Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Hubungan Keluarga Dan Lingkungan Sosial Terhadap Pencegahan Penggunaan Napza Pada Remaja Di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar Dewi Sartika; Iskandar Iskandar
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.881

Abstract

Efforts to prevent drug abuse will be able to live with the encouragement of parents. The Center on Addiction and Substance Abuse (CASA) suggests that key families to prevent drug addiction, and the social environment, provide ethical, moral and counseling, teaching and training according to adolescent self-development. The purpose of research to determine the influence of family and social relationships against drug abuse prevention in Kuta Baro Aceh Besar. Correlative research design with cross-sectional approach. The number of samples is 68 respondents. The result of univariate research shows that as many as 54,4% respondent with family is not harmonic, 52,9% respondent with negative social environment, 51,5% respondent with negative drug abuse prevention. Bivariate results show that there is a family relationship with the action of prevention of drug abuse in Cot Yang District of Aceh Besar Regency with P value = 0,031 and there is social environment relation with the action of prevention of drug abuse in Gampong Cot Yang Sub-district of Aceh Besar Regency with p value = 0.035. It is suggested that the Geuchik Gampong can work together with religious leaders and youth of the village to provide information for adolescents about the dangers of abuse.
Analisis Perbedaan Status Sosial Ekonomi dan Pola Asuh Pada Balita Gizi Kurang dan Gizi Normal di Aceh Besar ilyas, Eva Erisma; Iskandar; Maimun Tharida
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1861

Abstract

Penyediaan makanan bergizi sangat penting untuk anak usia balita. Kebutuhan zat gizi pada balita harus cukup dan seimbang karena anak balita sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Kebutuhan energi dan protein balita berdasarkan angka kecukupan gizi. Kekurangan zat gizi bersifat ringan sampai dengan berat. Gizi kurang menggambarkan kurangnya makanan yang dibutuhkan untuk memenuhi standar gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Status Sosial Ekonomi Dan Pola Asuh Pada Balita Gizi Kurang Dan Gizi Normal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 24 Maret s/d 20 Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Gampong Lam Sabang dan Lambro Bileu yang berjumlah 140 balita, teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan Mann Whitney Tets, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan status sosial ekonomi (p=0,033) dan pola asuh (p=0,032) pada balita status gizi normal dan gizi kurang. Dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan status ekonomi dan pola asuh pada balita status gizi normal dan gizi kurang.
Analisa hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam kepatuhan vaksin Sinovac 1 dan 2 pada masa pandemi COVID-19 di Aceh Jaya Munawar, Maria ulfa; Iskandar; Mulyatina
Journal of Health Education and Literacy Vol 5 No 2 (2023): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v5i2.1868

Abstract

Proses penularan Covid 19 disebabkan oleh pengeluaran droplet yang mengandung virus Severe acute respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) ke udara oleh pasien terinfeksi pada saat batuk atau bersin. Droplet di udara selanjutnya dapat terhirup oleh manusia lain di dekatnya yang tidak terinfeksi Covid 19 melalui hidung ataupun mulut. Namun sayangnya kurangnya dukungan keluarga dan Kurangnya tingkat pengetahuan serta pemahaman masyarakat terkait manfaat dan resiko dari vaksinasi, menajadi salah satu penyebab ketidakpercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19 di Desa Sapek Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23 maret s/d 3 april 2022. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat desa Sapek dimulai dari usia 12-60 tahun yang bisa di vaksin, teknik pengambilan sampel proporsional sampling yang berjumlah 83 orang. Pengumpulan data mengggunakan data primer. Analisis menggunakan chi square test, teknik analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p=0,006) dan dukungan keluarga (p=0,033) dengan kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19. Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan vaksin sinovac 1 dan 2 pada masa pendemi Covid 19. Diharapkan kepada keluarga untuk dapat menambah informasi mengenai vaksin Covid-19 dengan bertanya kepada petugas kesehatan dan tidak termakan informasi hoax, sehingga dapat memahami bahwa reaksi paska vaksin bukanlah hal yang berbahaya.
Pengaruh Terapi BagaPule untuk Mengurangi Nyeri Kepala Lansia dengan Hipertensi Iskandar, Iskandar; Sartika, Dewi; Afra, Maqfiratul; Elvianda, Vriska
Faletehan Health Journal Vol 11 No 01 (2024): Faletehan Health Journal, Maret 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i01.629

Abstract

Headache is a problem complained by 20% of hypertensive patients. The pain can cause various effects ranging from mild discomfort to disrupting quality of life. BagaPule therapy is a combination of warm compress and massage on the gate of consciousness points, one of the non-pharmacological ways to reduce headaches. Hypertensive patients will feel a warm sensation in the neck to the head area after applying warm compresses. This study aimed to examine the influence of BagaPule therapy administration to reduce headaches in elderly patients with hypertension in Lhok Bengkuang, Aceh. The research design used in this study was quasi-experimental with equivalent control group design. The participants of this study were all elders suffering from hypertension, with the total of 36 participants selected by using simple random sampling technique. The statistical analysis was conducted by using Wilcoxon and Mann-Whitney test. The results of univariate analysis in the control group showed that the majority of elderly headache levels were categorized as moderate with 12 respondents (48%) and the intervention group showed that the majority of elderly headache levels were categorized as moderate with 14 respondents (51.9%). The bivariate analysis results showed that there was an influence of BagaPule therapy on reducing headaches in elderly patients with hypertension (p-value 0.032). BagaPule therapy was highly positive to reduce pain and can be recommended as an innovation in complementary health.
Hubungan Kualitas Pelayanan Home Care dengan Tingkat Kepuasan Keluarga di Wilayah Puskesmas Mesjid Raya Juwita, Elianur; Iskandar, Iskandar; Octaviyana, Cut
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1959

Abstract

Home care merupakan program pelayanan menyeluruh dan tanpa henti yang diberikan kepada orang dan keluarga di rumah mereka, dengan tujuan untuk membatasi efek penyakit, dan memperluas kebebasan pasien dan keluarga dalam mempertimbangkan serta merawat kerabat yang memiliki masalah medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan home care dengan tingkat kepuasan keluarga di Wilayah Puskesmas Mesjid Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional yang dilaksanakan dari tanggal 15 Juli 2021 dengan  di Wilayah Kerja Puskesmas Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 orang keluarga yang mendapatkan pelayanan home care di Wilayah Kerja Puskesmas Mesjid Raya, sedangkan yang menjadi sampel juga sebanyak 55 orang, sedangkan teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Pengumpulan data menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa adanya hubungan reliability dengan tingkat kepuasan keluarga, p value 0,008 (p < 0,005), adanya hubungan yang responsiveness dengan tingkat kepuasan keluarga, p value 0,014 (p < 0,005), adanya hubungan yang signifikan assurance dengan tingkat kepuasan keluarga, p value 0,001 (p < 0,005), adanya hubungan yang signifikan emphaty dengan tingkat kepuasan keluarga, p value 0,001 (p < 0,005), dan adanya hubungan yang signifikan tangible dengan tingkat kepuasan keluarga, p value 0,008 (p < 0,005). Disarankan kepada Puskemas Mesjid Raya sebagai pihak yang menyediakan pelayanan  home care, agar dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Selain itu memberikan pendampingan dari tenaga pengamanan, terutama bagi petugas yang berdinas dimalam hari ketika melakukan pelayanan home care agar keselamatannya terjamin, minimal dalam sekali memberikan pelayanan satu team terdiri dari dua orang yang ke rumah pasien.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Home Care, Kepuasan Keluarga                                     Home care is a comprehensive and non-stop service program provided to people and families in their homes, with the aim of limiting the effects of illness, and expanding the freedom of patients and families in considering and caring for relatives who have medical problems. This study aims to determine the relationship between the quality of home care services and the level of family satisfaction in the Mesjid Raya Community Health Center. This type of research is a quantitative study with a cross-sectional approach which was carried out from July 15, 2021 in the Working Area of the Mesjid Raya Health Center, Aceh Besar District. The population in this study amounted to 55 families who received home care services in the Mesjid Raya Health Center Work Area, while the sample was also 55 people, while the sampling technique was the total population. Collecting data using primary data. The data collection technique was carried out using a quantitative approach, namely univariate and bivariate analysis. The results showed that there was a relationship between reliability and family satisfaction level, p value 0.008 (p < 0.005), responsiveness relationship with family satisfaction level, p value 0.014 (p < 0.005), assurance significant relationship with family satisfaction level, p value 0.001                (p < 0.005), there was a significant relationship between empathy and family satisfaction level, p value 0.001 (p < 0.005), and a significant tangible relationship with family satisfaction level, p value 0.008 (p < 0.005). It is suggested to the Puskesmas Mesjid Raya as the party that provides home care services, so that they can contribute to improving public health. In addition, providing assistance from security personnel, especially for officers who work at night when carrying out home care services so that their safety is guaranteed.Keywords: Home Care Service Quality, Family Satisfaction
Pengaruh Kompres Hangat & Akupresur terhadap Penurunan Nyeri Kepala pada Lansia Hipertensi di Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Afra, Maqfiratul; Iskandar, Iskandar; Tharida, Maimun
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3361

Abstract

Meningkatkan prevalensi hipertensi setiap tahunnya disebabkan oleh gaya hidup masyarakat dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pengendalian hipertensi baik dengan farmakologi dan non farmakologi seperti terapi kompres hangat dan akupresur untuk menurunkan nyeri pada lansia hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kompres hangat dan akupresur terhadap penurunan nyeri kepala. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi experiment dengan Two-group pretest posttest design using a double pretest. Populasi dan sampel adalah responden yang memiliki nyeri kepala pada leher dengan riwayat hipertensi dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 20 orang. Penelitian dilaksanakan di Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada tanggal 14-25 Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pretest dan posttest pada kompres hangat diperoleh nilai p value 0,000 dan pengaruh pada kompres hangat dan akupresur diperoleh nilai p value 0,000 serta adanya perbedaan kompres hangat dan akupresur terhadap penurunan nyeri kepala pada lansia hipertensi dengan hasil analisa statistik p value 0,005 di Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan dari kompres hangat dan akupresur terhadap penurunan nyeri kepala. Diharapkan kepada lansia untuk melakukan terapi kompres hangat dan akupresur dirumah yang berguna untuk menurunkan nyeri kepala pada lansia hipertensi.Kata Kunci : Kompres Hangat, Akupresur, Hipertensi, LansiaIncreasing the prevalence of hypertension every year is caused by people's lifestyles and lack of public awareness in controlling hypertension both with pharmacology and nonpharmacology such as warm compresses and acupressure therapy to reduce pain in hypertensive elderly. The purpose of this study was to determine the difference between warm compresses and acupressure in reducing headache. This research is a quasi-experimental type of research with a Two-group pretest posttest design using a double pretest. The population and sample are respondents who have headaches in the neck with a history of hypertension with purposive sampling of 20 people. The research was conducted in Lhok Bengkuang Timur Village, Tapaktuan District, South Aceh Regency on June 14-25 2023. The results of the study were based on statistical analysis of the effect of pretest and posttest on warm compresses, a p value of 0.000 was obtained and the effect of pretest and posttest on warm compresses and acupressure obtained a p value value 0.000 and the difference between warm compresses and acupressure on reducing headache in elderly hypertensives with the results of statistical analysis p value 0.005 in Lhok Bengkuang Timur Village, Tapaktuan District, South Aceh Regency. So it can be concluded that there is a difference between warm compresses and acupressure in reducing headache. It is expected that the elderly can do warm compress therapy and acupressure at home which are useful for reducing headaches in elderly hypertension.Keywords: Warm Compress, Acupressure, Hypertension, Elderly
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL TERHADAP SIKAP REMAJA DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH TAHUN 2023 Sartika, Dewi; Iskandar; Yusda, Indah Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33293

Abstract

Kondisi sehat mental seseorang mampu menyadari kemampuannya sendiri, dapat mengatasi tekanan hidup yang normal dengan pengetahuan informasi yang baik dan tidak melibatkan respon tertutup dalam pendapat dan juga emosi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan mental terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Desain penelitian ini Quasy Eksperimen dengan rancangan penelitian ini adalah one grup pretes-postes design. Populasi penelitian sebanyak 200 dengan Teknik non probability sampling di peroleh sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan tanggal 7-13 Februari 2024. Analisis data menggunakan uji T paired test. Hasil uji statistic peneliti memperlihatkan equal variances assumed variabel pengetahuan memiliki nilai t sebesar -6,849 dengan nilai sig. (2 tailed) 0,000, sedangkan variabel sikap memiliki nilai t sebesar -6,095 dengan nilai sig. (2 tailed) 0,000. Diketahui bahwa nilai sig (2 tailed) dari kedua variabel lebih kecil (<) dari (a) 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan terhadap kesehatan mental menjadi aspek yang sangat penting untuk di pahami oleh remaja.
PENGARUH RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA Ade Umaira Simahati; Iskandar, Iskandar; Nursaadah, Nursaadah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v12i2.261

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah melewati batas normal sistolik 140 mmHg atau lebih dan diastolik 90 mmHg atau lebih pada 2 kali pengukuran dalam waktu selang 2 menit. Salah satu terapi non farmakologi dalam menurunkan tekanan darah yaitu dengan teknik relaksasi benson.  Dengan metode relaksasi dapat mengontrol sistem saraf yang bermanfaat untukmenurunkan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan terapi relaksasi benson pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas krueng barona jaya aceh besar tahun  2024.  Metode: jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah quasy experiment yang menggunakan  desain  one  group  pretest  and  posttest.  Teknik  yang  digunakan dalam pengambilan sampel adalah proposional random sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan secara acak, jumlah  sampel  pada penelitian  ini berjumlah 15 orang. Hasil: sebelum teknik relaksasi benson diberikan 130/75 mmHg sampai 159/77 mmHg. Setelah diberikan teknik relaksasi benson menurun 130/60 mmHg sampai 158/75 mmHg, dengan nilai p= 0,001. Kesimpulan: ada pengaruh sebelum dan setelah diberikan  teknik relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas krueng barona jaya aceh besar tahun  2024. Saran: peneliti mengharapkan kepada responden agar teknik relaksasi benson yang dilakukan dapat dilanjutkan untuk mengontrol tekanan darah.
PENGARUH POLA MAKAN, DURASI TIDUR DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP RESIKO HIPERTENSI DI PUSKESMAS LHOKNGA urnika khusna; Sartika, Dewi; Iskandar, Iskandar
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v12i2.262

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada usia lanjut. Faktor-faktor seperti pola makan, durasi tidur, dan aktivitas fisik dapat mempengaruhi risiko hipertensi pada lansia. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pola makan, durasi tidur, dan aktivitas fisik terhadap risiko penyakit hipertensi pada lansia. Metode: desain penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Populasi adalah lansia diatas 60 tahun yaitu sebanyak 1001 lansia. Teknik sampel menggunakan stratified random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 72 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil : ada pengaruh  pola makan, durasi tidur, dan aktifitas fisik terhadap resiko penyakit hipertensi pada lansia, dengan nilai P value = 0,024, meliputi pola makan(P value = 0,004), durasi tidur (P value = 0,012), aktifitas fisik (P value = 0,010) terhadap resiko penyakit hipertensi pada lansia di Puskesmas Lhoknga  Kabupaten Aceh Besar. Kesimpulan: pnelitian ini dapat disimpulakan bahwa ada  resiko penyakit hipertensi pada lansia di Puskesmas Lhoknga  Kabupaten Aceh Besar dipengaruhi oleh pola makan, durasi tidur dan aktifitas fisik. Saran: kepada petugas puskesmas dapat mengedukasi lansia untuk membatasi asupan natrium (garam) karena terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah, perbaiki pola tidur dan aktivitas ringan seperti senam pagi 30 menit perhari.
Analisis Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah Berdasarkan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) di Puskesmas Ulee Kareng Ladia, Rahmadani; Iskandar, Iskandar; S, Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 12 No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v12i1.266

Abstract

Kualitas tidur adalah ukuran seberapa baik seseorang tidur dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti kemampuan untuk tetap tertidur tanpa terganggu. Adanya masalah dalam tidur seringkali berhubungan dengan kenaikan risiko kematian serta berbagai kondisi kesehatan seperti depresi, hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan obesitas. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kualitas tidur terhadap tekanan darah pada populasi lansia di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh menggunakan skor Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi yaitu 1.696 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling menggunakan rumus Lemeshow sehingga jumlah sampel 96 orang. Pengolahan data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi dan chi square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 75 dari 96 lansia (78,1%) mengalami kualitas tidur yang rendah dan 68 lansia (70,5%) memiliki tekanan darah tidak normal. Analisis statistik menunjukkan p value = 0,000 dan nilai r = 0,413, yang mengindikasikan korelasi positif tapi signifikan antara kualitas tidur dan tekanan darah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur tekanan darah lansia tersebut cenderung semakin tidak stabil. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar lansia untuk memperbaiki kualitas tidur mereka sebagai cara untuk mengendalikan atau memperbaiki tekanan darah mereka.