Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Effectiveness of Regional Retribution Revenue and Its Contribution to Local Own-Source Revenue in Southwest Maluku Regency Killay, Thimotina; Leunupun, Engrith Grafelia; Kaary, Gilbert Robert
JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS Vol. 5 No. 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jhssb.v5i1.2004

Abstract

Regional retributions are one of the most significant sources of Local Own-Source Revenue (PAD), serving as an indicator of a region’s fiscal independence. In Indonesia, many local governments, including the Maluku Barat Daya Regency, still rely heavily on central government transfers, making the optimization of PAD through effective retribution management crucial. This study aims to analyze the effectiveness and contribution of regional retribution to the Local Own-Source Revenue (PAD) of the Maluku Barat Daya Regency during the period 2017–2021. The research employs a descriptive quantitative method. The data used are secondary data obtained from the Regional Revenue Agency (BAPENDA), specifically from the realization reports of the regional budget (APBD). The results indicate that the effectiveness of regional retribution revenue fluctuated throughout the observed period and has not yet reached the targeted level. Some types of retributions, such as public service retributions and certain licensing retributions, showed relatively high effectiveness in the early years but declined significantly during 2020–2021. Meanwhile, the contribution of regional retribution to PAD remained low and showed no significant growth over the five-year period. Overall, regional retribution has not made a substantial contribution to the local revenue of Maluku Barat Daya Regency. Therefore, it is necessary to enhance the effectiveness of collection, supervision, and taxpayer awareness, as well as to implement digital systems to strengthen regional fiscal independence. The findings of this study support the stewardship theory, emphasizing the government’s responsibility to manage public revenues transparently, efficiently, and accountably.
PEMBERDAYAAN SOSIAL EKONOMI KELOMPOK PKK DESA WULUR MELALUI INOVASI PANGAN LOKAL NUGGET AYAM FORTIFIKASI BONGGOL PISANG Juwaher Makatita; Thimotina Killay; Engrith Grafelia Leunupun
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pemberdayaaan sosial ekonomi melaui inovasi pangan lokal nugget ayam fortifikasi bonggol pisang ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan kelompok PKK Desa Wulur dalam mengatasi permasalahan pemanfataan bonggol pisang yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga dengan adanya diversifikasi produk dapat meningkatkan nilai tambah produk serta daya saing berbasis rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan. Kegaiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi serta pendampingan kepada anggota PKK. Proses evaluasi dilakukan dengan mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta kualitas oraganoleptik produk Nugget yang di hasilkan meliputi (rasa, tekstur, aroma dan warna). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota PKK dalam mengolah produk pangan berbasis potensi lokal, serta terbentuknya unit usaha skala rumah tangga yang memiliki prospek dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Model pemberdayaan yang diterapkan terbukti efektif dalam mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya lokal dengan upaya penguatan kapasitas masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan ini berpotensi menjadi alternatif strategi dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis pangan lokal di tingkat desa.
DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM BENTUK TINDAKAN PENCEGAHAN PRIMER DI DESA WAKOLO, KECAMATAN TANIWEL Pollan Versilia Wuritimur; Hery Jotlely; Trixie Leunupun; Minnalia Soakakone; Mersy Delty Kainama; Engrith Grafelia Leunupun
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i1.2040

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, hiperurisemia, hiperkolesterolemia, dan obesitas merupakan ancaman kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat, khususnya di daerah terpencil dengan akses layanan kesehatan yang terbatas. Desa Wakolo di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, berjarak lebih dari 200 km dari ibu kota provinsi dengan waktu tempuh sekitar 6 jam, yang mengakibatkan minimnya pemanfaatan layanan kesehatan untuk skrining dini PTM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini PTM sebagai tindakan pencegahan primer pada masyarakat berusia tahun di Desa Wakolo. Metode pelaksanaannya meliputi tahap observasi dan koordinasi mitra, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan fisik dan biomakro (pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, Kolesterol, dan Indeks Massa Tubuh/IMT), serta tahap evaluasi dan edukasi kesehatan. Hasil skrining pada 33 partisipan menunjukkan bahwa 100% peserta memiliki kadar gula darah normal ( mg/dL). Namun ditemukan angka risiko yang tinggi pada parameter lain: 84,8% peserta mengalami hipertensi ( mmHg), 69,7% peserta perempuan mengalami hiperurisemia ( mg/dL), 45 % peserta mengalami hiperkolesterolemia ( mg/dL), dan 33,4% peserta berkecukupan gemuk (IMT ). Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi faktor risiko PTM di masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara berkala melalui kolaborasi dengan Puskesmas lokal dan pemerintah desa.
GOOD GOVERNANCE DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA: ANALISIS PADA PEMERINTAH DESA MOAIN DI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Engrith Grafelia Leunupun; Thimotina Killay
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi Kompetif (JAK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i2.2854

Abstract

Penelitian ini ingin melihat bagaimana prinsip-prinsip Good Governance, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas, diterapkan di Desa Moain, Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini juga ingin megetahui bagaimana penerapan prinsip-prinsip tersebut mempengaruhi efektivitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, diskusi terarah, dan dokumentasi laporan keuangan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Moain telah melakukan partisipasi dan responsivitas dengan baik melalui Musyawarah Desa yang disesuaikan dengan potensi lokal agrowisata. Akuntabilitas juga meningkat setelah adanya kegiatan sosialisasi regulasi Permendagri No. 20 Tahun 2018. Namun, efektivitas pengelolaan dana desa masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam penguasaan teknologi informasi keuangan dan kendala geografis wilayah kepulauan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meningkatkan literasi regulasi dan digitalisasi administrasi sangat penting untuk mengoptimalkan efektivitas dana desa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai SAK EMKM Bagi Pengurus Bumdes Ralmida Desa Tounwawan Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Janet Wilsye Litualy; Sitti Fatimah Kamaruddin; Engrith Grafelia Leunupun; Thimotina Killay; Fanny Monica Anakotta; Dwi Kiswantini; Lenci Madiuw
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 3 No. 2 (2026): Mei : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v3i2.3249

Abstract

Raining on the preparation of financial statements based on the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) for the management of Village-Owned Enterprises (BUMDes) is one of the community service programs aimed at improving the ability of BUMDes administrators in preparing financial statements in accordance with applicable accounting standards. In this activity, SAK EMKM serves as a guideline in preparing more transparent and accountable financial reports. This program is expected to provide a positive impact on village financial management while strengthening the performance of BUMDes in carrying out its role as a driver of the village economy. The activity was implemented through a practical approach involving BUMDes administrators directly. The training was complemented with simulations and case studies to help participants better understand the process of preparing financial statements based on SAK EMKM. In addition, this training also aimed to increase the awareness of BUMDes administrators regarding the importance of accountability and transparency in financial management as part of efforts to achieve good village governance.