Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan kewirausahaan dan promosi berbasis digital bagi kelompok tani desa Oeltua Goetha, Selfiana; Neno, Marianus Saldena; Makandolu, Solvi Mariana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21543

Abstract

AbstrakPenumbuhan jiwa wirausaha dapat memberikan manfaat finasial maupun non finansial. Namun, dengan terbatasnya informasi, kemauan, kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan minat masyarakat untuk berwirausaha, terlebih di era digital saat ini. Perubahan teknologi informasi menyebabkan perkembangan pola hidup masyarakat ke arah digitalisasi. Salah satu produk yang menjadi perhatian pemerintah dalam memberdayakan masyarakat adalah produk pertanian. Hadirnya kelompok Tani diharapkan dapat menjadi sarana dalam pengelolaan hasil tani guna mencapai kesejateraan masyarakat desa, namun dalam praktiknya hal ini belum optimal. Timbulnya persoalan kemiskinan melahirkan persoalan lain seperti meningkatnya angka putus sekolah, pengangguran dan stunting. Hal ini merupakan salah satu indikasi belum optimalnya pemanfaatan potensi pertanian desa. Ukuran keberhasilan kegiatan pengabdian ini dapat dilihat dari kembali beraktifitasnya kelompok tani desa Oeltua. Kegiatan pengabdian ini juga memperkenalkan metode wirausaha dan penjualan produk berbasis digital kepada masyarakat melalui akun media sosial. Hal ini dilakukan melalui pemberian materi tentang Membangun Wirausaha dalam Mendukung Perekonomian daerah dan materi digital marketing. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan praktek digital marketing dengan tujuan untuk membangun sebuah sistem atau jaringan pemasaran bagi produk/hasil alam masyarakat desa Oeltua. Kata kunci: pelatihan; kewirausahaan; promosi; digital; kelompok tani. AbstractGrowing an entrepreneurial spirit can provide financial and non-financial benefits. However, with limited information, people's will, abilities, knowledge, and skills are a challenge in realizing people's interest in entrepreneurship, especially in today's digital era. Changes in information technology cause the development of people's lifestyles towards digitalization. One of the products that is of concern to the government in empowering the community is agricultural products. The presence of farmer groups is expected to be a means of managing agricultural products to achieve the welfare of rural communities, but in practice this is not optimal. The emergence of poverty problems gives birth to other problems such as increasing dropout rates, unemployment and stunting. This is one indication of the suboptimal utilization of village agricultural potential. The measure of success of this service activity can be seen from the return of Oeltua village farmer group activities. This service activity also introduces entrepreneurial methods and digital-based product sales to the community through social media accounts. This is done through the provision of material on Building Entrepreneurship in Supporting the Regional Economy and digital marketing materials. Furthermore, training and digital marketing practices were carried out with the aim of building a marketing system or network for natural products / products of the Oeltua village community.Keywords: training; entrepreneurship; promotion; digital; farmer group.
KINERJA PRODUKSI DAN PENDAPATAN TUNAI USAHA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN ADONARA TIMUR KABUPATEN FLORES TIMUR: Production Performance and Cash Income of Goats’ Farm in Adonara Timur Sub-District, Flores Timur Regency Sabon Angin, Leonardo Kevin; Maria Krova; Solvi Mariana Makandolu; Maria Rosdiana Deno Ratu
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 3 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i3.3191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja produksi dan pendapatan, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak kambing di Kecamatan Adonara Timur. Metode pengambilan contoh ada dua tahap, yaitu tahap pertama penentuan desa contoh secara purposive dan tahap kedua penentuan peternak contoh secara acak non proporsional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei untuk memperoleh data primer dan data sekunder melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah: 1) analisis kinerja produksi yang meliputi lama pemeliharaan, mortalitas, litter size, dan interval kelahiran; 2) analisis pendapatan; dan 3) analisis regresi linear berganda menggunakan fungsi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeliharaan ternak kambing untuk produksi daging adalah 13 bulan dan lama pemeliharaan untuk adat adalah 4,6 tahun, tingkat mortalitas sebesar 12,19%, litter size 1,97 ekor, dan interval kelahiran 9,04 bulan. Rata-rata pendapatan total yang diperoleh peternak dari usaha ternak kambing adalah Rp21.572.388/tahun dan pendapatan atas biaya tunai sebesar Rp8.869.938/tahun (41%) serta pendapatan non tunai sebesar Rp12.703.450/tahun (59%). Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tunai usaha ternak kambing adalah jumlah ternak yang dijual.    Kata kunci: kinerja produksi, pendapatan, ternak kambing
Analisis Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Permintaan daging Sapi Oleh Rumah Tangga Individual Di Kabupaten Nagekeo Priska Amaria Susa; Ulrikus R. Lole; Solvi M. Makandolu; Maria Y. Luruk
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan daging sapi oleh rumah tangga individual di Kabupaten Nagekeo dan untuk mengetahui elastisitas permintaan daging sapi di Kabupaten Nagekeo. Metode penelitian ini adalah penentuan lokasi RPH Secara sensus di dua kecamatan (Boawae dan Aesesa) serta penentuan 100 responden secara acidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan teknik wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan regresi linier berganda dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglas. Hasil analisis regresi menunjukkan dua faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap permintaan daging sapi yaitu pendapatan konsumen (X₁) dan jumlah anggota keluarga (X8). Persamaan regresi Cobb-Douglas yang dihasilkan adalah Y=-10,125 X₁0,739X80,328 dengan R²= 0,632 yang berarti 63,2% variasi permintaan dapat dijelaskan oleh kedua faktor tersebut, sedangkan 36,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Permintaan daging sapi di Kabupaten Nagekeo bersifat elastis.