Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Formulasi dan Karakterisasi Fisik Hand and Body Lotion Ekstrak Buah Alpukat (Persea America Milly) Pratiwi, Elasari Dwi
Jurnal Surya Vol 13 No 2 (2021): VOL 13 NO 02 AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v12i2.270

Abstract

Background:   Buah alpukat banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai toping atau bahan utama makanan. Kombinasi Antioksidan, vitamin A dan vitamin C tersebut perlu diaplikasikan ke dalam bentuk sediaan farmasi untuk meningkatkan estetika dan kemudahan dalam penggunaan. Salah satu system pengahantaran obat topikal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini adalah bentuk sediaan hand and body lotion. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui konsentrasi ekstrak buah alpukat terhadap karakteristik fisik hand and body lotion. Dua formula hand and body lotion dibuat berdasarkan variasi konsentrasi zat aktif pada konsentrasi 3,7% dan 7,4%. Karakterisasi fisika sediaan meliputi uji organolpetis, uji homogenitas, uji pH dan uji hedonik. Objectives: Buah alpukat yang diperoleh di Desa Sugio Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan.Design: Data hasil parameter organoleptis, homogenitas, pH dan uji hedonik dianalisis secara deskriptif.Results: Data penelian yang diperoleh yaitu pada uji organoleptis yaitu mempunyai warna kekuningan, aroma khas buah alpukat dan kosistensi kental. Pada uji homogen, F1 dan F2 menghasilkan sediaan yang homogen. Pada uji pH, nilai F1 dan F2 yaitu 5,96 dan 5,75. Dan pada uji hedonik, responden lebih menyukai F1 dibandingkan F2.Conclusions:   Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1 dan F2 dengan konsentrasi buah alpukat 3,7% dan 7,4% merupakan formula optimum sebagai hand body and lotion
Pengaruh Faktor Risiko terhadap Efek Samping Hipotensi Ortostatik pada Pasien Hipertensi dengan Komorbid Diabetes Mellitus Utami, Primanitha Ria; Pratiwi, Elasari Dwi; Ayuning Tiyas, Danur Sukma
Sinteza Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v6i1.31990

Abstract

Orthostatic hypotension is a common side effect of antihypertensive therapy that can lead to serious outcomes such as falls, injuries, and death. The risk increases in patients with comorbidities like diabetes mellitus, which affect autonomic regulation and often require multiple medications (polypharmacy). This study aimed to assess the influence of risk factors gender, age, duration of use, body mass index, and polypharmacy on the incidence of orthostatic hypotension in hypertensive patients with comorbidities at the Lamongan District Health Center. Using a cross-sectional design, 78 Prolanis program participants were observed from January to March 2025. Data were collected through direct observation, medical records, and the Naranjo algorithm questionnaire, then analyzed with Spearman Rank correlation. Results showed that most respondents experienced possible (41.03%) to very certain (39.74%) side effects of orthostatic hypotension linked to antihypertensive use. Age (ρ=0.698; p=0.000), gender (ρ=0.308; p=0.006), and polypharmacy (ρ=0.277; p=0.014) were significantly associated with orthostatic hypotension, with age as the strongest factor. Duration of use (ρ=0.122; p=0.287) and body mass index (ρ=−0.006; p=0.961) showed no significant correlation. These findings highlight the need for heightened vigilance in elderly patients and those on multiple medications to prevent orthostatic hypotension. Further studies with larger samples and longer follow-up are recommended. Educating patients on proper medication use is crucial to reduce adverse effects.
Edukasi Pemilihan Kosmetik Halal dan Aman pada Masyarakat Ibu-Ibu Yasinan di Desa Baturono Lamongan Aini, Reyda Eka Fitri Nur; Pratiwi, Elasari Dwi; Anzalna, Aryuwana Nida; Syafi’in, Nabila Putri; Sugiantoro, Bagus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1205

Abstract

Pemilihan kosmetik yang tidak memperhatikan aspek keamanan dan kehalalan masih menjadi permasalahan di masyarakat. Masyarakat Desa Baturono, khususnya ibu-ibu yasinan, menunjukkan tingkat pengetahuan yang masih rendah terkait pemilihan kosmetik halal dan aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui edukasi mengenai kosmetik halal dan aman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan desain pre-test dan post-test terhadap 50 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, ditunjukkan dengan peningkatan skor pengetahuan dari kisaran 30–55% pada pre-test menjadi 90–100% pada post-test. Kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan kosmetik halal dan aman.