Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KETAHANAN PANGAN BERAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2023-2032 Ramadan, Laode Muh Asdiq Hamsin; Alim, Nurmaranti; Tahrir, Muhammad
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70260/nij.v1i2.20

Abstract

Konsumsi beras rata-rata penduduk Indonesia mencapai 139,15 kilogram per kapita per tahun. Tingginya konsumsi beras suatu wilayah akan berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah populasi pada suatu daerah tersebut. Provinsi Kalimantan Timur menjadikan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari konsumsi beras per kapita masyarakat rata-rata 89,5 kg/tahun. Kebutuhan Provinsi Kalimantan Timur beras pada tahun 2025 diperkirakan lebih dari 535.000 ton. Kajian ini dilakukan melalui analisis mendalam terhadap berbagai dokumen pembangunan di Kalimantan Timur dan berbagai literatur lain yang relevan. Berbagai kecenderungan ke depan seperti jumlah penduduk, pola konsumsi dan lain-lain dengan perhitungan menggunakan data yang tersedia. Hasil kajian yang diperoleh menunjukkan bahwa Provinsi KALTIM mengalami defisit beras hingga tahun 2032 dengan rata-rata defisit sebesar -528.826,11 ton/tahun. Kebijakan skenario 1 yaitu Intensifikasi lahan sawah dengan asumsi produksi padi meningkat hingga 30%, dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 21%. Kebijakan skenario 2 yaitu Ekstensifikasi lahan sawah dengan mencetak lahan sawah baru 2 kali lipat dari jumlah lahan sawah yang sudah ada, dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 40% Kebijakan skenario 3 yaitu mengurangi konsumsi beras masyarakat KALTIM sebesar 10% per tahun, dapat menurunkan defisit beras * Korespondensi: Muhammad Tahrir E-mail: mtahrir26@gmail.com yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 24%. Kebijakan skenario 4 yaitu kombinasi dari ketiga skenario (1, 2, dan 3 ), dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 65%.
Karakteristik Lahan Pascatambang Batubara di Loa Janan, Kalimantan Timur : Characteristics of Post-Coal Mining Land in Loa Janan, East Kalimantan Kamarati, Kiamah Fathirizki Agsa; Noorhamsyah, Noorhamsyah; Ramadan, Laode Muh Asdiq Hamsin; Kardika, Adelia Juli; Saputra, Deka Asmananda
HUTAN TROPIKA Vol 20 No 1 (2025): Volume 20 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i1.20621

Abstract

Coal mining activities have a significant impact on land degradation, including loss of topsoil, changes in soil physico-chemical properties, and decreased fertility. This study aims to analyze the soil chemical properties of post-mining land in Loa Janan sub-district, Kutai Kartanegara Regency, which will be used for revegetation activities.  The research method used composite soil sampling at three depths of 0-10 cm, 10-20 cm, 20-30 cm on a 50 m × 50 m plot, then analyzed in the laboratory for pH, C-organic, N, P, K, and CEC parameters. The results showed that the soil was acidic at 4.80-4.91 due to pyrite oxidation, with very low C-organic content of 0.88-1.07%, N content of 0.09 - 0.11% very low-low criteria, P content of 0.01%, K content of 0.02-0.04% with very low criteria respectively. Soil CEC is also categorized as low at 14.67-16.38 me/100g due to the lack of organic matter. This condition is also affected by high rainfall which triggers nutrient leaching. This study recommends liming, adding organic matter, and balanced fertilization as rehabilitation strategies to improve soil fertility.
Efektitifits Beberapa Strain Azospirillium Terhadap Efisiensi Serapan N dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Tanah Pasca Tambang Alim, Nurmaranti; Kurniati, Kurniati; Muh Asdiq, Laode; Ramadan, Hamsin
Jurnal Eboni Vol. 5 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v5i1.1867

Abstract

Jagung adalah tanaman yang sangat akrab dengan petani di Sulawesi Tenggara. Komoditas ini merupakan salah satu bahan pangan andalan masyarakat Sulawesi Tenggara. Pupuk hayati Azospirilium mampu meningkatkan hasil panen tanaman pada berbagai jenis tanah maupun wilayah iklim yang berbeda. Azospirilium mendorong pertumbuhan tanaman, terutama merangsang perkembangan akar yang menyebabkan bertambahnya sistem perakaran, yaitu memperbesar dan memperpanjang jumlah akar dan rambut-rambut akar. Penelitian ini disusun berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama adalah strain Azospirillium, faktor kedua adalah dosis pemupukan dengan 3 taraf sehingga total perlakuan sebanyak 36 pot perlakuan. Pemberian urea (0,75 g) dengan Azospirillium (12,5 ml) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman jagung, jumlah daun, berat segar, berat kering dan serapan N tanaman jagung dibandingkan dengan perlakuan pupuk Urea tanpa Azospirillium sp. Azospirillium (di inokulasii dari tanaman murbei) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, berat kering dan serapan N tanaman jagung, dibandingkan dengan Azospirillium dari strain lain
Evaluation of Early Growth of Oil Palm Seedlings (Elaeis Guineensis Jacq) In The Pre-Treatment Stage Abidin, Zainal; Hidayat, Nur; Muh Asdiq Hamsin Ramadan, Laode; Putra Pratama, Adnan
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i4.241

Abstract

Palm oil (Elaeis guineensis Jacq.) is a strategic plantation commodity that plays a significant role in the Indonesian economy. One of the main factors determining palm oil productivity is the use of superior seeds with good initial vigor. This study aims to examine the morphological characteristics of three-month-old oil palm seedlings as an indicator of initial vigor that can be used as a baseline before the application of bio-amelioration technology using zeolite and Lactic Acid Bacteria (LAB) on post-mining land. The study was conducted at the pre-nursery stage by measuring parameters such as plant height, number of leaves, and stem diameter. Data analysis was conducted descriptively by calculating the average value. The results showed that the average seedling height reached 32.5 cm, the number of leaves was 4.2, and the stem diameter was 0.85 cm. These values ​​are within the international standard range for healthy three-month-old seedlings, thus they can be categorized as seedlings with fairly good vigor. This finding is important because initial morphological quality has been shown to have long-term implications for oil palm productivity. Furthermore, this baseline data serves as a benchmark for assessing the effectiveness of zeolite and LAB applications in further research on post-mining land which is generally poor in nutrients, acidic, and heavily degraded. Thus, this study provides an initial contribution to efforts to support sustainable post-mining land revitalization programs through mineral- and microbial-based bio-amelioration approaches.