p-Index From 2021 - 2026
3.109
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Kesehatan
Latifah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendekatan Spiritual Islami dalam Mendukung Kesehatan Mental Pasien di Rumah Sakit Siti Hasanah; Assyfa Tuzzahra Khoirunisa; Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1516

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dari kesejahteraan keseluruhan yang seringkali mendapat perhatian kurang dibandingkan kesehatan fisik, terutama di lingkungan rumah sakit. Pendekatan spiritual islami hadir sebagai alternatif yang relevan dalam mendukung kesehatan mental pasien Muslim dengan memanfaatkan nilai‑nilai seperti dhikr, sabar, tawakkul, dan taubā. Artikel ini bertujuan menggambarkan bagaimana pendekatan spiritual islami dapat diintegrasikan ke dalam layanan rumah sakit untuk mendukung kesehatan mental pasien serta mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan literatur terkini. Metode penelitian menggunakan telaah sistematis terhadap artikel‑jurnal peer‑review yang membahas intervensi keagamaan dalam kesehatan mental, dengan fokus pada konteks Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan spiritual islami berkontribusi positif terhadap penurunan gejala kecemasan dan depresi, peningkatan harapan hidup, serta meningkatkan coping‑mechanism pasien Muslim; namun terdapat tantangan implementasi seperti keterbatasan literasi agama pada tenaga kesehatan, regulasi institusi yang belum memfasilitasi, dan kebutuhan akan penelitian empiris lebih lanjut. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi spiritual islami dalam lingkungan rumah sakit dapat memperkaya pendekatan bio‑psiko‑sosial dalam kesehatan mental, namun memerlukan kerangka operasional yang sistematis, pelatihan, dan evaluasi yang memadai.
Pandangan Islam Tentang Vaksin dan Implikasinya Terhadap Perilaku Kesehatan Masyarakat Azzikra Safira; Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1528

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Namun, pada komunitas Muslim muncul tantangan terkait pandangan agama, terutama mengenai kehalalan, izin syariah, dan tanggung jawab sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Islam terhadap vaksin dan bagaimana pandangan tersebut memengaruhi perilaku kesehatan masyarakat Muslim. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap artikel‑jurnal peer‑review terkait vaksinasi dan keislaman, serta analisis hukum Islam (fiqh) dan maqāṣid al‑syarīʿah. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip‑prinsip Islam seperti ḥifẓ al‑nafs (melindungi jiwa), ḥifẓ al‑ʿaql (melindungi akal), ḥifẓ al‑nasl (melindungi keturunan), dan maslahah (kemaslahatan) mendukung vaksinasi. Namun, terdapat hambatan perilaku seperti kekhawatiran terhadap kandungan vaksin yang dianggap tidak halal, informasi negatif di media sosial, dan kurangnya pemahaman agama. Implikasi terhadap perilaku kesehatan masyarakat mencakup: penerimaan vaksin meningkat bila ulama dan lembaga agama memberi fatwa, kampanye berbasis agama lebih efektif, dan edukasi kesehatan harus memperhitungkan sensitivitas keagamaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi pandangan Islam dalam strategi vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan cakupan dan kepercayaan komunitas Muslim terhadap vaksin, serta bahwa pembuat kebijakan kesehatan harus melibatkan ulama dan tokoh agama dalam edukasi dan komunikasi.
Integrasi Nilai Nilai Islam dalam Edukasi Kesehatan pada Mahasiswa STIKES Abdi Persada Banjarmasin Rafita; Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1530

Abstract

Edukasi kesehatan yang diberikan kepada mahasiswa di bidang kesehatan tidak hanya menyangkut aspek teknis medis, tetapi juga aspek nilai, etika, dan kepedulian sosial. Dalam konteks mahasiswa kesehatan Muslim, integrasi nilai‑nilai Islam ke dalam edukasi kesehatan memiliki potensi untuk memperkuat kompetensi profesional, etika pelayanan, dan kesadaran sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai‑nilai Islam seperti amanah, ihsan, taʿawun, dan tadbir dapat diintegrasikan dalam kurikulum dan praktik edukasi kesehatan di STIKES Abdi Persada Banjarmasin, serta menggambarkan dampaknya terhadap sikap, motivasi, dan perilaku mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan 8 dosen PAI dan kesehatan, serta 20 mahasiswa, observasi kelas dan praktik klinis, serta analisis dokumen kurikulum dan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai‑nilai Islam muncul melalui pencantuman modul etika keislaman, refleksi nilai dalam klinik, serta kegiatan pengabdian masyarakat berbasis nilai Islam. Mahasiswa yang mengalami integrasi tersebut melaporkan peningkatan kesadaran tanggung jawab sosial, empati pasien, dan komitmen profesional beretika. Namun tantangan seperti keterbatasan waktu, kesenjangan kompetensi dosen dalam nilai Islam, dan kurangnya sarana dukungan nilai masih ditemukan. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai Islam dalam edukasi kesehatan secara sistematis dan kontekstual dapat memperkuat kualitas lulusan tenaga kesehatan Muslim yang tidak hanya ahli secara klinis tetapi juga memiliki integritas moral dan sosial berlandaskan nilai Islam.
Konsep Pernikahan dan Perawatan Kehamilan dalam Perspektif Agama Siti Hadijah; Zahratul Amali; Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1545

Abstract

Dalam masyarakat beragama, institusi pernikahan dan proses kehamilan dipandang tidak hanya sebagai fenomena sosial­keluarga tetapi juga sebagai manifestasi nilai luhur dan tanggung jawab moral. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pernikahan serta perawatan kehamilan dari perspektif agama, dengan meninjau kerangka ajaran, norma keagamaan, serta implikasi praktis bagi pasangan dan ibu hamil. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap berbagai publikasi keagamaan dan akademik untuk menyusun pemahaman integratif antara nilai-nilai agama dan praktik medis/kehamilan. Temuan menunjukkan bahwa agama menyediakan landasan normatif bagi pernikahan yang sah dan proses kehamilan yang bermartabat yang meliputi persiapan, pemeliharaan kesehatan ibu dan janin, serta hak-dan-kewajiban pasangan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi praktis seperti pemahaman yang berbeda antar komunitas, akses layanan kesehatan, dan penyelarasan budaya lokal dengan ajaran agama. Artikel ini diharapkan memberi kontribusi pada literatur keagamaan dan kesehatan, serta menjadi acuan bagi praktik konseling pra-nikah dan pelayanan kehamilan yang sensitif keagamaan.