Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP PENDIDIKAN AKHLAK ANAK DI DESA SARI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Sri Jamilah; Muhammad Akbar; Ilham Ilham
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pernikahan dini terhadap pendidikan akhlak anak di Desa Sari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di Desa Sari. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi/pengamatan, interview/wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu anak yang lahir dari hasil pernikahan dini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini yaitu: 1. Kurangnya perhatian dari orang tua, 2. Kurangya ilmu agama orang tua dan anak, 3. Terlalu dekat dan cepatnya anak mengenal lawan jenis, dan 4. Rendahnya ekonomi keluarga. Adapun dampak pernikahan dini terhadap pendidikan akhlak anak antara lain sebagai berikut: 1. Bertutur kata dan berperilaku yang tidak baik, 2. Kurangnya ilmu pendidikan akhlak anak, dan 3. Anak sulit untuk diarahkan pada hal-hal yang positif.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Dea Zara Avila; Nur Husnul Khatimah; Alkhair Alkhair; Nursani Nursani; Muhammad Akbar; Taufik Firmanto; Israjunna Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Membidik Peluang Wirausaha yang Tepat Pada Generasi Milenial di SMK NEGERI 2 Kota Bima Muhammad Akbar; Nabila Dwita Meifianti Saputri Saputri; Nurlaila; Dinda; Nurhayati; Nursani; Khas Sukma Mulya; Rizky Amelia
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi banyak generasi milenial yang mendirikan bisnis dengan berbagai bidang yang digeluti mulai dari fashion, perabotan rumah tangga sampai usaha kuliner. Generasi milenial ini merupakan generasi yang begitu dekat dengan dunia digital, sehingga dapat dengan mudah mendirikan sebuah bisnis. Akan tetapi banyak dari mereka yang merasa tidak mampu karena usahanya tidak berjalan dengan lancar atau mengalami kebangkrutan, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai teknik penjualan. Kesiapan generasi milenial dibandingkan dengan generasi lainnya jauh lebih memmpuni dalam menghadapi perkembangan zaman dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini. Peranan generasi milenial saat ini sangat besar untuk membangun bangsa, cara berpikir generasi milenial yang luas dapat membuat perubahan dan dapat menjadi pelopor, bukan hanya sekadar mengikuti tren yang sudah ada, akan tetapi dapat menciptakan hal-hal yang baru di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar  memberikan pemahaman tentang cara membidik peluang usaha di kalangan generasi milenial, tepatnya untuk siswa di SMKN 2 Kota Bima. Secara umum tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung visi Indonesia emas yang terdapat pada pilar pertama dan mendukung pertumbuhan jumlah wirausahawan agar mendorong perekonomian Neraga.  Metode yang digunakah dalam kegiatana ini adalah seminar.
Potensi Kewirausahaan dalam Kreativitas Remaja: Menjelajahi ide-ide bisnis kreatif yang dapat dijalankan oleh Generasi Z DI SMA NEGERI 4 KOTA BIMA M. Alvin Faiz; Muhammad Akbar; Amanda
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi kewirausahaan di kalangan remaja menjadi isu penting di Indonesia, terutama dalam konteks peningkatan kreativitas dan pengurangan tingkat kemiskinan. PKM ini bertujuan untuk mengeksplorasi ide-ide bisnis kreatif yang dapat dijalankan oleh Generasi Z di SMA Negeri 4 Kota Bima. Metode yang digunakan meliputi seminar yang diadakan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang peluang kewirausahaan. Hasil seminar menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai strategi pemasaran, pengembangan pasar, dan penyerapan tenaga kerja. Meskipun 60% siswa menunjukkan minat dalam berwirausaha, terdapat tantangan seperti kurangnya modal awal dan minimnya pengetahuan manajemen. Pada kegiatan  ini kami menyimpulkan bahwa pengembangan potensi kewirausahaan di kalangan remaja dapat menjadi sarana efektif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di Kota Bima.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Hilirisasi Umbi Ganyong Menjadi Anyong Cookies di Desa Bumi Pajo Nursani; Khas Sukma Mulya; Muhammad Akbar; Rizky Ameliya; Muhammad Rizkan; Fajrin Hardinandar; Syafruddin
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v5i2.172

Abstract

Bumi Pajo Village, Donggo Sub-district, Bima Regency, is the main producing area of canna (Canna edulis), locally known as kalo dana, yet most of the harvest is still sold as fresh tubers at low prices due to limited processing knowledge and business management skills. This community service program aimed to downstream canna tubers into a value-added food product, "Anyong Cookies," through the Integrated Local Agroindustry Empowerment Model (ILAEM). The program used a Participatory Action Research (PAR) approach comprising five stages: potential identification, product downstreaming, capacity building, business and digital marketing management, and sustainability development. Activities included flour-making training, cookies production, business feasibility analysis (HPP and BEP), brand and packaging development, and digital marketing assistance. Results showed substantial increases in participants' knowledge and skills, from an average of 8-32% before the program to 86-100% afterward, along with the establishment of a marketable product with its own brand and packaging. These findings indicate that integrating product innovation with entrepreneurship capacity building produces a more sustainable model for local food downstreaming and rural economic empowerment.