Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Literasi Digital dalam Keputusan Santri Memilih Pondok Pesantren Darussa'adah Kyai Haji Asyikin Bandar Lampung Mahmud, Imam; Wibisono, Damar
Socio Religia Vol. 4 No. 1 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i1.16702

Abstract

Perkembangan teknologi menciptakan proses sosial yang cepat utamanya berhubungan dengan informasi yang didapatkan melalui media sosial dan dunia digital lainnya, pengelolaan sekaligus skill yang didapatkan setiap lembaga pendidikan bukan hanya sebatas eksistensi namun bisa menjadi promosi yang baik. Hasil penelitian di Pondok Pesantren Darussa'adah Kyai Haji Asyikin Kota Bandar Lampung menunjukan bahwa kemajuan teknologi tersebut dilakukan dengan membntuk kegiatan keterampilan dalam pengelolaan media sosial melalui bagian informasi dan komunukasi yang dibentuk dalam struktur kepengurusan sehingga realitas ini mampu memberikan literasi digital bagi masyarakat umum tentang situasi dan kondisi pesantren kemudian meningkatkan jumlah peserta didik yang memilih lembaga pendidikan nonformal tersebut. Metode dipergunakan dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan pemilihan data primer berupa wawancara secara langsung kepada pengrus dan santri yang mendapatkan informasi pesantren melalui Blog, Google Maps, Facebook, Instagram dan Youtube kemudian data sekunder diperoleh dari profil pondok pesantren dan jumlah santri yang ada pada saat penelitian dilakukan. 
The dynamics of the relationship between the Kotaagung Village government and the farmers group in the practice of Saemaul Undong values Ahmad, Azis; Mahmud, Imam
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 7 (2025): July 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i7.522

Abstract

This study examines the dynamics of the relationship between the Kotaagung Village Government and farmer groups in adopting and implementing Saemaul Undong values as a community-based development strategy. Values such as independence, hard work, and solidarity serve as normative frameworks for interactions between state actors at the local level and farmer communities in efforts to improve food security and village welfare. Using a qualitative descriptive approach and data collection techniques, including in-depth interviews, participatory observation, and documentary studies, this study found that the relationship between the village government and farmer groups is dynamic and influenced by factors such as local leadership, institutional capacity, patterns of communication, and social trust. Despite challenges in terms of program consistency and the active participation of farmers and their groups, the practice of Saemaul Undong values successfully facilitates more productive collaboration in the planning and implementation of collective agricultural activities. This study recommends strengthening collaborative governance based on local transformative values as a foundation for sustainable village development in Indonesia.
Analisis Karya Sastra Puisi Jembatan Dalam Teori Kelas Sosial Mahmud, Imam; Rina Yulina
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2025): Juni (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i1.10679

Abstract

Kajian karya sastra puisi dengan pendekatan strukturalisme adalah bentuk penelitian yang menitikberatkan pada unsur-unsur penyusun puisi. Kajian dengan pendekatan ini cenderung tidak memasukkan latar belakang pengarang dan faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi proses sosial dan penciptaan puisi karena kajian dengan pendekatan strukturalisme dianggap sebagai satu kesatuan yang utuh. Dalam kajian puisi berjudul Jembatan karya Sutardji Calzoum Bachri aspek yang dibahas meliputi struktur luar (fisik) dan struktur dalam (batin), struktur luar yang meliputi diksi, imaji/citraan, kata konkrit, majas dan tipografi sedangkan struktur dalam meliputi tema, rasa, nada, dan pesan (amanat) dengan representasi teori kelas sosial. Tujuan penelitian dan kajian ini mengetahui adanya struktur fisik dan mental yang terkandung dalam puisi berjudul Jembatan karya Sutardji Calzoum Bachri. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme
Pemanfaatan Aplikasi TikTok sebagai Media Promosi Digital pada UMKM di Desa Mandalasari Adelia Ananda Putri; Arinita Permata Putri; Imam Mahmud; Fitrahul Dzikri Arrosyad; Muthi’ah Irta Zhafirah; Rahma Aini; Salsa Paramitha; Irham Dinata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i4.4090

Abstract

Pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi digital membuka peluang strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi TikTok sebagai media promosi digital oleh UMKM di Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi peran TikTok dalam memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kesadaran merek terhadap produk lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun TikTok memiliki potensi besar sebagai media promosi, sebagian besar pelaku UMKM di Desa Mandalasari masih belum memanfaatkannya secara optimal akibat keterbatasan literasi digital, kurangnya kepercayaan diri, serta keterbatasan perangkat pendukung dan akses internet. Namun, implementasi TikTok melalui pendampingan, membantu beberapa UMKM mengenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.
The dynamics of the relationship between the Kotaagung Village government and the farmers group in the practice of Saemaul Undong values Azis Ahmad; Imam Mahmud
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 7 (2025): July 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i7.522

Abstract

This study examines the dynamics of the relationship between the Kotaagung Village Government and farmer groups in adopting and implementing Saemaul Undong values as a community-based development strategy. Values such as independence, hard work, and solidarity serve as normative frameworks for interactions between state actors at the local level and farmer communities in efforts to improve food security and village welfare. Using a qualitative descriptive approach and data collection techniques, including in-depth interviews, participatory observation, and documentary studies, this study found that the relationship between the village government and farmer groups is dynamic and influenced by factors such as local leadership, institutional capacity, patterns of communication, and social trust. Despite challenges in terms of program consistency and the active participation of farmers and their groups, the practice of Saemaul Undong values successfully facilitates more productive collaboration in the planning and implementation of collective agricultural activities. This study recommends strengthening collaborative governance based on local transformative values as a foundation for sustainable village development in Indonesia.
SOCIAL NETWORK-BASED EMPOWERMENT IN THE DIGITAL ERA A STUDY IN THE UMKM NAIK KELAS COMMUNITY Imam Mahmud; Erna Rochana; Usman Raidar; Teuku Fahmi; Azis Ahmad
Proceedings International Indonesia Conference on Interdisciplinary Studies Vol. 1 (2025): Proceedings of The International Indonesia Conference on Interdisciplinary Studies (I
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing a Challenges in the business management process with the adoption of the use of digital technology, and limited social networks are still the main obstacles in the process of empowering MSMEs in each region. This research was conducted to analyse the contribution of social networks in the digital era to the empowerment of MSMEs. The research aims to map the forms of social networks that contribute to the empowerment process of each member who is a member of the community, especially in identifying various forms of digital innovation that have been successfully carried out by MSME actors and also clarifying the factors that encourage and hinder their implementation. The research was conducted using a descriptive qualitative approach through interviews, observation, and documentation. The results showed that social networking in the digital era in several social media groups created by the community provides unlimited space in providing business management processes including business licensing run by MSMEs in Lampung.