Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Konsumsi Ekstrak Daun Kelor Terhadap Kenaikan Hemoglobin di SMA Muhammadiyah 2 Latipah, Nor; Ulfa, Ika Mardiatul; Meldawati, Meldawati
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.944

Abstract

Latar Belakang: Daun kelor digunakan sebagai bahan utama ratusan obat, baik untuk pencegahan maupun pengobatan anemia, mengandung antioksidan dan nutrisi penting seperti zat besi (Fe) 28,2 mg, kalsium (Ca) 2003,0 mg dan vitamin A 16,3 mg kaya P-karoten, protein, vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, besi dan folat). Zat besi (Fe) yang terkandung pada daun kelor memiliki peran penting dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Metode: Penelitian ini adalah penelitian Eksperiment (Pra Eksperiment) dengan design one group pre-post test design. Uji normalitas menggunakan shapiro-wilk. Jika data berdistribusi normal menggunakan Paired t-test, jika tidak berdistribusi normal menggunakan uji wilcoxon. Hipotesis penelitian ditolak jika nilai p<0,05. Hasil: Kadar hemoglobin sebelum mengkonsumsi kapsul ekstrak daun kelor berkisar antara 8,5 g/dl-12,4 g/dl, setelah dilakukan pemberian kapsul ekstrak daun kelor selama 7 hari terjadi peningkatan kadar hemoglobin yang berkisar antara 8,1 g/dl-14,4 g/dl dengan nilai rata-rata yakni 12,78 g/dl yang menunjukkan bahwa hasil tersebut berada pada rentang normal hemoglobin pada remaja putri yakni 12-15 g/dl. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap kenaikan kadar hemoglobin remaja putri di SMA Muhammadiyah 2 Palangka Raya
Model Pemberian Layanan Fisioterapi yang Berbeda Memberikan Kontribusi Terhadap Manfaat Kesehatan dalam Perspektif Islam Azizah, Noor Rifatul; Ulfa, Ika Mardiatul; Tambunan, Lensi Natalia; Maulida, Maulida; Maulida, Sena
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v3i1.1026

Abstract

Islam-based physiotherapy services are an innovative approach that integrates medical principles and spiritual values in health care. This study aimed to analyze the effectiveness of physiotherapy services that combine conventional methods with Islamic principles, such as prayer, religious support and sharia ethics, in improving patients' quality of life. The results showed that Islam-based physiotherapy services significantly contribute to patients' physical recovery and mental well-being, in line with the Maqashid Shariah concept that emphasizes the preservation of the soul (hifzh an-nafs) and body (hifzh al-badan). However, the implementation of these services faces several obstacles, including limited facilities, low public awareness, and challenges in aligning medical standards with Islamic values. Supporting factors such as the competence of health workers, advances in telehealth technology, and community acceptance of this holistic approach are important elements in the success of the program. This study emphasizes the importance of community education, cross-sector collaboration, and the development of sharia-based guidelines to improve the effectiveness and sustainability of Islamic physiotherapy services. With this approach, health services not only meet medical standards but also align with Islamic teachings, supporting the creation of a physically and spiritually healthy society.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Preeklampsi pada Ibu Bersalin di RSUD Kuala Kurun Tahun 2022 Anggraini, Annisa; Yunita, Laurensia; Ulfa, Ika Mardiatul; Istiqamah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1018

Abstract

Pendahuluan: Angka Kematian Ibu di Indonesia mengalami peningkatan, hingga pada data tahun 2022 Kementerian Kesehatan RI mencatat angka kematian ibu pada tahun 2022 berkisar 183 per 100 ribu kelahiran. Salah satu penyebabnya adalah kejadian preeklampsi yang merupakan komplikasi persalinan. Di RSUD Kuala Kurun didapatkan data bahwa kejadian preeklampsi merupakan komplikasi yang paling sering terjadi jika dibandingkan dengan jenis komplikasi lainnya dalam 3 tahun terakhir. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022 yang mengalami komplikasi berupa preeklampsi sejumlah 57 orang. Data penelitian berupa data sekunder yang tercatat dalam rekam medik dan register ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Sebanyak 49 orang (86%) kejadian preeklampsi di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah preeklampsi berat, 49 orang (86%) paritas ibu yang berisiko, 46 orang (80,7%) usia ibu yang tidak berisiko. Terdapat pengaruh paritas ibu (0,001), usia ibu (0,037) dan riwayat hipertensi (0,001) dengan preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022. Simpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsi pada ibu bersalin di RSUD Kuala Kurun tahun 2022 adalah paritas, usia dan riwayat hipertensi.
Pengetahuan tentang Pola Makan pada Lansia Penderita Hipertensi : Knowledge of Dietary Patterns in Elderly People with Hypertension Sentia, Sentia; Trihartiningsih, Evie; Ulfa, Ika Mardiatul
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.1835

Abstract

Studi pendahuluan pada 10 lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kereng Bangkirai, terdapat 7 lansia memiliki pola makan tidak sehat. Pola Makan yang tidak seimbang atau tidak sehat pada lansia dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri dan meningkatkan tekanan darah, penurunan aktivitas fisik, dan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pola makan pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kereng Bangkirai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan populasi 36 lansia dan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Hasil Penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pola makan pada lansia penderita hipertensi berjumlah 24 responden (66,67%), responden memiliki pengetahuan cukup berjumlah 9 responden (25%) dan responden memiliki pengetahuan kurang berjumlah 3 responden (8,33%). Sedangkan responden berdasarkan umur sebagian besar pada umur 60-74 tahun berjumlah 34 responden (94,44%), jenis kelamin di dominasi oleh perempuan berjumlah 23 responden (63,88%), dan pendidikan sebagian besar berada dikategori SMA berjumlah 16 responden (44,44%). Tingkat pengetahuan lansia tentang pola makan tergolong baik. Sebagian besar lansia telah memahami pentingnya pola makan yang sehat dalam mengontrol tekanan darah. Namun, masih terdapat sebagian kecil lansia dengan pengetahuan cukup dan kurang, sehingga diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan untuk memperkuat pemahaman mereka tentang pola makan yang sesuai bagi penderita hipertensi.