Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Respon Keterlaksanaan E-Book Ilmu Lingkungan Berorientasi Conceptual Change Yuli Febrianti; Endang Suswati; Nopa Nopiyanti
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2023): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v8i1.7653

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis keterlaksanaan e-book ilmu lingkungan berorientasi conceptual change. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif melalui lembar keterlaksanaan e-book ilmu lingkungan berorientasi conceptual change. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner (angket) berbentuk kuesioner tertutup yang berisikan tentang aspek pengamatan yang diberikan kepada pengamat untuk mengetahui sejauh mana keterlaksanaan e-book ilmu lingkungan berorientasi conceptual change yang dibuat oleh peneliti. Adapun teknik analisis data digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui kuesioner (angket) yang telah dinilai oleh pengamat. Analisis data yang digunakan dengan cara mengelompokkan informasi dari data hasil kualitatif yang berupa tanggapan dan hal-hal lain yang ditemukan selama pengamatan. Adapun analisis data dijadikan acuan untuk memperbaiki atau merefisi produk. Data yang diperoleh dianalisis dan diukur persentase respon pengamat melalui pedoman skor penilaian respon pengamat terhadap keterlaksanaan e-book ilmu lingkungan berorientasi conceptual change. Hasil penelitian ini adalah perolehan skor angket yang disi oleh pengamat diperoleh jumlah skor angket 38 dan dihitung menggunakan rumus diperoleh hasil yaitu 95%. Simpulan dalam penelitian ini adalah respon yang positif dari pengamat terhadap keterlaksanaan e-book ilmu lingkungan berorientasi conceptual change sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri. Kata Kunci—Conceptual Change, E-Book, Ilmu Lingkungan, Kuesioner (Angket), Respon Keterlaksanaan.
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK PEPAYA BERANEKA RASA (PIYA BERAS) KHAS DESA TRIKOYO KECAMATAN TUGUMULYO Yuli Febrianti; Dian Samitra; Fitria Lestari; Reny Dwi Riastuti; Nopa Nopiyanti; Endang Suswati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16399

Abstract

Buah pepaya bisa langsung dimakan saat sudah matang. Masyarakat masih jarang sekali mengetahui cara membuat keripik pepaya dengan cara tradisional. Sangat jarang pepaya segar berubah tampilannya menjadi makanan ringan/cemilan keripik pepaya. Memang komposisi buah pepaya lebih banyak mengandung air, sehingga lebih nikmat dan menyegarkan jika dipadukan dengan minuman segar, seperti es campur, es buah, salad buah, manisan atau yang lainnya. Pengolahan buah pepaya menjadi makanan kuliner hanya dibatasi pada campuran rujak buah saja. Karena banyak orang yang tidak berpikir untuk mengolah buah berserat ini menjadi makanan baru, apalagi sebagai cemilan atau makanan ringan seperti keripik pepaya. Metode pelatihan dimulai dengan persiapan (survey awal, administrasi, dan koordinasi), persiapan kegiatan lapangan, pemberian materi pelatihan, praktik pembuatan PIYA BERAS (Keripik Pepaya Beraneka Rasa) sebagai cemilan sehat, observasi keterampilan pembuatan keripik pepaya, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan PIYA BERAS (Keripik Pepaya Beraneka Rasa) khas Desa Trikoyo Kecamatan Tugumulyo diperoleh bahwa Ibu PKK mengalami peningkatan keterampilan yaitu 58,33 (nilai keterampilan awal) menjadi 83,33 (nilai keterampilan akhir) dalam memanfaatkan buah pepaya menjadi keripik pepaya sebagai cemilan yang enak dan sehat. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah Ibu PKK mengetahui cara mengolah keripik pepaya sebagai cemilan yang enak dan sehat. Para peserta mengikuti kegiatan pelatihan dengan semangat dan motivasi yang tinggi, sehingga kegiatan berjalan baik dan lancar.
Komunikasi Kepala Sekolah Menengah Atas Kota Lubuklinggau dalam Melakukan Blusukan Donni Pestalozi; Endang Suswati; Ahmad Gawdy Prananosa
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 7 No. 1 (2024): ALIGNMENT : Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v7i1.8995

Abstract

This research aims to determine the communication of high school principals in Lubuklingga city when conducting blusukan. This research uses a qualitative approach with a phenomenological method, with the research subjects being the School Principal, Teacher Council, and School Staff. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. From the research, it was found that the communication carried out by the school principal in carrying out blusukan was conveying messages to subordinates in language that was easy to understand and also paying attention to the condition of the subordinates, carrying out two-way communication, using verbal, non-verbal and interpersonal communication so that the principal received appropriate and accurate information. When conducting a blusukan, the information collected during the blusukan can be used as a basis for the school principal to make decisions. In conclusion, the blusukan carried out by the school principal must use good communication so that the results of the blusukan can be used as a basis for the school principal in making decisions. Keywords: blusukan, communication, school principal Membangun komunikasi yang baik sangatlah penting dalam menjalankan roda organisasi sekolah, dengan komunikasi, maka akan terjadi dialogis antara bawahan
Efek Ekstrak Buah Etlingera hemisphaerica terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Mus Musculus Swiss Webster Jantan Endang Suswati; Nugroho Aji Waluyo; Rama Saputra; Zico Fakhrur Rozi
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 7 No 2 (2025): Biosilampari: Jurnal Biologi
Publisher : Universitas PGRI Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62112/biosilampari.v7i2.238

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion or action. This study aimed to evaluate the effect of Etlingera hemisphaerica fruit extract on reducing blood glucose levels in male Swiss Webster Mus musculus induced with 10% sugar solution. This experimental research employed a completely randomized design. A total of 25 male Mus musculus were divided into five groups: a negative control group (no treatment) and four treatment groups receiving Etlingera hemisphaerica fruit extract at doses of 0.13 mg/kgBW, 0.26 mg/kgBW, 0.38 mg/kgBW, and Glibenclamide. Blood glucose levels were measured using a glucometer before and after 17 days of treatment. The results showed that the administration of Etlingera hemisphaerica fruit extract significantly reduced blood glucose levels in the treatment groups compared to the positive control group (p<0.05). The dose of 0.13 mg/kgBW exhibited the most optimal blood glucose-lowering effect. This hypoglycemic effect is associated with the flavonoid content in the fruit extract, which enhances insulin sensitivity and reduces oxidative stress.
PEMANFAATAN HASIL SARI PATI JERUK GERGA UNTUK PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH Helvi Darsi; Endang Suswati; Erick Salman
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4734

Abstract

The purpose of this community service is to provide education in the form of knowledge and skills to partners, namely the Gerga orange farmer group in Rimbo Pengadang District, Bengkulu Province, because agricultural products in the form of oranges are abundant in the area, which so far Gerga oranges have only been consumed without knowledge that if processed they can be one of the vitamins that can increase body immunity. The methods used are: 1) Socialization, 2) Training, 3) Application of technology, 4) Mentoring and evaluation, 5) Sustainability of the program. The results of this Community Service (a) laboratory tests of vitamin C content (8.80 Titrimetry), Potassium (61.68 Spectrophotometry), Sodium (8.88 Spectrophotometry), Fe (1.51 Spectrophotometry) and Sugar (11.00 Refractometry), (b) pretest and posttest results increased the quantity of Orange starch products by 0.68 in the medium category, (c) Increased packaging management capabilities by 2.92 in the effective category, (d) Marketing success by 49.52% in the quite effective category; (e) Increased knowledge by 3.93 in the good category, (f) Increased skills by 81.0% in the very good category. The output of community service activities is in the form of Sinta 4 journals, video IPR, poster IPR and online media.