Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI KEUNGGULAN APLIKASI MY SAPK BKN TERHADAP PEMBERKASAN ADMINISTRASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO Septiandika, Verto; Nurrahmana, Alda
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i4.3492

Abstract

SAPK lahir dari adanya tuntutan terhadap BKN untuk memanfaatkan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bidang pengolahan data kepegawaian Seluruh PNS di Kota Probolinggo diwajibkan untuk mengakses aplikasi untuk mempermudah pekerjaannya. Dengan aplikasi ini semua informasi dari masing-masing PNS akan tersimpan dengan baik. Permasalahan yang paling dianggap signifikan dalam penerapan aplikasi My SAPK BKN adalah kemampuan sumber daya manusia dan teknologi yang terkadang masih belum mampu menangani masalah sederhana. Aplikasi ini juga di gunakan oleh pegawai negeri sipil di Kota Probolinggo agar bisa mengoperasikan dalam pemberkasan administrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keunggulan aplikasi MY SAPK terhadap pemberkasan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Probolinggo studi kasusnya di BKPSDM Kota Probolinggo. Penelitian ini dilaksanakan di BKPSDM Kota Probolinggo dan Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui penelitian lapangan yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini terdiri seluruh ASN di BKPSDM Kota Probolinggo. Hasil dari penelitian adalah kita bisa menganalisis penerapan keunggulan aplikasi My SAPK BKN yang telah banyak digunakan oleh ASN Kota Probolinggo. Titik fokus penelitian tersebut bagaimana Analisis Implementasi Keunggulan Aplikasi My SAPK BKN Terhadap Pemberkasan Administrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Probolinggo. 
Efektivitas Aplikasi Payment Point Online Bank (PPOB) Berbasis Mobile dalam Meningkatkan Kemudahan Akses Pembayaran Masyarakat di Desa Curahdringu Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo Puspitarini, Renny Candradewi; Rosyidah, Safitri; Septiandika, Verto
PUBLIC CORNER Vol 19 No 1 (2024): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v19i1.3519

Abstract

Abstract Indonesia is a developing country whose society is starting to open up to information technology. The number of internet users in Indonesia in 2020 will reach around 175 million, in 2022-2023 it will be 215.63 million. One form of use of information technology that is highly developed, most influential and has the widest scope is e-commerce (Electronic Commerce). Electronic trading is a form of conversion from conventional trading activities into a form of trading using data. This trading involves electronic funds transfers, electronic data exchange, automated inventory management systems, and automated data collection systems. The rapid development of information technology has encouraged various sectors to create community service systems. One of the payment system service innovations currently being utilized is PPOB. PPOB (Payment Point Online Bank) is an online payment system utilizing a facility called multi payment. These various multi payment facilities include PLN, BPJS, telephone, credit, internet, data packages, insurance, PGN, electronic electricity credit, game vouchers, and many others. PPOB allows people to make bill payments more easily and practically. Both parties, both the service provider and the community, feel the benefits, the community finds it easy to pay bills and the service provider can develop its business. Keywords: PPOB mobile for public payment access Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang masyarakatnya mulai terbuka dengan teknologi informasi. Jumlah pemakai internet di Indonesia di tahun 2020 mencapai sekitar 175 juta, di tahun 2022-2023 sebanyak 215,63 juta. Salah satu bentuk dari penggunaan teknologi informasi yang sangat berkembang, paling berpengaruh dan paling luas cakupannya adalah e-commerce (Perdagangan Elektronik). Perdagangan elektronik ini adalah suatu bentuk konversi dari kegiatan perdagangan konvensional menjadi bentuk perdagangan menggunakan data. Perdagangan ini melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong berbagai sektor untuk mewujudkan sistem pelayanan masyarakat. Salah satu inovasi layanan sistem pembayaran yang saat ini dimanfaatkan yakni PPOB. PPOB (Payment Point Online Bank) adalah sistem pembayaran secara online dengan memanfaatkan fasilitas yang disebut dengan multipayment. Berbagai fasilitas multipayment tersebut meliputi PLN, BPJS, telepon, pulsa, internet, paket data, asuransi, PGN, pulsa listrik elektronik, voucher game, dan banyak lainnya. PPOB memungkinkan masyarakat dalam melakukan pembayaran tagihan yang lebih mudah dan praktis. Kedua pihak baik penyedia layanan maupun masyarakat sama-sama merasakan keuntungan, masyarakat mendapatkan kemudahan membayar tagihan dan penyedia layanan dapat mengembangkan bisnisnya. Kata Kunci: PPOB mobile untuk akses pembayaran masyarakat
The Importance of Digitalization in Efforts to Increase MSME Income in Gending Village, Probolinggo Regency Septiandika, Verto; Sucahyo, Imam; R, Andhi Nur; P, Renny Candra; Istiqomah, Riska Nur
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.5822

Abstract

Real Work Lecture (KKN) at Panca Marga University is a way of learning and working for students through various activities that are directly involved in society and trying to be part of society actively and creatively in the dynamics that occur in society in a short period of time. Students have an important role, namely as agents of change where in people's lives there is a change. So that with this KKN, students are able to solve problems that exist in society, one of which is in improving the community's economy. The rapid development of an increasingly sophisticated era in the modern era like today is very important for UMKM in developing their business. UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises) in Indonesia is one of the fields that dominates business actors. The majority of business actors cannot develop and experience bankruptcy. However, UMKM have challenges in the business sector, namely digital marketing in order to be able to survive in competition. This is what makes UMKM change sales strategies through digital. With digitalization in the marketing strategy, it can help UMKM to be better than before.
Marketing Strategy for Cassava Leaf Jerky Business Development in Efforts to Improve the Economy on a Home Industry Scale Septiandika, Verto; Istiqomah, Riska Nur; Veredila, Diska Cintya
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.5768

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business activities carried out by the community. When running a small or medium business, business development is necessary. Business development is carried out for the reason of obtaining maximum profits as long as the planned sales targets are exceeded. The maximum profits obtained will have a big influence on business actors so they can expand and develop their business and also help improve the economy of an entrepreneur. An entrepreneur must also have a sales strategy in developing his business, such as a marketing strategy, updating labels and packaging, to improve any marketing that can help improve the community's economy. This activity is a collaboration between students who are guided by lecturers and Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) partners, Cassava Leaf Jerky. The implementation of this service is carried out by producing efficient and more effective marketing so that it can easily increase the amount of cassava leaf jerky production.
Efektivitas Layanan Cepat Administrasi Kecamatan Guna Mendorong Lahirnya Good Governance: (Studi Kasus: Kecamatan Dringu, Probolinggo) Septiandika, Verto; Aderovi, Mariatul Khiptia Agis
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.507

Abstract

Tulisan ini membahas terkait pelayanan publik merupakan suatu aktifitas layanan dalam kegiatan administrasi untuk memberikan jasa dan barang kepada masayarakat. Pemerintah saat ini menghadapi tekanan dalam peningkatan mutu terhadap pelayanan, untuk menambah partisipatif dalam memberikan informasi pada masyarakat (Holle, 2011). Dalam Peraturan Bupati Probolinggo No. 93 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang memaparkan terkait adanya kegiatan atau ikatan aktivitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat disekitar yang disediakan oleh pelayanan publik khususnya pada pelayanan barang dan jasa ataupun pada pelayanan yang berhubungan dengan administratif dengan mengikuti ketentuan dari peratuaran perundang. Di Kabupaten Probolinggo, Kecamatan Dringu memiliki sebuah inovasi terkait pelayanan public yaitu Layanan Cepat Administrasi Kecamatan (LAPAK), adanya inovasi pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan citra baik bagi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan mengumpulkan bahan dalam bentuk informasi tertulis, penulis pengumpulkan data dengan mengunakan data sekunder. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui terkait efektifitas layanan cepat administrasi kecamatan (LAPAK) di kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
PROGRAM JAM EKSTRA LAYANAN ADMINISTRASI DI KECAMATAN DRINGU KABUPATEN PROBOLINGGO Septiandika, Verto; Rahmadi, Andhi; Iswanto, Prandy
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 2 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i2.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis Implementasi Program Jam Ekstra Layanan Administrasi Di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo dan untuk mendeskripsikan hasil analisis faktor pendukung dan penghambat dalam Implementasi Program Jam Ekstra Layanan Administrasi Di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus. Pengumpulan data berasal dari instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan berulang-ulang untuk mendapatkan data yang valid sehingga tercapai keabsahan data. Hasil penelitian memaparkan Program Jelita (Jam Ekstra Layanan Administrasi) dalam pelaksanaannya tergolong pada evaluasi yang baik dengan memuat indikator efektifitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya ada foktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung Program Jelita (Jam Ekstra Layanan Administrasi) memuat pada komunikasi dan sumberdaya. Sedangkan faktor penghmbat Program Jelita (Jam Ekstra Layanan Administrasi) ada pada disposisi dan lingkungan birokrasi.
PERAN KOORDINATOR DALAM PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR GOTONG ROYONG KOTA PROBOLINGGO Septiandika, Verto; Rahmadi, Andhi; Amir Wahid, Fariz
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 2 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i2.895

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UPT Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo, Jawa Timur yang terkenal ramai dan rawan terjadi kemacetan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Peran Koordinator Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima Di Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo dan mengetahui langkah-langkah penataan dan pemberdayaan PKL di Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo yang dilakukan oleh Pemerintah daerah melalui koordinator. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset memaparkan penataan pedagang kaki lima di Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo oleh Pemerintah Kota Probolinggo melalui posisi koordinator pasar. Model yang digunakan meliputi; Peran koordinator pasar Gotong Royong Kota Probolinggo dengan mensosialisasikan informasi dan konsep penataan lapak di pasar Gotong Royong Kota Probolinggo bagi pedagang kaki lima: Peran koordinator pasar Gotong Royong Kota Probolinggo dengan mensosialisasikan informasi dan konsep pemberdayaan bagi pedagang di pasar Gotong Royong Kota Probolinggo; Peran koordinator pasar Gotong Royong Kota Probolinggo dengan membagikan informasi dan secara merata ke pedagang di pasar Gotong Royong Kota Probolinggo terkait program pemerintah. Jalannya peran koordinator berjalan ada nya faktor pendukung dan penghambat. 
PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS SEBAGAI BENTUK KESEMPATAN YANG SAMA PADA PEMILUKADA KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2019 Septiandika, Verto; Rahmadi, Andhi Nur; Salsabilla, Sabrina Ratu
Jurnal Ilmiah Cakrawarti Vol 6, No 2 (2023): Cakrawarti
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jic.v6i2.820

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan partisipasi penyandang disabilitas sebagai bentuk yang sama warga republik indonesia pada pemilukada kabupaten probolinggo tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam skripsi ini dengan melakukan pengumpulan Pengumpulan data primer meliputi observasi dan wawancara, sedangkan pengumpulan data sekunder meliputi studi kepustakaan dan studi dokumentasi. data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian bahwa partisipasi penyandang disabilitas pada pemilukada kabupaten probolinggo tahun 2019 dengan menggunakan teori partisipasi yang dikemukakan oleh Juliantara yaitu voice,access, dan control. Voice pada penyandang disabilitas yaitu memberikan hak suara atau hak pilih dan menyalurkan aspirasinya pada pemilukada. Sedangkan access yaitu penyandang disabilitas yang membutuhkan akses fasilitas atau sarana prasarana di tempat pemungutan suara (TPS). Dan control yaitu penyandang disabilitas mampu mengawasi jalannya pemilukada
Model Pelayanan Terpadu Berbasis Kearifan Lokal: Kajian Penggabungan Pelayanan Adat Dan Administrasi Di Desa Ngadisari Maksin, Mastina; Septiandika, Verto; Dewi, Renny Candra; Yudianto, Eko; Syamsya Q, Mareta
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 11 No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v11i2.7178

Abstract

The provision of public services is currently still one of the public's assessments of the government. Local wisdom values ​​in local communities are often neglected, so the government needs to make observations regarding service models so that they do not abandon traditional values ​​and local wisdom. This research focuses on studying the combination of traditional and administrative service models in Ngadisari village. This research is descriptive qualitative in nature using interview techniques with sources who were chosen deliberately and who are considered to understand the things that will be studied in this paper. The results of this research indicate that the collaboration of traditional and administrative services in Ngadisari Village based on local wisdom is running optimally, both in verbal, written and action services. This is of course adjusted to the respective duties of both the village government and traditional stakeholders as actors in traditional services. Communication between the village government and traditional stakeholders is the key to the success of the integrated service model in Ngadisari Village so that services remain good and of high quality.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Perekonomian melalui Pemanfaatan Wisatawan Asing di Desa Ngadisari Septiandika, Verto; Maksin, Mastina; Yunus, Eko Yudiyanto; Puspitarini, Renny Candra; Sucahyo, Imam; Fadilah, Siti Nur
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v4i3.399

Abstract

This community service aims to empower the residents of Ngadisari Village in economic development through the utilization of foreign tourists. This topic was chosen because, although the natural tourism potential, such as Mount Bromo and Seruni Point, has been utilized, further development is still needed. The method used is descriptive qualitative, which includes interviews and observations to understand the conditions and needs of the community. The results of the community service show that skills training, local product development, and promotion of the village's natural beauty can attract more tourist interest, positively impacting the community's income. Active community involvement in tourism development also enhances a sense of ownership and sustainability of initiatives. In conclusion, community empowerment through foreign tourism not only boosts the local economy but also strengthens the village's cultural and social identity.
Co-Authors -Fr, Jalal Ludin Aderovi, Mariatul Khiptia Agis Agis, Mariatul Khiptia Agustiani, Vivi Ahmad Maman Ahmad Mustofa Amir Wahid, Fariz Amrullah, Muhammad Januar Andhi Nur Rahmadi, Andhi Nur Anggraini, Dewi Sinta Anindita, Diva Putri Astuti, Veronica Sri Astutik, Dita Ayu Tantri, Revanggi Busthomi, Ach Noor Candradewi Puspitarini, Renny Candradewi, Renny Chandra Dewi, Renny Dewi, Renny Candra Dewi, Renny Chandra Fadilah, Siti Nur Faizzah, Nurul Fathur Rahman Fitria, Syarla Fian Fitrianti, Mia Putri Hidayatullah, M. Rizky Husni Mubarok Ikhsan, Moh. Taufik Khoiril Imam Sucahyo Istiqomah, Riska Nur Iswanto, Prandy Jailani, Mahfudz Kristiyono, Kristiyono Lailatul Fitria, Nurul Jannah Lestari, Maulidia Gita Maksin, Mastina Maulaya, Nadilah Iskina Maulidin, Alifia Megayana, Dwi Fitri Mubaroq, Alvan Mubaroq, Husni Muhammad Hasan6 Mulkan Andika Situmorang Nawangsih, Veronica Sri Nourma Ulva Kumala Devi Novita Wulandari Nur Fadilah, Siti Nurrahmana, Alda P, Renny Candra Priastutik, Widia Sari Priyandono, Wawan Eko Puspitarini, Renny Candra Puspitarini, Renny Candradewi Putri Aalia Putri, Nur Adinda R, Andhi Nur Rahmadhi, Andi Rahmadi, Andhi Rismanda, Adelia Risqina, Venanda Octa Rosyidah, Safitri Salsabilla, Sabrina Ratu Septiana, Mega Dwi Siti Aisyah Siti Marwiyah Supriyanto Supriyanto Supriyanto Syamsya Q, Mareta Tantri, Revanggi Ayu Trismawati Ummi Kulsum Veredila, Diska Cintya Vivi Yunika Sari Wahyu, Fitriana Wardatus, Alvia Widiastuti, Nike Yudianto Yunus, Eko Yudianto, Eko Yudianto, Eko Yunus Yunus, Eko Yudianto Yunus, Eko Yudiyanto