Claim Missing Document
Check
Articles

Found 48 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Perangkat Lunak Inventaris Data Pada Optical Distribution Point Dengan Qr Code Mario Putra; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi yang semakin pesat membuat jumlah pengguna teknologi Fiber To The Home semakin banyak dan seiring dengan itu maka inventaris data yang dibutuhkan harus semakin efisien dan efektif, Oleh karena itu perlu dilakukan studi dan analisis mengenai penerapan teknologi QR Code untuk inventarisasi data dan sinkronisasi data antara perangkat Optical Distribution Point (ODP) dengan server utama PT. Telekomunikasi Indonesia. Pada saat ini inventaris data yang digunakan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia masih melakukan proses inventarisasi data dengan secara manual. Inventarisasi data secara manual yang dimaksud adalah dimana masih menggunakan media sosial sebagai media untuk penyimpanan data sehingga menyulitkan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian secara terperinci. Oleh karena itu dalam Tugas Akhir ini, dirancang sebuah sistem untuk menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan teknologi QR Code yang diterapkan di Optical Distribution Point (ODP) dan akan di-scan melalui smartphone yang kemudian dapat digunakan untuk melihat data pelanggan yang ada di perangkat Optical Distribution Point (ODP) agar memudahkan teknisi saat pengecekan data pelanggan. Penggunaan QR Code ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang terjadi. Dengan QR Code ini teknisi tidak perlu lagi melihat data pelanggan dengan cara manual di perangakat. Kata Kunci : Fiber To The Home, Optical Distribution Point, QR Code Abstract The increasingly rapid technology makes the number of users of Fiber To The Home technology more and more along with that, the data inventory needed must be more efficient and effective, therefore it is necessary to study and analyze the application of QR Code technology for data inventory and data synchronization between devices Optical Distribution Point (ODP) with the main server of PT. Telekomunikasi Indonesia. At this time the data inventory used by PT. Telekomunikasi Indonesia is still carrying out a process of inventorying data manually. The manual data inventory in question is where it still uses social media as a media for storing data making it difficult to carry out supervision and control in detail. Therefore in this Final Project, a system is designed to answer these problems using QR Code technology that is applied in Optical Distribution Point (ODP) and will be scanned through a smartphone which can then be used to view customer data in Optical Distribution devices. Point (ODP) to make it easier for technicians when checking customer data. The use of this QR Code is expected to answer the problems that occur. With this QR Code, the technician does not need to see customer data manually in warakat. Keywords: Fiber To The Home, Optical Distribution Point, QR Code
Perancangan Dan Implementasi Sistem Keamanan Rumah Berbasis Raspberry Pi Dan Official Account Line Nadya Dwi Aulia; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Monitoring sistem keamanan rumah berguna untuk mengamankan dan memonitoring rumah sehingga rumah tetap terjaga dengan baik dan mengurangi kekhawatiran masyarakat akan rumahnya saat ditinggal berpergian jauh. pada penelitian ini akan membuat sebuah sistem keamanan rumah berbasis Raspberry Pi dan Official Account Line. Menggunakan aplikasi Official Account Line atau biasa disebut dengan Line@ (Line at) merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya yang masih menggunakan SMS gateway sebagai outputannya. Sistem keamanan ini dibuat agar dapat diakses oleh lebih dari satu pengguna agar peringatan ancaman keamanan rumah dapat diketahui oleh anggota rumah yang lain. Aplikasi Line at dapat mengirimkan pesan siaran yang sangat menunjang untuk sistem keamanan yang akan dibuat. Pada aplikasi Line at ini terdapat pilihan atau opsi kepada penggunanya dalam bentuk bot untuk menampilkan foto atau video. Dari hasil pengujian sistem, nilai rata-rata keberhasilan deteksi gerakan dan pengambilan foto sebesar 100%. Jarak maksimum sensor PIR dapat mendeteksi gerakan adalah 6 meter. Nilai rata-rata keberhasilan kontrol kamera untuk mengambil foto atau video menggunakan bot adalah sebesar 100%. Kemudian, untuk pengujian QoS yaitu delay dan throughput didapatkan nilai rata-rata delay pada pengambilan foto dan video sebesar 2.1, 2.3 dan 2.2 detik dan delay pada video sebesar 2.2, 2.3 dan 2.2 detik di masing-masing waktunya. Sedangkan untuk pengujian throughput pada pengambilan foto dan video memiliki kecepatan masing-masing yaitu 546,7 KBytes/s dan 546,8 KBytes/s. untuk pengujian pengiriman data secara simultan dengan beberapa pegguna didapatkan rata-rata sebesar 96.6%. Kata Kunci: Sistem kemanan rumah, Raspberry Pi, Official Account Line, delay, throughput. Abstract Monitoring the home security system is useful for securing and monitoring the house so that the house is maintained properly and reduces the worries of the community about their homes when left far away. in this study will create a Raspberry Pi based home security system and Official Account Line. Using the Official Account Line application, or commonly referred to as Line @ (Line at), is the development of previous research that still uses SMS gateway as its output. This security system is made so that it can be accessed by more than one user so that the warnings of home security can be known by other members of the house. The line at application can send broadcast messages that are very supportive of the security system that will be created. In the Line at application, there are options or options for users in the form of bots to display photos or videos. From the results of testing the system, the average value of motion detection and photo capture is 100%. The maximum distance the PIR sensor can detect is 6 meters. The average value of the success of camera controls for taking photos or videos using a bot is 100%. Then, for QoS testing namely delay and throughput, the average value of delay in taking photos and videos is 2.1, 2.3 and 2.2 seconds and the delay in videos is 2.2, 2.3 and 2.2 seconds in each time. Whereas for throughput testing on photo and video retrieval has a speed of 546.7 KBytes / s and 546.8 KBytes / s, respectively. for testing simultaneous data transmission with several users, it was obtained an average of 96.6%. Keywords: Home security system, Raspberry Pi, Official Account Line, delay, throughput.
Perancangan Dan Implementasi Taman Pintar Berbasis Internet Of Things (IoT) Ahmad Saifuddin Mufid; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat telah mendorong terciptanya banyak sekali teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah kesatuan sistem yang memungkinkan manusia untuk mengendalikan perangkat dari jarak yang jauh dengan memanfaatkan jaringan internet dan smartphone. Teknologi IoT sudah banyak diterapkan di berbagai sektor kehidupan manusia, salah satunya dalam perawatan tanaman atau yang dikenal sebagai Smart Garden. Sistem Smart Garden digunakan untuk monitoring dan controlling. Monitoring adalah aktivitas memantau nilai sensor yang digunakan pada sistem tersebut, sedangkan controlling bertujuan untuk mengendalikan benda elektronik yang terpasang pada sistem. Controlling perlu dilakukan agar nilai parameter setiap sensor yang terpasang pada sistem Smart Garden tetap pada nilai atau status yang diinginkan pengguna. Pada Sistem Smart Garden menggunakan ESP32S sebagai mikrontroller dan beberapa sensor, yaitu Capacitive Soil Moisture Sensor (CSMS), Light Dependent Resistor (LDR) Passive Infrared (PIR) untuk mendeteksi gerak makhluk hidup di sekitar taman, dan juga menggunakan aplikasi untuk memantau nilai sensor serta mengendalikan perangkat elektronik. Hasil dari observasi perawatan tanaman dihubungkan ke firebase kemudian ditampilkan menggunakan aplikasi Smart Garden yang berbasis android yang terpasang pada smartphone. Berdasarkan hasil yang ditampilkan maka pengguna dapat melihat nilai kelembaban tanah ideal sebesar 88, nilai intensitas cahaya dari pukul 05.30-18.00 WIB dengan rentang 117-201, serta pendeteksi tikus di sekitar taman secara real time. Kemudian hasil pengujian QoS yaitu dengan memasang alat dengan jarak 5 meter terhadap access point dan mendapatkan hasil throughput sebesar 6530 bit/s, nilai packet loss sebesar 0 %, nilai rata-rata delay 0.237 s, dan rata-rata nilai jitter 4.2 x 10−5 s. Kata Kunci: Smart Garden, monitoring dan controlling, CSMS, LDR, PIR, firebase.
Purwarupa Sistem Otomasi Pada Smart Farm Berbasis Internet Of Things Hasnah Faradina Nur Ilham; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi sektor pertanian terus berkembang dalam menciptakan kondisi yang ideal bagi kebutuhan tanaman. Kebutuhan akan temperatur, kelembapan tanah dan cahaya bagi tanaman merupakan hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan tanaman yang sehat, bebas dari hama, dan berkualitas. Oleh karena itu, dengan kemajuan teknologi disektor pertanian, teknologi greenhouse konvensional menjadi tergantikan dengan adanya pembangunan greenhouse yang dilengkapi dengan sistem smart farm. Tanaman pakcoy merupakan jenis sayur yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Hampir semua kalangan mengkonsumsi sayuran jenis ini. Tanaman pakcoy memiliki umur panen relatif pendek yakni 25-28 hari setelah tanam. Maka dari itu, untuk meningkatkan hasil panen budidaya tanaman pakcoy dibuatlah sebuah sistem smart farm dengan irigasi tetes ang mampu bekerja secara otomatis berdasarkan perubahan kadar air tanah pada tanaman pakcoy. Sistem ini dilengkapi dengan beberapa sensor, yaitu sensor soil moisture (Yl-69), sensor humidity (DHT22), sensor intensitas cahaya (BH1750), serta dilengkapi dengan webcam dan Raspberry Pi 3+ model B. Hasil pada penyusunan tesis ini adalah dapat merancang sebuah sistem smartfarm dengan baik. Pada pengujian QoS untuk pengiriman data alat ke website 0,3915s. Pada pengujian QoS untuk pembacaan data dari alat ke website, nilai ratarata throughput yang didapat sebesar 3711,13 bps. Kata kunci : Raspberry Pi 3+ Model B, Sensor DHT 22, Sensor YL-69, Sensor BH-1750 Abstract Agricultural technology continues to develop in creating ideal conditions for crop needs. The need for temperature, soil moisture, and light for plants are things that must be considered in order to get healthy, pestfree, and quality plants. Therefore, with the advancement of technology in the agricultural sector, conventional greenhouse technology has been replaced by building a greenhouse equipped with a smart farm system. Pakcoy plants are a type of vegetable favored by Indonesians. Almost all people consume this type of vegetable. Pakcoy plants have a relatively short harvest life of 25-28 days after planting. Therefore, to increase the yield of Pakcoy cultivation, a smart farm system with drip irrigation was created which was able to work automatically based on changes in the soil water content of the pakcoy plant. This system is equipped with several sensors, namely a soil moisture sensor (Yl-69), a humidity sensor (DHT-22), a light intensity sensor (BH1750), and a webcam, and a Raspberry Pi 3+ model B. The results of the preparation of this thesis are can design a smart farm system well. In the QoS test for sending tool data to the website 0.3915s. In the QoS test for reading data from the device to the website, the average throughput value obtained is 3711.13 bps. Keywords: Raspberry Pi 3+ Model B, DHT 22 sensor, YL-69 sensor, BH-1750
Perancangan Dan Implementasi Iot Platform Untuk Pemantauan Tanaman Pakcoy Pada Tahap Penyemaian M, Fajri Ismail; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin bertambah waktu, permintaan akan sayuran organik dan sehat tanpa kandung kimia berkembang dengan pesat, hal tersebut mempengaruhi terhadap permintaan dan ketersediaan jumlah sayuran pakcoy. Sistem persemaian yang pas akan dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman yang optimal. Berdasarkan pada banyak masalah tersebut penulis membuat sebuah sistem web server yang dapat melakukan proses monitoring berdasarkan terhadap penerapan Internet of Things, data sensor yang dihasilkan diambil berdasar data kondisi ruangan greenhouse serta kondisi tanaman pakcoy. Tugas Akhir ini mengusulkan mengenai sistem webserver untuk pengelolaan media penyimpanan data multimedia dan melakukan proses monitoring serta penyimpanan data berbasis database management system dengan kondisi terhubung ke Internet serta proses akses terhadap website menggunakan API (Application Programming Interface) didasar pada sistem Internet of Things. Pada penelitian ini terhadap hasil pengujian fungsionalitas, dimana seluruh fitur yang pada situs web monitoring tanaman pakcoy dapat diakses oleh admin. Hasil dari pengujian quality of service dengan menggunakan parameter delay didapat hasil rata rata sebesar 0.141s untuk kondisi database – API dan API – database sebesar 0.139s yang dapat disimpulkan bahwa dari kedua kondisi tersebut pengukuran delay dalam kondisi baik. Hasil pengujian throughput didapat rata rata sebesar 743.812 kbps untuk database– API dan 723.813 kbps untuk API - database , dimana kedua nilai tersebut artinya sedang, serta terdapat uji kemampuan server dimana kemampuan yang berikan dari setiap fitur yang ada adalah baik. Kata kunci : Database, Website, Web Server, Internet of Things, pakcoy. Abstract Increasingly, the demand for organic and healthy vegetables without chemical content is growing rapidly, this affects the demand and availability of the amount of pakcoy vegetables. The right nursery system will be able to produce optimal plant growth and production. Based on these many problems, the authors created a web server system that can carry out the monitoring process based on the application of the Internet of Things, the resulting sensor data is taken based on data on the conditions of the greenhouse room and the conditions of the pakcoy plants. This final project proposes a web server system for managing multimedia data storage media and monitoring and storing data based on a database management system with conditions connected to the Internet and the process of accessing websites using an API (Application Programming Interface) based on the Internet of Things system. In this study, the results of the functionality test, where all the features on the Pakcoy plant monitoring website can be accessed by the admin. The results of testing the quality of service using the delay parameter obtained an average result of 0.141s for the database - API and API - database conditions of 0.139s, which can be concluded that from these two conditions the measurement of delay is in good condition. The results of the throughput test obtained an average of 743,812 kbps for database - API and 723,813 kbps for API - database, where the two values mean moderate, and there is a server capability test where the capabilities provided by each feature are good. Keywords: Database, Website, Web Server, Internet of Things, pakcoy
Implementasi Cashless Payment Pada Pembayaran Denda Keterlambatan Pengembalian Buku Open Library Universitas Telkom Tiara Tiara; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Cashless Payment merupakan suatu metode pembayaran non-tunai. Metode pembayaran tersebut sudah diterapkan pada aplikasi perdangan elektronik (e-commerce). Dalam aplikasi e-commerce dapat menerapkan cashless payment dengan integrasi payment gateway. Payment Gateway adalah suatu jalur pembayaran non tunai yang dimana melakukan transaksi secara online dalam aplikasi. Selain aplikasi e-commerce, payment gateway dapat diintegrasikan pada aplikasi pembayaran lainnya seperti pembayaran keterlambatan pengembalian buku di Open Library Telkom University . Proses pembayaran denda saat ini masih memilki kendala yaitu peminjam tidak bisa melakukan secara cash melainkan cashless. Dengan aplikasi yang sudah terintegrasi payment gateway, peminjam dapat melakukan bayar denda secara mandiri atau disebut dengan self payment. Self payment tersebut dilakukan tanpa kontak secara langsung dengan admin. Sebagai konfirmasi ketika sudah selesa i melakukan pembayaran dengan dikirimkan email kepada user melalui Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), selain itu transaksi yang sudah dilakukan oleh user akan tersimpan dalam database sebagai riwayat pembayaran. Aplikasi pembayaran keterlambatan buku dilakukan pengujian nilai delay dari client menuju server pada payment gateway dan utillization resource dalam penggunaan CPU, Memory dan Network. Pengujian aplikasi terhadap delay menghasilkan 15.43 ms pada satu device dan 101.29 ms pada dua device, nilai pengujian sudah memenuhi ITU-T G.1010 dalam proses transaksi. Sedangkan utillization resource CPU sebesar 7%, Memory 10% dan Network I/O 151.5 Kbps Kata kunci : Cashless Payment, Payment Gateway, SMTP, Open Library, Delay, Utillization Resource Abstract Cashless Payment is a non-cash payment method. This payment method has been applied to electronic trading applications (e-commerce). In e-commerce applications, cashless payments can be implemented with payment gateway integration. Payment Gateway is a non-cash payment channel which make online transactions in the application. In addition to ecommerce applications, payment gateway can be integrated into other payment applications such as late payment for returning books at the Telkom University Open Library.The process of paying fines still have obstacles, when patron can’t transaction via cash, but cashless. With an application that has an integrated payment gateway, patrons can pay fines independently , which is known as self payment. Self payment not made directly interacting with admin. As confirmation when the payment has been completed by sending an email to the user via the Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), and transactions that have been made by the user will be stored in the database as payment history.The book delay payment application has been testing for delay from the client to the server on the payment gateway and resource utilization in CPU, Memory and Network usage. Application testing for delay produces is 15.43 ms on one device and 101.29 ms on two device the value of testing has met the ITU-T G.1010 standard of delay in process transactions. Meanwhile value of utilization resource for CPU is 7%, Memory 10% and Network I/O 151.5 Kbps. Keywords: Cashless Payment, Payment Gateway, SMTP, Open Library, Delay, Utillization Resourc
Analisis Dan Implementasi Algoritma Routing Berbasis Cluster Pada Wireless Body Area Network (wban) Untuk Pemantauan Kesehatan Muhammad Eko Wahyudi; Ida Wahidah; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wireless Body Area Network (WBAN) merupakan jaringan nirkabel dengan penggunaan sensor untuk tubuh manusia. WBAN dapat diterapkan untuk pemantauan kesehatan. Berbeda dengan Wireless Sensor Network (WSN) yang memiliki penggunaan lebih luas. WBAN masih berkembang dan memiliki masalah pada efisiensi energi dengan tetap memperhitungkan performansinya. Sehingga, diperlukan algoritma routing yang dapat meminimalisir masalah tersebut. Cluster based routing sudah diuji pada WSN, yang populer adalah Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy (LEACH), sementara pada WBAN, routing Anybody sudah pernah diimpelementasikan. Pemilihan Cluster Head (CH) pada Anybody dilakukan berdasarkan kepadatan tiap node, sementara pada LEACH, CH dipilih secara acak dan bergantian setiap round. Dengan perbedaan tersebut, maka Anybody dan LEACH adalah algoritma routing berbasis cluster yang akan digunakan pada penelitian ini. Dari hasil simulasi WBAN menggunakan Castalia OMNeT++, routing Anybody dan LEACH dapat diimplementasikan, dengan jumlah hop tidak lebih dari 2 hop. Routing overhead Anybody lebih kecil dibanding LEACH. Packet Delivery Ratio (PDR) Anybody lebih besar 14% dibandingkan LEACH. Sehingga throughput dan packet loss juga lebih baik. Namun, LEACH lebih efisien hampir 55% dalam konsumsi energi dan network lifetime 55% lebih lama. Jadi, untuk mementingkan kehandalan pengiriman dapat menggunakan routing Anybody. Apabila mementingkan masalah efisiensi energi, dapat menggunakan routing LEACH. Kata kunci : WBAN, Cluster based routing protocol, Anybody, LEACH Abstract Wireless Body Area Network (WBAN) is a wireless network with the use sensors for the human body. WBAN can be applied to healthcare monitoring. Unlike the Wireless Sensor Network (WSN) which has wider usage. WBAN is still developing and has problems with energy efficiency while still calculating performance. Routing algorithm is needed that can minimize the problem. Cluster-based routing has been tested on WSN, which popular is Low Energy Adaptive Clustering Hierarchy (LEACH), while in WBAN, Anybody routing has been implemented. Selection of Cluster-Head (CH) Anybody is based on density of node, while in LEACH, CH is chosen randomly and alternately each round. With these differences, Anybody and LEACH is cluster-based routing algorithm will use in this project. From the WBAN simulation results using Castalia OMNeT++, Anybody and LEACH routing can be implemented, with no more than 2 hops. Anybody routing overhead is smaller than LEACH. Packet Delivery Ratio (PDR) Anybody 14% greater than LEACH. So that throughput and packet loss are also better. However, LEACH is 55% more efficient in energy consumption and network lifetime is 55% longer. So, to prioritize reliability of delivery data can use routing Anybody. If concerned with energy efficiency issues, can use LEACH routing. Keywords: WBAN, Cluster based routing protocol, Anybody, LEACH
IMPLEMENTASI LOAD BALANCING MENGGUNAKAN NS-3 PADA NAMED DATA NETWORKING Safitri, Nesya Alvioni; Mayasari, Ratna; Wibowo, Tody Ariefianto
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya kebutuhan pengguna (consumer) membutuhkan arsitektur jaringan yang semakin handal. Named Data Networking (NDN) hadir sebagai salah satu arsitektur jaringan masa depan yang berfokus pada data-centric. Arsitektur NDN memiliki potensi terkait pengelolaan data yang lebih dikonsentrasikan pada pertukaran data daripada letak asal data tersebut. Jaringan NDN yang masih baru memerlukan mekanisme load balancing untuk mengatasi ketidakseimbangan pembagian tugas saat penyedia layanan (producer) melayani request yang datang dari consumer. Random Load Balancing (RLB) merupakan salah satu algoritma pada mekanisme load balancing NDN. Penerapan algoritma RLB mampu memaksimalkan peran producer agar dapat mendistribusikan request consumer secara tepat sehingga beban komputasi lebih rendah. Pada Tugas Akhir ini dilakukan simulasi penelitian algoritma RLB pada mekanisme load balancing NDN. Perubahan parameter pengujian meliputi frekuensi interest packet, ukuran bandwidth, ukuran payload, jumlah node consumer, jumlah node producer, jumlah node router dan perbandingan tanpa menggunakan algoritma RLB untuk mengetahui performa jaringan. Dari simulasi yang dilakukan didapatkan data 48,4% lebih baik dengan menggunakan algoritma RLB daripada tanpa menggunakan algoritma tersebut. Algoritma ini mendukung mekanisme load balancing pada jaringan NDN untuk memaksimalkan potensi producer yang tersedia. Hasil analisis berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) menunjukkan nilai yang konsisten terhadap efek perubahan selama pengujian.Kata Kunci: NDN, load balancing, algoritma RLB, NS-3, ndnSIM
Co-Authors Achmad Mustofa Luthfi Ade Nurhayati, Ade Adi Sucipto, Adi Adith Priyo Pratama Aditya Bram Wiratma Aditya Kurniawan Agtusia, Arwidya Tantri Ahdan, Syaiful Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Fauzan Jaya Ahmad Mudhoffar Rabbani Ahmad Mudhoffar Rabbani Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Aidil Afdan Pananrang Alifiyah Pratiwi P.Wedda AM, Debby Tri Wulandari Amelia Putri Anggadhini Andarwati, Sari Ardhi Anzala Muhammad Ari Satrio Arif Faturrachman Arif Indra Irawan Arifin, Hasan Nur Azella Nanda Yudri Azella Nanda Yudri Azella Nanda Yudri Azwar Hamsir Azzam, Ahmad Thoriq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Brando, Robby Marlon Budi Syihabuddin Chrisna Fiddin Danu Dwi Sanjoyo Devi Fitriani Devyta Asterina Dimas Surya Putra Dimitri Mahayana Dini Adlina Salman DWI ANDI NURMANTRIS Dwima Anggraini Elfarizi, Sayid Huseini Ellia Kristiningrum Erna Sri Sugesti Faishal Yusuf Baqir Fakhri Rahmatullah Faturrachman, Arif Fransisca Elisa Rahardjo Gregorius Pradana Satriawan Hafidudin . Hamidi, Eki Ahmad Zaki Hasnah Faradina Nur Ilham Hurianti Vidyaningtyas Ibnu Asror Ida Wahidah Hamzah Indrarini Irawati Iwan Iwut Tritoasmoro Jupriyadi, Jupriyadi Kharisma Bani Adam Leanna Vidya Yovita M, Fajri Ismail Mario Putra Masriza Kurniawan Maya Rosalia Mochamad Adhi Pratama Muhammad Ary Murti Muhammad Eko Wahyudi Muhammad Rizki Utomo Muhammad Rizky Ramzani Muhammad, Zaid Nabila Nabila Nadya Dwi Aulia Nana Rachmana Syambas Naufal Dzulfiqar Anwar Nindithia Putri Windryani Nurkahfi, Galih Nugraha Nyoman Bogi Aditya Karna Rahmatullah, Fakhri Ratih Loviesta Nurbed Rendy Munadi Reza Nuryati Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rivaldy Arif Pratama Riyo Surya Putra Rizal Erwin Irwansyah Rizqi Surya Utama ROHMAT TULLOH Safitri, Nesya Alvioni Salwa Aulia Farida Y Sayid Huseini Elfarizi Septhian Dwi Putra Prabowo Setia Juli Irzal Ismail Sofia Naning Hertiana Sri Astuti Sri Astuti Sugondo Hadiyoso Tiara Tiara Tody Ariefianto Wibowo Toni Kusnandar Tuntun Aditara Maharta Vikry Fadillah Wasesa, Novan Purba Wildan Yoga Swara Xavier Samuel MFP Yeni Sanovia YULI SUN HARIYANI