Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Increasing Pregnant Women's Readiness in Fulfilling The Welfare of Breastfeeding Mothers Okvitasari, Yenny; Ruslinawati, Ruslinawati; Yuniarti, Kristina; Wulandary, Ni Putu Cindy; Zinan, Rabiatul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.15337

Abstract

ABSTRAK Kesehatan ibu dan anak dalam keluarga merupakan salah satu indikator kesejahteraan ibu dan anak, keberhasilan upaya kesejahteraan dan kesehatan ibu diantaranya, dapat dilihat dari angka kematian ibu (AKI). Peran tenaga kesehatan sangat berpengaruh dan merupakan faktor dominan. Kesejahteraan ibu yang berhasil menyusui dari enam bulan dilukiskan sebagai keberhasilannya memberikan asupan yang terbaik sebagai tanda kepedulian terhadap keselamatan anak. Menyusui hal yang terbaik untuk bayi karena ASI dapat memberikan gizi yang cukup, sesuai dengan kebutuhan bayi selain ASI dan mudah di cerna pada usus bayi.Tehnik menyusui merupakan hal yang penting dalam memulai proses menyusui ibu pada bayinya, hanya karena ibu tidak mengetahui tehnik menyusui yang benar, seperti misalnya cara meletakan bayi setelah menyusui dapat mengakibatkan puting susu terasa nyeri, ibu perlu belajar berinteraksi dengan bayi.Cakupan ASI ekslusif Indonesia pada tahun 2022 tercatat hanya 67,96 % turun dari 69,7%, dan perlu dukungan intensif dari tenaga kesehatan agar cakupan bisa meningkat.Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kesiapan ibu dalam upaya pemenuhan kesejahteraan ibu menyusui. Metode yang digunakan dengan melakukan pengajaran bagaimana meningkatkan kesejahteraan bayi seperti bagaimana tehnik menyusui yang benar, posisi menyusui benar, pengosongan payudara, tanda bayi cukup ASI dan perlekatan bayi.  Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan secara langsung di Puskesmas Berangas Banjarmasin dengan alur pemberian kuesioner sebelum pemberian materi, peragaan, diskusi dan tanya jawab. Kata Kunci: Kesiapan,ibu hamil, kesejahteraan ibu menyusui  ABSTRAK The health of mothers and children in the family is one indicator of the welfare of mothers and children. The success of maternal welfare and health efforts can be seen from the maternal mortality rate (MMR). The role of health workers is very influential and is a dominant factor. The well-being of mothers who successfully breastfeed from six months is described as their success in providing the best nutrition as a sign of concern for the child's safety. Breastfeeding is the best thing for babies because breast milk can provide adequate nutrition, according to the baby's needs apart from breast milk and is easily digested in the baby's intestines. Breastfeeding technique is an important thing in starting the mother's breastfeeding process for her baby, simply because the mother does not know the correct breastfeeding technique. It's true, for example, how to place a baby after breastfeeding can cause the nipple to feel sore, mothers need to learn to interact with the baby. Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia in 2022 was recorded at only 67.96%, down from 69.7%, and requires intensive support from health workers. so that coverage can increase. The aim of the service is to increase the readiness of mothers in efforts to fulfill the welfare of breastfeeding mothers. The method used is teaching how to improve the baby's welfare, such as correct breastfeeding techniques, correct breastfeeding position, emptying the breast, signs that the baby is getting enough breast milk and the baby's attachment. Community service is carried out directly at the Berangas Banjarmasin Community Health Center with the flow of giving questionnaires before giving material, demonstrations, discussions and questions and answers. Keywords: Readiness, Pregnant Women, Welfare of Breastfeeding Mothers
UPAYA PENCEGAHAN DINI PREEKLAMPSIA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA BANJARMASIN Okvitasari, Yenny; Amalia, Rizki; Adawiyah, Rabiatul; Ruslinawati, Ruslinawati; Rahmawati, Sulistya; Yuliana, Fitri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36630

Abstract

Abstrak: Preeklamsia merupakan kondisi kegawatdaruratan yang jika tidak ditangani, dapat membahayakan ibu dan janin, serta berlangsung hingga masa nifas. Tujuan pengabdaian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan dini. Metode kegiatan ini yaitu edukasi melalui keiatan penyuluhan dengan media powerpoint dan leafet. Peserta pada kegiatan ini 10 ibu Hamil. Evaluasi keberhasilan menggunakan soal pre-posttest degan jumlah soal 20. Hasil Pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan rata-rata nilai post-test ibu hamil berdasarkan tabel 1 yaitu 92%. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata nilai pengetahuan ibu hamil dengan rata-rata peningkatan nilai yaitu 8%. Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil tentang preeklamsia dapat selalu dilaksanakan pada setiap kelas ibu hamil minimal 1x pertemuan dalam kegiatan tersebut.Abstract: Preeclampsia is a medical emergency that, if left untreated, can endanger the mother and fetus and can persist into the postpartum period. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about early prevention of preeclampsia. This activity method is carried out in three stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. This activity participated in 10 pregnant women. The results of this community service show an increase in the knowledge of pregnant women with an average post-test score of 92% according to Table 1. This indicates an increase in the average knowledge score of pregnant women with an average increase of 8%. Optimizing community knowledge, especially pregnant women, about preeclampsia can always be carried out in every class for pregnant women at least once in the activity.
Implementasi Massage Effleurage Berbasis Evidence-Based Practice sebagai Intervensi Keperawatan Mandiri pada Nyeri Persalinan Kala I Dewi, Sasmita; Ruslinawati, Ruslinawati; Okvitasari, Yenny
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15702

Abstract

Proses persalinan umumnya disertai dengan sensasi nyeri yang dirasakan pada area perut. Nyeri ini mulai muncul sejak terjadinya pembukaan serviks, yaitu pada fase kala I persalinan. Apabila nyeri tidak dikelola dengan baik dan melebihi ambang toleransi ibu, kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi ibu maupun bayi. Salah satu intervensi yang diterapkan oleh penulis untuk membantu mengurangi nyeri persalinan adalah massage effleurage. Massage effleurage merupakan teknik pijat dengan gerakan usapan yang lembut, perlahan, berkesinambungan, dan dilakukan secara melingkar pada daerah abdomen. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan hasil optimalisasi penerapan massage effleurage dalam mengendalikan nyeri persalinan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Ny. N yang menjalani persalinan di RS Ansari Saleh Banjarmasin. Berdasarkan hasil pengkajian, Ny. N mengalami nyeri dengan skala 8 yang muncul setiap tiga menit akibat dilatasi serviks, sehingga ditegakkan diagnosis keperawatan berupa nyeri persalinan berhubungan dengan pembukaan serviks. Intervensi massage effleurage dilakukan dengan memberikan penjelasan terkait teknik dan waktu pelaksanaannya. Evaluasi pertama menunjukkan penurunan skala nyeri dari 8 menjadi 7, meskipun pasien masih sesekali menunjukkan respons nyeri. Pada evaluasi kedua, nyeri semakin berkurang dan lebih terkontrol, yaitu dari skala 7 menjadi 6, serta pasien mulai mampu beradaptasi dengan nyeri persalinan. Perawat diharapkan dapat mengembangkan intervensi keperawatan nonfarmakologis lainnya dalam manajemen nyeri persalinan guna meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pasien.
Pengaruh Edukasi Melalui Media Sosial Grup WhatsApp terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Kontrasepsi Alamiah di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Jingah Herlicka, Sagina; Ruslinawati, Ruslinawati; Okvitasari, Yenny
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.22226

Abstract

ABSTRACT Natural contraception is a family planning method that does not involve the use of devices or medications but requires a high level of understanding and discipline in its application. A preliminary study showed that most women of reproductive age (WRA) in the working area of Sungai Jingah Public Health Center were not familiar with this method. This study aimed to determine the effect of education delivered via the WhatsApp Group social media platform on WRA’s knowledge about natural contraception. This research employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. A total of 99 participants were selected using purposive sampling. The educational intervention was conducted through WhatsApp groups using illustrated visual media and interactive explanations. The instrument used was a self-developed questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data were analyzed using the paired t-test, which showed a significant increase in the mean knowledge score before and after the education, from 32.53 to 48.08, with a significance value of p = 0.000 0.05. These findings indicate that education through WhatsApp Group social media is effective in improving WRA’s knowledge regarding types of natural contraception such as the calendar method, basal body temperature, cervical mucus, and coitus interruptus. WhatsApp Group–based education proved to be easily accessible, flexible, and capable of reaching participants widely. Therefore, it is recommended that health workers utilize social media as a sustainable educational tool in reproductive health promotion. Keywords: Education, Social Media, Whatsapp, Natural Contraception, Women of Reproductive Age.  ABSTRAK Kontrasepsi alamiah merupakan metode keluarga berencana yang tidak menggunakan alat atau obat-obatan, tetapi membutuhkan pemahaman dan kedisiplinan tinggi dalam penggunaannya. Studi pendahuluan menunjukkan sebagian besar wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah belum mengetahui metode ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media sosial Grup WhatsApp terhadap pengetahuan WUS tentang kontrasepsi alamiah. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 99 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi edukasi dilakukan melalui grup WhatsApp menggunakan media visual bergambar dan penjelasan interaktif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang merupakan buatan peneliti sendiri dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test yang menunjukkan hasil adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, yaitu dari 32,53 menjadi 48,08 dengan nilai signifikansi p-value = 0,000 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi melalui media sosial Grup WhatsApp efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS mengenai jenis-jenis kontrasepsi alamiah seperti metode kalender, suhu basal tubuh, lendir serviks, dan coitus interruptus. Edukasi berbasis Grup WhatsApp terbukti mudah diakses, fleksibel, dan menjangkau peserta secara luas. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukatif yang berkelanjutan dalam promosi kesehatan reproduksi. Kata Kunci:  Edukasi, Media Sosial, Whatsapp, Kontrasepsi Alamiah, Wanita Usia Subur.