Articles
Aplikasi perpustakaan digital pada dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten soppeng
Ismail;
Armadani
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika “JISTI”
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.546 KB)
|
DOI: 10.57093/jisti.v4i2.88
Perkembangan teknologi informasi diera globalisasi yang semakin pesat bersama kemajuan teknologi digital menyebabkan semakin banyak dibutuhkan perangkat yang canggih diberbagai bidang, terlebih lagi kebutuhan pada sistem informasi yang sekarang ini sangat diperlukan oleh setiap instansi. Dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten soppeng merupakan salah satu instansi yang mendukung dalam kemajuan pendidikan di lingkungan kabupaten soppeng karena sebagai sarana ilmu pengetahuan, pengumpulan dan penyebaran informasi. Pada era modern ini, perpustakaan kurang diminati dikalangan banyak orang terutama pelajar dan masyarakat kabupaten soppeng. Untuk meningkatkan minat membaca pelajar maka diperlukan sebuah aplikasi yang mampu menampilkan buku dalam format digital. Adapun tujuan penelitian ini untuk membuat aplikasi perpustakaan digital pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng. Dengan menggunakan metode penelitian waterfall yang dimana dalam pembuatan aplikasi terdapat analisis, desain, pengkodean, pengujian sistem dan tahapan pengembangan sehingga penelitian ini dapat menghasilkan Aplikasi Perpustakaan Digital berbasis web yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja, yang menyediakan buku dalam bentuk digital dengan cara login sebagai anggota jika belum mempunyai akun maka dapat registrasi terlebih dahulu. Jika sudah, maka dapat mengakses buku digital yang ingin dicari. Dengan adanya aplikasi perpustakaan ini akan mempermudah dalam penyajian buku kepada anggota, sehingga anggota dapat membaca buku tanpa perlu ke perpustakaan daerah
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru Sman 7 Watansoppeng Menggunakan Metode Simple Additive Weighting
Ismail;
M. Ilham
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika “JISTI”
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (593.17 KB)
|
DOI: 10.57093/jisti.v5i1.106
Dalam proses pengolahan data penerimaan dan penyeleksian calon siswa baru pada SMAN 7 Watansoppeng yang kurang efektif dikarenakan proses pengolahan dan perhitungannya membutuhkan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa sistem informasi pengolahan data yang berjalan saat ini di SMAN 7 Watansoppeng dan merancang Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru berbasis web sesuai dengan analisa sistem yang telah dilakukan sebelumnya dan menerapkan metode simple additive weighting (SAW). Metode pengujian yang digunakan adalah blackbox testing. Penerapan metode simple additive weighting (SAW) digunakan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada karena adanya proses perangkingan setelah menentukan nilai bobot untuk setiap atribut yang dapat memberikan hasil yang lebih efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Siswa Baru SMAN 7 Watansoppeng menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) berbasis web dapat mempermudah proses pengolahan dan penyeleksian penerimaan calon siswa baru
Pemanfaatan Aplikasi Marketplace Berbasis Web Guna Meningkatkan Daya Saing Dan Pemasaran BUMDES Rompegading
Ismail Ismail;
Andi Zulkifli Nusri
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Inspiration Volume 12 Issue 1
Publisher : STMIK AKBA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35585/inspir.v12i1.2650
Desa Rompegading Merupakan Salah Satu Desa yang ada di Kabupaten Soppeng memiliki BUMDes yang mengelola beberapa usaha potensi local seperti usaha Toko Ole Ole Khas Soppeng, Toko Tani. BUMDes ini cukup produktif dalam mengelola usahanya, namun dari segi pemasaran BUMDes Rompegading masih terkendala dalam hal promosi produk, sehingga pembeli masih kurang mengetahui produk apa saja yang diproduksi. BUMDes Rompegading ini juga menghadapi masalah dalam hal perincian pemesanan oleh pembeli dan pemesanan produk hanya menggunakan telepon atau bertatap muka langsung. Selain itu minimnya pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi sebagai media pemasaran membuat kreatifitas marketing digital terhambat. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah aplikasi marketpalce berbasis web sebagai media pemasaran online yang dapat memudahkan pihak BUMDes mengelola usahanya dalam hal pemasaran yang lebih luas. tujuan penetilian ini untuk membuat Aplikasi Marketpalce Berbasis Web sebagai media promosi dan pemasaran usaha BUMDes, Membantu pengelola BUMDes untuk mempromosikan dan memasarkan Usaha ole ole khas soppeng dan memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memilih dan membeli produk BUMDes Rompegading. Untuk mendukung pelaksanaan pengembangan sistem tersebut, tahapan metode yang digunakan adalah Pengumpulan data penelitian, Analisis dan Desain Aplikasi Marketplace Berbasis Web, Implementasi dan Pengujian Aplikasi Marketplace Berbasis Web, Malakukan Pelatihan penggunaan aplikasi yang telah dikembangkan kepada pengelola BUMDes Rompegading. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, sistem yang dibuat berjalan sesuai dengan perancangan dan sistem yang dibuat sangat memudahkan pengelola BUMDes Rompegading dalam mempromosikan produknya serta memudahkan konsumen untuk melihat dan membeli produk BUMDes Rompegading
COMPARISONAL ANALYSIS OF FLY ASH (CASE STUDY AT PLTU PORT RATU)
Ismail;
Ardin Rozandi;
Danang Purwanto;
Tsulis Iqbal Khairul Amar;
Matrunevich Oksana Viktorovna
INTERNATIONAL JOURNAL ENGINEERING AND APPLIED TECHNOLOGY (IJEAT) Vol. 3 No. 2 (2020): International Journal of Engineering and Applied Technology (IJEAT)
Publisher : Nusa Putra University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1152.978 KB)
|
DOI: 10.52005/ijeat.v3i2.41
Fly ash can include toxins from high levels of bottom ash in some circumstances, such as burning of solid waste to generate power (resource recovery facilities or waste-to-energy conversion), and combining fly ash and bottom ash together delivers corresponding quantities of contaminants. Under some conditions, fly ash can be classified as non-hazardous waste, but if it is not blended, it can be classified as hazardous waste. The goal of this research was to find out about the differences between fly and bottom ash, as well as the influence of fly ash on bottom ash in terms of avoiding abrasion. In addition, the study's goal was to see how fly ash affected coconut fiber's resistance to abrasion. This study employed a quantitative technique in which the researcher used primary data sources such as questionnaires and observations, as well as secondary data sources such as prior studies. The findings revealed that fly ash had no effect on bottom ash in terms of avoiding abrasion. Furthermore, it is well known that neither fly ash nor bottom ash are effective against coconut fiber. Fly ash has a coarser texture than bottom ash, according to the findings. The regression test revealed that there was no difference between fly ash and bottom ash, as well as coconut coir, in terms of reducing abrasion
Implementasi Algoritma Multi Factor Evaluation Process Pada Seleksi Pengangkatan Aparat Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng
Ismail ismail;
Irma Irma
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.464 KB)
|
DOI: 10.57093/jisti.v5i2.122
Desa Timusu memiliki perangkat/aparat desa diantaranya kepala seksi pemerintahan, kepala seksi kesejahteraan, kepala seksi pelayanan, kepala urusan tata usahan dan umum, kepala urusan keuangan, kepala urusan perencanaan dan pelaporan. Dalam pengangkatan aparat/perangkat desa selama ini masih sering terjadi adanya kecurangan yang dilakukan oleh kepala desa menggunakan haknya untuk menunjuk langsung anggota atau masyarakat yang belum tentu di sepakati oleh perangkat desa lainnya dan tidak memiliki kompetensi dibidangnya. Hal ini menjadikan alasan dari tujuan penelitian ini untuk membuat suatu model dalam pengambilan keputusan pengangkatan aparat desa yang transaparan dan akuntabel. Metode pembuatan model sistem menggunakan Rapid application development dan metode pengujian sistem menggunakan blackbox system serta dalam proses perhitungan pada mesin aplikasi menggunakan algoritma Multi Factor Evaluation Process . Hasil implementasi algoritma Multi Factor Evaluation Process menunjukkan hasil perhitungan memberikan hasil rekomendasi dengan cepat dan akurat
Pelatihan Penggunaan Teknologi Internet Of Things Pada Lembaga Pelatihan Dan Kursus Aqilah Tekno Edukasi
Andi Zulkifli Nusri;
Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappaoleonro Vol 1 No 1 (2022): Abdimas Unipol : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.786 KB)
Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan dan didampingi untuk mengenal apa itu Internet Of Things dan komponen – komponen apa yang digunakan pada Internet Of Things, kemudian memperlihatkan langsung juga jenis – jenis dari mikrokontroler. Peserta pelatihan merupakan siswa magang di Lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi Kabupaten Soppeng. Kurangnya pengetahuan tentang Internet Of Things yang didapatkan oleh siswa magang serta bagaimana penerapan Internet Of Things membuat pimpinan lembaga untuk mengadakan pelatihan pengenalan Internet Of Things kepada siswa magang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelatihan pengenalan Internet Of Things kepada peserta mulai dari pengenalan apa itu internet of things, komponen – komponen apa yang di gunakan pada internet of things dan memperlihatkan langsung juga jenis-jenis mikrokontroler dan jenis – jenis sensor dan mencoba mempraktekkan simulasi menyalakan lampu dengan menggunakan jaringan Wifi. Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta mampu memahami konsep dari Internet Of Things dan mempraktekkan penerapan Internet Of Things di kehidupan sehari - hari. Proses kegiatan dimulai dengan registerasi peserta Kemudian pada saat awal pelatihan para peserta diberikan penjelasan teori tentang pengenalan Internet Of Things untuk mengetahui seberapa jauh peserta pelatihan menguasai apa itu Internet Of Things. Kemudian memperlihatkan langsung beberapa jenis mikrokontroler yang dapat di gunakan untuk penerapan IoT dan juga memperkenalkan jenis – jenis sensor yang dapat di gunakan untuk di terapkan di IoT. Pada akhir pelatihan, peserta diberikan tugas untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan. Dari peserta dengan jumlah 22 peserta, semuanya dapat mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir dan semuanya sudah bisa menerapkan IoT dengan mempraktekkan merancang dan membuat rangkaian untuk menyalakan lampu dengan menggunakan Wifi. Pada kegiatan ini dapat disimpulkan semua peserta antusias mengikuti pelatihan sampai selesai dan peserta juga mengusulkan agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Hal ini dilihat dari hasil tes evaluasi yang dilaksanakan dengan metode praktek langsung
Pelatihan Jaringan Komputer Pada Lembaga Pelatihan Dan Kursus Aqilah Tekno Edukasi
Ismail Ismail;
Andi Zulkifli Nusri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappaoleonro Vol 1 No 1 (2022): Abdimas Unipol : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.967 KB)
Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan dan didampingi untuk mempelajari simulasi jaringan komputer, kemudian memraktekkannya langsung. Peserta pelatihan merupakan siswa magang di Lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi Kabupaten Soppeng. Kurangnya pengetahuan tentang jaringan komputer yang didapatkan oleh siswa magang serta masih sulitnya mengkonfigurasi jaringan dasar di lembaga Pelatihan dan kursus Aqilah Tekno Edukasi membuat pimpinan lembaga untuk mengadakan pelatihan jaringan komputer kepada siswa magang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelatihan jaringan computer dasar kepada peserta mulai dari pengenalan jaringan komputer, praktek pembuatan kabel jaringan sampai konfigurasi dan koneksi jaringan komputer LAN. Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta mampu membuat kabel jaringan dan konfigurasi jaringan LAN. Proses kegiatan dimulai dengan registerasi peserta Kemudian pada saat awal pelatihan para peserta diberikan penjelasan teori tentang pengenalan jaringan komputer untuk mengetahui seberapa jauh peserta pelatihan menguasai konsep dasar Jaringan Komputer. Selanjutnya pemateri memberikan modul pelatihan yang sesuai, kemudian mempraktekkan simulasi jaringan. Pada akhir pelatihan, peserta diberikan tugas untuk mengukur tingkat keberhasilan pelatihan. Dari peserta dengan jumlah 22 peserta, semuanya dapat mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir dan semuanya sudah bisa membuat kabel jaringan dan membuat jaringan LAN. Pada kegiatan ini dapat disimpulkan semua peserta antusias mengikuti pelatihan sampai selesai dan peserta juga mengusulkan agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Hal ini dilihat dari hasil tes evaluasi yang dilaksanakan dengan metode praktek langsung
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jurusan Menggunakan Metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) di SMAN 5 Soppeng
Ismail ismail;
Andi Mukhlis
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57093/jisti.v6i1.143
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Soppeng ditempuh dalam tiga tahun, mulai dari kelas sepuluh (X) sampai kelas (XII). Pada akhir kelas (X), siswa SMAN 5 Soppeng harus memilih salah satu dari 2 jurusan yang ada, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alama (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial( IPS). Penentuan seorang peserta didik masuk ke jurusan yang dipilihnya berdasarkan nilai mata pelajarannya, tes potensi akademik (TPA), dan sara orang tua.untuk mendapatkan hasil penentuan jurusan secara objektif dan transparan dilakukan dengan menerapkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP). Konsep MFEP, pembuat keputusan memberikan weighting system dari setiap faktor. Bobot berkisar dari 0 sampai 1. Kemudian, untuk setiap alternatif, semua faktor dievaluasi. Bobot faktor dikalikan dengan masing-masing evaluasi faktor alternatif yang diberikan dan dijumlahkan. Alternatif dengan keseluruhan nilai tertinggi yang akan dipilih. Hasil implementasi Sistem Pendukung keputusan penentuan jurusan menggunakan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) di SMAN 5 Soppeng memberikan hasil penilaian penjurusan siswa menjadi mudah dan akurat. Hasil pengujian sistem dapat memberikan nilai akurasi penentuan 99,2%
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA DI SDN 165 ASANAE MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Suherman;
Ismail
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 8 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51876/simtek.v8i1.251
SDN 165 Asanae merupakan salah satu sekolah dasar negeri yang berada di Tanrajeng Desa Marioritengnga Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Sistem yang ada di sekolah ini cukup baik namun belum maksimal, salah satunya sistem penerimaan beasiswa. Prosedur pengajuan beasiswa dimulai dengan melengkapi berkas yang dibutuhkan, untuk penerima beasiswa berprestasi yaitu Ranking 1, 2, & 3 setiap kelas, sedangkan untuk penerima beasiswa kurang mampu yaitu mempunyai surat keterangan tidak mampu dari Desa/Lurah, atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melengkapi berkas kemudian dilanjutkan ketahap seleksi, akan tetapi pada tahap ini dalam melakukan seleksi calon penerima beasiswa tentu akan mengalami kesulitan karena banyaknya calon penerima dan banyaknya kriteria yang digunakan untuk menentukan keputusan penerima beasiswa yang sesuai dengan yang diharapkan. Untuk membantu pihak sekolah menentukan siswa yang berhak menerima beasiswa, maka dapat digunakan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK), dimana salah satu metode keputusan yang dapat digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini digunakan untuk mencari siswa yang optimal dari sejumlah siswa dengan kriteria tertentu. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi SPK yang dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP yang dapat membantu pihak sekolah dalam menentukan siapa yang berhak menerima beasiswa berdasarkan kriteria-kriteria serta bobot yang telah ditentukan
Perbandingan Metode K-Means dan K-Medoids Untuk Pengelompokan Sebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan
Ismail Ismail;
M. Afdal Tahir
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2023): e-Jurnal JUSITI
Publisher : Universitas Dipa Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36774/jusiti.v12i1.1277
Pandemi COVID-19 merupakan pandemi berskala global yang memiliki dampak hampir keseluruh negara termasuk indonesia. Indonesia pertama kali mengonfirmasi kasus COVID-19 pada tanggal 2 maret 2020. Sebaran Pandemi COVID-19 yang menyeluruh di wilayah Indonesia, merupakan penularan yang sangat cepat dan memiliki dampak negatif pada berbagai bidang. Salah satu wilayah yang tak luput dari serangan Covid-19 adalah Provinsi Sulawesi Selatan, seluruh kabupaten dan kota yang ada terpapar covid-19 dengan jumlah kasus yang berbeda-beda di setiap wilayah, permasalahan yang dihadapi petugas masih sulit untuk mengelompokkan wilayah sebaran covid-19 di sulawesi selatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat model perbandingan metode K-Means dan K-Medoidsdalam pengelompokan sebaran covid 19 di sulawesi selatan. Maka diperlukan pengolahan data untuk pengelompokan wilayah sebaran COVID-19. Pengembangan sistem penelitian ini menggunakan metode SDLC, dimulai dari tahap perencanaan, analisis, desain, implmentasi dan uji coba. Hasil perbandingan metode K-Means dan K-Medoids dievaluasi menggunakan metode Davies Bouldin Index. Hasil Evaluasi metode K-Meansdan metode K-Medoids dapat disimpulkan bahwa metode K-Means lebih optimal dibandingkan metode K-Medoids. Adapun hasil pengelompokan dari metode K-meansdiperoleh 4 cluster. Pada cluster1 2 daerah, pada cluster2, 3 daerah, pada cluster3 tiga daerah, pada cluster4 19 daerah.