Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Manajemen Supervisi Klinis Dalam Mengembangkan Kompetensi Pedagogik Guru Kusrinisari; Ahmad Thohirin; M. Furqon Wahyudi
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v7i1.996

Abstract

This study aims to describe the implementation of clinical supervision management in developing teachers’ pedagogical competence. Clinical supervision is viewed as a professional development process that focuses on systematic, collaborative, and continuous teacher mentoring. This study employed a qualitative approach, with data collected through interviews, classroom observations, and document analysis. The research subjects consisted of the school principal and teachers. The results indicate that clinical supervision management was implemented through the stages of planning, implementation, evaluation, and follow-up. The supervision planning was designed flexibly based on teachers’ needs and the dynamics of classroom learning. The implementation of clinical supervision was carried out through pre-observation, observation, and post-observation stages using a reflective dialogue approach. The evaluation process emphasized joint reflection and improvement of the learning process rather than individual performance appraisal. Follow-up programs were conducted through individual mentoring and collaborative activities within the school-based teacher working group (KKG). The implementation of clinical supervision had a positive impact on improving teachers’ pedagogical competence, particularly in lesson planning, learner-centered instructional practices, classroom management, the use of instructional methods and media, and learning assessment.
THE INFLUENCE OF CHILD-FRIENDLY SCHOOL POLICIES AND THE ROLE OF SCHOOL COMMITTEES ON THE FORMATION OF POSITIVE STUDENT CULTURE AT GAYAM ELEMENTARY SCHOOL AND RANGGEH ELEMENTARY SCHOOL, GONDANGWETAN DISTRICT Sofeyah; Ahmad Thohirin; M. Furqon Wahyudi
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/748w9d08

Abstract

This study explores real challenges at the elementary school level, such as declining teaching motivation, static instructional methods, and barriers to adopting information technology. Furthermore, conventional academic supervision procedures are often deemed ineffective due to minimal follow-up to facilitate independent teacher professional development. The primary objective of this study is to explore the implementation phase of coaching techniques in supervision activities, map obstacles in the field, and measure their impact on teacher effectiveness at SDN Ranggeh and SDN Gayam in Pasuruan Regency. This investigation employed a qualitative methodology with a multi-site study design. Primary data were collected through in-depth interviews with principals, supervisors, and teaching staff. Secondary data were obtained through direct observation and review of documents related to supervision planning and results. The data analysis process was systematically managed, encompassing reduction, presentation, and drawing conclusions to ensure the validity of the research results. The research findings demonstrate the successful integration of a coaching-based collaborative supervision model using the TIRTA (Goal, Identification, Action Plan, Responsibility) and GROW (Goal, Reality, Options, Will) frameworks. The application of this approach has been proven to optimize the pedagogical and professional competencies of educators, foster internal motivation, and stimulate learning innovations that contribute to improving the quality of education and developing student character.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Guru SD Negeri di GUSLAH IV Kecamatan Sukorejo: Penelitian Wanto Hadi; Ahmad Thohirin; M. Furqon Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6803

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SD Negeri di GUSLAH IV Kecamatan Sukorejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 64 guru dan kepala sekolah yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan regresi linier. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru baik secara parsial maupun simultan.
Analisis Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Islam Al-Raudlatul Amien Full Day Education Gresik Riris Amaliatuz Zahroh; Ahmad Thohirin; Furqon Wahyudi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Islam Al-Raudlatul Amien Full Day Education Gresik. Fokus penelitian meliputi bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, staff, dan wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru dengan menerapkan gaya kepemimpinan terbuka terhadap masukan guru dan mengadakan rapat rutin yang dilakukan seminggu sekali. Faktor pendukung peningkatan kinerja guru meliputi komunikasi yang baik antara kepala sekolah dan guru maupun staff serta kenaikan gaji setiap tahunnya tergantung kinerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa manajemen kepemimpinan kepala sekolah yang baik berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru.
STRATEGI BRANDING PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA PONDOK PESANTREN AL FURQON AL ISLAMI, SIDAYU, GRESIK) Bayu Widha Pranata Bayu; Ahmad Thohirin
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.14261

Abstract

ABSTRACT The increasing competition among Islamic educational institutions requires Islamic boarding schools to implement effective branding strategies that strengthen institutional identity while fostering public trust. This study aims to identify the branding strategy model of Al Furqon Al Islami Islamic Boarding School and analyze its implications for competitiveness and public trust. A qualitative approach with an intrinsic case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with ten informants, including the Kiai, Foundation Board, Public Relations Officer, teachers, administrative staff, students, parents, alumni, community leaders, and village government representatives, complemented by field observations and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the boarding school's branding strategy represents a synthesis of mission-centered branding and heritage branding, supported by a strong institutional identity reflected in its vision, scholarly tradition, Hanbali school distinctiveness, and values of simplicity. This strategy has successfully fostered a high level of public trust, particularly in the dimension of benevolence, thereby strengthening community loyalty. Nevertheless, the branding strategy is constrained by limited communication practices and insufficient integration with digital media, reducing its ability to attract new prospective students. The study concludes that strengthening strategic communication and optimizing heritage assets are essential to enhancing the competitiveness of Islamic boarding schools in the digital era while enriching the discourse on trust development within Islamic educational institutions. ABSTRAK Persaingan antarlembaga pendidikan Islam yang semakin kompetitif menuntut pondok pesantren memiliki strategi branding yang mampu memperkuat identitas lembaga sekaligus membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi model strategi branding Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami serta menganalisis implikasinya terhadap daya saing dan kepercayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terdiri atas Kiai, Pengurus Yayasan, Humas, Ustadz, Staf Administrasi, Santri, Wali Santri, Alumni, Tokoh Masyarakat, dan Pemerintah Desa, serta didukung oleh observasi lapangan dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding pesantren merupakan sintesis antara mission-centered branding dan heritage branding yang didukung oleh identitas lembaga yang kuat melalui visi, tradisi keilmuan, kekhasan madzhab, dan nilai kesederhanaan. Strategi tersebut berhasil membangun kepercayaan masyarakat yang tinggi, terutama pada aspek kepedulian (benevolence), sehingga mampu mempertahankan loyalitas masyarakat. Namun, efektivitas branding masih terkendala oleh komunikasi yang belum optimal dan belum terintegrasi dengan media digital sehingga membatasi kemampuan pesantren dalam menarik calon santri baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan komunikasi strategis dan optimalisasi aset heritage menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing pesantren di era digital sekaligus memperkaya kajian mengenai pembentukan kepercayaan pada lembaga pendidikan Islam.
Manajemen Stratak Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Perilaku Positif Siswa: Penelitian Renyta Susiari; Ahmad Thohirin; Suyitno; A. Faizin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4637

Abstract

This study aimed to describe the management of strategies and tactics (stratak) of character education in improving students’ positive behavior at SDN Karangjati III, Pandaan District, Pasuruan Regency. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students. Data analysis used Miles and Huberman’s interactive model. The findings indicate that character education stratak management was implemented through integrated planning, strengthening school culture, and operational tactics such as teacher role modeling, daily habituation, and the integration of character values into learning activities. These efforts contributed to improvements in students’ positive behavior, particularly discipline, responsibility, respect, and cooperation.
Analisis Implementasi Sistem Domisili dalam Penerimaan Murid Baru di SDN Kutorejo II Ditinjau dari Manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling): Penelitian Sri Fujianti; Ahmad Thohirin; Suyitno; A.Faizin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4692

Abstract

This study examines the implementation of the domicile-based New Student Admission System (SPMB) at SDN Kutorejo II from a POAC management perspective. A qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and document analysis involving the principal, admission committee, teachers, and staff. The findings indicate that planning was conducted in accordance with technical guidelines, organizing was carried out through task allocation, implementation proceeded in an orderly manner despite challenges in parental understanding, and controlling was implemented through internal evaluation and complaint follow-up. Overall, the implementation was fairly effective, although improvements in socialization and supervision are still needed.
Implementasi Branding 4.0 Berbasis Media Sosial dalam Meningkatkan Citra Sekolah: Penelitian Robi’atul Adawiyah; Ahmad Thohirin; Suyitno; A. Faizin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4695

Abstract

Digital technology is forcing schools to create a brand strategy that can adjust to build a good image and make the community trust them. Branding 4.0, which uses social media, is a strategic method that works well in this situation. This study aims to look at how to design, carry out, and evaluate Branding 4.0 based on social media in order to improve the school's image. The research uses a descriptive qualitative approach with the location being SDN Pandaan I, in Pasuruan Regency. The subjects include the school principal, teachers, teaching staff, and the school's social media administrators. Data was collected through in-depth interviews, observation, and document study. Data analysis was done using the interactive model by Miles and Huberman, and combining sources and techniques to ensure the data is valid. The results show that Branding 4.0 is designed by using social media as the main communication channel for the school, implemented through the regular sharing of content about school activities and achievements, and evaluated based on public responses and levels of trust. Applying Branding 4.0 based on social media helps improve the school's image positively in the eyes of the community.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengelola Konflik Antar Guru dan Siswa di SDN Guslah 2 Eko Hadi Prasetyo; Ahmad Thohirin; Suyitno; A. Faizin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5519

Abstract

Konflik dalam lingkungan sekolah merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dan dapat mempengaruhi iklim belajar-mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola konflik yang terjadi antara guru dan siswa di SDN Guslah 2. Fokus penelitian mencakup identifikasi akar konflik, pendekatan komunikasi yang digunakan, serta hambatan dalam resolusi konflik. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Elmiya Sari; A. Faizin; Ahmad Thohirin; Suyitno Suyitno
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9407

Abstract

Improving the quality of education is crucial for developing intelligent, competent, and character-based citizens who are ready to engage as individuals and members of society. The challenge in improving the quality of education is the disparity between urban and rural schools, with varying conditions, characteristics, and problems. A leadership style and POAC management strategy are needed for the principal and driving teacher as appropriate agents of change in managing school assets, including input, process, and product. This study examines in depth the implementation of the leadership style of the driving teacher principal in improving the quality of education. This study uses a qualitative descriptive method with a multi-case approach with important stages of data collection, namely interviews, observations, and documentation studies. The research subjects consisted of 2 principals, 8 teachers, 2 school committees, and 6 students. The main findings indicate that the implementation of transformational, servant, and democratic leadership styles can improve the quality of education at Muhammadiyah Bangil Creative Elementary School. Meanwhile, the implementation of situational, visionary leadership styles can improve the quality of education at Candi Binagun II Sukorejo Elementary School. Further findings indicate that the factors that influence the leadership style of the principal of the driving teacher are the values, roles, visions, and characters embedded in the principal of the driving teacher so that they can successfully implement the POAC management strategy by forming a school that fosters and improves the quality of education. It can be concluded that the values, roles, and visions of the driving teacher can shape the character of the leadership style in implementing the POAC management strategy. And transformational, visionary, servant, and democratic leadership styles can improve the quality of education in elementary schools with different school characteristics and cultures.  ABSTRAK Peningkatan mutu pendidikan sangat penting untuk membentuk warganegara yang cerdas, berkompetensi dan berkarakter yang siap terjun sebagai individu dan masyarakat. Tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu adanya kesenjangan sekolah di perkotaan dan pedesaan dengan berbagai kondisi, karakter dan permasalahn yang dihadapi. Dibutuhkan gaya kepemimpinan dan strategi manajemen POAC kepala sekolah guru penggerak sebagai agen perubahan yang tepat dalam mengelola aset sekolah baik input, proses maupun produk. Penelitian ini mengkaji secara mendalam implementasi gaya kepemimpinan kepala sekolah guru penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan pendekatan multikasus dengan tahapan penting pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 2 kepala sekolah, 8 guru, 2 komite sekolah dan 6 siswa. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi gaya kepemimpinan transformasional, servant dan demokratif dapat meningkatkan mutu pendidikan di SD Kreatif Muhammadiyah Bangil. Sedangkan implementasi gaya kepemimpinan situasional, visioner dapat meningkatkan mutu pendidikan di SDN Candi Binagun II Sukorejo. Temuan selanjutnya menunjukkan faktor -faktor yang memengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah guru penggerak yaitu nilai, peran, visi dan karakter yang tertanam pada diri kepala sekolah guru penggerak  sehingga berhasil melaksanakan startegi manajemen POAC dengan membentuk sekolah yang menumbuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dapat disimpulkan bahwa  nilai, peran, visi guru penggerak dapat membentuk karakter gaya kepemimpinan dalam melaksanakan strategi manajemen POAC. Dan gaya kepemimpinan transformasional, visioner, servant, demokratif dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar dengan karakteristik sekolah dan budaya yang berbeda.