Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATA DISPLAY TOKO: SEBAGAI UPAYA IDENTIFIKASI RISIKO BISNIS Halid Hasan; Abdul Waris; Izzatul Ulya; Zhulvardyan Armayrishtya
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v4i1.9734

Abstract

Store display is an important component in the retail business segment. Business actors must be able to create attractive spatial planning and product arrangement through store displays so that consumers feel at home and comfortable when shopping. Effective arrangement in addition to increasing sales can also minimize the risk of loss. Such as avoiding loss of goods, theft, inaccurate records, and others. This activity was delivered to the Delfa Store which is located at Jl. Kenanga Kav.2, Mulyoagung Village, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Based on preliminary observations, it was found that the display conditions in stores that sell various household goods are still not good.  So that it becomes difficult to develop and there is uncertainty about business continuity in the future. This is the background for carrying out this activity, by analyzing the condition of store displays as an effort to identify business risks.
Test-Enhanced Learning: Asesmen Formatif untuk Matematika Sekolah Menengah Atas ulya, izzatul; Iqbal, Muhammad; Armayrishtya, Zhulvardyan
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.4044

Abstract

Asesmen  menjadi proses utama dalam pengajaran yang efektif, karena dengan asessmen kita dapat mengetahui apakah rangkaian kegiatan pembelajaran tertentu telah menghasilkan pembelajaran yang diharapkan. Tujuan utama dari asessment dalam pendidikan matematika salah satunya yaitu memberikan bukti nantinya akan  digunakan dalam membuat keputusan atau meningkatkan pendidikan matematika, yang dapat  memunculkan pertanyaan tentang aspek kompetensi matematika bagian mana yang harus dinilai dan bagaimana cara untuk mencapai tujuan. Ada dua jenis asesmen yaitu formatif dan sumatif. Salah satu asesment formatif adalah Test Enhanced Learning (TEL). TEL adalah proses mengingat konsep atau fakta, mengambilnya dari ingatan, meningkatkan retensi jangka panjang atas konsep atau fakta tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang tujuannya adalah untuk mengetahui  pengetahuan dan ketrampilan guru dalam membuat dan menggunakan  TEL sebagai asesmen  formatif matematika. Subjek penelitian ini adalah satu guru matematika di SMA Alfa Centauri. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar wawancara tidak terstruktur. Kegiatan dalam analisis data meliputi: Penyajian data (data display); Reduksi data (data reduction); Verifikasi data (data verification); dan Penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Hasil dari penelitian ini adalah guru sudah mempunyai pengetahuan dan ketrampilan yang cukup tentang TEL. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat membantu guru dalam memilih asesmen formatif yang tepat untuk siswa. Kata Kunci: Asesmen, pembelajaran matematika, asesmen formatif, Test Enhanced Learning (TEL)
Usability Testing of the Metadata Management of Audio Archive Pribadi, Joni Dwi; Wijayanti, Rena Feri; Armayrishtya, Zhulvardyan; Dhakirah, Sanita; Mufarikhatin, Khoiri
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 2 (2024): IJHESS OCTOBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i2.1329

Abstract

The aim of this research is to test the usability of the audio archive metadata management application. This application is used to record all song collection data in the form of cassettes and vinyl and is also used to search for collection data easily and quickly. This research used System Usage Scale (SUS) method to test the application usability. The SUS Testing was carried out by distributing a questionnaire which consists of 10 statements to 30 respondents to determine the assessment scale based on percentile rank, grade, adjective rating, acceptability, and net promoter score. The result of the system usage scale testing showed an average total score of 83. By detail, this result explained that the percentile range assessment scale is between 90-95%, grade is A, adjective rating is in the Excellent category, acceptability is in the acceptable category, and net promoter is in the promoter category. Thus, it can be concluded that the audio archive metadata management application is suitable for use as a search and retrieval tool for song collections in the form of cassettes and vinyl. However, in order to increase the application’s usefulness, the application can be more developed in the future by adding additional features to meet the criteria as a better metadata management tool.
Pendampingan Klasifikasi dan Penyimpanan Arsip Bisnis untuk Kemudahan Temu Kembali Arsip pada Usaha “Call Me Travel” Sukma, Erlangga Andi; Ulya, Izzatul; Armayrishtya, Zhulvardyan; iqbal, Muhammad
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.01

Abstract

Pengelolaan arsip menjadi semakin penting terutama bagi bisnis usaha travel. Arsip yang tertata rapi dan mudah diakses tidak hanya memudahkan operasional sehari-hari, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Namun, banyak usaha travel khususnya usaha kecil dan menengah yang masih menghadapi tantangan dalam mengelola arsip mereka. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami dan mengadopsi klasifikasi arsip untuk dokumen bisnisnya sebagai upaya agar dokumen bisnis tersebut lebih aman dan mudah ditemukan kembali. Klasifikasi arsip bisnis adalah proses pengorganisasian arsip perusahaan secara sistematis dan logis dengan tujuan kemudahan akses dan temu kembali arsip. Klasifikasi arsip bisnis memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi terkait perjalanan wisata yang telah dilakukan. Pada saat ini, masih banyak pelaku bisnis yang belum melakukan klasifikasi arsip bisnis dengan baik, salah satunya pelaku bisnis di bidang agen perjalanan atau travel agent seperti PT Citra Mahardika Sanjaya dalam usaha travel-nya. Perusahaan ini sudah melakukan penyimpanan arsip sesuai dengan kaidah yang tepat, akan tetapi mengalami kesulitan dalam temu kembali arsip karena belum melakukan klasifikasi arsip. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode partisipatif dengan empat tahapan yaitu penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Dengan klasifikasi arsip bisnis nantinya akan memudahkan dalam temu kembali arsip ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
Pendampingan Klasifikasi dan Penyimpanan Arsip Bisnis untuk Kemudahan Temu Kembali Arsip pada Usaha "Call Me Travel" Sukma, Erlangga Andi; Ulya, Izzatul; Armayrishtya, Zhulvardyan; Iqbal, Muhammad
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.01

Abstract

Pengelolaan arsip menjadi semakin penting terutama bagi bisnis usaha travel. Arsip yang tertata rapi dan mudah diakses tidak hanya memudahkan operasional sehari-hari, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Namun, banyak usaha travel khususnya usaha kecil dan menengah yang masih menghadapi tantangan dalam mengelola arsip mereka. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami dan mengadopsi klasifikasi arsip untuk dokumen bisnisnya sebagai upaya agar dokumen bisnis tersebut lebih aman dan mudah ditemukan kembali. Klasifikasi arsip bisnis adalah proses pengorganisasian arsip perusahaan secara sistematis dan logis dengan tujuan kemudahan akses dan temu kembali arsip. Klasifikasi arsip bisnis memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi terkait perjalanan wisata yang telah dilakukan. Pada saat ini, masih banyak pelaku bisnis yang belum melakukan klasifikasi arsip bisnis dengan baik, salah satunya pelaku bisnis di bidang agen perjalanan atau travel agent seperti PT Citra Mahardika Sanjaya dalam usaha travel-nya. Perusahaan ini sudah melakukan penyimpanan arsip sesuai dengan kaidah yang tepat, akan tetapi mengalami kesulitan dalam temu kembali arsip karena belum melakukan klasifikasi arsip. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode partisipatif dengan empat tahapan yaitu penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Dengan klasifikasi arsip bisnis nantinya akan memudahkan dalam temu kembali arsip ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
Pendampingan Pemanfaatan Whatsapp Business  untuk Media Pengarsipan dan Pemasaran Digital Anjari, Becik Gati; Tatiana Kristianingsih; Izzatul Ulya; Rizka Rahmawati; Zhulvardyan Armayrishtya
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/cdjazy05

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, bisnis dituntut untuk mengoptimalkan teknologi guna meningkatkan efisiensi operasional. WhatsApp Business menjadi media digital yang banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan, mengenalkan usaha, membuat katalog produk, memanfaatkan fasilitas balas cepat dan pesan otomatis, serta menjaga keamanan data dan analisis. Pernik Dessy, sebuah usaha sprei kustom di Malang dengan lebih dari sepuluh reseller, masih menggunakan WhatsApp pribadi, sehingga kesulitan dalam pengarsipan dan pemasaran. Pendampingan pemanfaatan WhatsApp Business untuk pengarsipan dan pemasaran digital dilakukan melalui analisis kebutuhan, pelatihan, implementasi fitur utama, dan evaluasi hasil. Analisis kebutuhan memahami kendala spesifik, pelatihan memastikan pemahaman fitur, dan implementasi melibatkan pemasangan aplikasi, pembuatan katalog produk, serta pengaturan balas cepat dan pesan otomatis. Evaluasi melalui wawancara dan kuesioner kepuasan mengukur perubahan efisiensi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional Pernik Dessy. Pengarsipan data menjadi lebih terstruktur, pemasaran produk melalui katalog digital meningkatkan visibilitas dan komunikasi dengan reseller, dan fitur balas cepat menghemat waktu dalam merespons pelanggan. Evaluasi menunjukkan kepuasan mitra terkait pemaparan dari Tim PkM Polinema sebesar 83,6%, sedangkan pemahaman materi terkait WA business peserta sebesar 84,4% dan kemudahan yang dirasakan saat menggunakan WhatsApp business saat melakukan pelayanan pada konsumen sebesar 80,8%. Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yaitu pemilik usaha dan reseller merasa mendapatkan kemudahan dalam melayani pelanggan.
PENERAPAN METODE PEMBERKASAN ARSIP INAKTIF DI BALAI PEMBERDAYAAN INDUSTRI PERSEPATUAN INDONESIA (BPIPI) Septiawardani, Caesarani Dwi Martha; Armayrishtya, Zhulvardyan
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan arsip inaktif di Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) yang belum optimal, ditandai dengan belum adanya metode pemberkasan yang terstandarisasi, keterbatasan ruang penyimpanan, serta kurangnya pemahaman staf terhadap proses klasifikasi dan penyimpanan arsip. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pemberkasan arsip inaktif yang lebih terstuktur di Balai Pemberdayaan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), sebagai solusi atas permasalahan dalam klasifikasi, penyimpanan, serta keterbatasan ruang arsip yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research) yang terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) terhadap sepuluh responden internal BPIPI. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode yang diterapkan memperoleh skor SUS rata-rata sebesar 77, yang termasuk dalam kategori "baik" dan "diterima" oleh pengguna. Tidak terdapat masukan negatif dari responden, sehingga penelitian tindakan ini dianggap cukup dan tidak perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa metode pemberkasan arsip inaktif mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip, serta dapat dijadikan acuan praktis dalam menyusun metode pemberkasan yang terstandar dan efisien. Rekomendasi pengembangan ke depan meliputi penyusutan arsip secara berkala dan penataan ulang ruang simpan, mengingat BPIPI direncanakan akan berpindah ke gedung baru yang memiliki fasilitas penyimpanan arsip yang lebih memadai. Kata Kunci: pemberkasan arsip, arsip inaktif, pengelolaan arsip, action research, usability, BPIPI
Development of Semantic-Based Voicebots and Natural Language Processing for E-Commerce Product Searches Maskur, Maskur; Afandi, Yosi; Widyananda, Wahyu; Fauzi, Ahmad; Armayrishtya, Zhulvardyan
INTERNATIONAL JOURNAL ON ADVANCED TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND INFORMATION SYSTEM Vol. 4 No. 3 (2025): AUGUST
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/ijateis.v4i3.2008

Abstract

Searching for products online is often an inefficient and confusing process, especially when users do not know the exact name of the product or use terms that differ from the search system. Keyword-based searches tend to produce irrelevant results because the system only matches text literally without understanding the meaning. As users increasingly talk to digital devices, voice-based search technology has become a more natural and intuitive alternative. This research aims to develop a semantic-based voicebot supported by Natural Language Processing (NLP) to improve the effectiveness of product searches on e-commerce platforms. The designed system not only recognizes user speech but also understands the context, intent, and semantic meaning of the given commands. The research stages include collecting user voice data, training the Automatic Speech Recognition (ASR) model for voice-to-text conversion, and applying the semantic NLP model for interpreting the context of product searches. The testing was conducted using Indonesian voice commands in a simulated e-commerce scenario. The results showed that the system achieved an average Word Error Rate (WER) of 1.29%, indicating a high level of accuracy in recognizing speech and understanding user intent. The integration between ASR and semantic NLP proved capable of creating a more natural, responsive search experience that resembles the way humans think and communicate when interacting with online search systems.
Pentingnya Alih Media Arsip Keluarga sebagai Upaya Penyelamatan dan Pengamanan Arsip Farika Nikmah; Izzatul Ulya; Zhulvardyan Armayrishtya; Muhammad Iqbal
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v2i2.3708

Abstract

Arsip keluarga merupakan data penting bagi setiap anggota keluarga untuk berbagai kepentingan, seperti urusan rumah tangga, kantor, sekolah, kampus, bank, pajak, asuransi, litigasi, sosial, dan lain-lain. Adanya perubahan teknologi membawa dampak signifikan terhadap cara manusia menyimpan informasi, media arsip tradisional seperti kertas, foto-foto cetak, dan rekaman fisik dapat menghadapi risiko kerusakan atau kehilangan akibat bencana alam, kebakaran, atau pencurian. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dan mengadopsi media arsip digital sebagai alternatif yang lebih aman dan mudah dikelola. Alih media arsip ke format digital memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi. Kesadaran ini perlu ditumbuhkan dan dibiasakan sejak dini, dan hal ini dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Ibu, sebagai salah satu anggota keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam membiasakan penyimpana arsip keluarga. Pentingnya alih media arsip keluarga dilakukan kepada Ibu-Ibu wali siswa FKS RA Cahya Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dipilih ibu-ibu yang memiliki anak usia balita, ibu-ibu ini masih di rentang usia 25-40 tahun, sehingga diharapkan masuk pada kategori masyarakat yang melek teknologi. Sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tepat sasaran dan diharapkan akan berlanjut kebiasaan sadar arsip di masyarakat, yaitu ibu-ibu wali siswa FKS RA Cahya dapat secara mandiri melakukan alih media arsip keluarga diwaktu selanjutnya.