Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengatasi Pencegahan Stunting Desa Setu Bastomi, Fiqi Ameliya; Sumpena, Deden; Dewi, Ratna
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i1.24399

Abstract

Kesehatan masyarakat menjadi salah satu penentu kualitas sumber daya manusia salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui program, proses, hasil pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting. Dengan Teori Tahapan Pemberdayaan Masyarakat menurut Wrihatnolo (2007) yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, penyadaran dengan target sasaran dan Teori Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari partisipasi masyarakat yang mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif menghasilkan data secara maksimal. Hasil dari penelitian ini, adanya 6 (enam) program yang ada yaitu: 1) Sosialisasi stunting 2) Penyuluhan Catin, 3) Kelas Ibu hamil, 4) Bina Keluarga Balita, 5) Pemberian Makanan Tambahan 6) Jumat bersih. Proses pemberdayaan dari tahap pengenalan stunting, melalui pelatihan untuk pencegahan stunting, sampai kesadaran masyarakat dalam melaksanakan enam program pencegahan stunting. Keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Desa Setu dengan partisipasi masyarakat yang ikut serta mengoptimalkan pencegahan stunting di Desa Setu Kecamatan Jasinga.
Peranan Pusat Kesejahteraan Sosial Dalam Pelayanan Pengaduan Masyarakat Miskin Fadhilah, Muhammad Fikri; Sumpena, Deden; Aliyudin, Aliyudin
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 10, No 1 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i1.28310

Abstract

Kemiskinan menjadi masalah yang serius di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun pada kenyataan masih terjadi ketimpangan karena program yang tidak tepat sasaran. Maka dibentuklah lembaga Pusat Kesejahteraan Sosial untuk memudahkan masyarakat miskin menjangkau pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, upaya dan hambatan, serta hasil pelaksanaan program dalam pelayanan dan pengaduan masyarakat miskin di Desa Cibiru Wetan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan program Puskesos diantaranya, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat seperti Bansos, BPNT, dan Bantuan Rawan Pangan. Adapun hambatannya masih ada masyarakat yang berhak mendapat bantuan namun tidak terdata dan masyarakat yang tidak lengkap berkas administrasi dalam melaksanakan pengaduan. Upaya puskesos diantaranya, memverifikasi data masyarakat dengan turun langsung ke lapangan. Hasil dari program Puskesos yaitu adanya tempat pelayanan sosial dan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesejahteraan sosial dan hak sosial yang mereka miliki.
Peran Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN) Daarut Tauhiid Dalam Memberdayakan Ekonomi DI Lingkungan Pesantren Sidik, Firman Maulana; Sumpena, Deden; Fitriani, Putri Diesy
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 2 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i2.25737

Abstract

Pesantren tumbuh dan berkembang dari dan untuk masyarakat, pesantren merupakan lembaga keagamaan yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat, khususnya penduduk pedesaan. Perkembangan koperasi di sekitar pesantren atau disebut juga Kopontren atau Koperasi Pondok Pesantren bukanlah hal yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Kopontren Daarut Tauhiid dalam mengembangkan usaha-usaha yang dijalankan, peran dalam upaya memberdayakan ekonomi di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar, dan perubahan dan hasil yang dirasakan setelah begabung dengan Kopontren Daarut Tauhiid. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini menggunaka paradigma kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil terkait Peran KOPONTREN Daarut Tauhiid, Kopontren ini mengembangkan usaha melalui kebutuhan masyarakat dan SDM Internal Kopontren. Kedua, Peran kopontren ini sebagai fasilitator masyarakat untuk meningkatkan ekonomi serta mencukupi kebutuhan hidup. Terakhir, hasil dari penelitian ini, Kopontren ini membantu para UMKM dan anggota lebih berdaya dalam sisi ekonomi.
Peranan Pusat Kesejahteraan Sosial Dalam Pelayanan Pengaduan Masyarakat Miskin Fadhilah, Muhammad Fikri; Sumpena, Deden; Aliyudin, Aliyudin
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i1.28310

Abstract

Kemiskinan menjadi masalah yang serius di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun pada kenyataan masih terjadi ketimpangan karena program yang tidak tepat sasaran. Maka dibentuklah lembaga Pusat Kesejahteraan Sosial untuk memudahkan masyarakat miskin menjangkau pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program, upaya dan hambatan, serta hasil pelaksanaan program dalam pelayanan dan pengaduan masyarakat miskin di Desa Cibiru Wetan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan program Puskesos diantaranya, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat seperti Bansos, BPNT, dan Bantuan Rawan Pangan. Adapun hambatannya masih ada masyarakat yang berhak mendapat bantuan namun tidak terdata dan masyarakat yang tidak lengkap berkas administrasi dalam melaksanakan pengaduan. Upaya puskesos diantaranya, memverifikasi data masyarakat dengan turun langsung ke lapangan. Hasil dari program Puskesos yaitu adanya tempat pelayanan sosial dan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesejahteraan sosial dan hak sosial yang mereka miliki.
Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Kelas di MAN 1 Kabupaten Bandung Rahmawati, Vani; Sumpena, Deden; Hilman, Fathin Anjani
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i2.28545

Abstract

Penumpukan sampah di MAN 1 Kabupaten Bandung mengakibatkan pencemaran lingkungan. Sehingga madrasah ini merubah pola penanganan sampah dengan pengelolaan sampah berbasis kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, proses pelaksanaan dan hasil dari program pengelolaan sampah berbasis kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Proses pelaksanaan program melalui beberapa tahapan diantaranya: tahapan penyadaran, perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, monitoring dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengelolaan sampah berbasis kelas berperan efektif dikarenakan sistem ini lebih sederhana. Tingkat keberhasilan program pengelolaan sampah cukup berhasil dan efektif, terlihat dari tahapan program yang terstuktur, tercapainya tujuan program, serta dampak positif yang dirasakan oleh warga setempat. Kata Kunci : Pemberdayaan; Penanganan Lingkungan; Pengelolaan Sampah
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI KELOMPOK TANI MAJU MEKAR DALAM MENYEJAHTERAKAN ANGGOTANYA Suryana, Ajang; RS, Syamsuddin; Sumpena, Deden
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 4 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i4.31344

Abstract

This research aims to determine the process of economic empowerment, marketing strategies for Boehoen coffee products, and the results of economic empowerment of the Maju Mekar farmer group in Nagarawangi Village. This research is qualitative research using descriptive methods. The results of empowerment through the Maju Mekar farmer group are in three categories, namely the empowerment process, marketing strategy and empowerment results. In the process there are three stages, namely awareness, knowledge transformation stage and intellectual ability improvement stage. The marketing strategy used is expanding the marketing network, maximizing opportunities, playing in terms of quality, using online media. The following are the results of the economic empowerment that has been carried out, namely having freedom of mobility, the ability to buy small commodities, the ability to buy large commodities, always participating in decisions regarding household matters, having freedom of family domination, understanding government regulations, being involved in voicing aspirations, having legal guarantees. economy and sharing for families.
Mitigasi Banjir Untuk Tercapainya Sanitasi Lingkungan Assiddiqi Ridwan, Hamdi; Sumpena, Deden; Herdiana, Dedi
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 3 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i3.33303

Abstract

The aim of this research is to determine 1) The flood mitigation program carried out by the Cibiru Hilir village government 2) The implementation of the flood mitigation program 3) The results obtained from the Cibiru Hilir village government's flood mitigation program to achieve environmental sanitation. The research method uses qualitative methods. The theory used is Tangkilisian's theory of public policy (2003; 2). The results of the research show that the Cibiru Hilir village government has several public policies in three mitigation programs, namely, building water retention areas, purchasing heavy equipment in the form of water pumps, and outreach to the community regarding flood management. In its implementation, the Cibiru Hilir village government went through the stages of planning, implementation, and also finding inhibiting factors. The results obtained show that the Cibiru Hilir village government in dealing with existing flood problems has had a positive impact on the community and also on the flood problems in Cibiru Hilir village to achieve good environmental sanitation and a community that is empowered against flood disasters.
Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengatasi Pencegahan Stunting Desa Setu Bastomi, Fiqi Ameliya; Sumpena, Deden; Dewi, Ratna
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i1.24399

Abstract

Kesehatan masyarakat menjadi salah satu penentu kualitas sumber daya manusia salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui program, proses, hasil pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting. Dengan Teori Tahapan Pemberdayaan Masyarakat menurut Wrihatnolo (2007) yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, penyadaran dengan target sasaran dan Teori Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari partisipasi masyarakat yang mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif menghasilkan data secara maksimal. Hasil dari penelitian ini, adanya 6 (enam) program yang ada yaitu: 1) Sosialisasi stunting 2) Penyuluhan Catin, 3) Kelas Ibu hamil, 4) Bina Keluarga Balita, 5) Pemberian Makanan Tambahan 6) Jumat bersih. Proses pemberdayaan dari tahap pengenalan stunting, melalui pelatihan untuk pencegahan stunting, sampai kesadaran masyarakat dalam melaksanakan enam program pencegahan stunting. Keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Desa Setu dengan partisipasi masyarakat yang ikut serta mengoptimalkan pencegahan stunting di Desa Setu Kecamatan Jasinga.
Peran Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN) Daarut Tauhiid Dalam Memberdayakan Ekonomi DI Lingkungan Pesantren Sidik, Firman Maulana; Sumpena, Deden; Fitriani, Putri Diesy
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i2.25737

Abstract

Pesantren tumbuh dan berkembang dari dan untuk masyarakat, pesantren merupakan lembaga keagamaan yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat, khususnya penduduk pedesaan. Perkembangan koperasi di sekitar pesantren atau disebut juga Kopontren atau Koperasi Pondok Pesantren bukanlah hal yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Kopontren Daarut Tauhiid dalam mengembangkan usaha-usaha yang dijalankan, peran dalam upaya memberdayakan ekonomi di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar, dan perubahan dan hasil yang dirasakan setelah begabung dengan Kopontren Daarut Tauhiid. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini menggunaka paradigma kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil terkait Peran KOPONTREN Daarut Tauhiid, Kopontren ini mengembangkan usaha melalui kebutuhan masyarakat dan SDM Internal Kopontren. Kedua, Peran kopontren ini sebagai fasilitator masyarakat untuk meningkatkan ekonomi serta mencukupi kebutuhan hidup. Terakhir, hasil dari penelitian ini, Kopontren ini membantu para UMKM dan anggota lebih berdaya dalam sisi ekonomi.