Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Determination Of Total Phenolic, Flavonoid Contents, And Antioxidant Activity Evaluation of Ethanolic Extract From Plumeria Alba Attasih, Monicia; Muhtadi; Pambudi, Dwi Bagus; Saad, Muhammad
Journal of Nutraceuticals and Herbal Medicine Vol 5, No 1 (2024): JNHM 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jnhm.v5i1.3700

Abstract

A polluted environment and an unhealthy lifestyle can result in an increase in the number of free radicals in the body. This condition can be reduced by consuming antioxidant-rich plants. This study aims to determine the antioxidant activity of the ethanol extract of the Cambodian plant (Plumeria alba L.) and its correlation with phenolic and flavonoid levels. Sample extraction was carried out using the maceration method, antioxidant activity was measured using the DPPH and CUPRAC methods, and total flavonoid and phenolic levels were measured using the spectrophotometer method. The results showed that the ethanol extract of P. alba L stems had inactive antioxidant activity, while the ethanol extract of P. alba L flowers and leaves had weak antioxidant activity with IC50 values of 266.72 ppm and 312.96 ppm. The ethanol extract of P. alba L flowers and leaves has an antioxidant capacity of 208.82 and 207.81 mg trolox equivalent/g extract. The total phenolic content measured from the ethanol extract of P alba L flowers and leaves was 2.28 and 48.43 mg gallic acid equivalent/g extract, while the flavonoid content was 29.73 and 31.26 mg quercetin equivalent/g extract. The antioxidant activity of the extract was positively correlated with phenolic and flavonoid levels.
EDUKASI GIZI BERBASIS KEARIFAN LOKAL: PEMANFAATAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI TEH BOOSTER ASI Ariyanti, Lilik; Semartini, Atur; Sa’ad, Muhammad
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 2 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Juni 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i2.3922

Abstract

Breast milk (ASI) is the best source of nutrition for infants, providing essential nutrients and energy beneficial to their development. An adequate volume of breast milk is a key factor in the success of exclusive breastfeeding. Moringa leaves have the potential to increase ASI production by enhancing prolactin levels and supplying vital nutrients. Moringa is one of the natural ingredients cultivated by the Women's Farmer Group (KWT) Manunggal Sejati in Polokarto and can be used to support household nutrition, particularly for families with toddlers under stunting supervision. Unfortunately, Posyandu (community health post) cadres in Polokarto lack sufficient knowledge on how to process moringa leaves as ASI booster helping mothers prevent stunting. The aim of this initiative was to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres regarding the utilization of moringa leaves as an ASI booster. The activities were conducted at the Polokarto Village Hall during June–July 2024. The program was divided into four phases, including education, training on making moringa leaf tea, and monitoring-evaluation. The educational outcomes demonstrated an increase in participants’ knowledge about the use of moringa leaf tea. The average pre-test score of Posyandu cadres was 63.79 increasing to 87.24 in the post-test following the training. The significant improvement in post-test scores indicates the effectiveness of the training in enhancing cadres' knowledge. Training Posyandu cadres is a vital step toward improving child health within the community.
Pembuatan madu lemu (madu, albumin lele, dan ekstrak temulawak) sebagai makanan tinggi protein untuk pencegahan stunting Sa'ad, Muhammad; Ariyanti, Lilik; Semartini, Atur; Pratimasari, Diah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23746

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Desa Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan meningkatkan asupan protein hewani, salah satunya melalui konsumsi albumin ikan. Bahan tersebut dapat dikombinasikan dengan madu untuk memperbaiki rasa dan temulawak sebagai penambah nafsu makan, menjadi produk fungsional bernama Madu Lemu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kader posyandu di Desa Polokarto mengenai pemanfaatan bahan alam tinggi protein serta teknik pembuatan Madu Lemu. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–Agustus 2024 kepada 36 kader yang terbagi dalam 12 kelompok. Metode yang digunakan adalah service learning dengan evaluasi melalui instrumen pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari skor rata-rata 62,58 menjadi 95,16. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman kader tentang bahan alam bergizi tinggi dan keterampilan membuat produk Madu Lemu. Para kader juga telah meneruskan pelatihan ini di tingkat RT. Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penurunan angka stunting secara berkelanjutan di tingkat desa.
Edukasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi dengan Pemanfaatan dan Pembuatan Yogurt Jambu Biji Merah di Desa Langenharjo, Grogol, Sukoharjo Dhurhania, Crescentiana Emy; Sa'ad, Muhammad; Nuryanti, Afiana Elly; Prasista, Alvina Yaffa; Astrilia, Amanda Putri; Kiswara, Attasa Dwina; Puspo, Celsi Suryo; Putri, Ferisa Ratmalia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6209

Abstract

Jawa Tengah masuk dalam 10 besar provinsi dengan prevalensi hipertensi tertinggi. Di Kabupaten Sukoharjo, Puskesmas Grogol memiliki prevalensi hipertensi yang tertinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman tentang penyakit hipertensi dan upaya pencegahan serta pengendalian dengan pemanfaatan bahan alam masih perlu ditingkatkan. Salah satu buah yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar minuman fungsional kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi adalah jambu biji merah. Guna memperpanjang masa simpan, meningkatkan kandungan bioaktif dan nilai ekonomis jambu biji merah maka pada kegiatan ini jambu biji merah dibuat menjadi yogurt. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa yogurt mampu menurunkan resiko hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang hipertensi dan pelatihan tentang pembuatan serta pemanfaatan yogurt jambu biji merah untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Desa Langenharjo dengan metode penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan mendapat respon positif dengan tingkat kepuasan terhadap kekentalan 88%, aroma 90%, rasa 93%, warna 77%, dan tingkat kesukaan 93%. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan, sedangkan kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan mencapai 84%. Hasil kegiatan sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Langenharjo dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi melalui pembuatan dan pemanfaatan yogurt jambu biji merah.