Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ASESMEN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DALAM KURIKULUM MERDEKA Mujiburrahman, Mujiburrahman; Kartiani, Baiq Sarlita; Parhanuddin, Lalu
Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/penaanda.v1i1.5019

Abstract

Asesmen atau penilaian merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sistematis berkelanjutan yang digunakan sebagai pengumpul informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik untuk memperoleh keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu. Tujuan dari pelaksanaan asesmen pembelajaran adalah sebagai upaya mengumpulkan dan mengolah informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, capaian perkembangan dan hasil belajar peserta didik.  Metode yang digunakan adalah historical research atau documentary study dengan mengumpulkan berbagai informasi melalui berita, melalui dokumen resmi pemerintah, dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa asesmen yang digunakan di sekolah dasar merujuk pada permendikbud No 21 Tahun 2022 yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Asesmen formatif dilaksanakan diawal proses pembelajaran sedangkan asesmen sumatif dilaksanakan diakhir kegiatan pembelajaran. Kurikulum merdeka memiliki visi besar untuk menciptakan suasana belajar dan pembelajaran yang bahagia dan berkualitas. Dengan tujuan menciptakan pendidikan yang menyenangkan, menggali potensi para guru dan peserta didik, mengembangkan potensi peserta didik, mengejar ketertinggalan serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri.
Pengaruh Kepemimpinan, Dan Motivasi Kepala Sekolah Terhadap Disiplin Kerja Guru Di SD Negeri Bual Hadi, L. Asnan Kurnia Al; Ali, Muhamad; Parhanuddin, Lalu
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 4 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i4.4464

Abstract

The purpose of this study was to determine whether or not there is an influence between the leadership and motivation of the principal on teacher work discipline at Bual Public Elementary School. The results of this study prove that the principal's leadership style, which includes managerial skills, decision-making, interpersonal relationships, conflict management, and change and innovation management, has a positive impact on teacher discipline. Furthermore, the motivation demonstrated by the principal, both intrinsic and extrinsic, also contributes to improving teacher discipline. When the principal shows appreciation, recognition, and support for teachers' work, teachers feel valued and motivated to demonstrate disciplined work performance.
Korelasi Antara Pengetahuan Sains dan Sikap Terhadap Lingkungan pada Siswa Kelas IV SDN 1 Loyok Sururuddin, Muhammad; Parhanuddin, Lalu; Husni, Muhammad; Latifa, Rohmi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan sains dan sikap terhadap lingkungan pada siswa kelas IV SDN 1 Loyok, hasil observasi yang peneliti lakukan di SDN 1 Loyok menunjukkan adanya sikap yang masih kurang positif di dalam diri siswa terkait dengan upaya pelestarian lingkungan. Hal ini tampak dari keseharian siswa yang masih menunjukkan perilaku negatif seperti membuang sampah sembarangan, mencoret tembok sekolah, dan lain lain. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sikap yang diharapkan dari para siswa di SDN 1 Loyok, terkait dengan pelestarian lingkungan, masih perlu di tingkatkan agar lebih positif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto. Pertimbangan menggunakan metode ex post facto adalah menginghat bahwa data-data yang dikumpulkan dalam penelitian ini sudah ada, tetapi belum diukur. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Loyok Kecamatan Sikur tahun pelajaran 2024/2025, yang berjumlah 20 orang siswa, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Untuk mendapatkan data pengetahuan sains siswa digunakan tes pilihan ganda dengan jumlah soal 30 buah pilihan ganda. Sedangkan untuk mendapatkan data sikap, digunakan angket dengan jumlah pernyataan 24 dan lembar obseravsi sikap siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan yang dicapai adalah bahwa terdapat korelasi antara pengetahuan sains dan sikap terhadap lingkungan pada siswa kelas IV SDN 1 Loyok tahun pelajaran 2024/2025. Hal ini tampak hasil analisis bahwa harga r-hitung > r-tabel (0.815 > 0.456). Jadi Ha diterima dan Ho ditolak pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan (dk) = N – 1 = 20 – 1 = 19. Dengan melihat harga r hitung, maka disimpulkan bahwa korelasi bersifat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan sains yang dimiliki oleh siswa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap siswa tersebut terhadap upaya menjaga lingkungan hidup di sekolah. Semakin tinggi tingkat pengetahuan sains siswa, maka akan semakin positif pula sikap mereka terhdap lingkungan.
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PENANAMAN NILAI RELIGIUS DALAM KULTUR SEKOLAH DI SDN 3 SUKAMULIA TIMUR nurfaridah, fathin; Parhanuddin, lalu; mukti, husnul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33853

Abstract

This study aims to investigate: (1) the process of character building implemented at SD Negeri 3 Sukamulia Timur, (2) the development of students’ character through the internalization of religious values, and (3) the supporting and inhibiting factors in the process of character building. This research employs a qualitative approach with the principal, homeroom teachers, Islamic education teachers, and several sixth-grade students as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings reveal that: (1) the process of students’ character building at SD Negeri 3 Sukamulia Timur is carried out in a structured and consistent manner through habituation activities based on religious values that are integrated into the school culture, supported by extracurricular activities designed to strengthen positive values in shaping students’ character; (2) the internalization of religious values covers aspects of faith, worship, and morality, implemented through role modeling and habituation methods, such as the recitation of Asmaul Husna, short verses, daily prayers, congregational prayer, imtaq and almsgiving, the 5S principle, and Islamic commemoration events (PHBI); (3) supporting factors include a conducive environment, consistent positive habituation, and effective communication and collaboration between school and parents. Conversely, inhibiting factors include students’ limited understanding of religious values, lack of intrinsic motivation, inadequate facilities and infrastructure, digital distractions, as well as unsupportive family and social backgrounds.
The Development of "Macromedia Flash" Interactive Media For Subject Matter of Nature and Changes In The Subjects of Science For Students of Fourth Graders At Primary School 4 Selong Sururuddin, Muhammad; Parhanuddin, Lalu; Mispandi, Mispandi
IJE : Interdisciplinary Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2024): July 2024 Interdisciplinary Journal of Education (IJE)
Publisher : Sumber Belajar Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61277/ije.v2i2.94

Abstract

This study aims to produce interactive learning media using "Macromedia Flash" on the subject matter of the nature and changes in the shape of objects. The subjects were students of fourth graders of elementary school. Data collection instruments included validation sheets, achievement test, and student response questionnaire. The data analysis technique was a calculation using a five scale for analyzing the results of the validation and scoring of values ​​(1) and no value (0) for student questionnaire responses. The results of validation from media experts showed good qualifications and the results of validation from material experts showed good qualifications as well with the total score for media experts was 61 with an average of 4.0 while the value of material experts amounted to 58 with an average of 3.8. The results of the questionnaire responses of students in the field test total overall value of 173 with a percentage of 91.0%. The value was conversion table which the response of students was to the media included in both categories. The number of students who completed was 16 out of 19 students, and the highest number was 90 and the lowest score was 55 with KKM 70, so the percentage of student’s completeness learning classically was 84.20%.
Pengaruh Model Pembelajaran Role-Playing Berbantuan Media Wayang Kertas Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas III SD Negeri 1 Aikmel Barat Rossada, Amrina; Parhanuddin, Lalu; Hakim , Arif Rahman; Taufiq, Muh.
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vx6z7v10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa kelas 3 SD Negeri 1 Aikmel Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen berbentuk pre-eksprimental dengan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling purposive. Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini meliputi uji validitas instrument, reliabilitas instrument, uji normalitas dengan Shapiro wilk serta uji hipotesis menggunakan paired-sample T Test. Pada analisis deskriptif tes keterampilan menyimak siswa memperoleh rata-rata pretest 51,30 sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 78,35. Berdasarkan Hasil uji normalitas menunjukkan nilai p-value >0,05 pada pretest maupun posttest, hal tersebut menunjukkan kedua data berdistribusi normal. Dari hasil perhitungan uji hipotesis apabila nilai sig < 0,05 maka terdapat pengaruh variabel x terhadap variabel y. setelah dilakukan uji paired sample T Test untuk keterampilan menyimak siswa telah diperoleh hasil sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dapat diterima yaitu “” ditolak, sedangkan “” diterima, yang berarti adanya pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media wayang kertas terhadap keterampilan menyimak siswa pada materi teks narasi kelas 3 di SD Negeri 1 Aikmel Barat.
Implementasi Model Project-Based Learning (Pjbl) Berbasis Budaya Lokal Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Moyot Suptiani, Yulinda; Parhanuddin, Lalu; Sulastri, Andi; Rohini
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/d722xf12

Abstract

Abstrak Budaya Sasak sebagai kearifan lokal mulai tergerus oleh pengaruh globalisasi, sehingga siswa kurang mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai luhur budayanya sendiri. Hal ini berimbas pada lemahnya pembentukan karakter yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, seperti nilai kebhinekaan global dan berkebinekaan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis budaya lokal dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Moyot. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasi serta solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa SDN 1 Moyot. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan memastikan keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berbasis budaya lokal dapat diterapkan dengan cukup baik dan efektif dalam membangun serta memperkuat nilai-nilai karakter yang tercermin dalam Profil Pelajar Pancasila. Kendala yang ditemukan dalam implementasi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber belajar budaya lokal, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami dan mengerjakan proyek. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendampingan intensif, menyediakan bahan ajar tambahan, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model PjBL berbasis budaya lokal terbukti mendukung penguatan pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.agar pendidikan karakter yang holistik dapat tercapai secara berkelanjutan. Model PjBL berbasis budaya Sasak dapat diadopsi sebagai strategi pembelajaran inovatif yang terstruktur untuk mengintegrasikan penguatan Profil Pelajar Pancasila ke dalam mata pelajaran secara kontekstual, sekaligus menjadi panduan dalam mengembangkan perangkat ajar berbasis kearifan lokal.
Pembinaan Karakter Peserta Didik pada Jenjang Pendidikan Dasar untuk Mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 Parhanuddin, Lalu; Musipuddin, Musipuddin
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Dedikasi Madani, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v4i2.18595

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui pendekatan integratif berbasis budaya sekolah, kurikulum, dan kearifan lokal dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, workshop penyusunan program karakter, pendampingan implementasi pembiasaan, serta monitoring dan evaluasi berbasis rubrik. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang efektif memerlukan integrasi antara nilai Pancasila, budaya lokal, dan strategi pembelajaran reflektif. Temuan ilmiah menunjukkan bahwa budaya lokal Lombok berfungsi sebagai character accelerator karena mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan pemaknaan nilai oleh peserta didik. Selain itu, pelatihan guru terbukti menghasilkan perubahan signifikan pada kompetensi pedagogik dan moral modeling. Mekanisme evaluasi karakter berbasis rubrik juga terbukti memperkuat konsistensi pembiasaan di sekolah. Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan model pembinaan karakter yang relevan dengan tantangan era digital dan kebutuhan SDM Indonesia 2045.
Tantangan Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di SDN 2 Denggen Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Aziz, Abdul; Parhanuddin, Lalu; Patmasari, Yulia; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17597

Abstract

Abstract: This study aims to describe the challenges faced by schools in implementing inclusive education policies at SDN 2 Denggen. This research focuses on the obstacles in providing educational services for students with special needs. This study used a descriptive qualitative approach. The research was conducted at SDN 2 Denggen using primary and secondary data sources. Primary data were collected from key informants including the principal, teachers, and parents of students with special needs. Secondary data included school documents, inclusive education regulations and policies, and literature reviews from previous research. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research instruments consisted of interview guides, field notes, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of inclusive education at SDN 2 Denggen faces interrelated challenges. Limited understanding, lack of school preparedness, inadequate infrastructure, and misperceptions from various parties are major obstacles, resulting in suboptimal management of students with special needs. The conclusion of this study confirms that the implementation of inclusive education still needs to be strengthened through increased teacher capacity, provision of supporting facilities, and support from policymakers. This study recommends that schools and local governments provide more serious support for the implementation of inclusive education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi sekolah dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen. Penelitian ini difokuskan pada hambatan-hambatan dalam pelaksanaan layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Denggen dengan sumber data primer dan skunder. Data primer dikumpulkan dari narasumber kunci meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa berkebutuhan khusus, sedangkan data skunder meliputi dokumen sekolah, peraturan dan kebijakan pendidikan inklusif, dan studi literatur dari penelitian sebelumnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument penelitian berupa pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen menghadapi tantangan yang saling terkait. Keterbatasan pemahaman, kurangnya kesiapan sekolah, minimnya sarana prasarana, dan persepsi keliru dari berbagai pihak menjadi penghambat utama, sehingga penanganan siswa berkebutuhan khusus belum berjalan optimal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pendidikan inklusif masih perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan dukungan pemangku kebijakan. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan pemerintah daerah memberikan dukungan lebih serius terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif.
Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Karakter Disiplin dan Toleransi Peserta Didik SD Negeri 1 Rumbuk Julianti, Novita; Parhanuddin, Lalu; Yasar Ramdan, Ahmad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17610

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the influence of Scouting extracurricular activities on the discipline (Y1) and tolerance (Y2) of students at SD Negeri 1 Rumbuk. This research was a quantitative study with a pre-experimental experimental approach. The design used was a One-Group Pretest-Posttest Design. The research took place at SD Negeri 1 Rumbuk, Rumbuk Village, Sakra District. The population consisted of all students participating in Scouting extracurricular activities at SD Negeri 1 Rumbuk. The sampling technique used was purposive sampling, with 36 students participating in Scouting. Data collection techniques used were questionnaires and observation. The prerequisite test used was the Liliefors test to test data normality. Based on the normality test, the population was found to be normally distributed. The hypothesis calculation used a paired t-test. The results of the discipline character questionnaire (Y1) using the t-test showed that t_(count = 6.534319) > t_(table = 1.688298). The results of the tolerance character questionnaire (Y2) using the t-test showed that t_(count = 5.833983) > t_(table = 1.688298). Consulting the table, db = N-1 (36-1) = 35, with a significance level of 0.05. Thus, H2 is rejected and Ha is accepted. This indicates that extracurricular scouting activities have a positive influence on students' discipline and tolerance. To maximize the development of students' character, discipline and tolerance, principals are expected to maximize extracurricular scouting activities, scout leaders to develop harmonious scouting activities, and students to excel in positive activities as role models for others. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengeruh ekstrakurikuler pramuka terhadap karakter disiplin (Y1) dan toleransi (Y2) peserta didik SD Negeri 1 Rumbuk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen berbentuk pre-eksperimental. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Tempat penelitian ini di SD Negeri 1 Rumbuk, Desa Rumbuk Kecamatan Sakra. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka di SD Negeri 1 Rumbuk. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purvosive sampling dengan jumlah sebanyak 36 peserta didik anggota penggalang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji liliefors untuk menguji normalitas data, berdasarkan uji normalitas diperoleh bahwa populasi terdistribusi normal. Perhitungan hipotesis menggunakan uji statistik pairred t-test. Diperoleh hasil angket karakter disiplin (Y1) yang menggunakan uji-t didapatkan hasil yaitu  >  . Dari hasil uji perhitungan hipotesis angket karakter toleransi (Y2) yang menggunakan uji-t didapatkan hasil yaitu  >  . Dikonsultasikan pada tabel db =  N-1 (36-1) = 35, dengan taraf signifikan 0,05. Dengan demikian H₀ ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pramuka menunjukkan pengaruh yang positif terhadap karakter disiplin dan toleransi peserta didik. Untuk memaksimalkan pembentukan karakter disiplin dan toleransi siswa, kepala sekolah diharapkan memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka, pembina pramuka mengembangkan kegiatan keperamukaan yang selaras dan siswa lebih menonjol dalam kegiatan positif sebagai contoh bagi siswa lain.