Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN METODE ZIG-ZAG RUN TERHADAP KELINCAHAN MENGGIRING BOLA CLUB SEPAKBOLA FC PORTO TUGUMULYO USIA 12 TAHUN KABUPATEN MUSI RAWAS Habib Ramadoni; Donni Pestalozi; Muhammad Supriyadi3
Silampari Jurnal Olahraga Vol 5 No 2 (2025): Silampari Journal Sport
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/sjs.v5i2.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan metode zig-zag run terhadap kelincahan menggiring bola pada pemain usia 12 tahun Club Sepakbola FC Porto Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas. Metode penelitian menggunakan eksperimen one group pre-test post-test dengan sampel 20 pemain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu dribbling menurun dari 17,68 detik menjadi 16,19 detik dengan selisih 1,49 detik atau peningkatan 8,4%. Uji Paired Sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa latihan zig-zag run berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan dribbling pemain
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PERUT DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KEMAMPUAN LEMPARAN BOLA (THROW IN) PADA CLUB SEPAK BOLA SSB PUTRA LINGGAU U 13-15 TAHUN Karia Harapan Gulo
Silampari Jurnal Olahraga Vol 5 No 2 (2025): Silampari Journal Sport
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/sjs.v5i2.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot perut dan kekuatan otot lengan dengan kemampuan lemparan ke dalam (Throw-In) pada pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Putra Linggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang dipilih secara purposive dari populasi sebanyak 50 pemain. Pengumpulan data dilakukan melalui tes sit-up untuk mengukur kekuatan otot perut, tes push-up untuk mengukur kekuatan otot lengan, dan tes lemparan ke dalam untuk mengukur kemampuan Throw-In. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan lemparan ke dalam (r = 0,462; p = 0,040), serta antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan lemparan ke dalam (r = 0,659; p = 0,002). Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan lemparan ke dalam dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,561. Hal ini menunjukkan bahwa 56,1% variasi kemampuan lemparan ke dalam dijelaskan oleh kekuatan otot perut dan otot lengan secara bersama-sama. Hasil juga menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kekuatan otot perut.