Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor Yang Menunjang Kualitas Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Prihanto, Hendi; Usmar, Usmar
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v1i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan manganalisis teori yang menunjang pengaruh kualitas pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang ditinjau dari perspektif pendidikan latihan (diklat), pengalaman kerja pegawai, dan sistem pengendaliian internal pemerintah terhadap kualitas pengadaan barang atau jasa pemerintah. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari staf pusdiklat, auditor internal, pejabat pengadaan barang dan jasa, dan pejabat pembuat komitmen (PPK) dari kementerian yang diperoleh sampel sejumlah 119 dari keseluruhan sample sebanyak 144 yang didistribusikan kepada responden dengan teknik pengambilan secara acak berdasarkan kesempatan yang diperoleh untuk mengisi kueisoner. Uji hipotesis t dan regresi berganda linear dilakukan setelah melalui pengujian kualitas data instrumen (validitas dan reliabilitas) melalui alat bantu SPSS terpenuhi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pendidikan latihan (diklat) dan pengalaman kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas PBJ, sedangkan sistem pengendalian internal berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas PBJ. Keterbatasan penelitian terdapat pada jumlah sampel yang hanya mewakili persepsi pada kementerian yang diambil sebagai sampel dan kurang mampu untuk mewakili dan menyimpulkan keadaan pada daerah dan wilayah sample yang lain. Konsistensi dari skala persepsi yang diberikan responden terkadang memiliki jawaban yang tidak stabil.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAHAN: (SURVEI PADA PEMDA DKI JAKARTA) Usmar, Usmar
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v2i1.219

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh dari sistem pelaporan keuangan daerah, kejelasan sasaran anggaran, sistem informasi akuntansi keuangan daerah, dan konflik peran terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pemerintah daerah DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 10 badan SKPD Pemerintah Daerah DKI Jakarta dengan jumlah 111 responden, yang merupakan kepala bagian dan kepala subbagian dengan accidental sampling yang dilakukan dengan sistem acak. Uji hipotesis menyimpulkan bahwa sistem pelaporan berpengaruh negatif signifikan, kejelasan sasaran anggaran berpengaruh positif signifikan, sistem informasi akuntansi keuangan berpengaruh negatif, sedangkan konflik peran berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada pemerintah daerah DKI Jakarta. Implikasi penelitian digunakan sebagai literatur dalam evaluasi dan penerapan sistem pengendalian internal pada organisasi pemerintahan yang efektif
PENGARUH REGULASI, PENGAWASAN, DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS PENCEGAHAN PINJAMAN ONLINE ILEGAL Prihanto, Hendi; Usmar, Usmar
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v5i2.1480

Abstract

Penelitian dilakukan dalam rangka menganalisis keterkaitan dan pengaruh regulasi pemerintah, pengawasan serta tentang perilaku masyarakat dalam mencegah timbulnya pinjaman online ilegal yang meresahkan masyarakat. Penelitian dilakukan pada sejumlah lembaga yang berkaitan dengan urusan pinjaman online seperti Otoritas Jasa Keuangan, Dittipidsiber Bareskrim Polri, Perusahaan Fintech atau Jasa Pinjaman Online, Pusat Analisis Transaksi Keuangan dan Asosiasi Fintech di Indonesia sebagai populasi penelitian yang menggunakan teknik kuota dalam pengambilan sampel tersebut. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, selain itu pengujian atas data tersebut menggunakan regresi linear berganda, dan uji hipotesis setelah pengujian kelayakan inner dan outer model dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis penelitian dua (H.2) dan tiga (H.3) diterima yang menunjukkan hasil bahwa pengawasan dan perilaku masyarakat dalam menggunakan internet sangat berpengaruh positif dan signifikan pada efektivitas pencegahan pinjaman online ilegal. Sedangkan pada hipotesis satu penelitian (H.1) menyatakan bahwa regulasi tidak menunjukkan pengaruh kuat pada pencegahan pinjaman online ilegal sehingga hipotesis penelitian satu ditolak.
Enhancing employee competitiveness: The role mediation of human resources competencies Sismiati, Sismiati; Sulaiman, Syarifuddin; Usmar, Usmar; Tamrin Lanori; Susanto, Primadi Candra
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 1 (2025): March
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i1.2789

Abstract

Purpose: Effective methods for digital literacy and financial management are expected to enhance HR competency and employee competitiveness in the job market. Research Methodology: This quantitative study used SEM-PLS with convenience sampling to select 192 BUMD employees in DKI Jakarta. Data were collected via an online Likert-scale questionnaire. Results: This study highlights the role of digital literacy and financial management in HR markets mediated by HR competency. It offers empirical evidence and a framework that integrates these factors to enhance HR competitiveness. Conclusions: This study emphasizes the impact of digital literacy and financial management on HR competencies and organizational competitiveness. This study provides empirical evidence and a framework for enhancing HR capabilities. Limitations: This study was limited by convenience sampling, self-reported data bias, and cross-sectional design. It focuses only on digital literacy and financial management, excluding factors such as leadership and organizational culture. Contribution: This study empirically highlights the role of digital literacy and financial management in enhancing HR competency and competitiveness. It introduces a new framework, offers practical insights, and validates relationships using PLS-SEM.
Determinants of Turnover in Maritime Workforces: Competence, Career Path, and Engagement with Job Satisfaction Mediation Usmar, Usmar; Lanopi, Tamrin; Bahtiar, Bahtiar; Supriadi, Yoyon; Suroso, Sugeng; Rony, Zahara Tussoleha; Widana, I Dewa Ketut Kerta
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3747

Abstract

Employee turnover remains a critical challenge in the maritime transportation sector, where unique working conditions such as long-term separation from family, high occupational risks, and irregular schedules often lead to dissatisfaction and high resignation rates. This study aims to analyze the determinants of employee turnover by conducting a systematic literature review of previous studies on employee competence, career path, and work engagement, with job satisfaction as a mediating variable. Articles were collected from reputable databases including Scopus, Web of Science, Emerald, Springer, Sage, Thomson Reuters, and Sinta journals, covering publications from 2016 to 2024. Through a structured screening process, 32 relevant articles were identified and analyzed using comparative analysis to synthesize similarities, differences, and gaps across studies. The findings reveal that employee competence, career path, and work engagement significantly affect turnover, both directly and indirectly through job satisfaction. However, research focusing specifically on the maritime sector remains limited, creating a contextual gap in understanding turnover under extreme occupational settings. The proposed conceptual framework integrates these variables to provide a holistic model of turnover dynamics, offering theoretical enrichment and practical guidance for human resource strategies. This study contributes to the literature by highlighting the unique context of maritime transportation and by formulating hypotheses for future empirical validation.   Keywords: Employee Turnover, Job Satisfaction, Employee Competence, Career Path, Work Engagement
Model of Crisis Communication Management in the Perspective of Situational Crisis Communication Theory at the Transportation Ministry Sulistyanto, Ari; Usmar, Usmar; Hermiyetti, Hermiyetti
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2020): December 2020 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v5i2.408

Abstract

Rapid disaster response is necessary since it involves various stakeholders in disaster. However, rapid response is difficult to implement due to structural constraints and organizational hierarchy.  This research aims to reveal structural constraints to crisis communication management in the internal organization of the Transportation Ministry. Situational Crisis Communication Theory (SCCT) approaches offer a framework to understand management in general in responding to crisis situation.  This research uses a qualitative method with case study approaches. The results of this research show that in the pre-crisis phase the organization serves as media for sections at the Transportation Ministry to interact in monitoring potential crisis.  In the crisis and post-crisis response phases, the establishment of an Ad Hoc Crisis Communication Team (TKK) has changed the organization from being under stringent hierarchic structure to being more flexible and responsive in crisis response. This research gives contributions to more dynamic crisis communication management, recommends the formulation of Standard Operating Procedure (SOP) in crisis communication management, starting from pre-crisis, crisis to post-crisis response phases, and gives guidance to government and non-government organizations in crisis communication management.