makanan “jajajan pasar” menjadi makanan sehari-hari, oleh sebab itu apabila ibu-ibu PKK mampu membuat aneka jajanan pasar dan mampu menarik pembeli untuk membeli, maka setidaknya mereka akan mendapatkan tambahan pendapatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi ibu-ibu PKK dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan mampu menghasilkan satu karya ilmiah berupa jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Dengan dilaksankaannya kegiatan PKM ini Ibu-Ibu PKK Kelurahan Gebang merasa terbantu sekali dengan ilmu yang diberikan, sehingga dapat menambahkan wawasan bagaimana proses pengemasan yang baik, pengolahan makanan yang baik serta inovasi jenis makanan yang beraneka ragam sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Terdapat banyak jenis makanan yang diolah saat pelaksanaan PKM dan semua jenis makanan merupakan jenis makanan tradisonal yang perlu dibudidayakan bagi daerah khususnya di kelurahan Desa Gebang
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Membentuk Entrepreneur Muda Di Desa Tangkil Kabupaten Sragen Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Fatonah, Siti
WASANA NYATA Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i1.1464

Abstract

Desa Tangkil merupakan 1 (satu) dari 208 desa/kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Sragen dan termasuk salah satu dari 8 desa/kelurahan di Kecamatan Sragen. Luas wilayah Desa Tangkil 502.2935 ha. Wilayah Desa terbagi menjadi 3 kebayanan, 16 RW, 36 RT. Desa Tangkil memiliki potensi yang besar dalam bidang wirausaha. Hal ini di dapat dari banyaknya UKM yang ada di Desa Tangkil Kabupaten Sragen. Jumlah perusahaan industri ada 7 tempat dengan produk unggulan : Kerupuk 5 tempat; Keripik Tempe 1 tempat; Keripik Belut 1. Dengan adanya potensi tersebut, bagaimana membuat pemahaman untuk meningkatkan industri-industri kecil di desa Tangkil Kabupaten Sragen. Desa Tangkil Kabupaten Sragen memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas SDM yang profesional, sehingga untuk mewujudkan misi tersebut adalah dengan salah satu upaya meningkatkan semangat atau kemauan untuk menjadi Entrepreneur dan mampu menjalankan bisnisnya dengan madiri, sehingga mampu mensejahterakan masyarakat desa Tangkil Kabupaten Sragen. Pentingnya pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk membentuk Entrepreneur Desa Tangkil yang Memiliki Jangkauan Market Luas bertujuan untuk membentuk karakter dan pemahaman tentang strategi pemasaran yang tepat untuk dapat menjalankan usahanya dan mampu mencapai keunggulan kompetitif dalam bidang pemasaran. Dengan diadakan kegiatan PKM ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi  pemuda untuk menjadi seorang wirausaha dengan cara memberikan materi-materi tentang kewirausahaan, contoh-contoh pengusaha sukses dan memberikan beberapa startegi yang dapat dilakukan untuk dapat menumbuhkan jiwa wirausaha.
Menyalurkan Kreativitas Anggota Paguyuban Ketrampilan Melalui Pelatihan Batik Ecoprint Dengan “Teknik Pounding” Utama, Heriyanta Budi; Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Hariyanti, Hariyanti; Saryanti, Endang; Dewi, Septiana Novita
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1847

Abstract

Kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kreativitas di kalangan anggota Paguyuban Ketrampilan di Banjasari Surakarta melalui pelatihan “Teknik Batik Ecoprint Pounding”, Pelatihan batik ecoprint dengan teknik pounding tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi kreatif, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis peserta. Kegiatan yang dilaksanakan dengan peserta Paguyuban Ketrampilan Kecamatan Banjarsari Surakarta ini menerapkan metode Project-Based Learning, memungkinkan peserta belajar melalui praktik langsung. Teknik pounding tidak hanya menghasilkan motif alami yang unik, tetapi juga berfungsi sebagai terapi ekspresi emosi yang membantu meningkatkan Konsentrasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta merasa lebih termotivasi, dan memiliki semangat dalam berkarya. Selain itu, keterampilan yang diperoleh membuka peluang usaha berbasis seni tekstil ramah lingkungan. Dengan manfaat ganda dalam aspek keterampilan dan kesehatan kesejahteraan psikologis, pelatihan ini berpotensi dikembangkan lebih luas sebagai sarana terapi kreatif dan pemberdayaan ekonomi berbasis seni.
Pemanfaatan digital marketing produk tenun kain goyor sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa sambirejo kecamatan plupuh Haryanto, Aris Tri; Dewi, Septiana Novita; Nugroho, Ernes Cahyo; Hartini, Hartini; Nugroho, Anggoro Panji
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1990

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat pengrajin tenun kain goyor yang memiliki ciri khas unik, baik dari segi motif, warna, maupun teknik pembuatannya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen, penjualan kain goyor menghadapi tantangan besar. Produk yang dihasilkan oleh para pengrajin selama ini lebih banyak dipasarkan secara konvensional melalui pameran, toko kecil, atau penjualan langsung di rumah produksi. Metode pemasaran ini memiliki jangkauan terbatas dan bergantung pada kehadiran pembeli secara fisik. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi—terutama internet dan media sosial—telah membuka peluang baru dalam pemasaran produk. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat merasa perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, yang mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan marketplace, teknik fotografi produk, dan pengelolaan konten digital. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pintu gerbang bagi pengrajin untuk mengembangkan pemasaran yang lebih luas, meningkatkan omzet penjualan, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini masyarakat menjadi lebih paham pentingnya digital marketing dalam proses bisnis, dan dapat praktek untuk menggunakan media sosial dalam proses bisnis yang dilakukan.