Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

LAUNDRY INKLUSIF BERBASIS SEKOLAH DENGAN SISTEM DRAINASE RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI SARANA KEMANDIRIAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH AL HUSNA, TANGERANG SELATAN Vidayanti, Desiana; Tsarwan, Oties T.; Murtiningsih, Dewi; Agista, Shella; Wiwitwijaya, Sulung; Yulita, Belfa; Anizar, Anizar
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3144

Abstract

Sekolah MIS & SMPIT Al-Husna, Pondok Aren, Tangerang Selatan, merupakan sekolah inklusif dengan 34% siswanya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Hingga tahun 2025 sekolah ini belum memiliki program keterampilan terstruktur maupun sarana pengelolaan limbah laundry. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah DIKTI 2025, Universitas Mercu Buana melaksanakan kegiatan pendirian unit usaha laundry inklusif berbasis sekolah yang dilengkapi dengan sistem drainase ramah lingkungan. Metode kegiatan mencakup identifikasi masalah, sosialisasi dan FGD, penyediaan perangkat laundry, pembangunan sistem drainase dengan filter berlapis, pelatihan guru, penyusunan modul, serta simulasi praktik siswa ABK. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menghasilkan beberapa capaian penting, yaitu terbentuknya unit laundry inklusif di MIS & SMPIT Al-Husna sebagai sarana praktik keterampilan hidup bagi siswa ABK, sistem drainase ramah lingkungan, dan peningkatan kapasitas guru dengan kenaikan skor pengetahuan sekitar 30 poin. Modul Praktik Laundry Mandiri juga disusun untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta puas terhadap program, dan keterlibatan aktif siswa meningkatkan kepercayaan diri serta kemandirian mereka, memperkuat citra sekolah sebagai lembaga inklusif dan hijau. Dukungan orang tua, dokumentasi praktis, dan rencana pendampingan berkala meningkatkan peluang replikasi di sekolah lain. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kemandirian ABK, kapasitas guru, serta citra sekolah sebagai sekolah hijau inklusif yang peduli lingkungan.
Laundry Inklusif: Mewujudkan Kemandirian ABK melalui Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan Dewi Murtiningsih; Desiana Vidayanti; Oties T Tsarwan; Anizar Anizar; Belfa Yulita Nur Asifah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8424

Abstract

The implementation of community service activities (PKM) at the YPI Al Husna School has brought significant changes in enhancing the empowerment of students and teachers. Before the implementation, the school faced major challenges, including a lack of teacher competence in starting and managing businesses, as well as minimal understanding of cost calculations, profit and loss projections, and financial record-keeping. However, after conducting training and focus group discussions (FGD) on managing a school-based laundry business, the situation began to change. Teachers now possess basic knowledge about business management, including the preparation of standard operating procedures (SOP) and workflows, as well as the ability to fill out and present simple financial data with high accuracy. With the establishment of a well-managed laundry business unit, it is hoped that it can have a positive impact on the independence of special needs students. In terms of return on investment (ROI) and social return on investment (SROI), the implementation of this program shows promising potential, where the improvement of teachers' skills and students' independence can be measured through pre and post-test questionnaires, as well as the achievement of established targets, creating significant social value for the school community.