Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendekatan Inklusif dalam Pengajaran Musik: Strategi, Pelatihan, dan Adaptasi Menghadapi Anak Berkebutuhan Khusus Riyadi, Lanang; Aprillia, Anisa
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.770

Abstract

Pendidikan musik untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus memerlukan persiapan khusus, metode pengajaran yang adaptif, dan pengembangan profesional yang berkelanjutan. Studi ini mengeksplorasi pentingnya persiapan yang disesuaikan, strategi pengajaran efektif, dan pelatihan yang berkelanjutan bagi pendidik musik. Latar belakang menekankan kebutuhan yang beragam dari anak-anak ini, mulai dari tantangan kognitif hingga emosional, yang menuntut pemahaman yang mendalam dan pendekatan individual dalam pengajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menyelidiki metode dan strategi yang meningkatkan inklusivitas dan efektivitas pendidikan musik. Temuan menyoroti pentingnya pendekatan personalisasi, integrasi teknologi, kolaborasi dengan spesialis, dan teknik pengajaran multisensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian metode pengajaran sesuai dengan kebutuhan individu dan menciptakan lingkungan belajar inklusif secara signifikan mempengaruhi hasil belajar. Pembahasan mengeksplorasi implikasi dari temuan ini, mendorong untuk program pelatihan yang komprehensif, workshop, dan mentorship guna mempersiapkan pendidik dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Kesimpulan menggarisbawahi peran kritis persiapan khusus, strategi pengajaran adaptif, dan pengembangan profesional berkelanjutan dalam mempromosikan pendidikan musik inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, dengan tujuan meningkatkan hasil pendidikan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Meningkatkan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Musik: Sebuah Penelitian Tindakan di Kota Bandung Riyadi, Lanang; Satya, Royys Bagja Rizky; Nugraha, Aditya
EDUMUSIKA Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v3i1.123

Abstract

Keterampilan menulis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa, terutama dalam bidang Pendidikan Musik, di mana kemampuan untuk menyusun karya tulis ilmiah yang baik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan akademik dan profesional. Namun, banyak mahasiswa menghadapi tantangan dalam penulisan, termasuk kesulitan dalam merumuskan ide, memahami struktur penulisan, dan mengelola waktu yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karya tulis ilmiah mahasiswa Pendidikan Musik melalui pendekatan penelitian tindakan yang terstruktur. Metode penelitian ini melibatkan tiga tahap: pra-tindakan, tindakan, dan pasca-tindakan, dengan pengumpulan data melalui survei, workshop, dan sesi umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam penguasaan materi dan kepercayaan diri mahasiswa, keterampilan menulis dan proses penulisan masih berada pada kategori yang kurang memuaskan. Hal ini menandakan perlunya lebih banyak sesi praktik dan dukungan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi mahasiswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang kondisi keterampilan menulis mahasiswa Pendidikan Musik dan menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum yang lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik dan profesional di masa depan. Improving Academic Writing Skills of Music Education Students: An Action Research in Bandung City Writing skills are an essential competency that students must possess, especially in the field of Music Education, where the ability to compose a well-structured scientific paper significantly impacts academic and professional success. However, many students face challenges in writing, including difficulties in formulating ideas, understanding writing structure, and managing limited time. This study aims to enhance the writing skills of Music Education students through a structured action research approach. The research method involves three stages: pre-action, action, and post-action, with data collection through surveys, workshops, and feedback sessions. The results indicate that although there is an improvement in students' mastery of the material and their confidence, writing skills and the writing process still remain in the unsatisfactory category. This suggests the need for more practice sessions and ongoing support to address the challenges faced by students. This research provides important insights into the writing skill conditions of Music Education students and offers recommendations for more effective curriculum development. Thus, it is hoped that this study can contribute to improving the quality of education and the readiness of students to meet academic and professional demands in the future.
Creation of “Salen-Log Counterpoint”: intercultural music between karawitan and orchestra through practice based research Nugraha, Aditya; Sukmayadi, Yudi; Riyadi, Lanang
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v20i1.6595

Abstract

This study explores the process of creating a musical composition titled "Salen-Log Counterpoint" as an effort to adapt the aesthetics of Sundanese karawitan music within the format of a Western orchestral ensemble. The work was developed as part of an intercultural approach within the field of contemporary music composition. The aim of this study is to reveal the artistic process and technical strategies involved in transforming karawitan musical idioms into the systems and organology of the orchestra. This research employs a practice-based method, involving Wallas’ four-stage model of the creative process: preparation, incubation, illumination, and verification. The findings indicate that a contrapuntal approach combining pelog, salendro, and Western tonal systems can produce a distinct new sound texture, despite presenting technical and interpretative challenges. Adjustments in notation and playing techniques are key to maintaining a balance between aesthetic concepts and musical feasibility. This study contributes to the discourse on intercultural composition and the creative practice of integrating traditional aesthetics into contemporary musical works.
Content analysis of quick sampler functionality in Logic Pro X: an investigative study of configuration features Satya, Royys Bagja Rizky; Sukmayadi, Yudi; Riyadi, Lanang
International Journal of Visual and Performing Arts Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : ASSOCIATION FOR SCIENTIFIC COMPUTING ELECTRICAL AND ENGINEERING (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/viperarts.v7i1.1726

Abstract

This study investigates the configuration and functional capabilities of the Quick Sampler feature within Logic Pro X, focusing on its application in audio sample processing for music composition. Utilizing a qualitative content analysis approach based on Krippendorff’s methodology, the research systematically examines key components of Quick Sampler, including Synth Mode, Mod Matrix, and Mapping Section, to evaluate their roles in enhancing workflow efficiency and creative flexibility. Data were gathered from direct interface analysis, supported by documentation and user experience reports. The findings reveal that Quick Sampler’s intuitive drag-and-drop interface, combined with flexible sample modes, simplifies the sampling process, while the Mod Matrix facilitates complex modulation routing that expands sound design possibilities. Although the study is descriptive and qualitative, it highlights Quick Sampler’s potential to streamline compositional processes within digital audio workstations. Future research is recommended to quantitatively measure user efficiency and to compare Quick Sampler’s performance with other DAWs, as well as to explore its optimization for specific music genres.
Empowering the potential of local cultural wisdom in the packaging of performing arts: a force for forming community identity in the Kampung Seni Edas Bogor City Nurjatisari, Trimulyani; Narawati, Tati; Nugraheni, Trianti; Riyadi, Lanang
Gelar: Jurnal Seni Budaya Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/glr.v21i2.4734

Abstract

Foreign culture has become a significant polemic for today's millennials, leading to a tendency to overlook their nation's identity and the robust cultural potential inherent in their own country. This article seeks to enhance the potential of local cultural wisdom in the packaging of art as a force for shaping community identity. A qualitative approach is employed to provide a detailed and careful description of the art packaging methods in Kampung Seni Edas. Data were collected through interviews, observations, and documentation, with the research conducted in Kampung Seni Edas, Bogor City. Data validity was ensured through source triangulation and informant review techniques. Data analysis utilized interactive techniques involving data reduction, data display, and verification steps. The results underscore the necessity of elevating the potential of local wisdom in Kampung Seni Edas as an alternative model for empowerment and art packaging, contributing to character building and community identity, ultimately facilitating preservation through innovative performing arts. The implication is that the millennial generation needs to recognize, understand, and study culture as an essential achievement that must be embraced by millennials as the successors of the nation.
Proses Kreatif Penciptaan Pantomime “Kawan Lama” Melalui Penelitian Berbasis Refleksi Artistik Nofriwandi, Erik; Riyadi, Lanang
Creativity And Research Theatre Journal Vol 7, No 2 (2025): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v7i2.5853

Abstract

Penelitian ini membahas proses kreatif penciptaan karya pantomim Kawan Lama yang mengangkat tema persahabatan, keterbatasan fisik, dan nilai kemanusiaan melalui pendekatan non-verbal. Tujuan penelitian ini adalah merefleksikan tahapan kreatif secara mendalam berdasarkan model Wallas yang mencakup Preparation, Incubation, Illumination, dan Verification. Menggunakan metode refleksi artistik dalam kerangka praktik berbasis riset, peneliti sekaligus pencipta karya menelusuri pengalaman tubuh, intuisi sosial, dan respon performatif dari dua performer siswa sekolah menengah di Kota Bukittinggi. Temuan menunjukkan bahwa model Wallas efektif sebagai alat navigasi dalam proses kreatif pertunjukan, dengan penekanan pada pencerahan emosional dan pengorbanan yang tak terduga sebagai elemen dramatik utama. Pantomim terbukti mampu menyampaikan pesan mendalam tanpa kata, dan pendekatan reflektif ini menawarkan kontribusi penting bagi praktik penciptaan seni yang berpijak pada pengalaman empatik dan makna sosial. Penelitian ini mendorong penguatan metode reflektif dalam pendidikan seni pertunjukan dan membuka ruang bagi pengembangan narasi tubuh yang humanistik
Pendekatan Inklusif dalam Pengajaran Musik: Strategi, Pelatihan, dan Adaptasi Menghadapi Anak Berkebutuhan Khusus Riyadi, Lanang; Aprillia, Anisa
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.770

Abstract

Pendidikan musik untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus memerlukan persiapan khusus, metode pengajaran yang adaptif, dan pengembangan profesional yang berkelanjutan. Studi ini mengeksplorasi pentingnya persiapan yang disesuaikan, strategi pengajaran efektif, dan pelatihan yang berkelanjutan bagi pendidik musik. Latar belakang menekankan kebutuhan yang beragam dari anak-anak ini, mulai dari tantangan kognitif hingga emosional, yang menuntut pemahaman yang mendalam dan pendekatan individual dalam pengajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menyelidiki metode dan strategi yang meningkatkan inklusivitas dan efektivitas pendidikan musik. Temuan menyoroti pentingnya pendekatan personalisasi, integrasi teknologi, kolaborasi dengan spesialis, dan teknik pengajaran multisensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian metode pengajaran sesuai dengan kebutuhan individu dan menciptakan lingkungan belajar inklusif secara signifikan mempengaruhi hasil belajar. Pembahasan mengeksplorasi implikasi dari temuan ini, mendorong untuk program pelatihan yang komprehensif, workshop, dan mentorship guna mempersiapkan pendidik dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Kesimpulan menggarisbawahi peran kritis persiapan khusus, strategi pengajaran adaptif, dan pengembangan profesional berkelanjutan dalam mempromosikan pendidikan musik inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, dengan tujuan meningkatkan hasil pendidikan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Implementasi Teknologi Digital melalui Aplikasi Song Maker dalam Pembelajaran Musik di Sekolah Dasar Riyadi, Lanang
Journal of Music Science, Technology, and Industry Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study implements digital technology through the Song Maker application as a learning medium in elementary school music education. The purpose of this study is to describe the application of Song Maker in improving students' musicality, particularly their ability to understand melody, harmony, and create simple musical works. The study employed a classroom action research method with a mixed-methods approach, involving four fourth-grade students from SD Galenia Bandung. Research method: Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Results and discussion: The results showed a significant improvement in students' musical understanding and engagement after the implementation of Song Maker. Students were better able to recognize melodies and harmonies, more active in music learning, and successfully composed simple musical works. Implication: These findings demonstrate that interactive digital media provide meaningful and enjoyable learning experiences while enhancing students' cognitive and creative aspects. The integration of Song Maker as a digital learning medium is effective in fostering musicality among elementary school students and provides important insights for future innovations in music education.
Pendidikan Umum, Nilai, dan Karakter dalam Bingkai Pilar Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia Putra, Agung Dwi; Dasim Budimansyah; Encep Syarief Nurdin; Rita Milyartini; Lanang Riyadi; Maksud Khoshimov
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 30 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/insania.v30i1.13689

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) have become a global agenda emphasizing the balance among the social, economic, and environmental pillars, with the governance pillar serving as a reinforcing element. This article aims to critically and comprehensively review the contribution of general education in the internalization of values and character formation as the social pillar of sustainable development. The method employed is a systematic literature review of various academic sources and relevant documents. The review findings indicate that quality education integrating values and character not only supports the achievement of education Goals (SDG 4) but also plays a strategic role in building an inclusive, just, and environmentally conscious society. General education that instills character traits such as mindfulness, curiosity, courage, resilience, ethics, and leadership serves as a crucial foundation in addressing global challenges and strengthening the social pillar of sustainable development. This review implies the need for the development of holistic and contextual curricula and teaching methods to realize a sustainable and just future in Indonesia. Thus, character education within general education can become a strategic instrument in supporting the success of sustainable development.
Penggunaan mobile learning notewise dalam pembelajaran komputer musik dengan technology acceptance model berbasis sosial budaya Suroso, Panji; Satria, Tri Danu; Riyadi, Lanang
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202626836

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 60 mahasiswa pendidikan musik yang telah menggunakan aplikasi mobile learning NoteWise. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur berbasis regresi untuk menguji hubungan antara perceived ease of use, perceived usefulness, behavioral intention, dan actual use. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use berpengaruh signifikan terhadap perceived usefulness (β = 0,62; p < 0,05), sementara perceived usefulness secara signifikan memprediksi behavioral intention (β = 0,58; p < 0,05), yang selanjutnya mempengaruhi actual use (β = 0,54; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa perceived usefulness memiliki peran dominan dalam menjelaskan adopsi teknologi pada pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, faktor sosial budaya diidentifikasi sebagai elemen kontekstual yang dapat memperkuat proses adopsi, meskipun tidak diuji secara langsung sebagai variabel laten dalam model. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menunjukkan bahwa TAM perlu diinterpretasikan secara kontekstual dalam lingkungan pembelajaran yang spesifik. Secara praktis, temuan ini mengindikasikan bahwa desain mobile learning perlu menekankan pada nilai fungsional serta kesesuaian dengan praktik belajar mahasiswa untuk mendukung adopsi yang berkelanjutan.