Syibromilisi Syibromilisi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Guru Penggerak Terhadap Penerapan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar PAI di SDN Timbang Rusmalawati, Eti; Syibromilisi, Syibromilisi; Wardatushobariah, Neng
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v5i2.2994

Abstract

The implementation of Merdeka Curriculum at SDN Timbang aims to create a more flexible and student-based learning environment, but faces challenges in improving students' Islamic Religious Education learning skills. This study aims to identify the role of the Activator Teacher in implementing learning strategies that can increase engagement and Islamic Religious Education learning skills in the elementary school environment. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, in-depth interviews with Master Teachers, and document analysis related to the Merdeka Curriculum policy. The research findings show that the Activating Teacher plays a role in facilitating interest-based learning, implementing collaboration between students, conducting process-based assessments, and building an inclusive learning environment to support students' emotional well-being. In addition, collaboration with parents is also proven to strengthen students' Islamic Religious Education learning skills in project-based learning. The recommendation from this study is that other elementary schools can strengthen the role of the Activator Teacher as an agent of change in improving Islamic Religious Education learning skills and student learning engagement through the Merdeka Curriculum. Keywords: Activator Teacher; Merdeka Curriculum; Learning Skills; Islamic Religious Education
Integrasi Kurikuler Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuningan Sopidi, Sopidi; Nugroho, Dimas Aji; Syibromilisi, Syibromilisi
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v5i2.3014

Abstract

Improving the quality of Islamic education at Madrasah Aliyah requires a holistic approach, one of which is through curricular integration. This research aims to analyze the implementation of synchronization integration in improving the quality of Islamic religious education at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuningan. The research method used is a qualitative approach, aiming to explain phenomena such as implementation, policies, curricular integration, evaluation, etc., holistically. Data collection includes observation, interviews, and documentation, with data analysis techniques involving data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings indicate that all elements and activities at MAN 1 Kuningan show integration or interdependence, enhancing effective and efficient learning and producing quality students ready to adapt to society. Additionally, curricular integration at MAN 1 Kuningan focuses not only on knowledge transfer but also on character and ethics development. Results show that students not only understand religious concepts but also apply them in daily life, thus forming a strong foundation for achieving Islamic educational goals of intellectual excellence and moral integrity. Keywords: Integration; Curricular; PAI
Manajemen kurikulum pesantren:Integrasi Antara Kurikulum Salafiyah, Gontor dan Umum (Penelitian Di Pondok Pesantren Riyadlul 'Ulum Wadda'wah) Wardatushobariah, Neng; Sopidi, Sopidi; Syibromilisi, Syibromilisi
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam Berbasis Kritis, Kolaboratif, dan Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v7i1.601

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan yaitu; 1) Implementasi Integrasi ketiga jenis kurikulum tersebut dalam proses pembelajaran di pesantren 2) strategi pelaksanaan integrasi ketiga jenis kurikulum tersebut dalam proses pembelajaran di pesantren 3) Dampak integrasi kurikulum terhadap kualitas lulusan pesantren dalam menghadapi tantangan global dan kebutuhan masyarakat, 4) Tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam mengintegrasikan kurikulum Salafiyah, Gontor, dan umum, dan bagaimana solusi yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data diperoleh dari Ketua Yayasan, Kepala bagian Kurikulum, ustadz ustadzah, Para santri dan Alumni Jenis penelitian ini adalah studi kasus . Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Manajemen Kurikulum Pesantren : Integrasi Antara Kurikulum Salafiyah, Gontor dan Umum, Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Dalam Pengimplementasian 3 kurikulum di pesantren condong, seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan dalam sistem asrama (boarding school) selama 24 jam, Pembelajaran dilaksanakan dari pagi-sore dimana bukan hanya umum saja tapi dicampur dengan pelajaran gontor dan salafiyah, selain itu diluar jam sekolah juga ada kegiatan yang mendukung seperti kegiatan ekstrakulikuler, muhadzoroh, mudzakaroh, mufrodzah, bandongan, sorogan dan lain sebagainya. 2) Strategi pelaksanaan integrasi ketiga jenis kurikulum tersebut dalam proses pembelajaran di pesantren Condong yakni (a) penggabungan nilai PANCA JIWA dan PANCA JANGKA, (b) mengadakan pelatihan, bimbingan untuk meningkatkan kompetensi para guru, (c) mengadakan evaluasi/supervisi setiap bulan, (d) Pembuatan RPP yang baik dan benar, (e) mengadakan kumpulan setiap minggu dala rangka evaluasi, (f) memberikan reward kepada guru. 3) Dampak integrasi kurikulum terhadap kualitas lulusan pesantren dalam menghadapi tantangan global dan kebutuhan masyarakat yakni : (a) menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi agama yang kuat, (b) lulusannya mampu bersaing di era globalisasi, (c) keterampilan bahasa asingdan kepemimpinannya sangat kental/sangat baik sekali, (d) mampu menjadi Da’i / Ustad-ustadzah, (e) banyak alumni yang melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi Ternama di Indonesia dan Perguruan Tinggu Luar negeri, (f) mampu dan siap bersaing di dunia kerja. 4) Tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam mengintegrasikan kurikulum Salafiyah, Gontor, dan umum, dan bagaimana solusi yang diterapkan yakni : santri baru merasa terbebani dan belum bisa adaptasi dengan adanya integrasi tiga kurikulum ini Salah satu solusi yang digunakan yakni setelah sholat isya sampai jam 22.00 WIB anak2 diberi waktu untuk belajar bersama yng dinamakan Mudzakaroh yakni mempelajari pelajaran yang belum dipahami ataupun mengerjakan tugas dengan dibimbing oleh walikelas masingmasing. Selain dari itu solusinya yakni para guru juga tidak sungkan untuk memberikan penjelasn ulang kepada santri yang belum mengerti. Kata Kunci : Strategi, Integrasi, Kurikulum, Pesantren
Integration of Pesantren Curriculum and Higher Education Basori, Adib Rofiuddin; Nugraha, Mulyawan Safwandy; Sopidi, Sopidi; Syibromilisi, Syibromilisi
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2025): December
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i3.516

Abstract

This study analyzes the amalgamation of the pesantren curriculum and secondary education at STIT Buntet Pesantren Cirebon, focusing on Islamic tenets and academic criteria within the framework of modern education. This study aims to elucidate the implementation of the integration of the pesantren and higher curriculum at STIT Buntet Pesantren Cirebon, as well as to identify the elements that facilitate and impede its achievement. Employing a qualitative case study methodology, data are collected via participant observation, in-depth interviews, and document analysis from the Chairperson, Vice Chairperson, Head of Study Program, and students. This study explains that the integration process centers on three fundamental pillars: faith, knowledge, and charity, with a strong emphasis on moderation (wasathiyah) in the curriculum. Although integration has been successful, the problem lies in the use of pesantren values as indicators in academic evaluation, and character development in the classroom takes time. This study emphasizes the importance of optimizing the implementation of an integrative curriculum, contributing to the literature by demonstrating the application of Islamic principles in the context of practical and academic education.
Strategi Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Daerah Dan Satuan Pendidikan Syibromilisi; Agus Alif Humaydiy; Sopidi Sopidi
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Strategi dan Transformasi Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v8i1.856

Abstract

The quality of education remains a central issue in human resource development and regional competitiveness. However, many regions and education units still face unequal educational quality, uneven teacher professionalism, weak school governance, and limited educational infrastructure. This article aims to analyze strategies for improving education quality at the regional and school levels through a conceptual literature review. The data were obtained from academic books, accredited national journals, selected international references, and official education policy documents published between 2012 and 2026. The literature was reviewed through thematic content analysis by classifying findings into leadership, teacher professionalism, learning process, educational technology, and stakeholder participation. The results show that education quality improvement requires integrated strategies, including strengthening instructional leadership and data-based school governance, developing continuous teacher professionalism, optimizing contextual and inclusive learning, using educational technology strategically, and strengthening community participation. The contribution of this article lies in the formulation of a contextual strategy framework that can guide local governments and education units in designing sustainable quality improvement programs.
Meningkatkan Spiritualitas Peserta Didik Dengan Metode Famuda Syibromilisi
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2021): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.755 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v1i1.20

Abstract

Peranan guru merupakan bagian yang sangat berpengaruh dalam Pendidikan anak didiknya, dalam hal ini upaya untuk perkembangan serta peningkatan spriitualitas peserta didik. Seluruh pihak sekolah dan orang tua pun memiliki peran penting untuk meningkatakan spiritualistas peserta didik, salah satu strategi dalam peningkatan spiritualitas peserta didik adalah dengan strategi Fa-Mu-da dengan komponennya yaitu1.Fastabiqul khirot (berlomba dalam kebaikan), 2. Mujahadatunafsi (melawan hawa nafsu), 3. Darsul akhlaq (mempelajari akhlaq). Strategi ini diterapkan untuk lebih meningkatkan spritualitas peserta didik dalam menghadapi perkembangan globalisasi yang dapat menjerumuskannya kedalam jurang pergaulan bebas dan akhlak tercela. Dengan model manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,dan pengendalian atau controlling. Dan strategi ini bisa diterapkan disemua sekolah ataupun lembaga pendidikan baik formal maupun non formal..
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMP KARYA BUDI Testri Destrianti Testri Destrianti; Wahyu Hidayat; Syibromilisi
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v4i1.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Karya Budi Cileunyi Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah. Lokasi penelitian yaitu SMP Karya Budi Cileunyi Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yaitu menggunakna reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perencanaan supervisi akademik sekolah membuat langkah-langkah program supervisi akademik, membut tim supervisi, merumuskan tujuan, menentukan jadwal pelaksanaan, dan apa saja yang harus dipersiapkan oleh guru. 2) Pelaksanaan supervisi akademik dilaksanakan dua dalam satu tahun. Pendekatan yang dilakukan yaitu pendekatan langsung, tidak langsung, dan kolaboratif. Teknik yang digunakan yaitu kunjungan kelas, observasi kelas, pertemuan individu serta rapat, dan instrumen yang digunakan yaitu angket dan catatan supervisi akademik. 3) Tindak lanjut pelaksanaan supervisi akademik dilaksanakan dengan berdiskusi dan mencari solusi atas permasalahan, kemudian untuk program tindak lanjut dengan malalui In House Training (IHT), workshop, pelatihan, bimbingan teknis atau supervisi klinis. Kata Kunci: Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Kinerja
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QURAN DI RUMAH TAFIDZ QUR’AN (RTQ) AT-TAQWA KOTA CIREBON Inna Malviana; Didin Nurul Rosidin; Asep Mulyana; Syibromilisi
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v4i1.464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Kota Cirebon. Peneltian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Kota Cirebon. Adapun perolehan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ. Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ At-Taqwa Kota meliputi 3 yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), Program Kegiatan; dan Sarana Prasarana. (2) Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon, muraja’ah hafalan menjadi suatu hal yang wajib ditunaikan sebelum menambah hafalan.di RTQ At-Taqwa terdapat program unggulan. yaitu tahfidz for kids, tahfidz lissyabab, pesantren tahfidz al-Qur’an dan tahsin tilawah bersanad. Metode yang digunakan yaitu TTM (Talqin, Tikror, Muroja’ah). (3) Evaluasi Pembelajaran Tahfidz di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilaksanakan dalam bentuk lisan, tulisan, ataupun perbuatan. Guru yang berperan sangat penting dalam evaluasi harian, baik dari segi akhlak ataupun target harian. Evaluasi pekanan dan bulanan, guru melaporkan capaian dan catatan anak didiknya masing-masing kepada Ketua RTQ. Untuk evaluasi semesteran dan tahunan, santri membaca semua hafalanyang dimiliki.
Transformasi Budaya Literasi Santri : Integrasi Kitab Kuning dan Literasi Digital di Buntet Pesantren Syibromilisi; Ahmad Faiz Hamka; Neng Wardatushobariah
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.832

Abstract

Literasi pesantren berkembang dalam ketegangan produktif antara tradisi kitab kuning dan tuntutan literasi digital. Kajian terdahulu umumnya mendeskripsikan program literasi atau pemanfaatan teknologi secara terpisah, sehingga belum cukup menjelaskan bagaimana otoritas pedagogis, praktik membaca klasik, fasilitas, dan media digital dikelola sebagai satu ekologi literasi. Penelitian ini menganalisis bentuk praktik, faktor penggerak dan pembatas, serta implikasi pengelolaan budaya literasi santri di Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif dengan informan purposif yang mencakup santri aktif, pengasuh atau kiai, serta pengelola kegiatan literasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan enam tahap analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa kitab kuning tetap menjadi inti literasi; kiai berfungsi sebagai pengarah, teladan, dan kurator sumber; teknologi digital digunakan sebagai pelengkap yang diatur secara selektif; sedangkan fasilitas, akses, pendampingan menulis, dan variasi partisipasi menjadi kendala utama. Kebaruan penelitian dirumuskan sebagai hibriditas literasi terkelola, yaitu integrasi tradisi dan teknologi melalui otoritas pedagogis pesantren. Pesantren direkomendasikan menyusun tata kelola literasi, inventaris fasilitas, klinik menulis, dan akses digital terarah, sementara penelitian lanjutan perlu melibatkan lebih dari satu pesantren.
School Financial Management in Improving the Quality of Facilities and Infrastructure: A Case Study at Madrasah Tsanawiyah Mulyadi Mulyadi; Dewi Cahyani; Nurul Azizah; Lulu Awaliyah; Syibromilisi Syibromilisi
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.416

Abstract

This research investigates the involvement of financial management in improving sustainable infrastructure quality of educational institutions in MTs Negeri 11 Cirebon. Qualitative case study research design was used whereby 14 informants consisting of the madrasah principal, treasurer, chairman of the committee, teachers, administrative staff, and students were involved. Data collection methods included interviews, observations, and documentation. Based on the results of this research, the process of financial management was conducted using participatory management by implementing the plan of RKAM/RKAS and was funded from two primary sources namely BOS/DIPA funds and community contribution The budget allocation emphasized the building of classrooms, maintenance of the infrastructure of education institution, and provision of learning facility. Nevertheless, problems were also encountered by the institution such as lack of BOS funding flexibility, delays in disbursements of fund, and the legality of the land still unresolved. The innovation of this research is in terms of integrating the discussion about financial management and sustainability of the infrastructure quality of educational institutions. From the result, it is evident that the sustainability of the infrastructure quality of education institution required not only fundings but also participatory governance, adaptive management, accountability, and multi-source funding approaches.