Uray Herlina, Uray
Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Pengetahuan Sosial IKIP PGRI Pontianak

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edu Parenting Untuk Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila di SMK Negeri Kabupaten Kapuas Hulu Herlina, Uray; Rizal, Yenni; Sukmawati, Ema; Elmansyah, Toni; Sulistiawan, Hendra; Maulana, Riki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.441

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini ialah 1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang imlpementasi kurikulum merdeka di SMK, 2) Edu parenting dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila. Kegiatan PKM melibatkan dua Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di kabupaten Kapuas Hulu antara lain SMKN 1 Seberuang dan SMKN 1 Hulu Gurung. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk workshop, dengan langkah-langkah: (1) Persiapan, dengan melakukan wawancara dan need asesmen di daerah yang akan dituju, (2) Kegiatan, dengan memberikan materi dengan bentuk slide power point, (3) Tanya jawab dan diskusi pengayaan modul para guru. Hasil kegiatan (1) seluruh peserta mampu memahami materi yang diberikan dalam kegiatan workshop, (2) Seluruh peserta antusias dalam mengikuti kegiatan, terlihat dari banyaknya peserta (seluruh guru matapelajaran), (3) guru dapat membuat beberapa kesimpulan dalam kegiatan workshop ini.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mutu Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah Herlina, Uray; Yusuf, Syamsu; Ahman, Ahman; Ilfiandra, Ilfiandra
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v12i3.6774

Abstract

This study aims to describe what factors influence the quality of the Guidance and Counseling program at the junior high school (SMP) level in Pontianak city. This study uses qualitative research methods with interview techniques as the primary tool. In addition to that, observation is carried out as a research support tool. The selection of the sample in the study used purposeful sampling. In this case, the participants in the study were School counselors who are members of the School Counselor Deliberations (MGBK) for junior high schools in Pontianak City and already have educator certificates as professional School Counselors. Data analysis was conducted qualitatively through data reduction, data display, and conclusion. The study's results concluded that two factors influenced the quality of the Guidance and Counseling program at the Pontianak City Junior High School (SMP) level. The first was internal factors, including; educational background, work experience, work motivation, and competence in managing the Guidance and Counseling program. While the second is external factors, namely leadership support, facilities and infrastructure, and cooperation with other parties.
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Trisnowati, Eli; Herlina, Uray; Elmansyah, Toni; Rizal, Yenni; Maulana, Riki
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Trisnowati, Eli; Herlina, Uray; Elmansyah, Toni; Rizal, Yenni; Maulana, Riki
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Rasch Validation of Arabic Scale of Mental Health (ASMH) in Indonesian Version to Measure Adolescent Mental Health Hartanto, Dody; Fauziah, Mufied; Rizal, Yenni; Azhari, Imam; Matahari, Ratu; Fauzan, Parhan; Hanum, Nuri Cholidah; Herdiansyah, Diki
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 9, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental health is a crucial aspect for adolescents, as those with poor mental health may experience conditions ranging from depression and anxiety disorders to suicidal tendencies. Identifying mental health issues is essential, necessitating an instrument to assess adolescent mental health. This study aims to adapt the Arabic Scale of Mental Health (ASMH) into Indonesian and evaluate its validity using the Rasch model. The adaptation process followed the Procedures and Guidelines for Translating Counselling Assessment as outlined by Lenz, Gómez Soler, Dell'Aquilla, and Uribe. The translated instrument was administered to 685 high school and vocational school students from Yogyakarta. The instrument was then analyzed using the Rasch model to determine its suitability for use. Results indicate that the adapted instrument is deemed appropriate for use based on statistical analysis using the Rasch model.