Articles
Hubungan Posisi Ergonomis dan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Nyeri Sendi pada Kelompok Senam Lansia di Aisyah Medical Centre: The Correlation Between Ergonomic Position and Physical Activity with Arthritict Pain Complaints In The Elderly Gymnastics Group at Aisyah Medical Center
Dwi aprilia, Ergi;
sugiarto, sugiarto;
Giri Susanto;
Wisnu Probo Wijayanto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.107
Penuaan atau proses terjadinya tua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi serta memperbaiki kerusakan yang dideritanya, sehingga seiring dengan proses menua tersebut seseorang akan mudah mengalami nyeri pada sendi.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi ergonomis dan aktivitas fisik dengan keluhan nyeri sendi pada kelompok senam lansia di Aisyah Medical Centre Desa Tambah Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan pendekatan cross sectional, dengan Teknik total sampling dengan 35 responden dan dilaksanakan pada tanggal 22 maret 2024. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji gamma, data penelitian berasal dari data primer yang didapatkan langsung melalui pengumpulan menggunakan instrument kuesioner. Hasil Analisa dengan menggunakan uji statistik gamma untuk mengetahui hubungan posisi ergonomis dengan keluhan nyeri sendi didapatkan nilai p value = 0,019 (p<0,05), menunjukan bahwa ada hubungan posisi ergonomis dengan keluhan nyeri sendi dan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan keluhan nyeri sendi dengan nilai p value = 0,016 (p<0,05), pada kelompok senam lansia di Aisyah Medical Centre Desa Tambah Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.
Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L) sebagai Krim Pelembab Kulit
Setyani, Elsa Dewi;
Daskar, Annajim;
Pratiwi, Mida;
Wijayanto, Wisnu Probo
Ners Akademika Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35912/nersakademika.v2i2.3413
Purpose: The purpose of this study was to analyze the effect of the remote preceptor model on clinical practice learning on improving lecturer performance. The research design used quasi-experimental (The pre-test-post-test control group design). Method: The subjects of the study were taken by purposive sampling, namely 67 lecturers from midwifery institutions. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics, namely the Chi Square test, Wilcoxon test and Mann Whitney test, Logistic Regression test. Results: There was a difference in the assessment of lecturer performance in the treatment group after being given a remote preceptor model compared to the control group with a mean difference of 10.98 (p <0.05). The remote preceptor model in clinical practice learning improved lecturer performance 9 times better (OR 8.681 (IK95%; 2.884 - 26.129)). Limitations: If the data collected is not detailed or structured enough, there may be shortcomings in the analysis or interpretation of the results. Contribution: The increase in lecturers' work occurred because there was effectiveness in the lecturers' time and energy so that they were able to carry out other tasks in accordance with the Tri Dharma of Higher Education.
Penerapan Intervensi Okupasi Menanam Pada Pasien Halusinasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Provinsi Lampung Tahun 2024
Sriyanti, Lili;
Wijayanto, Wisnu probo;
Hernanda, Rice
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i4.473
Pendahuluan: Pasien dengan halusinasi mendapatkan respon tentang lingkungannya tanpa ada objek rangsangan yang nyata, banyak dari mereka yang merasa atau mendengar bisikan yang mempengaruhi mereka menjadi pemarah, melakukan kekerasan, bahkan bisa melakukan bunuh diri. Terapi okupasi menanam bertujuan untuk meminimalisasi interaksi pasien dengan dunianya yang tidak nyata, emosi yang selama ini mempengaruhi perilaku, memberi motivasi dan memberikan hiburan, serta mengalihkan perhatian pasien dari halusinasi yang dialami sehingga pikiran pasien tidak terfokus dengan halusinasinya. Tujuan: Untuk melakukan Penerapan Intervensi Okupasi Menanam Pada Pasien Halusinasi Di wilayah kerja Puskesmas karamg Anyar Rahun 2024. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus. Jumlah sampel diambil 1 pasien. Pada penelitian ini kriteria inklusi. Pasien halusinasi dan Sudah dapat di kendalikan. Lokasi studi kasus ini di desa wilayah kerja puskesmas karang anyar Provinsi Lampung tahun 2024. Waktu pelaksanaan studi kasus ini di mulai pada 25 – 30 Maret 2024.Metode pengumpulan data dengan wawancara, Observasi, Studi dokumentasi. Hasil: Hasil asuhan pada pasien dengan inovasi Sop okupasi menanam di dapatkan gejala halusinasi manurun dari katagori sedang menjadi katagori ringan dengan skore pre test 19 dan post test 13 pada pasien pertama. Simpulan: Diharapkan pasien dapat terus dilakukan arahan dan pendampingan dalam melakukan okupasi menanam agar mampu mencegah kekambuhan halusinasi pendengaran efektif di lakukan inovasi Sop okupasi menanam.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RS Bhayangkara Polda Lampung Tahun 2024
Herlina, Leni;
Wijayanto, Wisnu Probo;
Amirudin, Ikhwan
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/mcm.v2i4.477
Pendahuluan: Kecemasan muncul pada pasien pre operasi caesar karena takut akan rasa sakit, perubahan fisik, dan ketakutan akan kematian pasca operasi. Dalam situasi ini, perawat berperan penting dalam perawatan pasien yang terdiagnosis gangguan kecemasan untuk mengurangi atau mengatasi keluhan tersebut. Salah satu teknik untuk mengurangi kecemasan adalah terapi relaksasi otot progresif. Tujuan: mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi serta efektivitas intervensi menggunakan teknik relaksasi otot progresif. Tes tersebut dilakukan di RS Bhayangkara Polda Lampung. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data disajikan dalam format naratif, dengan pernyataan verbal dari subjek studi kasus sebagai data pendukung. Hasil: Hasil Studi menemukan bahwa setelah dua hari pelatihan relaksasi otot progresif yang berlangsung selama 5 hingga 20 menit sekali sehari, pasien mengatakan kecemasan mereka telah menurun ke kisaran tidak cemas. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan terapi relaksasi otot progresif mungkin efektif dalam menurunkan kecemasan pada pasien menjelang operasi caesar. Simpulan: Para peneliti menyarankan agar rumah sakit memberikan informasi dan mengajari pasien cara mengatasi ketakutan mereka terhadap operasi dengan memanfaatkan terapi relaksasi otot progresif sebagai alternatif dalam mengurangi ketakutan mereka terhadap operasi caesar.
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Gejala Post Traumatik Stress Disorder (Habibah) Cronic pada Korban Bencana Banjir di Desa Parerejo
Sari, Hanna Vina;
Agustriyani, Feri;
Ardinata, Ardinata;
Wijayanto, Wisnu Probo;
Mukhlis, Hamid
Kajian Psikologi dan Kesehatan Mental Vol. 1 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35912/kpkm.v1i1.2286
Purpose: This study investigates the correlation between family social support and chronic Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) symptoms among flood victims in Parerejo Village. Pre-survey data showed varied PTSD symptom levels, with most respondents experiencing moderate to severe trauma. Research methodology: The research design employed in this study was a correlation analysis using a cross-sectional method. The sample size for this study was 72 flood victims from Parerejo Village, RT. 11 (Neighborhood Association number: 11). The bivariate analysis in this study utilized Spearman’s rho test. Results: The research design employed in this study was a correlation analysis using a cross-sectional method. The sample size for this study comprised 72 flood victims from Parerejo Village, RT. 11 (Neighborhood Association number 11). The bivariate analysis in this study utilized the Spearman Rho test. Conclusions: Family social support plays a critical role in alleviating chronic PTSD symptoms among disaster victims. Strengthening familial ties and promoting emotional support in the household may be an effective strategy for post-disaster mental health recovery. Limitations: This study is limited by its cross-sectional design, which restricts causal inference. The use of a localized sample from a single neighborhood also limits the generalizability of the findings to broader populations. Contribution: This research contributes to the field of disaster psychology by providing empirical evidence on the protective influence of family-based social support in mitigating long-term PTSD symptoms. The findings can inform mental health interventions and disaster recovery programs, emphasizing the need to involve families in psychosocial rehabilitation efforts.
Hubungan Efikasi Diri dengan Tekanan Darah Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Negara Ratu Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023
Emilda, Reca;
Wijayanto, Wisnu Probo;
Sutrsino, Sutrsino;
Kameliawati, Feri
Journal of Nursing Invention Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33859/jni.v5i1.506
Background: Self-efficacy or one's confidence in maintaining a lifestyle in an effort to control blood pressure, especially in the elderly, is needed because many elderly people experience hypertension. The incidence of hypertension in the population aged 55-64 years was 29.97%, aged 65-74 years was 36.47% and aged > 75 years was 37.89%. Complications that occur in people with hypertension can be controlled with non-pharmacological therapy, namely lifestyle modification. High and low self-efficacy may influence lifestyle in people with hypertension Objective: The purpose of the study was to determine the relationship between self-efficacy and blood pressure of elderly people in the working area of Ratu State Inpatient Health Center Method: Type of quantitative research with a cross-sectional approach. The population in this study was composed of 212 elderly respondents in the Negara Ratu Inpatient Health Center Work Area, with a sample size of 139 taken by purposive sampling. Data collection used questionnaires and univariate and bivariate data analysis using the gamma test Result: The research results showed that as many as 85 (61.2%) respondents had poor self-efficacy and as many as 92 (66.2%) respondents had hypertension. There is a relationship between self-efficacy and blood pressure in the elderly in the Ratu Inpatient Health Center Work Area with a p-value of 0.001 Conclusion: Self-efficacy has been proven to have a relationship with blood pressure in the elderly
Pengaruh Pemberian Kedelai (Glycine Max L.) Terhadap Keluhan Hot Flush pada Wanita Menopause di Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara
Sumarni, Deris;
Badriyah, Nurul;
Satriyani, Satriyani;
Sarminah, Sarminah;
Wijayanto, Wisnu Probo
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14458
ABSTRACT The effects of hot flashes due to decreased esterogen levels can lead to osteoporosis, cardiovascular disease, and Alzheimer's dementia. Efforts to prevent the effects of hot flashes can use hormone therapy or hormone replacement is one of the most effective treatments to reduce menopausal symptoms. The purpose of the study was to determine the effect of soy on hot flush complaints in menopausal women at Tanjung Raja Health Center. This type of research is quantitative with a quasi-experimental research design with a one group pre-post test design. The population in this study were all menopausal women at Tanjung Raja Health Center totaling 42 people with a sample of 16 people using purposive sampling technique. Data were collected using observation sheets. Univariate and bivariate analysis (wilxocon). The results showed that the average hot flush score in menopausal women before the intervention was 2.56 and after the intervention was 1.75. There is an effect of giving soy on hot flush complaints in menopausal women at Tanjung Raja Health Center (p-value = 0.000). Advice for menopausal women is recommended to consume soy milk as an alternative way to reduce complaints that occur during menopause. Keywords: Soy, Hot Flushes, Menopausal Women ABSTRAK Hot flush adalah sensasi panas yang tidak normal pada wajah dan tubuh bagian atas (seperti leher dan dada). Prasurvey telah dilakukan di Puskesmas Tanjung Raja, dan diketahui bahwa sebanyak 4 wanita menopasue mengalami keluhan panas di seluruh tubuh dan merasa terganggu aktivitasnya serta mengalami gangguan saat tidur. Upaya untuk mencegah dampak dari hot flush dapat dengan menggunakan terapi hormon atau sulih hormon adalah salah satu perawatan yang paling efektif untuk mengurangi gejala menopause. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian kedelai terhadap keluhan hot flush pada wanita menopause di Puskesmas Tanjung Raja. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one grup pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menopause di Puskesmas Tanjung Raja berjumlah 42 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 16 orang menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan November-Desember 2023. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji wilxocon). Hasil penelitian diketahui rata-rata hot flush pada wanita menopause sebelum diberikan intervensi adalah 2.56 dan sesudah diberikan intervensi adalah 1.75. Ada pengaruh pemberian kedelai terhadap keluhan hot flush pada wanita menopause di Puskesmas Tanjung Raja (p-value = 0,000). Saran bagi wanta menopause dianjurkan untuk mengkonsumsi sari kedelai sebagai alternatif cara untuk mengurangi keluhan yang timbul dimasa menopause. Kata Kunci: Kedelai, Hot Flush, Wanita Menopause
Efektivitas Jus Jambu Biji Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Karang Anyar
Desi Safitri;
Linda Puspita;
Nopi Anggista Putri;
Wisnu Probo Wijayanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3906
Zinc deficiency anemia is a global health problem, especially in pregnant women. Management to deal with the occurrence of anemia in pregnant women is done through various approaches, including the provision of fortified foods. Fortified foods given can be in the form of fruit, one of which is red guava fruit. This study aims to analyze the effectiveness of red guava juice consumption on increasing hemoglobin levels in third trimester pregnant women at Karang Anyar South Lampung Health Center. This research design uses pre-experiment with one group pre test and post test, the research was conducted at Karang Anyar Health Center, South Lampung Regency in December 2024. Researchers collected data for 14 consecutive days. Researchers conducted a paired sample t test. The results showed that the average Hb before administration was 9.4 gr/dl, the average Hb after administration was 9.9 gr/dl. There is an effect of giving red guava juice on Hemoglobin (Hb) levels of anemic pregnant women at the Karang Anyar South Lampung Health Center (p-value = 0.000). Researchers suggest that health workers can socialize the benefits of red guava juice as a complementary therapy accompanied by the fulfillment of nutrition during pregnancy.
Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Konsentrasi Belajar pada Anak di SD MIS SA Al-Husna Purbolinggo
Desi Fitra Herayeni;
Rice Hernanda;
Wisnu Probo Wijayanto;
Agustinus Eko Setiawan
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Konsentrasi merupakan faktor penting dalam proses belajar yang mempengaruhi prestasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsentrasi adalah nutrisi dari sarapan. Hasil pra survey dari 10 anak menunjukkan bahwa ada 3 anak dengan konsentrasi buruk dan 1 anak dengan konsentrasi cukup, yang juga memiliki kebiasaan sarapan kurang. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar pada anak di SD Mis Sa Al-Husna Purbolinggo. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelas III-VI sebanyak 73. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu stratified random sampling sehingga jumlah sampel yang ada sebanyak 62 orang. Analisis bivariat yang digunakan yaitu Uji Kendall Tau-b. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan grid concentration test di SD Mis Sa Al-Husna Purbolinggo pada 17 Oktober 2023. Hasil: Hasil penelitian tersebut menunjukkan nilai p value = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar pada anak dengan nilai korelasi cukup kuat yaitu 0,507.
Hubungan Work Life Balance Dan Stres Kerja Dengan Kualitas Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap RSD. Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Dita Listiana;
Yunina Elasari;
Tri Adi Nugroho;
Wisnu Probo Wijayanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63004/hrji.v4i4.904
Pendahuluan: Kualitas asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo masih kurang baik, yang disebabkan oleh ketimpangan work-life balance dan stres kerja. Perawat yang kurang mampu dalam melaksanakan kehidupan pribadi mereka dan jam kerja yang kurang optimal dari pihak rumah sakit dapat menyebabkan stres kerja fisik pada perawat terhadap kualitas asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan work life balance dan stres kerja dengan kualitas asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSD. Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Tujuan: Mengetahui hubungan antara Work-Life Balance dan stres kerja dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang rawat inap RSD. Dr. A. Tjokrodipo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 55 perawat pelaksana yang ada di ruang rawat inap RSD. Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Gamma. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 sampai 26 September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas asuhan keperawatan diperoleh sebanyak 52,7%, work-life balance 47,3%, dan stres kerja 41,8%. Hasil data bivariat menunjukkan adanya hubungan antara work-life balance dan kualitas asuhan keperawatan dengan nilai p = 0,018 (< 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dan kualitas asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSD. Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung dengan nilai (p=0,015) <0,05. Simpulan: Untuk meningkatkan kualitas perawatan keperawatan, pihak administrasi rumah sakit bermaksud memodifikasi jam kerja guna mengurangi stres yang dialami perawat di tempat kerja serta memberikan pelatihan pengawasan kepada mereka.